p-Index From 2015 - 2020
9.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Psikologika Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Katalogis Forest Science Jurnal Rekayasa Sistem Industri Jurnal Ilmiah AdMathEdu Jurnal Manusia dan Lingkungan TABULARASA Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Industrial and Systems Engineering Assessment Journal (INASEA) Jurnal GENERIC Jurnal Ilmu Ushuluddin PREDIKSI JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN KONSELING RELIGI Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Journal of Southeast Asian Applied Geology Khazanah Pendidikan Buletin Penelitian Sosek Jurnal Al-Tadzkiyyah JURNAL PENDIDIKAN NUSANTARA INDONESIA JURNAL EKONOMI PEMBANGUNAN (JEP) UHO Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Jurisprudence Health Notions TEKNIK INDUSTRI Journal of Accounting Science Jurnal Pembelajaran Matematika EDUCARE Jurnal Administrasi Pendidikan Jurnal Riset Keuangan Dan Akuntansi (JRKA) DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora JTAM | Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika Paedagoria | FKIP UMMat AL ULUM : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Keislaman Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin EJI (English Journal of Indragiri) : Studies in Education, Literature, and Linguistics Media Keperawatan Indonesia Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Almuslim Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi EIGEN MATHEMATICS JOURNAL Jurnal Penjaskesrek STKIP Mega Rezky Makassar JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan PALAR | PAKUAN LAW REVIEW Jurnal Ekonomi dan Manajemen Majalah Farmasetika Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Jurnal Ilmiah Teknik Industri SENSITEK E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Jurnal Varian Media Pendidikan Matematika JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling HASANUDDIN JOURNAL OF BUSINESS STRATEGY
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional

Frekuensi dan Determinan Kontrasepsi Pria di Indonesia Ahmad, Ahmad
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 3 No. 5 April 2009
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.798 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v3i5.210

Abstract

Pertumbuhan penduduk Indonesia terlihat tinggi (1,25%) dengan pertambahan sekitar 7,3 juta penduduk setiap tahun. Sejak tahun 1980,program keluarga berencana berkontribusi terhadap penurunan angka fertilitas dari 5,61 menjadi 2,6 pada tahun 2002. Kontribusi pria menggunakan kontrasepsi berhubu-ngan dengan banyak faktor antara lain meliputi pengetahuan, sikap, praktek, keterbatasan informasi aksesibilitas fasilitas pelayanan kontrasepsi pria, keterbatasan jenis kontrasepsi, dan persepsi masyarakat yang kurang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pria di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002-2003. Disain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectiona l dengan metode analisis Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan proporsi penggunaan kontrasepsi pria didasari pada Current User dan Ever User 2002/ 2003 masih rendah (7,7%). Sebaran metode kontrasepsi pria pada responden ( 504, 3,1%) dan senggama terputus (593, 3,6%). Variabel usia, pendidikan, tempat tinggal kemandirian mendapatkan kontrasepsi, pengetahuan berhubungan secara bermakna dengan penggunaan kontrasepsi pria. Variabel pendidikan berinteraksi dengan kemandirian. Variabel yang berhubungan sangat erat dengan penggunaan kontrasepsi pria adalah pengetahuan (nilai-p = 0,000; OR = 28,211; 95% CI; 18,936-42,027. Kata kunci: Kontrasepsi pria, pengetahuan.AbstractPopulation growth in Indonesia is high (1.25%), with additional 7,3 million people each year. Since 1980, family planning gives contribution to the reduction of fertility rate from 5.61 to 2.6 in year 2002. Male contribution by using contraceptive methods is related to many factors such as knowledge, attitude, practice, information limitation, contraception availability and community perception on male contraceptive. This study is aimed to gain information about factors related to the use of male contraceptive methods in Indonesia. This study uses secondary data from SDKI 2002-2003. Study design used is cross sectional with statistical logistic regression analysis. The study results show that proportion of male using contraceptive method is low, only about 7.7%. The methods used include vasectomy 0.5%, condom 2.4%, abstinence 3.1%, and withdrawal 3.6%. Factors related to male contraceptive use are age, education level, residential areas, autonomy in family planning service, knowledge about family planning and male contraceptive, and interaction variable is education*auto-nomy in family planning service. The most dominant factor to male contraceptive is knowledge about family planning and male contraceptive at p value 0.000, OR=28.211, 95 % CI=18.9 – 42.0.Keywords: Male contraceptive, knowledge.
Frekuensi dan Determinan Kontrasepsi Pria di Indonesia Ahmad, Ahmad
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 3 No. 5 April 2009
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.798 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v3i5.210

