Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH PENGERINGAN DAUN TURI (SESBANIA GRANDIFLORA) TERHADAP DEGRADASI BAHAN KERING DAN PROTEIN DALAM RUMEN

Majalah Ilmiah Peternakan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Majalah Ilmiah Peternakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pengeringan daun turi terhadap karakteristik degradasi dalam rumen, melalui metode in sacco menggunakan kantong nilon. Daun turi segar dan kering dipotong/dicincang untuk mendapatkan sampel yang homogen dengan ukuran partikel 1 mm. Sebanyak 2 gr dari masing masing sampel daun dimasukkan ke dalam kantong dan diinkubasi ke dalam fistula domba dengan tiga ulangan. Sampel tersebut diinkubasi selama 4, 8, 16, 32, 64 dan 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat degradasi dan keteruraian bahan kering dan protein kasar dari daun segar lebih tinggi jika dibandingkan dengan daun kering. Nilai karakteristik degradasi pada daun turi segar yaitu 41,36%, 42,50%, dan 6,41% per jam masing-masing untuk fraksi a, b dan c, sementara nilai pada daun turi kering sebesar 7,93%, 55,53%, dan 2,22% per jam masing-masing untuk fraksi a, b dan c. Tingkat keteruraian protein efektif sebesar 74,77 dan 37,03% untuk daun turi segar dan kering. Berdasarkan hasil kajian ini, disimpulkan bahwa perlakuan pengeringan daun turi dapat menurunkan tingkat degradasi dalam rumen, dan diharapkan meningkatkan protein lolos degradasi dan selanjutnya meningkatkan suplai nitrogen (protein) pascarumen.

Pengaruh Pengempaan Terhadap Kuat Lentur Balok Laminasi Bambu Petung

POLI REKAYASA Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We have the availability of wood as a construction material very limited. One of the construction materials that are not yet optimized use of bamboo. Bamboo has a tensile strength is high enough, despite its shortcomings for use as construction material optimally. Weaknesses bamboo one overcomes by the technique of laminated bamboo. For this research was conducted to determine the effect of the strong compression bending beam petung laminated bamboo (Dendrocalamus sp). In this study the vertical laminated beams made from bamboo petung size, beam width 35 mm, 80 mm high beam, and beam 105 mm long with a stretch of 90 mm length and 7 mm thick laminates. Total vertical laminated test block is 8 blocks, made four variations of compression force is 0.5 Mpa, 1 Mpa, 1.5 Mpa and 2 Mpa. Configuration testing is a four-point bending with a static load at a third distance stretch. Physical properties test results show the value of bamboo petung 19.40% moisture content and density value of 0.495 t/m3. Mechanical properties test results for a strong press and parallel fibers, modulus of Repture (MOR), modulus of elasticity (MOE), respectively: 31.20 Mpa, 10, 33 Mpa, 3.04 Mpa, 136.46 Mpa, 75 Mpa, Mpa 10,198.98. Test result vertically laminated bamboo blocks MOR obtained for each level of compression, repectively for 14.59 Mpa, 17.61 Mpa, 18.53 Mpa, and 19.30 Mpa. The maximum compression value is 2 Mpa With a maximum load average of 4687.3 N.

Penggunaan RSNI 03-1726-201X dalam Perancangan Struktur Gedung Tahan Gempa di Kota Padang dan Perbandingannnya dengan SNI 03-1726-2002

Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusul dikeluarkannya peta gempa terbaru Indonesia tahun 2010, dikeluarkan pula peraturan gempa baru RSNI 03-1726-201X.sebagai pengganti dari SNI 03-1726-2002. Tulisan ini memuat penjelasan penggunaan RSNI 03-1726-201X dan perbandingannnya dengan SNI 03-1726-2002 terutama penggunaan pada perencanaan sistem struktur pemikul momen khusus (SRPMK) di kota Padang. Peraturan perancangan gedung tahan gempa RSNI 03-1726-201X mengacu pada ASCE 7-10 dan IBC 2009 memiliki konsep yang berbeda dengan SNI 03-1726-2002 yang mengacu pada konsep perancangan gedung UBC-97. Formula RSNI 03-1726-201X untuk gaya geser dasar akibat gempa dan distribusi gaya geser tiap lantai akan diperoleh lebih besar daripada SNI 03-1726-2002. Walau bagaimanapun juga, perubahan dan revisi yang dilakukan pada peraturan gempa Indonesia SNI—3-1726-2002 menjadi RSNI 03-1726-201X dimaksudkan untuk memberikan formula dan pendekatan perencanaan dan analisis yang lebih tepat dan akurat

PERAN EDU-TAINMENT DALAM MEMBANGUN KOMITMEN DAN PERAN NYATA PADA GERAKAN JIHAD KEDAULATAN PANGAN

Pertanian Tropik Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Pasca Sarjana FP USU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma baru pertanian terpadu harus memberdayakan segenap multi-fungsi pertanian terpadu sebagai pemasok utama sandang, pangan, dan papan bagi kehidupan seluruh makluk hidup; juga sebagai gatra lingkungan hidup yang berkelanjutan, penyedia keindahan lingkungan (wisata-agro), penghasil bio-farmaka dan penghasil bio-energi.Gerakan “Jihad Kedaulatan Pangan” (JKP) dalam menumbuh kembangkan kecintaan dalam memproduksi sendiri dan menggunakan produk pangan unggulan lokal secara sungguh-sungguh, tanpa bergantung pada pangan impor lagi. Gerakan ini harus didukung secara sinergi, utuh, terpadu dann yata oleh seluruh pemangku kepentingan agar membentuk jaringan antar ABCG (Academic / akademisi, Business / pedagang swasta, Community / masyarakat, Government / pemerintah) yang erat dan nyata. Kedaulatan Pangan dapat digapai dengan mengaplikasikan konsep Pertanian Terpadu melalui strategi 5A (Agro-produksi, Agri-bisnis, Agro-industry, Agro-teknologi, Agro-wisata) yang memberdayakan seluruh potensi sumber daya alam, air, hayati, lingkungan, SDM dan manajemen secara menyeluruh, terpadu, utuh dan saling sinergis.Konsep ini harus terpadu dari hulu ke hilir untuk masing-masing komoditas unggulan utama sehingga mempunyai nilai tambah di bidang ekonomi, pelestarian lingkungan, sosial dan budaya secara sinergis.Indonesia mempunyai kemampuan, kemauan dan kesempatan untuk mencapai Kedaulatan Pangan, namun komitmen politik dan ekonomi harus dirorong lagi. Dengan perbaikan peraturan, kepemimpinan, pelaksanaan, SDM, teknologi, sinergisme, dan manajemen di seluruh lini 5A ini, maka diharapkan dapat memperbaiki kelemahan utama komoditas pertanian agar mampu memenuhi standart 3K (kuantitas, kualitas dan kontinyuitas) serta bersertifikat halalal thoyiban.Peran pers dan edu-tainment sangat penting untuk meningkatkan image building, kepercayaan, komitmen dan peran nyata seluruh stake holder untuk mendukung program unggulan mendukung Jihad Kedaulatan Pangan.

Penyakit Akibat Kerja Disebabkan Faktor Fisik

Jurnal Kedokteran Meditek vol. 17 no. 43 Januari-April 2011
Publisher : Jurnal Kedokteran Meditek

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.036 KB)

