Adlim Adlim
Jurusan Kimia FKIP Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh, 23111

Published : 37 Documents
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMANFAATAN RESIN KITOSAN-AMIN UNTUK RECOVERY EMAS DARI LIMBAH PENGOLAHAN EMAS Nasir, M.; Adlim, Adlim; Khaldun, Ibnu; Zulfikar, M. Ali
Jurnal Biologi Edukasi Vol 4, No 2 (2012): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.026 KB)

Abstract

Chitosan as a material of biological origin has recently been used for recovery of metal ions. This research aims to synthesize kitosan resin resulted by the reaction of kitosan with etilendamin. In the present work chitosan was cross-linked with glutardialdehyde and subsequently treated with epichlorohydrine and ethylene diamine. The resins CR-amine was found to contain 22.7% water content,  and were insoluble in organic solvents as well as in mineral and organic acids. The concentration values of the active sites on the resins are reported. The higher concentration of active sites of CR-amine 6.01 mmol/g indicates that the “en” moieties are covalently bonded to the cross-linked resin. Several chemical modification methods were tried in increasing the uptake capacity of cross-linked chitosan bead. Among them, aminated chitosan beads formed through the chemical reaction using ethylenediamine showed the highest uptake capacity for gold ions. Uptake capacity of aminated chitosan beads was increased to about 0.8 mmol Au3+ g-1 dry mass compared to that before modification. The increase of amine groups was confirmed by IR spectrum and measurement of amine concentration and surface condition on aminated chitosan bead was also confirmed by  SEM.
Memberdayakan Kemampuan Berpikir Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Reading Questioning And Answering (RQA) Mulyadi, Mulyadi; Adlim, Adlim; Djufri, Djufri
Biotik Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir mahasiswa melalui penyusunan pertanyaan. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester 4 Program studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh tahun akademik 2012/2013. Metode yang digunakan adalah metode resitasi menggunakan model pembelajaran Reading Questioning And Answering. Mahasiswa diminta untuk membaca topik perkuliahan kemudian menyusun pertanyaan yang substansial berdasarkan hasil bacaan. Materi yang ditugaskan adalah Bryophyta dan Pteridophyta. Tes kemampuan berpikir menggunakan rubrik dimensi pengetahuan dan dimensi proses kognitif Anderson dan Karthwohl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan berpikir kearah berpikir tingkat tinggi. Dengan demikian penerapan model Reading Questioning and Answering dapat meningkatkan kemampuan berpikir mahasiswa pada perkuliahan Botani Tumbuhan Rendah. Kata Kunci: Model RQA, Kemampuan Berpikir dan Menyusun Pertanyaan This study aimed at figuring out the increase of student thinking skills through the preparation of questions. The population of the research was all of four-semester students of Biology Department of Teacher Training and Education (Tarbiyah) Faculty of IAIN Ar-Raniry in academic year 2012/2013. The sample then selected 29 students. The method used was experimental research. The researcher taught by using Questioning Reading and Answering learning model. Students are asked to read the course topic and then prepare substantial questions from the reading. The assigned materials were Bryophyta and Pteridophyta. The test of thinking skill followed the rubric of knowledge dimensions and cognitive process dimensions of Anderson and Karthwohl. The results showed an increase in thinking ability of students toward the higher level thinking ability. Thus the application of the Reading Questioning and Answering model can improve thinking ability of students in Botany Cryptogamae course. Keywords: RQA Model, Thinking Skills and Construct Questions
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Z, Zulhelmi; Adlim, Adlim; Mahidin, Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.931 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif pada konsep termokimia terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas XI-IPA MAN Banda Aceh 1.Desain penelitian eksperimen semu (quasy exsperimen) dengan rancangan the pretest and posttest nonequivalent control group design. Data yang diperoleh dianalisis melalui pendekatan kuantitatif dengan uji statistik uji t dan N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan sebagai berikut: pemanfaatan media pembelajaran interaktif pada materi termokimia terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan tertinggi terjadi pada memfokuskan pertanyaan indikator dengan N-Gain sebesar 74,583% dan terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 76,75, dan kelas kontrol sebesar 70,5. dengan hasil analisis uji t sebesar thitung 2,107 > ttabel 2,093, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif pada materi termokimia terdapat perbedaan nyata terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa
Pembelajaran Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Proses Sains pada Pokok Bahasan Larutan Penyangga Sarlivanti, Sarlivanti; Adlim, Adlim; Djailani, Djailani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 2, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.767 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan pembelajaran praktikum berbasis  inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa pada konsep larutan penyangga di SMA. Populasi siswa kelas XI SMAN X Kota Lhokseumawe, dua kelas diambil secara acak dari 6 kelas terdiri atas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa perkelas. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal dan tes akhir untuk keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains, lembar observasi untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran serta angket untuk mengetahui tanggapan siswa dan guru terhadap penggunaan pembelajaran praktikum berbasis  inkuiri terbimbing. Hasil uji t  menunjukkan penggunaan model pembelajaran  praktikum berbasis  inkuiri terbimbing pada materi larutan penyangga secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa  dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran praktikum konvensional. Hal ini ditunjukan dari N-gain yang dinormalisasi keterampilan berpikir kritis untuk kelas eksperimen sebesar 0,66 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,53. Begitu juga dengan N-gain yang dinormalisasi keterampilan proses sains kelas eksperimen sebesar 0,70 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,46.
