This Author published in this journals
All Journal Interaksi Online
MIZWAR AGUSTIFAR
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP PERUBAHAN KEBIASAAN AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA MAHASISWA REGULER SATU ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS DIPONEGORO AGUSTIFAR, MIZWAR; Suprihatini, Taufik
Interaksi Online Vol 1, No 2 (2013): Wisuda April
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tergolong sangat pesatbaik di negara-negara maju maupun negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia.Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut sangat berpengaruh terhadapsegala aspek kehidupan, baik itu terhadap aspek budaya, aspek sosial, pendidikan sampaikepada aspek ekonomi. Sampai kemudian lahir media baru sebagai media massa modern.Media ini di awali dengan munculnya computer, telepon seluler dan juga handphone yangberbasis pada sebuah jaringan. Khusus untuk komputer, alat yang satu ini diciptakan bukanhanya sekedar sebagai pengganti alat tulis tradisional.Kemunculan teknologi komputer sendiri sesungguhnya bersifat netral. Pengaruh positifatau negatif yang bisa muncul dari alat ini, banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bilamenggunakan komputer secara sembarangan, maksudnya tanpa ada control yang jelaspengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif biladigunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual danmotorik.Kehadiran internet telah memberikan perubahan secara revolusioner terhadap carahidup dan aktivitas manusia sehari-hari. Internet hadir sebagai media yang mengintegrasikansegala media komunikasi dan informasi konvensional yang telah ada. Melalui internet, setiaporang dapat mengakses dunia global untuk memperoleh berbagai informasi yang merekabutuhkan dalam segala hal yang menunjang kebutuhan hidupnya.Dampak positif dari internet yaitu:1. setiap pengguna internet dapat berkomunikasidengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 2. Media pertukaran data, dengan menggunakanemail, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para penggunainternet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. 3. Mediauntuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan wwwsebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. 4. Kemudahan memperolehinformasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. 5. Bisa digunakansebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain 6. Kemudahanbertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ketempat penawaran/penjualan.Sedangkan dampak negatifnya yaitu:salah satunya adalah pornografi. Anggapan yangmengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, untuk batas-batas tertentu memangtidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografipun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen melengkapi program merekadengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat diakses. Di internet terdapatgambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepadaseseorang untuk bertindak kriminal. Karena dari segi bisnis dan isi pada dunia internet yangtidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjualsitus mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. Selainpornografi, dampak negatif lainnya yaitu internet dijadikan sebuah media baru dalammelakukan berbagai macam tindak kejahatan, seperti misalnya: penipuan, carding, perjudian.Menurut data di sebuah situs internet, pengguna internet di Indonesia ternyata sebagianbesar cenderung berusia muda. Hasil penelitian yahoo dan Taylor Nelson Sofres (TNS)Indonesia, menunjukkan bahwa pengakses internet terbesar di Indonesia adalah mereka yangberusia antara 15-19 tahun. Dari 2.000 responden yang mengikuti survey ini, didapatsebanyak 64 persen adalah anak muda,” menurut Sures Subramanian (Deputy ManagerDirector TNS) dalam acara pemaparan hasil yang dilakukan Yahoo dan TNS, di Jakarta(20/3) (Jumat, 20 Maret 2009 | http:m.kompas.com). Dari berbagai data-data di atas, mungkinbisa kita tarik garis besar bahwa pada dewasa ini internet mempunyai dampak yang sangatbesar terhadap segala aspek kehidupan, Selain itu, internet juga sangat berpengaruh terhadapperkembangan, pola pikir, gaya hidup bahkan perubahan kebiasaan aktivitas sehari-sehariseseorang, khususnya pada remaja.Tingginya terpaan perkembangan teknologi dan informasi yang diwakili oleh mediamassa dalam hal ini khususnya komputer dan jaringan internet membuat masyarakat lebihmemiliki ruang untuk memperoleh berbagai macam fasilitas dari perkembangan teknologidan informasi tersebut. Dengan fasilitasi internet seperti itu, tentunya akan sangatmemudahkan mereka untuk dapat mengakses dunia global guna memperoleh berbagaiinformasi yang mereka butuhkan dalam segala hal yang