Articles

Found 12 Documents
Search

MENANAMKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN BUDAYA BELAJAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARANDENGAN METODEINFORMATION SEARCH PADA MATA KULIAH ANALISIS VEKTOR

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI PACITAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This study aims at inculcating Professional Competence and Cultural Learning Through Learning implementation using Information Search Method in the Vector Analysis Subject. This study uses the mechanism and design of learning software development according to Fenrich (2007). The data collection techniques that are used are: observation, test and questionnaire. The data analysis techniques are by using quantitative and qualitative descriptive analysis ( mixing method). The subject of this study is 39 students of sixth semester of academic year 2012/2013 Mathematic study program of IKIP PGRI MADIUN.The results shows that: (1) learning by using information search method in the Vector Analysis subject to inculcate a culture of learning and professional competence of students developed include: lesson plans, LKM, and THB with good and excellent category making it feasible to use, (2) Attainment Level of students’ professional competence through information search learning method in the Vector Analysis subject has not met the predetermined criteria. There are approximately 58.97 % of students who pass the study, it means that the professional competence has not been achieved because the number of students who pass the study are less than 75 % of the total number of students, (3) The attainment level of student learning culture through the information search method in the Vector Analysis subject is obtained satisfactorily and very good criteria with a percentage of more than 75 %.Keywords: professional competence, learning culture, information search method, Vector Analysis.

PROFIL PENALARAN SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN KUADRAT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (JIPM) Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : IKIP PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh mulai dari tingkat dasar hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika adalah terletak pada penalaran dalam menyelesaikan masalah bentuk soal cerita termasuk didalamnya pada materi persamaan kuadrat. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penalaran siswa kelas X SMA dalam menyelesaikan masalah persamaan kuadrat ditinjau dari kemampuan awal siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes tulis dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) Siswa dengan kategori kemampuan awal tinggi memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan baik. Siswa dapat memecahkan masalah persamaan kuadrat dalam bentuk soal cerita dengan baik sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian masalah. (2) Siswa dengan kategori kemampuan awal sedang memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan cukup baik. Siswa dapat memecahkan masalah persamaan kuadrat dengan baik tetapi kurang mampu dalam menentukan cara lain untuk mencari jawaban. (3) Siswa dengan kategori kemampuan awal rendah memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan kurang baik. Siswa kurang mampu dalam memecahkan masalah persamaan kuadrat sesuai langkah-langkah pemecahan masalah dan tidak mampu dalam menentukan cara lain untuk mencari jawaban. Kata Kunci: Penalaran, Menyelesaikan Masalah, Persamaan Kuadrat, Kemampuan Awal

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERKARAKTER MELALUI PERMAINAN EDUKATIF MATCINDO SEBAGAI LEARNING EXERCISE BAGI SISWA

Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (JIPM) Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : IKIP PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang wajib ditempuh mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Pada kehidupan nyata banyak siswa yang tidak berminat bahkan menganggap matematika sebagai pelajaran yang menakutkan, tidak menarik, dan membosankan. Penggunaan media pembelajaran berkarakter dengan basis permainan dinilai sangat efektif untuk mengubah paradigma siswa dan menumbuhkan minat belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran matematika berkarakter melalui permainan edukatif Maticindo (Macanan Matematika Cinta Budaya Indonesia) yang layak digunakan sebagai learning exercise bagi siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan metode 4-D, yaitu define, design, develop and diseminate yang telah dimodifikasi hanya sampai tahap D ketiga. Jenis data yang digunakan adalah data deskriptif kuantitatif yang diperoleh dari validator sebagai pakar pengembangan. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan angket yang diisi langsung oleh subyek uji coba terbatas (6 siswa kelas VII A) dan uji coba lapangan (seluruh siswa kelas VII B). Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis kevalidan, kepraktisan serta keefektifan media pembelajaran matcindo. Hasil menunjukkan, bahwa media pembelajaran matcindo termasuk dalam kategori sangat valid dengan nilai 97,92%. Respon siswa terhadap media pembelajaran matcindo sangat positif dengan rata-rata presentase 90,36% pada uji coba terbatas dan 89,73% pada uji coba lapangan, sehingga media pembelajaran dapat dikategorikan praktis. Penggunaan media pembelajaran matcindo juga telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar klasikal, yaitu 87,33% pada uji coba terbatas dan 86,52% pada uji coba lapangan. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa matcindo dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika yang layak karena telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.Kata kunci: Learning exercise, Matcindo, Media

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS INFORMASI BERMAKNA MATERI PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE DUA UNTUK MELATIHKAN KOMPETENSI GURU PROFESIONAL

