Articles

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH LOGIKA DAN HIMPUNAN MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY BERBASIS TEMAN SEJAWAT Ahmadi, Ahmadi
Didactical Mathematics Vol 1, No 2 (2019): April
Publisher : Didactical Mathematics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.503 KB)

Abstract

Lesson Study merupakan kegiatan yang dapat mendorong terbentuknya sebuah komunitas belajar (learning society) yang secara konsisten dan sistematis melakukan perbaikan diri, baik pada tataran individual maupun manajerial. Metode tutor sebaya atau biasa juga di sebut dengan reciprocal  teaching adalah pendekatan konstruktif yang didasarkan pada prinsip-prinsip penurunan pertanyaan, mengajar dengan keterampilan metakognitif melalui pengajaran dan pemodelan guru/dosen untuk meningkatkan penampilan mahasiswa terhadap materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatkan proses pembelajaran dalam memahami mata kuliah Logika dan Himpunan, untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatkan hasil pembelajaran memahami mata kuliah Logika dan Himpunan. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas. Pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, dan tes. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal diantaranya : (1) proses pembelajaran pada lesson study II sudah lebih baik setelah dilakukan perbaikan terhadap masalah pada lesson study I. Pada lesson study II, suasana kelas dalam proses pembelajaran sangat kondusif karena perhatian mahasiswa sudah terfokus pada kegiatan pembelajaran, mahasiswa sudah memahami materi pelajaran dan mahasiswa sudah mampu menerapkan metode pembelajaran tutor sebaya (Reciprocal teaching). mahasiswa lebih antusias dan lebih termotivasi dalam pembelajaran dengan menggunakan metode tutor sebaya (Reciprocal teaching) karena mahasiswa tidak hanya sekedar tahu materi yang dipelajarai tetapi juga lebih memahami dan mempertanggungjawabkan hasil belajarnya. Pembelajaran dengan menggunakan metode tutor sebaya juga mengajarkan akan pentingnya kerjasama dan saling berbagi baik itu memberi atau menerima demi tercapainya tujuan yang diinginkan, (2) adanya peningkatan hasil belajar antara Lesson Study I dan Lesson Study II. Peningkatan itu terlihat dari perubahan nilai rata-rata dari lesson study I ke lesson study II sebesar 69,2 %. Pada lesson study I, nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa sebesar  84,6  pada lesson study II, hasil yang dicapai mahasiswa sebesar 15,4% 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI LESSON STUDY Ahmadi, Ahmadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Merujuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Guru diwajibkan membuat RPP yang lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan peluang yang cukup bagi prakarsa, kreaifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologi peserta didik. Fakta ini jelas memerlukan daya dukung guru untuk selalu melakukan pengembangan dalam menyusun program pengajaran dan mengimplementasikan program tersebut dengan berbagai strategi pembelajaran yang inovatif. Lesson study adalah merupakan suatu model pelatihan atau pengembangan kemampuan guru yang berbasis kebutuhan riil guru dan dilakukan di sekolah secara terus menerus . jika prinsip dari lesson study ini diterapkan secara konsisten maka akan memberikan manfaat yang banyak bagi guru dan siswa. Salah satu manfaatnya adalah peningkatan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Ironis bahwa fakta dilapangan menunjukan kurang lebih selama dua tahun penulis terlibat dalam kegiatan supervisi pembelajaran di SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro, masih banyak guru yang berprilaku pola lama dengan membuat RPP asal asalan atau copy paste sehingga bertolak belakang dengan pemen NO 18 tahun 2007. