Rabiyatul Adawiyah
Faculty of Dakwah and Communications, State Institute of Islamic Studies Imam Bonjol Padang

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PESAN DALAM FILM PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN; PERSPEKTIF GENDER

Kafa`ah: Journal of Gender Studies Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender is a culture that is developed in the society that set up the way of life among men and women who sometimes cause inequality and injustice. The film of Perempuan Berkalung Sorban tells about a women struggle to achieve the gender equality in social status, education and acquire the authority and opportunities as a man. The women struggle in maintaining the gender equality is caused by many discrimination that are received from men unfairly. The discrimination is received by a woman in a boarding school environment that is interpreted verbally. Keywords : Message of analysi, film and genderCopyright © 2012 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v2i2.57

ANALISIS NILAI-NILAI KEHIDUPAN DAN KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SANDIWARA LANGIT KARYA ABU UMAR BASYIER (KAJIAN PRAGMATIK)

JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.531 KB)

Abstract

The problem in this study is how the value of life and character of the characters in the novel Sandiwara Langit by Abu Umar Basyier in terms of pragmatic ?. The purpose of this study is to describe the value of life and character of the characters in the novel Sandiwara Langit by Abu Umar Basyier in terms of pragmatic. Qualitative research method is a method commonly used in the types of social science research, humanities, and the science of law. Research on a literary work is a research in the realm of humanities. That is the reason the qualitative method is appropriately used in the research process of the novel Sandiwara Langit by Abu Umar Basyier. In addition, qualitative methods can provide detailed details about unknown phenomena in the object of research. Sources of data in this study is a novel Sandiwara Langit by Abu Umar Basyier which amounted to 211 pages. The results of the data analysis concluded that the value of life and character of the characters in the novel Sandiwara Langit by Abu Umar Basyier pragmatic views in terms of 1) the religious / religious values ​​of religious values ​​contained in the novel depicted on the figure of Rizqaan who always cling to the teachings of religion and he always apply religious values ​​to their daily life, 2) cultural values ​​that is the existence of special vocations between husband and wife that will make them closer and their relationship more harmonious, 3) moral value that is the value depicted on the figure of Rizqaan and Halimah who is a steadfast, obedient and obedient husband and wife and 4) Social value is a value that refers to the relationship of individuals with other individuals in a society. How one should behave, how they solve problems, and deal with certain situations are also included in social values.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI MAKNA PUISI KEPAHLAWANAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DISCOVERY PADA SISWA KELAS X MAN 1 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2015-2016

JURNALISTRENDI Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi merupakan salah satu hasil karya sastra yang dapat menjadi wahana curahan perasaan pengarang, ide serta dapat pula sebagai media untuk menyuarakan hati nuraninya. Pengungkapan bahasa dalam puisi sering menggunakan makna-makna simbolis, sehingga tidak jarang terjadi penafsiran makna yang berbeda-beda dalam memaknai puisi. Karena itu untuk memahami makna puisi yang penafsirannya berbeda beda tersebut maka diperlukan langkah-langkah tertentu dalam memahami makna yang terkandung dalam sebuah puisi. Dalam hal ini penulis tertarik untuk menggunakan discovery sebagai media pembelajaran dalam mengatasi kesulitan siswa dalam memahami makna puisi karena penulis melaksanakan penelitian dengan judul Peningkatan Kemampuan Memahami Makna Puisi Kepahlawanan dengan Menggunakan Media Discovery pada Siswa Kelas X MAN 1  Mataram Tahun Pelajaran 2015-2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan  kemampuan memahami makna puisi dengan menggunakan media  discovery Siswa Kelas X MAN 1  Mataram Tahun Pelajaran 2015-2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya Siswa Kelas X MAN 1  Mataram Tahun Pelajaran 2015-2016. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dipakai adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data, maka disimpulkan bahwa media discovery dapat meningkatkan kemampuan Siswa Kelas X dalam memahami makna puisi kepahlawanan. Kelompok siswa berkemampuan tinggi meningkat dari 33,33% menjadi 77,77%, sedangkan kelompok siswa berkemampuan sedang menurun dari dari 66,66% menjadi 22,22%. Indeks kemampuan kelompok (IPK) siswa meningkat dari 62,22 menjadi 76,38.

LITERASI VISUAL MAHASISWA KESEHATAN UNW MATARAM DALAM TUGAS PIDATO

JURNALISTRENDI Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.412 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan literasi visual mahasiswa kesehatan dalam mengerjakan tugas Matakuliah Bahasa Indonesia materi berbicara formal dengan sup topik berpidato.  Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan UNW Mataram. Pengumpulan data dengan cara observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuatitatif. Kegiatan literasi visual mahasiswa terwujud dalam kegiatan menunjuk pada kemampuan untuk menafsirkan pesan yaitu kemampuan mengurai makna (menafsirkan) visual, untuk mengajarkan kemampuan memahami dan menafsirkan gambar perlu diketahui beberapa hal yang mempengaruhinya yaitu usia, budaya dan preferensi (kesukaan) anak. Yang kedua adalah Kemampuan menyandikan (membuat) visual. Membuat gambar-gambar dengan makna tertentu merupakan kemampuan lebih lanjut dari literasi visual. Untuk memproduksi gambar tentu saja seseorang akan dituntut untuk mengaktifkan kemampuan berpikir dan berimajinasi. Di era teknologi telah banyak program berbasis kumputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan literasi visual untuk pidato sebanyak 47%, mahasiswa yang menggunakan kegiatan membaca dan menulis (literasi) untuk berpidato di kelas mencapai 53%. Hasil penelitian tersebut mahasiswa mempunyai beberapa kendala pada saat berliterasi visual tentu disebabkan kurangnya membaca dan menulis serta kemampuan menginterpretasikan makna media visual yang akan dijadikan bahan untuk berpidato, kemampuan berpidato mahasiswa berasal dari dalam diri mahasiswa dan dari luar atau lingkungan sekitar. Kendala yang berasal dari dalam diri mahasiswa secara umum dikarenakan malas, kurang motivasi, tidak fokus, lelah dan jenuh, tidak ada ide dalam menulis, sulit menyusun kata dan kalimat,dan bingung, sedangkan yang berasal dari lingkungan sekitar antara lain suasana lingkungan yang kondusif.  

Pengaruh Metode Hermeneutikdalam Penguasaan Figuratif Terhadap Kemampuan Mengapresiasi Puisi Pada Peserta Didik MAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018

P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.158 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode hermeneutik dalam penguasaan bahasa figuratif terhadap kemampuan mengapresiasi puisi pada peserta didik di MAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan metode tes. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas X Mia sebanyak 30 peserta didik di MAN 2 Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel bertujuan atau purposive sample. Analisis data menggunakan rumus t = tes dapat diketahui angka pengaruh metode hermeneutik dalam penguasaan bahasa figuratif. Hasil penelitian dengan taraf signifikan 5% dengan t hitung adalah 3.17 dan t tabel sebesar 1,782. Ini menunjukkan bahwa nilai  t hitung (3.17)>nilai t tabel (1,782) sehingga ada pengaruh  metode hermeneutik dalam penguasaan bahasa figuratif terhadap kemampuan mengapresiasi puisi pada peserta didik MAN 2 Mataram. Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima.