Hari Agung Adrianto
Institut Pertanian Bogor

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dengan Metode the Open Group Architecture Framework (Toga F)

Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol 16, No 3 (2011): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.126 KB)

Abstract

The personnel administration process for functional staff follow bureaucratic procedures that is time consuming and often difficult to monitor. Further, the process will be prolonged if the process is handled manually. These conditions are often limit staff managers at unit level, technical implementation unit (UPT), or functional staff who need the information timely in a precise and accurate format. Manual handling cannot support the information speed, because staffs have to manually track file(s) or documents in the chain of bureaucracy that is complex and tedious. Delays in the process of obtaining such information could lead toadverse consequences in financial terms if for instance the termination in functional status and monthly salary occurred. One solution to this problem is to develop an online personnel information system (SIMPEG) to accelerate personnel information services. The Design of the online SIMPEG development utilized the method of open group architecture framework (TOGAF) while the system development implemented prototype method. Further the prototype is tested using developed questionnaires. In general the results of this study contribute to personnel information service acceleration. The promotions process (KP) was accelerated to 66.67% i.e. from 11-12 months to 4-3 months. Personnel time off and personnel reinstated (ABK) also accelerated by 66.67% that is previously taken 5-6 months to 2 months. While the process of scholarship approval was accelerated by 50% compared to the old system which was 3-4 months to 2 months.Keywords: System analysis and design, human resources management information system, enterprisearchitecture, TOGAF.

Sistem Informasi Geografi Fasilitas Kota Bogor Berbasis Web Menggunakan ALOV Map

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.16 KB)

Abstract

Bogor Map which available until October 2008 is limited in presenting geographic location information in table and static map (image with JPEG or TIFF Format). The Map is also uncovering Bogor city completely. The information that given is not informative, for example the map cannot show the location of facility in the shape of point in Bogor geographic area.Geographic Information System of Bogor Facilities  develop as  a system which provide information about Bogor in the shape of complete vector data, web base, dynamic,  and interactive so that user can access the information by using internet connection and interact with the system directly. Information given  in the form of  spatial data and the attributes of Bogor , such as sub-district, village, street, river, government facility, public service, business center  and tourism.  The facility is represent in the form of  point on the polygon area. This system is develop by using ALOV Map version 0,96 as the application of webGIS java base, Ms Access  as database system, and Apache Tomcat as server. ALOV Map support complex SIG architecture and also could work with multilayer. The System provide some tools needed for the interaction with map, like choosing map domain, map theme, searching, see information related to the location, layer activation, map legend, zoom in, zoom out, select and hyperlink.

Pengembangan Data Warehouse Program Tracking Stasiun TV di Indonesia

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.491 KB)

Abstract

Stasiun TV berusaha untuk meningkatkan rating, share, dan jumlah penonton dengan memperhatikan biaya produksi yang dikeluarkan. Data stasiun TV yang berisi rating, share, jumlah penonton, dan biaya produksi adalah data program tracking. Data program tracking diterima stasiun TV dari perusahaan penyedia data setiap minggu. Data acara tersebut menjadi acuan dalam menganalisis potensi sebuah acara. Untuk memudahkan proses analisis, maka dibuat data warehouse yang merupakan tempat penyimpanan data yang terintegrasi, multidimensi, dan menampilkan data dalam suatu bentuk yang diharapkan akan memudahkan proses analisis dalam pembuatan keputusan. Hasil dari penelitian ini adalah suatu data warehouse untuk data program tracking dan suatu OLAP browser yang mempunyai fasilitas untuk menambah data yang datang setiap minggunya dan  visualisasi berupa tabel pivot dan diagram batang dalam menampilkan data numerik dan tabel relasional untuk menampilkan data kategorik. Visualisasi ini dibuat untuk mempermudah pengguna dalam melihat data dalam proses analisis.

