Articles

Found 12 Documents
Search

BAGGING REGRESI LOGISTIK ORDINAL PADA STATUS GIZI BALITA

MEDIA STATISTIKA Vol 3, No 2 (2010): Media Statistika
Publisher : MEDIA STATISTIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.151 KB)

Abstract

World Health Organization-National Centre for Health Statistic (WHO-NCHS) is standart nutritional status used in Indonesia, it based on Kartu Menuju Sehat (KMS). These Indices can be expressed in terms of Z-score based Weight-for-Age. This Indices need comparison considering the fact which cause nutritional status not only Weight-for-Age. The aim from this research to obtain bagging ordinal logistics regression for WHO-NCHS nutritional status and new nutritional status. A new nutritional status expressed in terms of cluster, while classification function expressed from logit model of ordinal logistics regression. The result for new nutritional status bagging obtained at 60 bootstrap replicated that is 76.345%, this model can decrease misclassification until 22.046%. While bagging for WHO-NCHS nutritional status can increase accurate classification from single data set 75.863% at 150 bootstrap replicated.   Keywords: Child nutritional status, Bagging, Ordinal logistics regression.

Klasifikasi Tingkat Hidup Pekerja dengan Bootstrap Diskriminan

STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah klasifikasi (pengelompokkan) pada kelompok yang sudah diketahui pada umumnyamembatasi diri dalam melibatkan sejumlah peubah yang terkait, sehingga mengakibatkan hilangnyasebagian informasi yang justru berkonsekuensi dalam kesimpulan penelitian. Untuk itu upaya yangdilakukan untuk membatasi keterlibatan sejumlah peubah dalam penelitian harus melihat kerangkapermasalahan secara menyeluruh pada kelompok dalam peubah tersebut. Klasifikasi Tingkat HidupPekerja yang meliputi kelompok ”kurang baik’, ’sama baik’ dan ”lebih baik’ diduga dipengaruhi olehpendidikan (X1), status pekerjaan (X2), upah/gaji sebulan (X3) dan status perkawinan (X4).Metode klasifikasi yang baik akan menghasilkan sedikit kesalahan klasifikasi atau peluangkesalahan alokasi yang kecil dan juga terpenuhinya asumsi seperti variansi sama pada kelompok.Sehingga diperlukan suatu kajian mengenai masalah klasifikasi dengan pendekatan analisisdiskriminan yang dikembangkan Fisher (1936). Analisis diskriminan yang dikembangkan untukpopulasi yang berdistribusi normal dengan varians-kovarians sama. Tetapi pada penerapannyaanalisis diskriminan sering melibatkan variabel-variabel kategorik yang tidak mengikuti poladistribusi normal, meskipun diperoleh hasil tidak optimal. Metode klasifikasi yang baik akanmenghasilkan sedikit kesalahan klasifikasi (alokasi) atau peluang kesalahan alokasi yang kecil.Kenyataannya, masalah klasifikasi sering dijumpai pada data dengan pola sebaran yang tidaknormal, meskipun dapat digunakan analisis diskriminan tetapi hasil yang diperoleh tidak menjamin.Efron dan Tibshirani (1993), telah menggunakan metode bootstrap dalam memodelkan kadarhormon lutenisia pada wanita.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis diskriminan linear Fisher merupakan suatumetode yang sangat baik dalam masalah klasifikasi dan dalam menentukan variabel pembeda padakelompok, terutama jika asumsi distribusi normal dan matriks kovarians sama telah terpenuhi.Selain itu fungsi diskriminan yang diperoleh mudah diinterpretasikan untuk menjelaskanketerkaitan prediksi kedepan dalam pengelompokkan. Model prediksi untuk mengelompokkantingkat hidup pekerja hanya dipengaruhi oleh variabel Pendidikan (X1) dan secara keseluruhanmempunyai ketepatan pengelompokkan sebesar 54.6%, sedangkan pada bootstrap diskriminansecara keseluruhan mempunyai ketepatan pengelompokkan sebesar 56.2%. Dengan demikianpendekatan bootstrap diskriminan yang bersifat nonparametrik lebih baik dibanding dengan analisisdiskriminan.

