Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia

Genetic Diversity and Phylogenetic Relationship of Kryptoterus limpok and Kryptopterus apogon from Kampar and Indragiri River Based on Cytochrome b Gene Elvyra, Roza; Duryadi Solihin, Dedy; Affandi, Ridwan; Junior, Zairin; Yus, Yusnarti
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 16, No 1 (2009): Juni 2009
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.833 KB)

Abstract

The utility of cytochrome b gene as a molecular marker to obtain genetic diversity and phylogenetic relationship among Kryptopterus spp. consist of Kryptopterus limpok and Kryptopterus apogon from Riau Province has been studied. The universal primers of (F) L14841 and (R) H15149 were used to amplify the cytochrome b gene. The results of multiple allignment were 159 nt (coding 53 amino acids). Kryptopterus limpok from Kampar and Indragiri River form a phylogeny cluster at 80% bootstrap value. Kryptopterus apogon from Kampar and Indragiri River form a phylogeny cluster at 99% bootstrap value.Keywords : cytochrome b, Kryptopterus limpok, Kryptoperus apogon.
KONDISI TELUR PADA BERBAGAI BAGIAN CABANG KARANG Acropora nobilis Rani, Chair; Soedharma, Dedi; Affandi, Ridwan; Suharsono, ,
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 11, No 1 (2004): Juni 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.031 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi telur menurut tingkat perkembangannya, rataan jumlah telur per polip dan proporsi polip yang reproduktif pada berbagai bagian cabang karang A. nobilis. Sebanyak 10 koloni A. nobilis yang berdiameter > 15 cm diambil contohnya secara acak di bagian barat laut perairan terumbu karang Pulau Barrang Lompo, Kepulauan Spermonde, Makassar pada tanggal 27 Januari 2002 (satu hari sebelum bulan purnama). Polip dari tiga bagian cabang (apikal, tengah dan basal) diperiksa jumlah telur yang dikandungnya secara histologis. Terdapat interaksi antara pertumbuhan dan reproduksi terhadap alokasi sumber daya pada berbagai bagian koloni karang. Alokasi sumber daya terhadap fungsi biologi tertentu akan mengorbankan fungsi biologi lainnya. Pertumbuhan karang yang terlokalisasi pada bagian tertentu suatu koloni karang berhubungan dengan rendahnya aktivitas reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang nyata (p < 0.001) distribusi telur menurut tingkat perkembangannya pada berbagai bagian cabang karang. Bagian tengah cabang memiliki proporsi polip karang yang berkaitan dengan lokasi energi untuk pertumbuhan yang lebih reproduktif (100%) dengan kandungan rataan jumlah telur yang lebih tinggi (5.22 butir/potongan polip) dibanding bagian apikal dan basal cabang.Kata kunci: Distribusi, telur, cabang karang, Acropora nobilis
PEMATANGAN GONAD IKAN SIDAT BETINA (Anguilla bicolor bicolor) MELALUI INDUKSI EKSTRAK HIPOFISIS Rovara, Odilia; Affandi, Ridwan; Zairin Junior, M.; Agungpriyono, Srihadi; R. Toelihere, Mozes
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 15, No 1 (2008): Juni 2008
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.759 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pemberian ekstrak hipofisis ikan mas terhadap pematangan gonad ikan sidat tropis betina (Anguilla bicolor bicolor). Ikan sidat dengan bobot 600 gram telah digunakan sebagai materi biologis. Ekstrak hipofisis ikan mas dengan tingkat 0, ¼ dan ½ dosis dan tiga tipe frekuensi penyuntikan yakni setiap 1, 2 dan 3 minggu dijadikan sebagai perlakuan. Parameter yang diamati adalah Gonado somatic index (GSI), Hepatosomatic index (HSI), diameter folikel, kadar lemak dalam folikel, serta kadar glikokonjugat dalam folikel dan hati. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penyuntikan ekstrak hipofisis ikan mas dengan ½ dosis yang dilakukan setiap minggu selama 10 minggu memberikan pengaruh yang terbaik.Kata kunci: gonad, sidat, Anguilla bicolor bicolor.
EVALUASI PENEBARAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI WADUK DARMA, JAWA BARAT Tjahjo, Didik Wahju Hendro; Boer, Mennofatria; Affandi, Ridwan; Muchsin, Ismudi; Soedarma, Dedi
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 11, No 2 (2004): Desember 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.705 KB)

