Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Starter Bakteri Asam Laktat Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum terhadapTotal Bakteri Asam Laktat, Kadar Asam dan Nilai pH Dadih Susu Sapi

Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan JIIP Volume XIII No. 6 Mei 2010
Publisher : Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  objective  of  the  current  study    to  determine  the  effect  of  the  use  of  bacteria  Lactobacillus plantarum and Lactobacillus fermentum in the manucfacture of cow’s milk curd on the total lactid acid bacteria, acidity and pH value of cow’s milk curd. The experiment use fresh cow milk and starter culture of Lactobacillus plantarum, and L. plantarum. Starter culture added about 3% from milk volume than incubated at  room  temperature during 48 hours. The treatments were  fermentation with L. plantarum (A1); L. fermentum (A2); L. plantarum + L. fermentum  (A3). There were significant effect of addition of starter L. plantarum (A1), L. fermentum (A2), and the combination of L. plantarum + L. fermentum (A3) on total  lactic acid bacteria and acidity, however, there was no statistically significant on the pH value of cow´s milk curd. It was concluded that using of starter culture combinations of Lactobacillus plantarum  +  Lactobacillus  fermentum  (A3)  increases  the  total  lactic  acid  bacteria  and  acid  levels  of cow’s milk curd.

Kualitas dan Potensi Dadih Sebagai Tambahan Pendapatan Peternak Kerbau di Kabupaten Kerinci

Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan JIIP Volume XI No. 3 Edisi Agustus 2008
Publisher : Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experiment was conducted to know process of production, quality and potency of curd (dadih) as source additional income of  buffalo farmer in Kabupaten Kerinci. The survey was done in three district (kecamatan) at Kabupaten Kerinci, kecamatan Air Hangat, Gunung Kerinci, and Kayu Aro. There were 28 farmer’s buffalo from 3 district that made curd. Evaluation of dadih quality was done after 3 days fermentation, include moisture content, acidity, protein, fat, and total plate count bacteria of dadih. The results showed that the farmer’s additional income was about Rp 1,787.639,97 per lactation period or total  curd  production  was  about  52.21  kg  per  lactation.  The  Curd  that made from farmer’s in three districts Kabupaten Kerinci has same quality.

Potensi Probiotik Bacillus circulans dan Bacillus sp sebagai Pemacu Pertumbuhan Selama Periode Pemulihan terhadap Karekteristik Karkas Ayam Broiler

Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan JIIP Volume XI No. 1 Februari 2008
Publisher : Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  present  study  was  designed  to  investigate  the  efficacy  of  probiotic  Bacillus  circulans  and Bacillus  sp  during  realimentation  period  on  carcass  characteristics  of  broiler  chickens.  Three  hundred     7days-old  unsexed  broiler  chicks  of  commercial  strain of  Cobb  were  used  in  the  experiment.  The treatments were : control fed ad libitum (P-0), energi restriction 1.5xBW 0.67 EM Kcal/day without (P-1) and  with  (P-2)  probiotic  suplementation  during  realimentation  period,  energi  restriction 2.25xBW0.67EM Kcal/day without (P-3) and with (P-4) probiotic suplementation during realimentation period.  Feed restriction was applied from 7 to 14 days of age. The result of the experiment showed that feed intake of chickens submitted to early feed restriction on P-1 and P-2 (1.5xBW0.67EM Kcal/day), P-3 and P-4 (2.25xBW0.67EM Kcal/day) was significantly lower (P<0.01) when compared to the chickens fed ad libitum (P-0). During realimentation period, feed intake on P-1 and P-2 was lower (P<0.01) than P-3, P-4 and P-0 from 14 to 28 days of age. Feed intake of the chickens that supplemented with probiotic (P-2 and P-4) was not significantly  different when compared to the chickens without probiotic (P-1 and P-3). Feed  restriction  during  7  to  14  days  of  age  had  not  significant  effect  (P>0.05)  on  carcass  weight, abdominal  fat  pad,  moisture,  fat  and  protein  content  of  meat  carcass  (breast  and  leg).  It  was  concluded that the chickens submitted to early feed restriction during 7 to 14 days of age with or without probiotic suplementation of Bacillus  circulans  and  Bacillus  sp  during  realimentation  period  had  similar  with chickens fed ad libitum  on carcass characteristics

PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENYUSUI DENGAN PEMBERIAN ASI SECARA ON DEMAND DI RSB. RESTU MAKASSAR

Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.425 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah dengan memberikan ASI sesuai dengan keinginan bayi, pemberian ASI on demand yaitu dimana ibu memberikan ASI nya setiap bayi meminta dan tidak berdasarkan jam. Sangat penting karena pada mulanya, bayi menyusu secara tidak teratur, tetapi setelah satu atau dua minggu pola menyusuinya sudah teratur. Jenjang waktu menyusui pada bayi biasanya dua-tiga jam sekali. Dan pola ini tidak akan menimbulkan masalah seperti terjadinya bendungan dan sebagainya. Kendala dalam pemberian ASI on demand yaitu adanya masalah pada ibu dan bayi. Masalah pada ibu misalnya ibu merasakan nyeri pada puting saat menyusui bayi yg disebabkan posisi menyusui yang salah dan kurangnya pengetahuan ibu tentang posisi menyusui yang benar. Pada ibu bekerja dapat dijadikan alasan sehingga ibu mengurangi jadwal menyusui bayinya atau bahkan menghentikan pemberian ASI sehingga bayi tidak memperoleh asupan ASI sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian akan dilaksanakan di RSB. Restu Makassar dalam kurun waktu bulan Mei sampai Oktober 2017. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan pemberian ASI secara On Demand. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan “cross sectional study”. Fokus dalam penelitian ini yaitu pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian ASI secara on demand. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap responden memiliki persentase yang lebih tinggi pada kategori baik (65,3%) dan (72,2%). Dari hasil uji Chi-Square diperoleh variabel pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh yang bermakna terhadap pemberian ASI secara on demand dengan nilai p masing-masing p=0,001 dan p=0,000. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik, berpengaruh terhadap pemberian ASI secara on demand di RSB. Restu Makassar.

Evaluasi program pencegahan dan pengendalian Rabies dalam rangka menuju Sumatera Utara Bebas Rabies 2020

JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Vol 4 No 2 (2018): JHECDs Vol. 4, No. 2, Desember 2018
Publisher : Balai Litbangkes Tanah Bumbu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.535 KB)

Abstract

Rabies merupakan masalah kesehatan masyarakat di Sumatera Utara. Tujuan dari program pencegahan dan pengendalian rabies adalah untuk mencapai Sumatera Utara bebas rabies tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional dengan mengumpulkan dan menganalisis laporan bulanan dan tahunan kasus rabies di Sumatera Utara sejak tahun 2007-2017. Evaluasi dilakukan terhadap seluruh proses program pencegahan dan pengendalian rabies. Hasil didapatkan bahwa pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian rabies di Sumatera Utara belum berjalan optimal, seperti pelaksanaan surveilans epidemiologi, pelacakan kasus, tata laksana kasus di fasilitas pelayanan kesehatan, masih kurangnya partisipasi masyrakat, kurangnya rabies center di kabupaten/kota, serta kurangnya kerja sama antara dinas kesehatan dan dinas peternakan kabupaten/kota. Program pencegahan dan pengendalian rabies di Sumatera Utara belum berhasil dalam menurunkan kasus lyssa, masih terdapat 9 kabupaten/kota yang selama 2 tahun terakhir memiliki kasus lyssa. Disarankan lebih meningkatkan kerja sama lintas sektor dan program untuk mencapai Sumatera Utara bebas rabies 2020.

Potensi Antibakterial Bakteri Asam Laktat Proteolitik dari Bekasam Sebagai Biopreservatif Daging Sapi

Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.738 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antibacterial bakteri asam laktat proteolitik dari bekasam sebagai biopreservatif daging sapi. Penelitian ini menggunakan 3 isolat bakteri asam laktat proteolitik dengan cara merendam daging dalam substrat antibakterial dari isolat BAL tersebut kemudian disimpan pada suhu dingin. Pengamatan utama pada penelitian ini adalah : (1) kualitas fisik daging, (2) kualitas mikrobiologi. Penelitian  ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor A adalah jenis BAL proteolitik yaitu a1 =  Lactobacillus pentosus BS15, a2 = Lactobacillus plantarum 1 BS22 dan a3 = Lactobacillus plantarum 1 BL12 dan faktor B adalah  penyimpanan daging pada suhu dingin selama 2, 4 dan 6 hari. Kualitas fisik daging menunjukkan bahwa nilai pH daging yang diberi substrat antibakterial Lactobacillus pentosus BS15 lebih rendah dibandingkan  dengan Lactobacillus plantarum 1 BS22 dan Lactobacillus plantarum 1 BL12 sedangkan lama penyimpanan tidak berbeda. Daya ikat air daging yang diberi substrat antibakterial  ketiga jenis bakteri tidak berbeda sedangkan lama penyimpanan 2 hari dan 4 hari lebih tinggi dibandingkan dengan 6 hari. Susut masak daging yang diberi substrat antibakterial  Lactobacillus pentosus BS15 lebih kecil dari pada  Lactobacillus plantarum 1 BS22 dan Lactobacillus plantarum 1 BL12, penyimpanan 2 hari dan 4 hari lebih besar susut masaknya dibandingkan 6 hari. Kualitas mikrobiologi menunjukkan bahwa total mikroba daging yang diberi substrat antibakterial  Lactobacillus pentosus BS15 lebih tinggi dibandingkan dengan Lactobacillus plantarum 1 BS22 dan Lactobacillus plantarum 1 BL12 dan penyimpanan 2 hari lebih tinggi dibandingkan dengan 4 hari dan 6 hari. Total E. coli dan total S. aureus menunjukkan tidak ada perbedaan sedangkan lama penyimpanan 2 hari lebih tinggi dibandingkan dengan 4 hari dan 6 hari. Kesimpulan dari hasil penelitian ini penggunaan substrat antibakterial dari BAL proteolitik dan penyimpanan pada suhu dingin dapat mempengaruhi kualitas fisik dan mikrobiologis daging yang lebih baik.