Optimasi Multirespon pada Metode Taguchi dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis

Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.048 KB)

Abstract

Wire-Electrical Discharge Machine (EDM) merupakan salah satu jenis EDM yang banyak digunakan untuk membuat benda kerja seperti pahat potong. Wire-EDM menggunakan pahat kawat yang berbentuk silinder dengan diameter tertentu untuk membuat benda kerja. Pada beberapa proses pemesinan,  produsen memerlukan sebuah pahat potong khusus yang harus dibuat sendiri karena tidak tersedia di pasaran. Penelitian ini menjelaskan tentang pendekatan yang efisiensi untuk memecahkan masalah multirespon dalam metode Taguchi dengan Data Envelopment Analysis formulasi agresif. Rancangan Orthogonal Array (OA) L8(27) untuk menentukan Decision Making Unit (DMU). Respon dalam penelitian ini adalah waktu pengerjaan, tebal lapisan recast, lebar pemotongan, dan kekasaran permukaan dengan karakteristik smaller the better (STB) sebagai input sedangkan menetapkan unit (satu) sebagai output. Hasil yang dapat disimpulkan yaitu seting kombinasi optimal dari parameter proses pada percobaan kinerja wire-EDM yang diperoleh yaitu seting kombinasi optimal berada pada kondisi Pengaruh Open Voltage dengan 18 volt, Pengaruh Servo Voltage dengan 44 volt dan Konsentrasi Serbuk Alumunium dengan 0,25 gr/liter. Hasil perhitungan nilai mean pada setiap level pada setingan kombinasi optimal untuk semua respon yaitu pengaruh on time dengan 8 ms, pengaruh open voltage dengan 18 volt, pengaruh arc on time dengan 6 ms, pengaruh off time dengan 18 ms, pengaruh servo voltage dengan 44 volt dan pengaruh serbuk alumunium dengan 0,25 gr/liter untuk metode DEA Agresif. Kesimpulan yang diperoleh DEA Agresif lebih baik digunakan dibandingkan dengan metode DEA. 

Kajian Tentang Tingkat Efisiensi Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Pemerintah Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Menggunakan Metode PCA-DEA

Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prioritas pembangunan provinsi Jawa Timur adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan dapat diukur melalui efisiensi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Efisiensi yang dimaksud adalah adanya keseimbangan antara yang dilayani dan yang melayani, selanjutnya disebut sebagai output dan input. Pada penelitian ini ingin diketahui tingkat efisiensi 39 rumah sakit umum pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan menggunakan metode Principal Component Analysis-Data Enpelovment Analysis (PCA-DEA) berorientasi input. Model yang digunakan yaitu DEA-CCR, DEA-BCC, PCA-CCR, dan PCA-BCC. Data input yang digunakan adalah sumber daya kesehatan di rumah sakit umum dan data output yang digunakan berupa jumlah pasien rawat inap dan jumlah pasien rawat jalan. Dari berbagai model PCA-DEA yang digunakan dihasilkan nilai efisiensi yang berbeda untuk rumah sakit umum yang sama dan hanya satu rumah sakit umum yang memiliki nilai efisiensi yang tetap atau konsisten diantara rumah sakit- rumah sakit tersebut, yaitu rumah sakit umum Kanjuruhan Kepanjen Malang.

FUZZY MODELING APPROACH AND GLOBAL OPTIMIZATION FOR DUAL RESPONSE SURFACE

Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2007): DECEMBER 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.088 KB)

Abstract

Dual Response Surface (DRS) with Lagrange multiplier is one of the most familiar classical multi response surface methods. Classical DRS optimization doesn´t concern about the quality characteristic of responses. In this paper, fuzzy approach is proposed for modeling DRS and quality characteristic of response simultaneously. The proposed method represented the object´s quality characteristic physically. The proposed method is applied to composite carbon drilling process and resulting nonlinear function that to be determined its optimal point. Many optimization methods fail to reach global optimum point because the non linear function is multimodal. Therefore, we used genetic algorithm for finding the global optimum point.

