Articles

Found 31 Documents
Search

POLA ALIH TUTUR ANAK REMAJA DI DESA SABANG KECAMATAN DAMPELAS Afandi, Ahmad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah pola alih tutur anak remaja di desa Sabang, Kecamatan Dampelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur anak remaja dengan menggunakan pasangan ujaran terdekat dan alokasi giliran bicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori Milles dan Huberman. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis. Tahapan analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola alih tutur remaja di desa Sabang Kec. Dampelas sering melanggar kaidah-kaidah dalam berbicara seperti ketidaksopanan berbicara, ujaran tanggapan yang dimunculkan berupa ujaran senda gurau, dan ujaran penolakan yang begitu kasar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran tersebut yaitu faktor lingkungan, kepribadian, dan emosional.
POLA ALIH TUTUR ANAK REMAJA DI DESA SABANG KECAMATAN DAMPELAS Afandi, Ahmad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah pola alih tutur anak remaja di desa Sabang, Kecamatan Dampelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur anak remaja dengan menggunakan pasangan ujaran terdekat dan alokasi giliran bicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori Milles dan Huberman. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis. Tahapan analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola alih tutur remaja di desa Sabang Kec. Dampelas sering melanggar kaidah-kaidah dalam berbicara seperti ketidaksopanan berbicara, ujaran tanggapan yang dimunculkan berupa ujaran senda gurau, dan ujaran penolakan yang begitu kasar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran tersebut yaitu faktor lingkungan, kepribadian, dan emosional.
POLA ALIH TUTUR ANAK REMAJA DI DESA SABANG KECAMATAN DAMPELAS Afandi, Ahmad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah pola alih tutur anak remaja di desa Sabang, Kecamatan Dampelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur anak remaja dengan menggunakan pasangan ujaran terdekat dan alokasi giliran bicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori Milles dan Huberman. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis. Tahapan analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola alih tutur remaja di desa Sabang Kec. Dampelas sering melanggar kaidah-kaidah dalam berbicara seperti ketidaksopanan berbicara, ujaran tanggapan yang dimunculkan berupa ujaran senda gurau, dan ujaran penolakan yang begitu kasar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran tersebut yaitu faktor lingkungan, kepribadian, dan emosional.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA SMP Afandi, Ahmad
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2013): Periode Bulan Oktober
Publisher : Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.705 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  keefektifan  pembelajaran matematika dengan pendekatan  Inkuiri terbimbing ditinjau dari  kemampuan pemecahan masalah matematis  siswa SMP Negeri 2 KotaTernate. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-experimental designs, yang terdiri atas satu  kelompok  eksperimen. Populasi dalam penelitian ini  adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan cara memilih  1 kelas dari 8 kelas VII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Adapun sampel yang dipilih adalah  siswa kelas VII4 sebagai kelas yang akan diberikan perlakuan dengan pendekatan Inkuiri terbimbing. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes yang terdiri atas soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Untuk mengetahui keefektifan pendekatan Inkuiri terbimbing pada  variabel kemampuan pemecahan masalah  digunakan one samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pendekatan  Inkuiri terbimbing efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah.
KARAKTERISASI KOMPONEN PLAT HARD DISK SEBAGAI MEDIA PENYIMPAN DATA Rismayani, Sinta; Suratman, Rochim; Afandi, Ahmad; W, Andoko; P, Tri; Idayanti, Novrita
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 7, No 1: OKTOBER 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Material - National Nuclear Energy Agency of

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.153 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2005.7.1.5019