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berisi petunjuk dan skenario pembelajaran atau merupakan panduan dalam mengelola kegiatan pembelajaran. RPP merupakan jabaran lebih rinci dari sillabus yang memuat sekurang-kurangnya 5 Komponen pokok Yaitu tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media dan sumber pembelajaran dan komponen evaluasi, LS sangat  memenuhi syarat Sesuai tuntutan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007, selanjutnya dalam makalah ini disebut RPP Inovatif, sebenarnya hal ini bukan merupakan hal baru bagi guru Sekolah Menengah Pertama. Tujuan penelitian Tindakan Sekolah ini adalah ingin meningkatkan kemampuan guru dalam membuat RPP Inovatif melalui Lesson study yang diharapkan dapat memenuhi tuntutan Permendiknas nomor 18 tahun 2007. Sedangkan Metode Penelitian Tindakan Sekolah  ini menggunakan model Stephen Kemmis. Penelitian dilaksanakan dalam 12 minggu yaitu bulan    Pebruari  sampai dengan April 2012 mengikuti jadwal dan program kerja kepala sekolah ,yang ditetapkan oleh panitia Pelaksana di SMPN Model Terpadu Bojonegoro. Empat kegiatan utama yang dilakukan dalam tiga siklus berulang, setiap Siklus selalu diamati oleh peneliti beserta teman sejawat sebagai observer. Tahapan – tahapan yang dilalui oleh guru Model mulai dari Plan – Do dan see serta refleksi yang melibatkan observer secara penuh. Setelah penulis melakukan Penelitian Tindakan Sekolah. Melalui LS memperoleh hasil sebagai berikut : 1). Terjadinya peningkatan kemampuan guru MIPA 90% guru Rumpun Bahasa 85 % sedangkan rumpun lainya 95 % dengan menyusun RPP inovatif, yaitu rata-rata meningkat 90 % pada Siklus III. Kesimpulan penelitian ini, bahwa Melalui Lesson study dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP innovatif.   Kata Kunci: Kemampuan Guru  menyusun RPP Inovatif, , Melalui Lesson Stydy
DIRECT INSTRUCTION SEBAGAI METODE UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI PEMANTULAN CAHAYA PADA OPEN CLASS LESSON STUDY DI SMPN MODEL TERPADU BOJONEGORO Nurmalita, Siti; Rohim, Fathur; Ahmadi, Ahmadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Lesson study merupakan suatu model pembinaan pendidikan melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Lesson study dilakukan sebagai upaya untuk mengkaji kegiatan pembelajaran melalui kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do) dan refleksi (see) secara kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran itu sendiri. Kegiatan lesson study yang dilaksanakan di SMPN-Model Terpadu Bojonegoro bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Pada saat open class, pembelajaran dilaksanakan dengan metode direct instruction yang dilengkapi dengan percobaan sederhana. DI dipilih karena sesuai tujuan pembelajaran dan materi ajar. Menurut observer, kegiatan open class dengan metode DI yang dilengkapi percobaan sederhana mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Meskipun sederhana, namun percobaan yang dilakukan memberikan suasana menyenangkan selama proses pembelajaran. Materi yang disampaikan mampu diterima dengan baik oleh peserta didik, mereka mampu merancang dan melakukan percobaan, menggambar jalannya sinar pada cermin datar, menyimpulkan sifat-sifat cahaya dan melukis bayangan pada cermin datar.   Kata Kunci: direct instruction, lesson study, pemantulan cahaya
DIRECT INSTRUCTION SEBAGAI METODE UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI PEMANTULAN CAHAYA PADA OPEN CLASS LESSON STUDY DI SMPN MODEL TERPADU BOJONEGORO Nurmalita, Siti; Rohim, Fathur; Ahmadi, Ahmadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Lesson study merupakan suatu model pembinaan pendidikan melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Lesson study dilakukan sebagai upaya untuk mengkaji kegiatan pembelajaran melalui kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do) dan refleksi (see) secara kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran itu sendiri. Kegiatan lesson study yang dilaksanakan di SMPN-Model Terpadu Bojonegoro bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Pada saat open class, pembelajaran dilaksanakan dengan metode direct instruction yang dilengkapi dengan percobaan sederhana. DI dipilih karena sesuai tujuan pembelajaran dan materi ajar. Menurut observer, kegiatan open class dengan metode DI yang dilengkapi percobaan sederhana mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Meskipun sederhana, namun percobaan yang dilakukan memberikan suasana menyenangkan selama proses pembelajaran. Materi yang disampaikan mampu diterima dengan baik oleh peserta didik, mereka mampu merancang dan melakukan percobaan, menggambar jalannya sinar pada cermin datar, menyimpulkan sifat-sifat cahaya dan melukis bayangan pada cermin datar.   Kata Kunci: direct instruction, lesson study, pemantulan cahaya