Perbedaan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penerapan Media Pembelajaran Laboratorium Virtual Pada Konsep Sistem Pernapasan Manusia Di SMA Negeri Unggul Sigli Fonna, Teuku Musreza; Adlim, Adlim; Ali S, Muhammad
Biotik Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Biotik
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran konvensional dan penggunaan media laboratorium laboratorium virtual pada konsep sistem pernapasan manusia. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan pretest-postest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI semester dua berjumlah 50 orang siswa SMA yaitu 25 orang kelas XI.A dan 25 orang kelas XI.B di SMA Negeri Unggul Sigli Kabupaten Pidie. Pembelajaran di kelas eksperimen dilakukan dengan menggunakan media (software) virtual lab, sedangkan kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional dan masing-masing kelas digunakan model Pembelajaran Langsung. Efektifitas penerapan Laboratorium virtual terhadap keterampilan berpikir kritis dianalisis dengan menggunakan tes berupa uraian yang dilakukan dengan uji-t (Independent Samples t-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit. 5,507 > ttab. 2,011. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan penerapan pembelajaran dengan menggunakan media laboratorium virtual terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada konsep sistem pernapasan manusia. Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Laboratorium Virtual, dan Sistem Pernapasan Manusia This research aims to determine the differences in critical thinking skills of students who taking conventional learning and virtual labs on the concept of the human breathing system. The method used is an experimental method by design pretest-posttest control group design. The research population is high school students at class XI in the second semester of school time. Two classes with 25 students each were chosen purposively for experiment and control class. The experimental classed was taught by using learning media of virtual laboratory software, while the control class was taught with conventional learning and both classes were applied the Direct Instruction Model. Pretest and posttest on critical thinking skills and cognitive learning outcomes of the students in both classes were compared and analyzed by using a test; essay and multiple-choice performed with t-test (Independent Samples t-Test). The results showed that there was significant improvement of critical thinking skills (tcount 5, 507 > ttable 2,011) students that learned through media of virtual laboratory software. Thus, there is a significant difference in the application of virtual laboratory software on students critical thinking skills on the concept of the human breathing system. Keywords: Critical Thinking Skills, Virtual Laboratory, and The Human Breathing System
Pembelajaran Sistem Reproduksi Manusia Dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Sikap Siswa MAN Darussalam Aceh Fuadi, Tuti Marjan; Adlim, Adlim; Sabri, Mustafa
Biotik Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Biotik
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran sistem reproduksi manusia dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan pemahaman konsep dan sikap siswa. Penelitian ini didesain dengan metode Quasi Experiment dengan One Group Pretest-Postest Design. Penelitian dilaksanakan di MAN Darussalam Aceh Besar kelas XI IPA 1 yang melibatkan 23 siswa dan lima observer serta satu guru biologi. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa modul untuk pembelajaran sistem reproduksi manusia dengan pendekatan CTL terdiri dari tujuan pembelajaran, pokok bahasan, contoh kasus, uraian materi dan evaluasi yang dilengkapi dengan LKS/pedoman untuk aktivitas konstruktivisme, inkuiri, masyarakat belajar, bertanya, pemodelan, refleksi dan penilaian sebenarnya. Berdasarkan tanggapan dari peserta didik dan guru dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran sistem reproduksi manusia dengan pendekatan CTL telah mampu mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi kehidupan nyata siswa. Siswa dapat membangun pengetahuan melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar dan pemahaman mereka tentang konsep sistem reproduksi manusia meningkat (N-gain = 71%) dan dapat meningkatkan sikap terhadap sistem reproduksi (N-gain = 50%). Kata Kunci: Sistem Reproduksi Manusia, Contextual Teaching and Learning, Pemahaman Konsep dan Sikap Siswa. This study was conducted to apply Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to human reproductive system to improve students understanding of concepts and attitudes. This study was designed with Quasi Experimental methods by One Group Pretest-posttest design. It was conducted in MAN Darussalam Aceh Besar class XI IPA 1 involving 23 students and five observer as well as a biology teacher. The results of this study found that the design of modules for teaching human reproduction system with CTL approach consists of learning objectives, subject matter, case examples, description and evaluation materials. Learning CTL have 7 activities which must be applied in teaching learning process namely constructivism, inquiry, learning society, questioning, modelling, reflection and authentic assessment. Based on the feedbacks got from students and teachers, it can be concluded that the application of CTL approach to the concept of the human reproductive system have been able to relate the material taught to students real life situations. Students can construct knowledge through active involvement in the learning process. Their understanding of the concept of the human reproductive system was increases. Keywords: Human Reproduction System, Contextual Teaching and Learning, Concept Understanding and Attitude
PENGEMBANGAN MODUL KOMPOS TERINTEGRASI KONSEP KIMIA SEBAGAI BAHAN AJAR UNTUK SISWA PROGRAM AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (ATP) SMKN ACEH TIMUR Jofrishal, Jofrishal; Adlim, Adlim; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 2, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.919 KB)