menunjang kebutuhan hidupnya.Ini juga berarti bahwa banyaknya fasilitas tersebut, menjadikan agar masyarakatmendapat informasi yang lebih luas dan mempunyai banyak pilihan yang sesuai dengan dayatarik dan fasilitas-fasilitas yang telah tersedia untuk mengakses dan memperoleh berbagaimacam informasi yang menunjang kebutuhan hidupnya. Di balik itu semua, bisa jugamenimbulkan masalah ketika perkembangan teknologi dan informasi tersebut tidakdiimbangi dengan kesiapan dari sumber daya manusia nya dalam menerima sebuah kemajuandari teknologi, sehingga sikap salah persepsi dalam menggunakan fasilitas tersebut, menjadibumerang bagi sumber daya manusia itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari perubahanperubahanyang terjadi pada para pengguna teknologi tersebut, dalam hal ini para remaja. Diantara para remaja itu ada yang mempunyai tingkat kecenderungan yang lebih tinggi untukmeniru bahkan mengubah kebiasaan aktivitasnya, demi memenuhi kebutuhan akan sebuahgaya hidup. Secara langsung atau tidak langsung, usaha untuk memenuhi kebutuhan akansebuah gaya hidup tersebut berpengaruh pada kebiasaan aktivitas.Gejala seperti itu, yakni perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari juga bisa terjadi bagipara mahasiswa. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mempelajari penggunaan internetbagi mahasiswa, dalam hal ini khususnya pada Mahasiswa Reguler Satu Ilmu KomunikasiFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Dengan adanya kondisi sepertigambaran di atas, maka masalah yang akan penulis pelajari (teliti) ialah: ”Adakah hubunganantara intensitas penggunaan internet terhadap perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari bagiMahasiswa Reguler Satu Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UniversitasDiponegoro?”.BATANG TUBUHTeknologi komunikasi mengalami peningkatan di bidang penelitian komunikasi tingkattinggi yang penting di dalam masyarakat. Dengan peningkatan teknologi komunikasi,mengakibatkan publik dan swasta berputar-putar di sekitar isu-isu kebijakan hasil penelitianyang dilakukan terhadap teknologi baru, terhadap kompetisi internasional dan konflikperdagangan teknologi tingkat tinggi. Transisi dari masyarakat industri ke masyarakatinformasi, dan berkembangnya kekhawatiran terhadap kesenjangan sosial ekonomi dangender, termasuk masalah pengangguran, dan masalah-masalah sosial lainnya dapat terjadioleh dampak dari teknologi komunikasi yang baru tersebut.Masing-masing dari karakteristik utama dari teknologi komunikasi yang barumempunyai implikasi untuk melakukan penelitian komunikasi, implikasi tersebut meliputi:1. Interaktivitas dari media baru dimungkinkan oleh computer yang menyediakan data barudan memungkinkan penggunaan data yang berbeda-pengumpulan dan analisis metodologidaripada di masa lalu. Elemen komputer dalam sistem komunikasi baru, dapatmempertahankan secara lengkap, kata-kata untuk mencatat semua pesan-pesan komunikasidalam memori. Catatan ini tersedia untuk analisis oleh para sarjana komunikasi, yang di masalalu jarang memiliki akses ke tambang emas seperti data tentang interaksi manusia.2. Individual, sifat de-massified media baru membuat hampir tidak mungkin seseorang untukmenyelidiki suatu sistem komunikasi baru dengan menggunakan efek-efek linear paradigmamasa lalu yang diikuti dalam banyak penelitian tentang komunikasi media massa, yangrelatif standar (paling tidak sampai-sampai pesan yang sama yang tersedia bagi setiap orangdi antara para penonton). Dengan media baru, isi pesan sudah menjadi sebuah variabel,mengapa? Karena masing-masing individu dapat menerima informasi yang berbeda darisistem komunikasi interaktif(http://www.infibeam.com/Books/info/Everett-M-Rogers/Communication-Technology-The-New-Media-in-Society/0029271207.html).Media baru (internet) berdampak pada banyak hal, khususnya untuk para individuindividupenggunanya. Dampak yang paling terasa dimulai dengan perubahan kebiasaanaktivitas sehari-hari, gaya hidup, pola pikir dan cara pandang dan tentu masih banyak lagiperubahan-perubahan yang lain. Untuk meneliti dan mengamati perubahan-perubahantersebut, seperti contohnya perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari terhadap masing-masingindividu diperlukan teori-teori yang mendukung seperti teori atribusi. Teori atribusi bermulapada gagasan bahwa setiap individu mencoba untuk memahami perilaku mereka sendiri danorang lain dengan mengamati bagaimana sesungguhnya setiap individu berperilaku (Stephenw. Littlejohn & Karena A. Foss, 2009 : 101)”.Pengaruh teknologi (internet) terhadap perilaku manusia sudah sering dibicarakanorang. Revolusi teknologi sering disusul dengan revolusi dalam perilaku sosial. Alvin Toflermelukiskan tiga gelombang peradaban manusia yang terjadi sebagai akibat