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI LESSON STUDY Ahmadi, Ahmadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Merujuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Guru diwajibkan membuat RPP yang lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan peluang yang cukup bagi prakarsa, kreaifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologi peserta didik. Fakta ini jelas memerlukan daya dukung guru untuk selalu melakukan pengembangan dalam menyusun program pengajaran dan mengimplementasikan program tersebut dengan berbagai strategi pembelajaran yang inovatif. Lesson study adalah merupakan suatu model pelatihan atau pengembangan kemampuan guru yang berbasis kebutuhan riil guru dan dilakukan di sekolah secara terus menerus . jika prinsip dari lesson study ini diterapkan secara konsisten maka akan memberikan manfaat yang banyak bagi guru dan siswa. Salah satu manfaatnya adalah peningkatan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Ironis bahwa fakta dilapangan menunjukan kurang lebih selama dua tahun penulis terlibat dalam kegiatan supervisi pembelajaran di SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro, masih banyak guru yang berprilaku pola lama dengan membuat RPP asal asalan atau copy paste sehingga bertolak belakang dengan pemen NO 18 tahun 2007. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berisi petunjuk dan skenario pembelajaran atau merupakan panduan dalam mengelola kegiatan pembelajaran. RPP merupakan jabaran lebih rinci dari sillabus yang memuat sekurang-kurangnya 5 Komponen pokok Yaitu tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media dan sumber pembelajaran dan komponen evaluasi, LS sangat  memenuhi syarat Sesuai tuntutan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007, selanjutnya dalam makalah ini disebut RPP Inovatif, sebenarnya hal ini bukan merupakan hal baru bagi guru Sekolah Menengah Pertama. Tujuan penelitian Tindakan Sekolah ini adalah ingin meningkatkan kemampuan guru dalam membuat RPP Inovatif melalui Lesson study yang diharapkan dapat memenuhi tuntutan Permendiknas nomor 18 tahun 2007. Sedangkan Metode Penelitian Tindakan Sekolah  ini menggunakan model Stephen Kemmis. Penelitian dilaksanakan dalam 12 minggu yaitu bulan    Pebruari  sampai dengan April 2012 mengikuti jadwal dan program kerja kepala sekolah ,yang ditetapkan oleh panitia Pelaksana di SMPN Model Terpadu Bojonegoro. Empat kegiatan utama yang dilakukan dalam tiga siklus berulang, setiap Siklus selalu diamati oleh peneliti beserta teman sejawat sebagai observer. Tahapan – tahapan yang dilalui oleh guru Model mulai dari Plan – Do dan see serta refleksi yang melibatkan observer secara penuh. Setelah penulis melakukan Penelitian Tindakan Sekolah. Melalui LS memperoleh hasil sebagai berikut : 1). Terjadinya peningkatan kemampuan guru MIPA 90% guru Rumpun Bahasa 85 % sedangkan rumpun lainya 95 % dengan menyusun RPP inovatif, yaitu rata-rata meningkat 90 % pada Siklus III. Kesimpulan penelitian ini, bahwa Melalui Lesson study dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP innovatif.   Kata Kunci: Kemampuan Guru  menyusun RPP Inovatif, , Melalui Lesson Stydy
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERDAGANGAN TELUR PENYU DI DESA PULAU DERAWAN KECAMATAN PULAU DERAWAN KABUPATEN BERAU Ahmadi, Ahmadi
JURNAL BERAJA NITI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Pembantaian penyu dan pengambilan telur penyu di Indonesia telah mendorong kearah kepunahan penyu dan telurnya, Perburuan penyu dan pengambilan telur penyu secara liar telah mendorong menurunnya populasi penyu dan telurnya. Di Derawan Kabupaten Berau, sangat mudah menemukan telur-telur penyu yang di perdagangkan serta perhiasan yang terbuat dari bagian tubuh penyu, misalnya gelang dan cincin yang terbuat dari kulit penyu, sedangkan penyu dan telurnya adalah satwa yang dilindungi. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa Penyebab utama menurunnya populasi penyu dan telur penyu di Desa Pulau Derawan Kabupaten Berau adalah terdesaknya habitat peneluran penyu di pantai oleh berbagai keramaian pariwisata. Selain itu penangkapan penyu dan pengambilan telur penyu secara liar, pembangunan di wilayah pesisir, gangguan terhadap habitat penyu, industri souvenir, serta eksploitasi penyu dan telur menjadi masalah-masalah yang menyebabkan penurunannya jumlah penyu dan telur penyu di Desa Pulau Derawan. Maka secara tegas penulis menyimpulkan bahwa upaya perlindungan hukum terhadap penyu dan telurnya di Desa Pulau Derawan sudah terorganisir dalam artian telah mendapat pengakuan dari masyarakat bahwa penyu dan telurnya adalah hewan yang dilindungi karena kelangkaannya, namun masyarakat masih sulit untuk meninggalkan kebiasaan mereka dalam melakukan jual beli penjualan telur serta penangkapan penyu untuk diperdagangkan. Adapun hambatan yang dihadapi pemerintah adalah lokasi tempat tempat penyu sangat sulit untuk di jangkau, dana yang terbatas, serta kemampuan dan jumlah sumber daya manusia