Abstract

PENGEMBANGAN SISTEM e-LEARNING MENGGUNAKAN ATUTOR

Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSistem pembelajaran di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau pada saat ini masih bersifat konvensional dengan proses perkuliahan yang harus dilakukan  secara langsung atau tatap muka didalam sebuah ruangan dengan waktu yang tertentu . Jika cara ini tetap dipertahankan, maka kualitas dan kuantitas perkuliahan yang maksimal akan susah untuk diperoleh. Konsep  e-learning diusulkan untuk diterapkan sebagai salah satu solusi dari pemasalahan yang dihadapi tersebut. Sistem yang akan dikembangkan berbasis web dan menggunakan konsep LMS (Learning Management System), yaitu atutor sebagai sistem pembelajarannya. Dengan sistem ini diharapkan dapat memaksimalkan kualitas perkuliahan dengan memberikan bahan ajar dan menerapkan kedisiplinan kepada mahasiswa dalam perkuliahan dan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.  Key word : e-learning, web, LMS

Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 3 Mepanga Melalui Model Pembelajaran Role Playing Pada Mata Pelajaran PKn

EDU CIVIC Vol 1, No 1 (2013): Jurnal EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Role Playing dalam pembelajaran PKn, dalam upaya meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIIIa SMP Negeri 3 Maepanga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan prosedur (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan Tindakan; (3) Observasi; (4) Refleksi. Dalam penelitian ini peneliti menjadi observer dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) Observasi; (2) Wawancara. Adapun tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi validasi data dan analisis data kualitatif. Validasi data terdiri dari empat tahapan (1) Triangulasi; (2) Member check; (3) Audit trail; (4) Expret opinion. Selanjutnya untuk analisis data kualitatif menggunakan model Miller dan Huberman yang meliputi tiga tahapan yaitu (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan materi pentingnya penerapan demokrasi dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, penerapan model pembelajaran Role Playing pada mata pelajaran PKn di kelas  VIIIA SMP Negeri 3 Maepanga, sudah efektif. Hal ini bisa dilihat dari efektifitas guru PKn dalam  mengorganisasikan siswa secara heterogen membentuk siswa dalam kelompok dan kemudian membimbing siswa dalam pembelajaran menggunakan model Role Playing. Berdasarkan lembar observasi di peroleh nilai rata-rata siklus I 55% dan siklus II 70%. Selanjutnya dengan penerapan model pembelajaran Role Playing  keaktifan siswa meningkat dimana antusias siswa dalam mengikuti pelajaran PKn begitu besar, aktifitas siwa dalam kelompok bermain peran yaitu siswa aktif, berani mengemukakan pendapat, kekompakan dan menderamatisi peran yang diberikan. Dari lembar observasi  diperoleh nilai siklus I 58,33% dan siklus II 70%.   Kata kunci : Keaktifan Belajar Siswa” Model Pembelajaran Role Playing”

SURVEI JENTIK NYAMUK Aedes aegypti DI PERUMAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENTENG KOTA PALANGKA RAYA

PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2018): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.044 KB)

Abstract

Severe dengue or Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) occurrence in Palangka Raya frequently becomes epidemic. The morbidity rate (incidence rate) of DHF cases in Central Kalimantan in 2016 reached 69.1 per 100,000 population with the mortality rate (fatality rate) of 1.4%. The morbidity rate reached 278.4 per 100,000 population in Palangka Raya, the second place after North Barito regency. Based on the Ministry of Health Republic of Indonesia’s Strategic Planning (Renstra), targets for dengue fever in 2016 should be <49 per 100,000 population, Central Kalimantan Province has not achieved the target yet. The Central Kalimantan Provincial Health Office reported the epidemy of DHF in 2017 occurred in the working area of Menteng Community Health Center. The report found a case that all family members of a household suffered from DHF. This community service aimed to educate the community to survey of dengue larvae independently, to develop the community’s knowledge and awareness about the importance of support from larvae monitoring speculator Juru Pemantau Jentik (also briefly known as Jumantik) and to increase community participation in DHF prevention movement in Palangka Raya. The method of this community service used site survey, observation, interview, larva examination and reporting of results. The survey activity of larvae showed that Aedes aegypti mosquito larvae were identified in 13.3% of the houses, mostly found in bathtubs, water shelters and water container of water dispensers.

ANALISIS PESAN SOSIALISASI PEMILIHAN UMUM DENGAN PENDEKATAN ATTENTION, INTEREST, DESIRE, DECISION, ACTION (AIDDA)

KOMUNITAS Vol 6, No 1 (2014): Juni
Publisher : KOMUNITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan menjelaskanisi pesan yang disampaikan dalam kebijakan sosialisasi pemilu oleh KomisiPemilihan Umum (KPU). Pendekatan ilmu komunikasi dalam analisiskebijakan publik merupakan hal yang jarang dilakukan ilmuan administrasipublik. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan memasukkanpendekatan strategi komunikasi yang diperkenalkan oleh Harold D.Laswell.Pada pokoknya Leswell memperkenalkan formula strategi komunikasi yangkemudian dikenal dengan model A-A Procedure atau From Attention to ActionProcedure dari konsep AIDA (attention, interest, desire,decission, action).Hasilnya, penelitian menunjukkan bahwa rumusan kebijakan sosialisasipemilu yang dikeluarkan oleh KPU dapat dijelaskan melalui prespektifAIDDA (attention, interest, desire,decision, action).

DINAMIKA TUTUPAN PERAIRAN DANGKAL PULAU-PULAU KECIL, KEPULAUAN SPERMONDE

MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.852 KB)

Abstract

Salah satu wilayah pesisir yang penting secara ekonomi dan ekologi adalah kawasan pesisir Kepulauan Spermonde Sulawesi Selatan. Pada wilayah ini terdapat kegiatan ekonomi yang berbasiskan sumber daya alam seperti perikanan. Perairan Kepulauan Spermonde menerima dampak dari kegiatan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan sehingga berpengaruh terhadap kerusakan ekosistem pesisir. Penginderaan jauh memiliki peranan penting dan efektif untuk penilaian dan pemantauan dinamika tutupan perairan dangkal. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan informasi dinamika spasial tutupan dasar ekosistem perairan dangkal di pulau-pulau outer zone Kepulauan Spermonde. Lokasi penelitian adalah pulau Langkai. Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu citra satelit Landsat dengan tahun perekaman 1972, 1981, 1990, 1996, 2002, 2008, dan 2014. Penelitian ini terdiri dari lima tahapan, yaitu: (1) tahap awal pengolahan citra satelit, (2) tahap survei lapangan, (3) tahap pengolahan citra lanjutan, (4) tahap post classification dan (5) uji ketelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas karang hidup menjadi karang mati dan pecahan karang, sedangkan luas pecahan karang dan karang mati ditumbuhi alga meningkat selama 42 tahun (1972 – 2014). Kerusakan habitat terumbu karang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia yang menangkap ikan dengan menggunakan alat yang tidak ramah lingkungan.Keywords: dinamika spasial, terumbu karang, pulau kecil, LandsatABSTRACTOne of the coastal areas are important economically and ecology are Spermonde islands coastal areas of South Sulawesi. In this region there are economic activities based on natural resources such as fisheries. This region receives the impact of fishing activities which are not environmentally friendly and therefore contributes to damage to coastal ecosystems. Remote sensing has an important and effective role in the assessment and monitoring of the dynamics of shallow water cover. The aim of this study is to produce dynamic geospatial information of shallow water on a small island, Spermonde archipelago. The research location is a Langkai island. The data used in this study is Landsat satellite image with a different acquitision date. This study consists of five main steps including: (1) the stage of satellite image processing, (2) field survey, (3) advanced image processing, (4) post classification, and (5) accuracy assessment. The results showed that there was a large decrease in live coral to dead coral with algae and rubble, while the area of dead coral with algae and rubble is increased for 42 years ( 1972-2014 ). Damage to coral reef habitat largely caused by human activity which catch fish by using fishing gear that is not environmentally friendly.Keywords: spatial dynamic, coral reef, small island, Landsat