KINERJA ECONOMIZER PADA BOILER

Jurnal Teknik Industri Vol 11, No 1 (2009): JUNE 2009
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.399 KB)

Abstract

This paper employed the dual response approach for case of Multivariate Robust Parameter Design (MRPD) which is developed by Del Castillo and Miro Quesada. MRPD method can be applied for any design of experiment. The optimization in this method uses minimizing variance function with restriction on mean function. In this paper, MRPD is applied to the case of optimization of heat transfer efectivity and operational cost at economizer. Those two responses are optimized by setting the level of control factors; diametre of tube hole, transversal spacing, and fin nearness. Temperature of feedwater is hold as a noise factor. Optimization is calculated by fmincon in MATLAB 7.0. The optimal condition for heat tranfer efectivity is 77.17% and operational cost is 30.58 kW. The optimal condition is attained at diametre of tube hole 1.5 inch, transversal spacing 3.5 inch, and fin density 3 fin/inch. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan dual response terhadap kasus Multivariate Robust Parameter Design (MRPD) yang dikembangkan oleh Del Castillo dan Miro Quesada. Metode MRPD tidak mensyaratkan jenis rancangan percobaan yang dapat digunakan dalam proses optimasi, yang dilakukan dengan meminimalkan fungsi varians terhadap kendala fungsi rerata. Pada penelitian ini, metode MRPD diterapkan untuk kasus pencarian nilai optimal respon yaitu efektifitas perpindahan panas dan biaya operasi pada economizer. Optimasi kedua respon dilakukan dengan cara mengoptimalkan level faktor kontrol diameter luar tubing, transversal spacing, dan kerapatan fin. Temperatur feedwater berlaku sebagai faktor noise. Optimasi dilakukan dengan bantuan fmincon pada MATLAB 7.0 yang menghasilkan kondisi optimum untuk efektifitas perpindahan panas sebesar 77,17% dan biaya operasi sebesar 30,58 kW. Kondisi tersebut dicapai pada saat level diameter luar tubing sebesar 1,5 inci, transversal spacing sebesar 3,5 inci, dan kerapatan fin sebesar 3 fin/inci. Kata kunci: Economizer, dual response, Multivariate Robust Parameter Design

Generalized Reduced Gradient Optimization for Ammunition caliber 57 mm C-60 Het

Jurnal ILMU DASAR Vol 10, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Jember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.125 KB)

Abstract

Ammunition is a tool that works to sabotage or destroy the target. Weapons Laboratory in TNI AL have ammunition caliber 57 mm C-60 Het, with more than 10 years of age. Ammunition caliber 57 mm C-60 Het has three sections, projectile, propellant, and primer.  Primary part of this ammunition is not working well, so that it is necessary to repair this section. Repairing of primary part is done  by changing the chemical compound AB3, DF3, and GI2. The purpose of this study is to determine chemical composition of primary part, so that it can optimize the sensitivity and detonation. The results show that the optimization begins with model estimation of two response by Ordinary Least Square (OLS). Futher, model estimation for each response is tranformed into individual desirability function to form joint desirability function. Results optimization caliber ammunition 57 mm C-60 by Generalized Reduced Gradient method (GRG), obtained sensitivity of 9.93 cm and the detonation of 108.68 dB, with compotition AB3 compound was 48.8 grams, DF3 compound was 21.0025 grams, and GI2 compound was 17 grams.  

Klasifikasi Tingkat Hidup Pekerja dengan Bootstrap Diskriminan

STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.306 KB)