INFORMATION SECURITY MANAGEMENT STRATEGY ANALYSIS USING SYSTEM DYNAMICS MODELING Marbandi, Arie; Ahmadi, Ahmadi; Bandono, Adi; S Suharyo, Okol
ASRO JOURNAL - STTAL Vol 9 No 2 (2018): International Journal of ASRO
Publisher : Indonesian Naval Institute of Technology - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Handling information security management is an absolute thing to do for organizations that have information systems to support the organization's operations. Information systems consisting of assets both software and hardware that manage data and information that are spread over networks and the internet, make it vulnerable to threats. Therefore investment and costs are needed to secure it. Costs incurred for this need are not small, but investment expenditures and information security costs carried out need serious handling to be more effective and on target. The System Dynamics Model is used to evaluate alternative strategies to demonstrate the effectiveness of investment and the cost of managing information security through simulation of policy changes. System Dynamics are methods for describing models and systems analysis that are dynamic and complex, consisting of variables that influence each other in the form of causal relationships and feedback between variables that are either reinforcing or giving balance. Simulation using a dynamic system model in this study illustrates that the management of risk assessment followed by vulnerability reduction efforts has a very large impact on the management of information security. By making a difference in the value of security tools investment, this provides an alternative choice in information security risk management investments to achieve the effectiveness of the overall costs incurred in managing information security
KEDUDUKAN DAN KONTRIBUSI SUMBANGAN MASYARAKAT TERHADAP KEUANGAN DESA DI DESA HANURA KECAMATAN PADANG CERMIN KABUPATEN PESAWARAN Ahmadi, Ahmadi
JURNAL HIMA HAN Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Hukum Administrasi Negara FH UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan hasil bahwa: pertama, hasil swadaya dan partisipasi atau di Desa Hanura disebut dengan sumbangan masyarakat memiliki kedudukan sebagai sumber pendapatan asli desa. Sumbangan masyarakat Desa Hanura pada tahun 2013 ditetapkan melalui SK Nomor 001/ V.05.07/ III.2013 tentang PAD Desa dan Rencana Anggaran Belanja Desa Hanura Tahun 2013. Jika diperhatikan, keberadaan surat keputusan kepala desa sebagai pengganti peraturan desa tentang  APBDes telah melanggar peraturan hukum tentang keuangan desa yang menyebutkan APBDes harus berbentuk peraturan desa. Kedua, sumbangan masyarakat memiliki kontribusi sebagai dana tambahan operasional desa sebesar Rp. 2.340.000,-, insentif perangkat desa sebesar Rp. 2.100.000,-, dan sebesar Rp. 3.000.000,- sebagai dana tambahan pembiayaan hari jadi desa.
Hubungan Pendidikan Formal Dengan Perilaku Pemeriksaan Tuberkulosis Keluarga Kontak Di Kabupaten Pamekasan Ahmadi, Ahmadi
WIRARAJA MEDIKA Vol 8 No 1 (2018): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v8i1.503

Abstract

Tuberculosis is a global problem and until now. In Indonesia tuberculosis became thenumber one killer among infectious diseases in the other. The disease caused by theMycobacterium tuberculosis germ is easily transmitted, due out the entry of germs from the bodyonly through the air. The study is quantitative using analitic approach of cross sectional.Research method with cross sectional approach (cut the latitude) is done at 379 samplesusing the technique of sampling groups two levels (two-stage cluster sampling).The results of the statistical test of Pearson Chi Square p = 0000 value obtained is smallerthan α = 0.05, so that there is a meaningful relationship between inferred levels of education withexamination of the behavior of tuberculosis in Pamekasan.