Abstract

KARAKTERISASI KOMPONEN PLAT HARD DISK SEBAGAI MEDIA PENYIMPAN DATA. Plat merupakan komponen terpenting dalam suatu hard disk dikaitkan dengan fungsinya sebagai media penyimpan data. Pengujian komposisi material yang menyusun hard disk dalam percobaan ini dilakukan dengan menggunakan alat EDS (Energy Dispersive Spectometer). Pengujian strukturmikro dilakukan dengan Omniment mikroskop optik dan SEM. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan LECO Hardness Testing Maschine M-400-HI. Material penyusun lapisan hard disk dalam percobaan ini terdiri dari Ni 78%, P 13%, Cr 4% dan Co 5%. Sedangkan material substrat terdiri dari paduan logamAl-Mg. Pengujian hardness sebesar 72 VHN sesuai dengan karakteristik paduan Al-Mg. Pengamatan terhadap strukturmikro lapisan Al-Mg menunjukkan bentuk butiran equiaxial sehingga menggambarkan pembuatan lapisan ini menggunakan cara penekanan isostatik. Tebal lapisan di atas paduanAl-Mg adalah 10 μm, sedangkan strukturmikro lapisan tipis tidak berhasil diamati.
KIPRAH DAN SUMBANGSIH PEMIKIRAN PENDIDIKAN NAHDLATUL WATHAN DI PULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT Afandi, Ahmad
KALPATARU Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 1, No 1 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : History Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Di masa-masa awal keberadaannya, sistem pendidikan yang ditawarkan oleh Nahdlatul Wathan, yang merupakan sebuah organisasi sosial-keagamaan lokal Islam, mendapat respon yang sangat kecil dari orang-orang di Lombok. Ia bahkan terlihat kontroversial dalam beberapa kasus karena pola pendidikan yang diterapkannya bertentangan dengan model pendidikan lokal. Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah bagaimana lembaga-lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan Nahdlatul Wathan dapat bertahan hidup? Hasil studi ini menunjukkan bahwa pendidikan yang dipromosikan oleh Nahdlatul Wathan telah berhasil meyakinkan masyarakat mengenai beberapa hal penting. Pertama, bahwa makna pendidikan, tidak lain adalah proses memanusiakan peserta didik melalui bimbingan dan pengembangan potensinya guna menghadapi masa depan. Kedua, pendidikan memberikan kontribusi kepada penyebaran nilai-nilai positif dan berfungsi sebagai pembentukan intelektualitas, kreativitas dan kemampuan. Ketiga, tujuan akhir dari pendidikan adalah untuk mencapai kesejahteraan di dunia dan akhirat. Keempat, guru memiliki tanggung jawab untuk menempa murid mereka untuk mencapai tujuan pendidikan. Selain itu, guru dalam konsep Nahdlatul Wathan haruslah menguasai ilmu pengetahuan dan memiliki standar moral dan spiritual yang tinggi. Kelima, peserta didik hendaknya tinggal di lingkungan yang baik sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan sukses. Kata kunci: Nahdlatul Wathan, pendidikan nilai
Pendekatan Open-ended dan Inkuiri Terbimbing ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah dan Representasi Multipel Matematis Afandi, Ahmad; Wustqa, Dhoriva Urwatul
PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: Juni 2013
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan open-ended dan inkuiri terbimbing ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan representasi multipel matematis. Peneli-tian ini juga mendeskripsikan perbedaan keefektifan pendekatan open-ended dan inkuiri terbimbing ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan representasi multipel matematis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu, yang terdiri atas dua kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Untuk menge-tahui keefektifan pendekatan open-ended dan inkuiri terbimbing pada variabel kemampuan pemecahan masalah dan representasi multipel matematis digunakan uji one samples t-test. Selanjutnya dilakukan uji Mancova untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara kedua kelompok, dan dilanjutkan dengan uji lanjut yaitu uji Fisher Hayter untuk mengetahui pendekatan mana yang lebih efektif. Hasil peneli-tian menunjukkan bahwa pendekatan open-ended dan inkuiri terbimbing efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan representasi multipel matematis siswa. Selain itu, hasil penelitian me-nunjukan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended tidak lebih efektif dari pendekatan inkuiri terbimbing ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis dan pende-katan open-ended lebih efektif dari pendekatan inkuiri terbimbing ditinjau dari kemampuan represen-tasi multipel matematis.Kata Kunci: pendekatan open-ended, pendekatan inkuiri terbimbing, kemampuan pemecahan masa-lah matematis, kemampuan representasi multipel matematis. Open-Ended and Guided Inquiry Approach in Terms of Problem Solving and Multiple Representation Mathematics Abilities AbstractThis study aims to describe the effect of open-ended approach and guided inquiry approach in each term of student’s mathematics problem solvingand multiple representation mathematics abili-ties. This study is to describe a difference in the effectiveness of open-ended approach and guided inquiry approach in term of problem solvingand multiple representation mathematics abilities. This study is a quasi-experimental research study, using two experimental groups. The research population comprised all grade VII students of SMP Negeri 2 Ternate City. To find out the effectiveness of open-ended approach and guided inquiry approach in terms of variable mathematics problem solvingand multiple representation mathematics abilities one samples t-test was used, Mancova test to find out the difference in effectiveness between the two groups, and a post-hoc Fisher Hayter test to reveal which approach was more effective. The results of the study show that open-ended approach and guided inquiry approach is effective in terms of mathematics problem solvingand multiple representation mathematics abilities of the students. The results of the study also show that open-ended approach is not more effective than the guided inquiry approach in terms of students mathematics problem solvingabilities; and open-ended approach is more effective than the guided inquiry approach in terms of multiple representation mathematics abilities.Keywords: open-ended approach, guided inquiry approach, mathematics problem solvingabilities, multiple representation mathematics abilities.