KUALITAS PERTEMANAN DAN BULLYING VICTIMIZATION PADA REMAJA SMP DI KOTA BANDA ACEH

Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.263 KB)

Abstract

Maraknya kasus bullying victimization pada remaja saat ini menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, perlu adanya suatu faktor protektif yang dapat berkontribusi dalam mengurangi bullying yang terjadi, khususnya dari pihak korban. Salah satu faktor protektif yang potensial adalah melalui hubungan pertemanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas pertemanan dengan bullying victimization pada remaja SMP di Kota Banda Aceh. Sampel penelitian berjumlah 360 remaja SMP (185 laki-laki dan 175 perempuan). Total dari 360 remaja SMP dari 4 sekolah di kota Banda Aceh didapatkan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster sampling dan disproportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Friendship Qualities Scale dan The Revised Olweus Victim Questionnaire. Hasil analisa menunjukkan terdapat hubungan negatif dan siginifikan antara kualitas pertemanan dengan bullying victimization pada remaja SMP di Kota Banda Aceh (r= -0,3, p<0,05). Hal ini mengindikasikan semakin tinggi skor kualitas pertemanan maka semakin rendah skor pada intensitas bullying victimization, demikian pula sebaliknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas pertemanan yang tinggi dapat menjadi pelindung yang potensial dalam menurunkan keterlibatan remaja dalam bullying victimization. Kata kunci : Kualitas pertemanan, Bullying Victimization, Remaja SMP The increasing rates of bullying victimization on adolescence recently is an alarm. Therefore, there is need for a protective factor that can contribute in reducing the instances of bullying, particularly for the victim. One of potential protective factor is friendship. The aim of this study was to investigate the relationship between friendship quality and bullying victimization on middle school students in Banda Aceh. A total of 360 middle school students (185 male and 175 female) from 4 schools in Banda Aceh was selected using cluster and disproportionate stratified random sampling. Data in this study was collected using Friendship Qualities Scale and The Revised Olweus Victim Questionnaire. Data analysis showed that there was a negative and significant correlation between friendship quality and bullying victimization on middle school students in Banda Aceh (r= -0,3, p<0,05). This indicated that higher score on friendship quality scale would followed by lower score on bullying victimization questionnaire, and vice versa. Thus, it can be concluded that a high friendship quality could be a potential protection in decreasing adolescents involvement in bullying victimization. Keywords: Friendship quality, bullying victimization, middle school students

Kualitas dan Potensi Dadih Sebagai Tambahan Pendapatan Peternak Kerbau di Kabupaten Kerinci

Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 11 No 3 (2008): JIIP Volume 11 No. 3 Edisi Agustus 2008
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experiment was conducted to know process of production, quality and potency of curd (dadih) as source additional income of  buffalo farmer in Kabupaten Kerinci. The survey was done in three district (kecamatan) at Kabupaten Kerinci, kecamatan Air Hangat, Gunung Kerinci, and Kayu Aro. There were 28 farmer’s buffalo from 3 district that made curd. Evaluation of dadih quality was done after 3 days fermentation, include moisture content, acidity, protein, fat, and total plate count bacteria of dadih. The results showed that the farmer’s additional income was about Rp 1,787.639,97 per lactation period or total  curd  production  was  about  52.21  kg  per  lactation.  The  Curd  that made from farmer’s in three districts Kabupaten Kerinci has same quality.

SEPUTAR IDEAL DARI GELANGGANG POLINOM MIRING

Jurnal Matematika Statistika dan Komputasi Vol 11, No 1: July 2014
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.367 KB)

Abstract

Analisis Program Penyebaran dan Pengembangan Ternak Sapi pada Kawasan Sentra Peternakan Sapi di Kabupaten Merangin

Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 21 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program penyebaran dan pengembangan ternak sapi di kawasan sentra peternakan sapi Kabupaten Merangin. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian diuji dengan uji dan uji reliabilitas Data penelitian skala ordinal dilakukan transformasi menjadi skala interval dengan menggunakan Method of Succesive Interval (MSI). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelancaran perguliran ternak digunakan analisis regresi linear berganda. Program penyebaran dan pengembangan ternak sapi di kawasan sentra peternakan sapi Kabupaten Merangin belum berjalan secara optimal. Cukup banyak tingkat perguliran ternak sapi yang masuk kategori lancar, namun sisi lain cukup banyak juga kategori kurang dan tidak lancar. Adapun tingkat kelancaran mengulirkan ternak sapi pada program penyebaran dan pengembangan ternak sapi di kawasan sentra peternakan sapi Kabupaten Merangin dipengaruhi oleh karakter peternak.   Kata kunci: penyebaran, pengembangan, sentra, sapi, perguliran