CONTAGION EFFECT ANTAR NEGARA ASEAN-5 Adisetiawan, R; Ahmadi, Ahmadi
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 3, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.789 KB)

Abstract

This study was conducted to determine whether there is a contagion effect on the stock exchanges among ASEAN-5 countries (Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand and Philippines) during 2001.1 - 2018.5 period using the monthly return data of the five ASEAN-5 stock exchanges. This study uses granger causality test to see the direction of mutual influence that indicates the existence of contagion effect. The results revealed that the Indonesian stock exchange has a mutually influential relationship with the Thai stock exchange.
Co-Authors Agustian, Indra Agustiyani, Ike Ahzan, Sukainil AKHMAD IRWANSYAH SIREGAR Al Fajar, Muhammad Alhudhori, Muhammad Amandiri, Satrio Teguh Amandiri, Satrio Teguh Aminonatalina Aminonatalina Andi Susilo Andika Putri, Novita Rusmayanti Arif H, M Agus Arif H, M Agus Arimbo, Arimbo Ashaf, Didit Herdiawan Bambang Purwahyudi Bandono, Adi Bandono, Adi Budisantoso Wirjodirdjo Cahyono, Didik W. Cahyono, Didik W. Dani, Akhmad Anwar Dewi, Arcy Suzana Dewi, Citra Ayu Dwi Asmoro, Nurcahya Dwi Asmoro, Nurcahya Dwi Susanto, Arica Dwi Susanto, Arica Ebtanta, Heri Ebtanta, Heri edy susanto Eka Susilowati, Eka Emmy Sri Mahreda Endriyanto, Wahyu Faninda Novika Pertiwi, Faninda Novika Fathur Rohim Gunawan, Riyan Handito, Arie Hartanto, Endin Tri Hartanto, Endin Tri Hidayat, Sutikno Wahyu Hidayat, Sutikno Wahyu Hulyadi, Hulyadi Isnani Isnani Iwan Vanany Kartiko, Donni Khaeruman Khaeruman, Khaeruman Koerniawan, Heri Koerniawan, Heri Kuspijani, Kuspijani La Hadisi, La M Shaefur Rokhman, M Shaefur Makhrowi, Agus Makhrowi, Agus Manurung, Octo Sahat M. Manurung, Octo Sahat M. Marbandi, Arie Maulana, Agung Maulana, Agung Miftahul Aini, Miftahul Minasari, Minasari Muhammad Hadi Muldiyatno, Farid Muldiyatno, Farid Mulia S, Oyu Mulia S, Oyu Mulyono, Udisubakti Cipto Mulyono, Udisubakti Cipto Na’am, Jufriadif Ndarumulya, Wisnu Pryangga Ndarumulya, Wisnu Pryangga Nurul Wahdah, Nurul P Mustafa, P Prayoga, Agung Madhi Purnomo, Joni Hari Purnomo, Joni Hari Putra A, I Nengah Putra, I Nengah Putra, I Nengah R Adisetiawan Rehanun, Rehanun S Suharyo, Okol S Suharyo, Okol Safrudin, Nur Safrudin, Nur Samsul Bahri Santoso W, Budi Santoso W, Budi Sarjon Defit Siti Aminah Siti Nurmalita Sodiman Sodiman, Sodiman Solekhan, Mohamad Solekhan, Mohamad Sri Sunarti Sudirman Sudirman Sugiyanto, Dedi Sugiyanto, Dedi Suharyo, Okol Sri Suharyo, Okol Sri Sukandari, Benny Sukandari, Benny Suparno Suparno Susanto, Arica Dwi Susanto, Arys Sutrisno sutrisno Suyanti, Ika Tikrahsari, Sri Astuti Udisubakti Ciptomulyono Uripto Trisno Santoso Uswatun Hasanah Wahab, Aab Abdul Wahab, Hasmawati Wahyu Lestari Wibowo, Haryanto Wibowo, Haryanto Wirawan Fadly, Wirawan Wiwin Widiyawati, Wiwin Yeti Kurniasih Yunan Surono, Yunan Zainal Ilmi