Abstract

Pertumbuhan penduduk Indonesia terlihat tinggi (1,25%) dengan pertambahan sekitar 7,3 juta penduduk setiap tahun. Sejak tahun 1980,program keluarga berencana berkontribusi terhadap penurunan angka fertilitas dari 5,61 menjadi 2,6 pada tahun 2002. Kontribusi pria menggunakan kontrasepsi berhubu-ngan dengan banyak faktor antara lain meliputi pengetahuan, sikap, praktek, keterbatasan informasi aksesibilitas fasilitas pelayanan kontrasepsi pria, keterbatasan jenis kontrasepsi, dan persepsi masyarakat yang kurang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pria di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002-2003. Disain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectiona l dengan metode analisis Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan proporsi penggunaan kontrasepsi pria didasari pada Current User dan Ever User 2002/ 2003 masih rendah (7,7%). Sebaran metode kontrasepsi pria pada responden ( 504, 3,1%) dan senggama terputus (593, 3,6%). Variabel usia, pendidikan, tempat tinggal kemandirian mendapatkan kontrasepsi, pengetahuan berhubungan secara bermakna dengan penggunaan kontrasepsi pria. Variabel pendidikan berinteraksi dengan kemandirian. Variabel yang berhubungan sangat erat dengan penggunaan kontrasepsi pria adalah pengetahuan (nilai-p = 0,000; OR = 28,211; 95% CI; 18,936-42,027. Kata kunci: Kontrasepsi pria, pengetahuan.AbstractPopulation growth in Indonesia is high (1.25%), with additional 7,3 million people each year. Since 1980, family planning gives contribution to the reduction of fertility rate from 5.61 to 2.6 in year 2002. Male contribution by using contraceptive methods is related to many factors such as knowledge, attitude, practice, information limitation, contraception availability and community perception on male contraceptive. This study is aimed to gain information about factors related to the use of male contraceptive methods in Indonesia. This study uses secondary data from SDKI 2002-2003. Study design used is cross sectional with statistical logistic regression analysis. The study results show that proportion of male using contraceptive method is low, only about 7.7%. The methods used include vasectomy 0.5%, condom 2.4%, abstinence 3.1%, and withdrawal 3.6%. Factors related to male contraceptive use are age, education level, residential areas, autonomy in family planning service, knowledge about family planning and male contraceptive, and interaction variable is education*auto-nomy in family planning service. The most dominant factor to male contraceptive is knowledge about family planning and male contraceptive at p value 0.000, OR=28.211, 95 % CI=18.9 – 42.0.Keywords: Male contraceptive, knowledge.
Co-Authors -, Jusni Abdul Hapid Abdul Haris Abdul, Abdul Abduliah, Zuraidah Abdurahim, Abdurahim Ahmad Yasser Mansyur Akhmad Jazuli Aljufri, Sakinah Amrullah, Ahmad Zuli Anas, Andy Sofyan Aniharyati, Aniharyati Anton Jaelani Arifudin Idrus Barani, La Ode Syamsul Budi Usodo Chatarina Muryani Christian, Hansel Darsikin Darsikin Darta, Darta Datin, Datin Dato, Dato Gismin, Sitti Syawaliyah Habib Ratu Perwira Negara, Habib Ratu Perwira Haris Haris, Haris Hasanuddin, M.Iqbal Hindayati Mustafidah Hussein, Hussein Iratna, Iratna Islahudin Islahudin, Islahudin Jessica Jessica Johnson, Kevin Joko Purwanto La Tondi La Tondi, La Tondi Limanjaya, Nickholaus Denata Linda Sekar Utami, Linda Sekar Lithrone Laricha Lithrone Laricha Salomon Lokman Mohd. Tahir Mansur, Suaib Marlina Kamelia Mentari, Cut Sri Miharja, Marjan Misbah, Nurul Muammar Muammar, Muammar Muhamad Armawaddin, Muhamad Muhtar Muhtar Mukaddas, Jamal Muslim Mamulai, Muslim Muslimin Muslimin Muthmainnah Muthmainnah Nasir, Gamal Abdul Nazariah, Nazariah Nipaah, Nipaah Novida, Novida Novitasari, Yeni Novitasari, Yeni Nuraeni, Hanny Siti Orbaningsih, Dwi Parawansa, Dian A.S. Primajati, Gilang Primajati, Gilang Rahimah, Rahimah Rahmayuddin, Rahmayuddin Rahmi Rahmi Ridfah, Ridfah Rijal Firdaos Riyadi Riyadi Rohimah, Siti Maryam Rumiatun, Darti S, Arham S., Lithrone Laricha Saryatmo, Mohammad Agung Sehabuddin, Ahmad Sentana, Aan Dwi Setya Nugraha Siswanti, Dewi - Sudarso, Joni Suhartini Suhartini Suziyanti, Suziyanti Syaifullah, Andi Muh. Tito Pinandita Trisni Utami Utama, Didi Widya Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wijaya, Felisia Wilson Kosasih Yuliatri Sastrawijaya, Yuliatri