Abstract

Kurikulum pembelajaran di SMK merupakan kurikulum yang menggabungkan mata pelajaran adaptif, normatif dan produktif. Kelompok mata pelajaran tersebut diharapkan agar saling mendukung dan saling melengkapi, namun pada kenyataannya kedua kelompok pelajaran tersebut tidak saling mendukung sehingga terjadi kesenjangan antara pelajaran adaptif dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan modul pembelajaran untuk pelajaran produktif (teknik pengomposan) yang mengintegrasikan konsep pelajaran adaptif (kimia), (2) mengumpulkan tanggapan guru dan siswa terhadap modul, (3) penilaian kualitas modul oleh ahli, (4) uji efektivitas modul. Metode penelitian mencakup pengembangan modul kimia kompos dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari analisis kebutuhan modul, perancangan modul, pengembangan modul, implementasi modul dan evaluasi modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% guru dan 85% siswa memberikan respon positif terhadap modul, penilaian ahli untuk kualitas modul menunjukkan skor sebesar 3,36 (baik), dan uji efektivitas modul menunjukkan kriteria sangat baik, hasil ini diukur dari hasil tes belajar siswa dengan perolehan nilai rata-rata total sebesar 87 (sangat baik). 
PENGARUH PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM REMEDIAL TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP ALAT-ALAT OPTIK PADA SISWA SMA Riesyaputra, Riesyaputra; Adlim, Adlim; Mursal, Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.767 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan facebook sebagai mediae-learning pada program remedial teaching terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kuasi eksperiment dengan desain pretes dan postes group untuk kelas eksperimen dan  kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas x semester 2 pada salah satu SMA, di kabupaten Aceh Tengah  yang mengikuti program remedia teaching untuk kompetensi alat-alat optik. Subjek penelitian dikelompokkan atas dua kelas masing-masing kelas ekperimen dan kelas kontrol berdasarkan proporsi peringkat nilai tes, dengan teknik probability sampling secara simple random sampling dengan cara mengundi secara acak.Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes angket dan tes penguasaan konsep. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program Windows Microsoft Office Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan moivasi belajar dan tingkat penguasan konsep secara signifikan pada kelas ekperimen dibanding terhadap kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan pemanfaatan pengguanaan facebook sebagai media e-learning terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SUHU DAN KALOR BERBASIS MASALAH UNTUK SMA DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Hadiya, Izkar; Halim, Abdul; Adlim, Adlim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul yang dikembangkan untuk meningkatkan minat belajar siswa, mengetahui keunggulan dan kelemahan modul dan keterlaksanaan pembelajaran dengan modul. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dan desain penelitian untuk menguji efektifitas adalah one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Peminatan MIPA SMA N 1 Peusangan dan kelompok sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah data penilaian modul oleh ahli materi, ahli media, guru dan siswa, data pengukuran minat belajar siswa sebelum dan setelah pembelajaran dengan modul, data hasil observasi kegiatan pembelajaran siswa dan informasi dari hasil wawancara dengan guru tentang pelaksanaan pembelajaran dengan modul. Efektivitas modul ditentukan melalui uji statistik t berkorelasi untuk gain rata-rata minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan setelah penerapan modul. Analisis terhadap keunggulan dan kelemahan modul didapatkan bahwa modul dapat menciptakan pembelajaran aktif dengan pendekatan ilmiah bagi siswa tetapi harus didukung oleh peran serta guru dan kelengkapan fasilitas sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan modul adalah sangat baik.
RELEVANSI KURIKULUM DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERINTEGRASI MAHASISWA KIMIA, FISIKA, BIOLOGI DAN MATEMATIKA Nuzulia, Nuzulia; Adlim, Adlim; Nurmaliah, Cut
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.491 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan KPS terintegrasi antara mahasiswa prodi pendidikan biologi, kimia, fisika pada tahun 2015, 2014, dan 2013; perbedaan KPS terintegrasi antar mahasiswa prodi pendidikan biologi, kimia, fisika dengan prodi pendidikan matematika. Populasi penelitian ini berjumlah 813 mahasiswa dari tahun 2015, 2014, dan 2013. Sampel  penelitian ini berjumlah 360 mahasiswa. Instrumen penelitian ini adalah soal tes KPS terintegrasi dan wawancara tertutup. Teknik analisis data menggunakan avova one way dan t-test.  Berdasarkan hasil uji hipotesis Ha (1) dengan anova one way, Fh < Ftab yaitu  0,97 < 3,04 pada taraf 5% menunjukkan tidak adanya perbedaan KPS terintegrasi antara jurusan kimia, fisika, dan biologi. Matakuliah  praktikum saja tidak cukup meningkatkan KPS mahasiswa tanpa adanya indikator yang dirancang dalam setiap praktikum mahasiswa. Uji Ha (2) dengan uji t-test diperoleh  t hit < - ttab (-8,44 <-5,194), Ha diterima maka ada perbedaan antara jurusan fisika, kimia, dan biologi yang memiliki mata kuliah praktikum dan matematika yang tidak memiliki mata kuliah praktikum.