Pengembangan Data Warehouse untuk Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Timur

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan merupakan salah satu aset penting negara yang selain untuk sumber devisa, hutan juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan alam serta ekosistem di sekitarnya. Namun dalam beberapa dekade ini sering terjadi kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kerugian ekonomis dan kerusakan lingkungan. Kalimantan Timur sebagai daerah yang memiliki tingkat kebakaran hutan yang tinggi dengan jumlah kerugian yang tidak ternilai perlu mendapat perhatian lebih. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kebakaran pada masa mendatang adalah deteksi awal yang dapat diperoleh dengan adanya suatu sistem peringatan dini seperti Tingkat Bahaya Kebakaran yang perhitungannya berdasarkan metode Keetch-Byram Drought Index (KBDI). Data KBDI didapatkan dari UPTD-PKHL (Unit Pelaksana Teknis Dinas-Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan) yang dikirimkan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) setiap minggu. Data ini digunakan sebagai tolok ukur dalam melakukan pencegahan dini dan sebagai pendukung pemenuh kebutuhan sistem informasi bahaya kebakaran lainnya. Dengan demikian perlu adanya data warehouse sebagai sebuah sistem yang dapat menampung data tersebut secara terintegrasi dan terstruktur dengan baik. Dengan data warehouse pengguna data dapat melakukan analisis data sesuai kebutuhan dan diharapkan dapat membantu dalam memfasilitasi manajemen pembuat keputusan akhir. Penelitian ini bertujuan untuk membuat data warehouse dengan menggunakan metode pengembangan data warehouse tiga tingkat yang terdiri dari: pemodelan, pembangunan dan penyebaran. Data yang digunakan adalah data iklim dengan menggunakan perhitungan KBDI. Hasil akhir dari penelitian ditampilkan melalui sebuah antarmuka OLAP Browser Pro 3.0 yang menampilkan tabel dan berbagai visualisasi grafik yang berbeda serta fasilitas untuk mencetak gambar. Adanya beberapa pilihan visualisasi grafik dan fasilitas lainnya diharapkan dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian informasi. Keywords : Forest Fire, data warehouse, Multidimensional OLAP, Star schema, Kubus data, data cube.

Penggunaan Kualitas Citra Warna Menggunakan Metode Bilateral Filter

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini, banyak metode yang telah diterapkan untuk menapis derau pada citra dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas citra tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan salah satu metode tersebut, yaitu metode bilateral filter. Metode bilateral filter merupakan metode perbaikan kualitas citra non-linier yang bersifat adaptif. Metode ini merupakan gabungan dari dua metode filter, yaitu domain filter dan range filter. Gabungan dari keduanya memungkinkan perbaikan kualitas yang lebih efektif terhadap citra yang terdegradasi oleh derau. Metode bilateral filter menggunakan dua jenis pembobotan terhadap piksel pada citra sehingga menghasilkan perhitungan yang lebih akurat dibandingkan dengan metode-metode sebelumnya, misalnya metode median filter dan average filter (yang akan dibandingkan hasilnya dalam penelitian ini). Bobot yang pertama dalam metode bilateral filter adalah bobot spasial, yaitu menghitung kedekatan piksel secara geometris, sedangkan bobot kedua adalah bobot fotometrik yang mengukur perbedaan intensitas warna antara piksel pada citra. Kedua perhitungan bobot ini akan menghasilkan nilai bobot yang efektif karena memperhitungkan kedekatan jarak antar piksel dan perbedaan intensitas warna di antara piksel. Pada hasil penelitian ini, dapat diperlihatkan bahwa metode bilateral filter lebih efektif daripada metode median filter dan average filter dalam penapisan derau Gaussian dan Speckle. Pada penapisan derau Gaussian, metode bilateral filter memiliki nilai PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) rata-rata terbaik sebesar 28.93, sedangkan nilai PSNR rata-rata untuk metode median filter dan average filter adalah sebesar 27.45 dan 28.67. Pada penapisan derau speckle, metode bilateral filter memiliki nilai PSNR rata-rata terbaik sebesar 31.45, sedangkan nilai PSNR rata-rata untuk metode median filter dan average filter adalah sebesar 27.22 dan 29.89. Namun pada penapisan derau Salt & Pepper, metode median filter lebih efektif dibandingkan kedua metode lainnya, dengan nilai PSNR rata-rata sebesar 38.76, sedangkan nilai PSNR rata-rata terbaik untuk metode bilateral adalah 28.01 dan PSNR rata-rata untuk metode average filter adalah 26.04. Keywords : Image processing, image niose, bilateral filter.