Abstract

Masalah klasifikasi (pengelompokkan) pada kelompok yang sudah diketahui pada umumnyamembatasi diri dalam melibatkan sejumlah peubah yang terkait, sehingga mengakibatkan hilangnyasebagian informasi yang justru berkonsekuensi dalam kesimpulan penelitian. Untuk itu upaya yangdilakukan untuk membatasi keterlibatan sejumlah peubah dalam penelitian harus melihat kerangkapermasalahan secara menyeluruh pada kelompok dalam peubah tersebut. Klasifikasi Tingkat HidupPekerja yang meliputi kelompok ”kurang baik’, ’sama baik’ dan ”lebih baik’ diduga dipengaruhi olehpendidikan (X1), status pekerjaan (X2), upah/gaji sebulan (X3) dan status perkawinan (X4).Metode klasifikasi yang baik akan menghasilkan sedikit kesalahan klasifikasi atau peluangkesalahan alokasi yang kecil dan juga terpenuhinya asumsi seperti variansi sama pada kelompok.Sehingga diperlukan suatu kajian mengenai masalah klasifikasi dengan pendekatan analisisdiskriminan yang dikembangkan Fisher (1936). Analisis diskriminan yang dikembangkan untukpopulasi yang berdistribusi normal dengan varians-kovarians sama. Tetapi pada penerapannyaanalisis diskriminan sering melibatkan variabel-variabel kategorik yang tidak mengikuti poladistribusi normal, meskipun diperoleh hasil tidak optimal. Metode klasifikasi yang baik akanmenghasilkan sedikit kesalahan klasifikasi (alokasi) atau peluang kesalahan alokasi yang kecil.Kenyataannya, masalah klasifikasi sering dijumpai pada data dengan pola sebaran yang tidaknormal, meskipun dapat digunakan analisis diskriminan tetapi hasil yang diperoleh tidak menjamin.Efron dan Tibshirani (1993), telah menggunakan metode bootstrap dalam memodelkan kadarhormon lutenisia pada wanita.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis diskriminan linear Fisher merupakan suatumetode yang sangat baik dalam masalah klasifikasi dan dalam menentukan variabel pembeda padakelompok, terutama jika asumsi distribusi normal dan matriks kovarians sama telah terpenuhi.Selain itu fungsi diskriminan yang diperoleh mudah diinterpretasikan untuk menjelaskanketerkaitan prediksi kedepan dalam pengelompokkan. Model prediksi untuk mengelompokkantingkat hidup pekerja hanya dipengaruhi oleh variabel Pendidikan (X1) dan secara keseluruhanmempunyai ketepatan pengelompokkan sebesar 54.6%, sedangkan pada bootstrap diskriminansecara keseluruhan mempunyai ketepatan pengelompokkan sebesar 56.2%. Dengan demikianpendekatan bootstrap

Generalized Reduced Gradient Optimization for Ammunition caliber 57 mm C-60 Het

Jurnal ILMU DASAR Vol 10 No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.125 KB)

Abstract

Ammunition is a tool that works to sabotage or destroy the target. Weapons Laboratory in TNI AL have ammunition caliber 57 mm C-60 Het, with more than 10 years of age. Ammunition caliber 57 mm C-60 Het has three sections, projectile, propellant, and primer.  Primary part of this ammunition is not working well, so that it is necessary to repair this section. Repairing of primary part is done  by changing the chemical compound AB3, DF3, and GI2. The purpose of this study is to determine chemical composition of primary part, so that it can optimize the sensitivity and detonation. The results show that the optimization begins with model estimation of two response by Ordinary Least Square (OLS). Futher, model estimation for each response is tranformed into individual desirability function to form joint desirability function. Results optimization caliber ammunition 57 mm C-60 by Generalized Reduced Gradient method (GRG), obtained sensitivity of 9.93 cm and the detonation of 108.68 dB, with compotition AB3 compound was 48.8 grams, DF3 compound was 21.0025 grams, and GI2 compound was 17 grams. 

Pendekatan Cart untuk Mendapatkan Faktor yang Mempengaruhi Terjangkitnya Penyakit Demam Tifoid di Aceh Utara

CAUCHY Vol 1, No 2 (2010): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Typhoid fever is a disease caused by Salmonella typhi bacteria. It is attack the digestive tract. Typhoid fever caused by poor sanitation and personal hygiene is not good. According to the Basic Health Research in 2007 showed that the prevalence of typhoid fever in Indonesia of 1.6%. NAD Province is hight typhoid fever prevalence(2,96 %). Because Having traced the biggest contributor was derived from NAD. Therefore, theresearch conducted to find factors that influence the outbreak of typhoid fever in NAD. research using the CART Method. The results of the analysis indicate that the main factor causing typhoid fever was drinking water reservoirs. The other factors are waste water reservoirs, the physical quality of drinking water, a habit washing hands with soap before eating, the bowel, the dump, gender, socioeconomic status, habits of washing hands with soap after defecation and health education.