Abstract

Evaluasi keberhasilan penebaran udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di Waduk Darma yang memiliki luas genangan 400 ha telah dilaksanakan berdasarkan penebaran dari April 2002 sampai Maret 2003. Udang galah yang ditangkap dengan jaring lempar mencapai 57 - 624 ind/bulan atau sama dengan 1.3 - 35.0 kg/bulan. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan penarikan contoh acak berlapis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan di Waduk Darma baik fisika maupun kimia mendukung pertumbuhan udang galah. Pada kondisi tersebut laju pertumbuhan udang galah cukup tinggi dengan koefisien pertumbuhan K antara 0.88 - 1.59 dan L∞ sama dengan 36.2 cm untuk jantan, K antara 0.87 - 1.55 dan L∞ sama dengan 25.9 cm untuk betina. Kondisi makanan yang tersedia cukup untuk pertumbuhan. Interaksi dengan komunitas ikan lainnya relatif rendah. Keberhasilan penebaran mencapai 10.5% dengan laju eksploitasi antara 0.06 sampai 0.80.Kata kunci: Macrobrachium rosenbergii, penebaran, pertumbuhan, penangkapan, waduk.
KEBIASAAN MAKAN TIRAM MUTIARA Pintada maxima DI PERAIRAN TELUK SEKOTONG, LOMBOK Anwar, Kasful; Toelihere, Mozes; Affandi, Ridwan; Azwar, Norman Razieb; Riani, Etty
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 11, No 2 (2004): Desember 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.963 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan tiram mutiara Pintada maxima. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni 2003 sampai Februari 2004 di perairan Teluk Sekotong Propinsi Lombok. Pengambilan contoh fitoplankton di perairan dilakukan setiap 3 jam sekali selama 24 jam antara pukul 06.00 - 03.00 WIB. Pada setiap pemgamatan diambil sebanyak 8 ekor tiram mutiara untuk sekali pengamatan. Untukmemperoleh gambaran kebiasaan makan tiram mutiara dilakukan analisis indeks pilihan. Pintada maxima memakan semua fitoplankton yang ada di lingkungannya. Tiram mutiara tidak melakukan seleksi terhadap jenis makanannya yang terdapat di alam, tetapi menyeleksi makanannya berdasarkan ukuran makanannya. Tiram mutiara menyukai makanan yang memiliki ukuran lebih kecil. Persentase jenis-jenis fitoplanktonyang disukai tiram mutiara berturut-turut adalah kelas Bacillariophyceae, Dinophyceae, Ciliata, Chrisophyta, Cyanophyceae, Chlorophyceae dan moluska.Kata kunci: kebiasaan makan, Pintada maxima, Teluk Sekotong
PENELUSURAN V ARIETAS IKAN GURAME, Osphrollemus goramy, Lacepede, BERDASARKAN PENAMPILAN KARAKTER LUAR (FENOTIP) Soewardi, Kadarwan; Rachmawati, Rita; Affandi, Ridwan; G Bengen, Dietriech
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 3, No 2 (1995): Desember 1995
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.544 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengidentifikasi keberadaan varietas-varietas ikan gurame yang ada berdasarkan karakter luar (fenotip). Pada penelitian ini, 250 contoh ikan gurame yang berasal dari Parung (Bogor), telah digunakan sebagai hewan uji. Hasilpenelitian telab berhasil diidentifikasi keberadaan lima varietas ikan gurame (bule,blusafir, paris, bastar dan batu) berdasarkan karakter fenotip berupa warna, bentuk kepala, bentuk tubuh dan pola sisik.Kata-kata kunci: identifikasi, varietas, ikan gurame
Pengaruh Pemberian Bahan Organik Terlarut (GLUKOSA) Terhadap Kelangsungan Hidup Larva Ikan Betutu ,Oxyeleotris marmorata (Blkr) Jamal, Muhammad; Affandi, Ridwan; Widigdo, Bambang; Soewardi, Kadarwan
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 2, No 2 (1994): Desember 1994
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.544 KB)