Penerapan Teknik Klasifikasi Dengan Algoritma Ant Colony Optimization Untuk Data Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dikembangkan suatu aplikasi data mining yang dapat menemukan aturan-aturan klasifikasi pada data Uji Emisi Kendaraan Bermotor 2002-2005 di Jakarta yang diperoleh dari BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah) DKI Jakarta. Aturan klasifikasi akan menentukan lulus (L) atau tidak lulus (TL) emisi kendaraan bermotor. Aturan tersebut akan dibandingkan dengan aturan yang terdapat pada BPLHD. Proses data mining dalam aplikasi yang digunakan pada penelitian ini adalah algoritma AntMiner dan Ant_Miner3. Dari penggunaan 10-fold cross validation untuk pembagian training set dan test set dengan parameter no_of_ants: 1500, min_cases_per_rule: 10, maxuncoveredcases: 10, dan no_rules_converg: 10 didapatkan bahwa akurasi Ant_Miner3 (97.92 %) lebih tinggi dibandingkan AntMiner (92.10 %). Pada Ant_Miner3, diperoleh akurasi tertinggi pada percobaan ke-5 yaitu 99.48 %, error rate 0.52% dan jumlah aturan sebanyak 8 aturan. Di lain pihak, untuk Ant_Miner, diperoleh akurasi tertinggi pada percobaan ke-2 sebesar 97.92%, error rate 2.08% dan jumlah aturan sebanyak 16 aturan. Dari 16 aturan yang dihasilkan Ant Miner terdapat 2 aturan yang mendekati aturan yang terdapat pada BPLHD. Aturan tersebut memiliki term untuk atribut CO dan HC. Di lain pihak, dari 8 aturan yang dihasilkan Ant_Miner3 terdapat 7 aturan yang sama dengan aturan yang terdapat pada BPLHD. turan klasifikasi yang dihasilkan Ant_Miner3 lebih banyak memiliki kesamaan dengan aturan yang dihasilkan BPLHD dibandingkan Ant_Miner, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ant_Miner3 menghasilkan aturan yang lebih baik dibandingkan AntMiner. Aturan klasifikasi yang dihasilkan algoritma AntMiner atau Ant_Miner3 lebih sederhana dibandingkan aturan dari BPLHD. Hal ini dikarenakan algoritma Ant_Miner atau Ant_Miner3 menghasilkan aturan dengan simplicity rule yang tinggi (jumlah aturan dan jumlah term yang sedikit). Rule pruning pada algoritma AntMiner atau Ant_Miner3 akan menghasilkan aturan dengan simplicity rule yang tinggi, sehingga akan lebih mudah dipahami oleh pengguna. Kata kunci : Data mining, classification, AntMiner, Ant Colony Optimization

Peningkatan Kinerja Server Aplikasi Web GIS Berbasis PostgreSQL dan MapServer

Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi web GIS berbasis PHP MapScript dengan data geografis yang sangat besar sangatlah lama waktu loading-nya. Pada penelitian ini, kami melakukan scale-up server supaya bekerja secara optimal. Kami juga menggunakan teknik caching untuk mempercepat skrip PHP dan pembuatan gambar peta, masing-masing menggunakan Alternative PHP Cache (APC) dan TileCache. APC dapat digunakan sebagai opcode cache dan data cache untuk mempercepat aplikasi web berbasis PHP secara umum. Solusi TileCache menawarkan pembuatan gambar peta yang lebih cepat dan konsumsi sumber daya yang lebih sedikit.Kata kunci: Mapserver, PostgreSQL, server, TileCache, web GIS

Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dengan Metode the Open Group Architecture Framework (Toga F)

Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol 16, No 3 (2011): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1594.705 KB)

Abstract

The personnel administration process for functional staff follow bureaucratic procedures that is time consuming and often difficult to monitor. Further, the process will be prolonged if the process is handled manually. These conditions are often limit staff managers at unit level, technical implementation unit (UPT), or functional staff who need the information timely in a precise and accurate format. Manual handling cannot support the information speed, because staffs have to manually track file(s) or documents in the chain of bureaucracy that is complex and tedious. Delays in the process of obtaining such information could lead toadverse consequences in financial terms if for instance the termination in functional status and monthly salary occurred. One solution to this problem is to develop an online personnel information system (SIMPEG) to accelerate personnel information services. The Design of the online SIMPEG development utilized the method of open group architecture framework (TOGAF) while the system development implemented prototype method. Further the prototype is tested using developed questionnaires. In general the results of this study contribute to personnel information service acceleration. The promotions process (KP) was accelerated to 66.67% i.e. from 11-12 months to 4-3 months. Personnel time off and personnel reinstated (ABK) also accelerated by 66.67% that is previously taken 5-6 months to 2 months. While the process of scholarship approval was accelerated by 50% compared to the old system which was 3-4 months to 2 months.