perubahanteknologi. Lingkungan teknologis (technosphere) yang meliputi sistem energi, sistemproduksi dan sistem distribusi, membentuk serangkaian perilaku sosial yang sesuaidengannya (sociosphere). Bersamaan dengan itu tumbuhlah pola-pola penyebaran informasi(infosphere) yang mempengaruhi suasana kejiwaan (psychosphere) setiap anggotamasyarakat. Dalam ilmu komunikasi, Marshall Mcluhan (1964) menunjukkan bahwa bentukteknologi komunikasi lebih penting daripada isi media komunikasi. Misalnya, kelahiranmesin cetak mengubah masyarakat tribal menjadi masyarakat yang berpikir logis danindividualis (Jalaluddin Rakhmat, 2008 : 46).Pada bab I dijelaskan bahwa hipotesis dalam penelitian ini menyatakan terdapathubungan antara Intensitas pengunaan internet (X) terhadap perubahan kebiasaan aktivitassehari-hari pada Mahasiswa Reguler Satu Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Diponegoro(Y). Sehingga dapat diuraikan yaitu semakin tinggi intensitas penggunaan internet makaakan semakin tinggi tingkat perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari pada mahasiswatersebut.Berdasarkan hasil dari penelitian ini yang ditunjukkan melalui tabulasi silang di atas, makadapat disimpulkan bahwa ada kecenderungan semakin tinggi intensitas penggunaan internet(X) maka akan semakin tinggi tingkat perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari padamahasiswa tersebut (Y). Hal ini ditunjukkan pada tabel Tabel III.19 yang menggambarkantitik–titik pertemuan antara variabel (X) dengan variabel (Y) yang ditunjukkan dengan nilaitertinggi 100% untuk kategori sangat intensif pada variabel (X) dan kategori tinggi untukvariabel (Y), 44,74% untuk kategori cukup intensif pada variabel (X) dan kategori rendahuntuk variabel (Y), 66,67% untuk kategori kurang intensif pada variabel (X) dan masukkategori rendah pada variabel (Y), 100% dari kategori tidak intensif pada variabel (X) dankategori sangat rendah pada variabel (Y). sehingga membentuk garis dari kiri atas menujukanan bawah.Angka-angka tertinggi tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitaspenggunaan internet, semakin tinggi pula tingkat perubahan kebiasaan aktivitas sehari-haripada Mahasiswa Reguler Satu Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Diponegoro. Selain itujuga diperlihatkan bahwa dengan kurangnya intensitas penggunaan internet maka tingkatperubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari juga semakin rendah. Perubahan dapat menjaditinggi dengan semakin tingginya intensitas penggunaan internet. Karena jelas dengantingginya intensitas penggunaan internet oleh seseorang atau dalam hal ini responden, makainformasi yang akan didapat serta manajemen waktu, tentu akan bertambah tinggi dansemakin tidak teratur. Ini diakibatkan oleh beragamnya informasi yang terdapat di internetserta perhatian akan hal-hal atau kebiasaan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan bukantidak mungkin akan berantakan dan tidak teratur.PENUTUPDari hasil yang telah didapat dapat disimpulkan bahwa intensitas penggunaaninternet terhadap perubahan kebiasaan aktivitas sehari-hari pada responden tergolong tinggi.Hal ini terjadi karena para responden tidak akan terlepas dari internet, mereka mempunyaikebutuhan untuk mengakses internet guna memenuhi kebutuhan mereka akan informasi, baikitu informasi yang berkaitan dengan kuliah mereka atau informasi lain yang akan menunjangpengetahuan sekaligus memperluas jaringan mereka.DAFTAR PUSTAKA………… , 1996. Majalah Info Komputer, Edisi Khusus masalah Internet.………… , 2009. INTERNET: Pengertian, Sejarah, dan Fasilitas-Fasilitasnya.http://www.scrib.com/ . (diakses tanggal 2 juli 2009).………… , 2009. Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Oleh MahasiswaProgram Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu SosialUniversitas Negeri Yogyakarta. http://www.scrib.com/ . (diakses tanggal 2 juli2009).Achmad, Arief, MSP MPd. 2004. Pemanfaatan Internet sebagai SumberPembelajaran IPS. http://www.pendidikannetwork.com/ . (diakses tanggal 2 juli2009).Ena,O.T., 2007. Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Piranti LunakPresentasi. Yogyakarta : ILCIC, Universitas Sanata Dharma.Hardjito. 2009. Internet untuk Pembelajaran.http://www.pustekkom.go.id/teknodik/t10/10-3.htm . (diakses tanggal 2 juli 2009).Iswahyudi, Catur. 2009. Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar.http://catur.dosen.akprind.ac.id/2009/01/30/pemanfaatan-internet-sebagai-sumberbelajar/. (diakses tanggal 2 juli 2009).Sannai, Anata.(2008).Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).http://duniatik.blogspot.com/2008/02/pengertian-teknologi-informasi-dan.html .(diakses tanggal 2 juli 2009).Whandi. 2009. Pengertian Belajar. http://whandi.net/cetak.php?id=41 . (diaksestanggal 2 juli 2009).