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PADA ASPEK MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Nugroho, Wahyu; Afandi, Ahmad; Abdullah, In Hi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014): Periode Bulan Oktober
Publisher : Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.37 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Minat belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran pemecahan masalah; (2) Pembelajaran pemecahan masalah lebih baik dari pembelajaran konvensional pada aspek minat belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII pada SMP Negeri 2 Kota ternate, dan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VIII-8 dan VIII-9 yang masing-masing berjumlah 28 dan 23 siswal. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket minat. Hasil angket sesudah pembelajaran diperoleh sebanyak 18 ( 64,29%) siswa berkategori tinggi dan 10 siswa ( 35,71% ) berkategori minat sedang. Pengujian hipotesis menggunakan uji indenpendent sampel test diperoleh nilai thitung = 3,70 dan pada taraf signifikan 0,05, dan dk = (n - 1) diperoleh ttabel = 2,01. Karena thitung > ttabel sehingga Ha diterima dan H0 ditolak artinya penerapan pembelajaran pemecahan masalah lebih baik pada aspek minat belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran pemecahan masalah lebih baik dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa.
PERBANDINGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN REPRESENTASI MULTIPEL MATEMATIS Afandi, Ahmad
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014): Periode Bulan April
Publisher : Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.01 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  keefektifan  pendekatan  open-ended dan inkuiri  terbimbing ditinjau dari  kemampuan pemecahan masalah dan representasi multipel matematis. Penelitian ini juga mendeskripsikan perbedaan keefektifan  pendekatan  open-ended dan inkuiri  terbimbing ditinjau dari  kemampuan pemecahan masalah dan  representasi multipel matematis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu, yang terdiri atas dua kelompok  eksperimen. Populasi dalam penelitian ini  adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Untuk mengetahui keefektifan pendekatan  open-ended dan inkuiri terbimbing pada  variabel kemampuan pemecahan masalah dan  representasi multipel matematis digunakan uji one samples t-test. Selanjutnya dilakukan uji Mancova untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara kedua kelompok, dan dilanjutkan dengan uji lanjut yaitu uji Fisher Hayter  untuk mengetahui pendekatan  mana yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan  open-ended dan  inkuiri terbimbing efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah   dan  representasi multipel matematis siswa. Selain itu, hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan  open-ended tidak lebih  efektif dari pendekatan  inkuiri terbimbing ditinjau dari  kemampuan pemecahan masalah matematis dan pendekatan  open-ended lebih efektif dari pendekatan  inkuiri terbimbing ditinjau dari kemampuan representasi multipel matematis.
PROFIL PENALARAN DEDUKTIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN PERBEDAAN GENDER Afandi, Ahmad
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2016): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.391 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penalarandeduktif siswa SMP dalam menyelesaikan masalah geometriberdasarkan perbedaan gender. Penalaran deduktif pada penelitian inimengacu pada pernyataan umum, pernyataan khusus, dan melakukanpenarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 siswa kelasVIII SMP. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberiantugas dan wawancara.Hasil penelitian, (1) profil penalaran deduktifsiswa laki-laki. Pada langkah merencanakan penyelesaian masalah;subjek dapat merumuskan pernyataan umum dengan menyebutkanpernyataan yang digunakan untuk menjawaban soal yang diberikan,subjek dapat merumuskan pernyataan khusus dengan menyebutkanpernyataan logis yang mengacu pada pernyataan umum berdasarkansoal yang diberikan, dan subjek dapat melakukan penarikan kesimpulandengan menetapkan strategi untuk menjawab soal yang diberikan. Padalangkah melaksanakan rencana penyelesaian masalah; subjek dapatmerumuskan pernyataan umum dengan menggunakan pernyataan yangdigunakan untuk menjawab soal yang diberikan. (2) profil penalarandeduktif siswa perempuan. Pada langkah merencanakan penyelesaianmasalah; subjek dapat merumuskan pernyataan umum denganmenyebutkan pernyataan yang digunakan untuk menjawaban soal yangdiberikan. Pada langkah melaksanakan rencana penyelesaian masalah;subjek dapat merumuskan pernyataan umum dengan menggunakanpernyataan yang digunakan untuk menjawab soal yang diberikan,subjek tidak dapat merumuskan pernyataan khusus, dan subjek dalammelakukan penarikan kesimpulan tidak sesuai dengan strategi yangtelah ditetapkan pada langkah merencanakan penyelesaian masalah.