Abstract

Suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian glukosa ke dalam media pemeliharaan terhadap kelangsungan hidup laIVa ikan betutu, Oxyeleotris mamlOrata, Blkr telah dilaksanakan di laboratorium. LaIVa ikan betutu yang baru menetas (0 hari) dipelihara pada stoples beIVolume 1 liter dengan penambahan glukosa tertentu, sehingga tekanan osmotik berkisar antara ° -476,0 mOsm/kg H20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pemeliharaan laNa terbaik adalah 91,0 mOsm/kg H20 dan memberikan derajat kelangsungan hidup laIVa tertinggi sebesar : 94,44 % ,82,22 % dan 27,44 % pada jam ke 40,72 dan 120.Kata-kata kunci : glukosa, larva, derajat kelangsungan hidup
PERKEMBANGAN ENZIM PENCERNAAN BENIH lKAN GURAME Osphronemus goramy, Lacepede Affandi, Ridwan; Mokoginta, Ing; Suprayudi, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 2, No 2 (1994): Desember 1994
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.544 KB)

Abstract

Suatu penelitian tentang perkembangan enzim pencernaan benih ikan gurame telah dilaksanakan di laboratorium. Benih ikan gurame yang berumur 10-46 hari dengan ukuran 0,7-2,4 cm dan ikan gurame ukuran 6,59-13,97 cm telah digunakan sebagai bahan untuk analisa aktivitas enzim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas protease, lipase dan amilase meningkat sejalan dengan meningkatnya ukuran benih.Kata-kata kunci : enzim pencernaan, benih, ikan gurame
Studi Kebiasaan Makanan Ikan Gurame Osphronemus Gouramy Affandi, Ridwan
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 1, No 2 (1993): Desember 1993
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memucu pertllmbuhun ibn gllrame perlu dilukukan perubahan pola pemberiun pakan, duri kebiusuun memberikun pakan hunya berupa daun tumbuhan ke pemberiun pukan buutan yang kaya akan nutrisi. Untuk meneliti kebutuhannutrisi pada ikan ini perlu informasi dasar tentang kebutuhan nutriisi ikan tersebut Inforn13si yang dimaksud adalah gambaran komposisi makanannya di alam (kolam alami) kelompok makanan dominan yang dimakan ikan ini berubah dari insekta (pada ikan ukuran kecil) menjadi tumbuhan (pada ikan ukuran besar). Perubahan komposisi pakan ini sejalan dengan perubahan ukuran tubuh dan perbandingan antara panjang usus dan panjang tubuh. Dengan demikian pada saatmasih muda ikan gurame bersifat karnivor dan pada saat dewasa berubah menjadi omnivor yang cenderung herbivor.Kata-kala kunci: kebiasaan makanan, nutrisi, karnivora
Pengaruh Hormon Ekdison Terhadap Molting Pada Larva Udang Windu , Penaeus monodon Fab. Affandi, Ridwan; Riani, Etty; Salim, Agus
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 2, No 1 (1994): Juni 1994
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.544 KB)

Abstract

Suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh hormon ekdison terhadap molting pada larva udang windu, Penaeus monodon Fab. telah dilaksanakan di Laboratorium PSIK - IPB Anool-Jakarta. Pada peroobaan tersebut larva udang, PL-30 dipelihara di akuarium dan diberi pakan yang mengandung harmon ekdison murni selama 35 hari percobaan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa udang yang diberi pakan yang mengandung harmon 200 ng/g pakan memberikan frekuensi molting yang tertinggi (4,61 kali) dan periode waktu antar molting yang tersingkat (145 jam).Kata-kata kunci : ekdison, molting, larva.
Co-Authors , Suharsono . Sulistiono . Syafiuddin . Yonvitner, . ., Jimmi Abdul Rahman Singkam Agus Alim Hakim, Agus Alim Agus Oman Sudrajat Agus Salim Agus Suprayudi, Agus Ahlina, Hadra Fi Akhmad Firmansyah, Akhmad Alimuddin Alimuddin Am Azbas Taurusman Andi Gunawan Angelika, Iska Arif Wibowo Asbar Laga, Asbar Atminarso, Dwi Azam B. Zaidy Bahiyah, nFN Bakhris, Vera Dewiana Bambang Kiranadi Bambang Widigdo Batu, Djamar Tumpal Floranthus Lumban Benny Heltonika CECEP KUSMANA Chair Rani Charles PH Simanjuntak Daniel Djokosetiyanto Daniel R Monintja Daniel R Monintja, Daniel Dedi Jusadi Dedi Soedarma DEDI SOEDHARMA DEDY DURYADI DEDY DURYADI SOLIHIN Dedy Duryadi Solihin Dendi Hidayatullah, Dendi Desrita Desrita Didik Wahju Hendro Tjahjo Dietriech G Bengen Dietriech G Bengen, Dietriech Dinar Tri Soelistyowati Djadja S . Sjafei, Djadja Djamar T.F. Lumban Batu, Djamar T.F. Lumban Eddy Supriyono Efriyeldi, Efriyeldi Enang Harris Enang Harris Surawidjaja, Enang Harris Endah Purnamawati, Endah Epa Paujiah, Epa Etty Riani Fachrudin, Ahmad Farida Nur Rachmawati Fauziah, Rika Ferdinand Hukama Taqwa Harpasis S. Sanusi Haryono . Haryono Haryono Haryono, nFN Hayono, Hayono Hedianto, Dimas Angga Henni Syawal Herdiana, Lella Hukom, F. Damianus Ilham Zulfahmi, Ilham IMAN SUPRIATNA Ing Mokoginta Isdradjad Setyobudiandi Ismane, M. Apuk Ismudi Muchsin Jack Mamangke, Jack Jusmaldi, . Jusmaldi, Jusmaldi Jusmaldi, nFN Kadarwan Soewardi Kardiyo Praptokardiyo Kartini, Nidya Kasful Anwar Koeswinarning Sigit Kukuh Nirmala Kurnia Faturrohman, Kurnia Kurniawati H Ekosafitri, Kurniawati La Eddy Latifa Fekri Lenny S Syafei, Lenny Leuwol, Cathrine Ferlianova Lubis, Delismawati Lumban Batu, Djamar Tumpal Floranthus M F Rahardjo M F Rahardjo, M M Mukhlis Kamal, M Mukhlis M. Agus Setiadi M. F. Rahardjo, M. F. M. Zairin Junior M. Zairin Junior Mafatih Devi Safrina, Mafatih Devi Manan, Hardono Mas Tri Djoko Sunarno, Mas Tri Djoko Mennofatria Boer Menofatria Boer Mia Setiawati Mozes R. Toelihere MOZES R. TOELIHERE Mozes Toelihere Muchammad Sri Saeni, Muchammad Muhammad Jamal Muhammad Mukhlis Kamal, Muhammad Mukhlis Mulyadi . Mulyadi Mulyadi Mulyani, Yuli Wahyu Tri Murhum, Mufti Murniarti Brojo Mustakim, Moh Nasmi, Jannesa NASTITI KUSUMORINI Norce Mote, Norce Norman Razieb Azwar Nugroho, Thomas Nur Bambang Priyo Utomo Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat, nFN Nurlisa A Butet, Nurlisa A Nurlisa Alias Butet, Nurlisa Alias ODANG CARMAN Odilia Rovara Purnamawati, , Rahadjo, M F Rahardjo, MF Rahardjo, MF. Rahmadi Azis, Rahmadi Retno Cahya Mukti Riani H, Etty Riri Ezraneti Rita Rachmawati, Rita Robin, , Ronny Irawan Wahju Roza Elvyra Rudhy Gustiano Saddon Silalahi, Saddon SATA YOSHIDA SRIE RAHAYU Siti Nurul Aida, Siti Nurul Siti Sofiah Sjafei, Djadja S. Sjafei, Djadja Subardja Sjafei, Djadja Subardja Soelistyowati, Dinar Tri Sri Murtini Sri Wahyuni Srihadi Agungpriyono Sudarto Sudarto Sukenda Sukenda Sulistiono . Sulistiono Sulistiono Sulistiono, nFN Suradi Suradi Suradi Wijaya Saputra Sutrisno Sukimin Suwardi, Surachman Syarif, Ahmad Fahrul Syarif, Ahmad Fahrul Tarigan, Nurbety Tatag Budiardi Tjahjo Winanto, Tjahjo TRI PRARTONO tri wahyuni Triheru Prihadi, Triheru Triramdani, Nurfitri Tyas, Nanik Mustikaning Utomo, Bambang Priyo Utomo, Nur Bambang Priyo Wahyudi, Setyo Wasmen Manalu Watanabe, Seiichi Wildan Nurussalam, Wildan Yandes, Zulfa Yani Hadiroseyani Yulfiperius, nFN Yulfiperius, Yulfiperius Yulia Sistina Yulintine, Yulintine Yulvian Sani Yuni Puji Hastuti Yunizar Ernawati Yusfiati, nFN Yusnarti Yus Zairin Junior