JIPM Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : JIPM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena belum ada perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua, maka dilakukan penelitian pengembangan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua. Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang telah dimodifikasi. Tahap model 4-D yang telah dimodifikasi terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil penelitian adalah perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua yang baik telah didapatkan karena tim validator (ahli atau praktisi) menyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid (berdasarkan pada rasional teoritik yang kuat dan terdapat konsistensi di antara komponen-komponen perangkat), dan dalam pelaksanaan uji coba, perangkat memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu: kemampuan dosen dalam mengelola pembelajaran baik, aktivitas mahasiswa selama pembelajaran sesuai dengan batas toleransi waktu ideal, mahasiswa memberi respon positif terhadap komponen-komponen perangkat pembelajaran, dan tes hasil belajar reliabel, valid dan sensitif, serta kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru profesional baik. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua yang dikembangkan: Satuan Acara Perkuliahan, Lembar Kegiatan Mahasiswa, dan Tes Hasil Belajar.Kata kunci : Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran Kooperatif,  Informasi  Bermakna, Materi Persamaan Diferensial Orde Dua,  Kompetensi Guru Profesional

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH MATERI GEOMETRI NON EUCLIDES UNTUK MELATIHKAN 14 BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF

Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang telah dimodifikasi yang  meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop).Subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun  semester genap tahun akademik 2013/2014 yang sedang memelajari mata kuliah Sistem  Geometri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar validasiketerbacaan, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran oleh dosen, lembar pengamatan  aktivitas mahasiswa, tes hasil belajar, dan angket respon mahasiswa. Analisis data dilakukanpada setiap data yang diperoleh dengan instrumen penelitian.  Kesimpulan yang didapatkan adalah perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materi  geometri non Euclides yang baik dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan4D yang dimodifikasi. Hal ini karena perangkat pembelajaran yang telah didapatkan dinyatakan  valid oleh para validator dan memenuhi kriteria: (1) aktivitas mahasiswa efektif, (2) kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, (3) tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, dan (4) respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materigeometri non Euclides yang dihasilkan meliputi: (1) Satuan Acara Perkuliahan (SAP), (2) Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan (3) Tes Hasil Belajar (THB).Kata kunci : Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran berdasarkan Masalah, Materi Geometri non Euclides, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif

MENANAMKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN BUDAYA BELAJAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE INFORMATION SEARCH PADA MATA KULIAH ANALISIS VEKTOR

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at inculcating Professional Competence and Cultural Learning Through Learning implementation using Information Search Method in the Vector Analysis Subject. This study uses the mechanism and design of learning software development according to Fenrich (2007). The data collection techniques that are used are: observation, test and questionnaire. The data analysis techniques are by using quantitative and qualitative descriptive analysis ( mixing method). The subject of this study is 39 students of sixth semester of academic year 2012/2013 Mathematic study program of IKIP PGRI MADIUN.The results shows that: (1) learning by using information search method in the Vector Analysis subject to inculcate a culture of learning and professional competence of students developed include: lesson plans, LKM, and THB with good and excellent category making it feasible to use, (2) Attainment Level of students’ professional competence through information search learning method in the Vector Analysis subject has not met the predetermined criteria. There are approximately 58.97 % of students who pass the study, it means that the professional competence has not been achieved because the number of students who pass the study are less than 75 % of the total number of students, (3) The attainment level of student learning culture through the information search method in the Vector Analysis subject is obtained satisfactorily and very good criteria with a percentage of more than 75 %.Keywords: professional competence, learning culture, information search method, Vector Analysis.

MENANAMKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN BUDAYA BELAJAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE INFORMATION SEARCH PADA MATA KULIAH ANALISIS VEKTOR

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at inculcating Professional Competence and Cultural Learning Through Learning implementation using Information Search Method in the Vector Analysis Subject. This study uses the mechanism and design of learning software development according to Fenrich (2007). The data collection techniques that are used are: observation, test and questionnaire. The data analysis techniques are by using quantitative and qualitative descriptive analysis ( mixing method). The subject of this study is 39 students of sixth semester of academic year 2012/2013 Mathematic study program of IKIP PGRI MADIUN. The results shows that: (1) learning by using information search method in the Vector Analysis subject to inculcate a culture of learning and professional competence of students developed include: lesson plans, LKM, and THB with good and excellent category making it feasible to use, (2) Attainment Level of students’ professional competence through information search learning method in the Vector Analysis subject has not met the predetermined criteria. There are approximately 58.97 % of students who pass the study, it means that the professional competence has not been achieved because the number of students who pass the study are less than 75 % of the total number of students, (3) The attainment level of student learning culture through the information search method in the Vector Analysis subject is obtained satisfactorily and very good criteria with a percentage of more than 75 %.

KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN KOMPETENSI GURU PROFESIONAL PADA PEMBELAJARAN DISKUSI KELAS BERBASIS DISKUSI KELOMPOK INTUITIF MATA KULIAH SISTEM GEOMETRI

JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.928 KB)

Abstract

Mahasiswa di Prodi Pendidikan Matematika untuk menguasai geometri secara mendalam sekaligus menguasai empat kompetensi guru profesional. Akan tetapi penguasaan materi sistem geometri dan kompetensi guru profesional masih kurang, sehingga mahasiswa perlu dilatih untuk berpikir intuitif dan menguasai kompetensi guru profesional. Salah satu pembelajaran yang melatih mahasiswa untuk berpikir intuitif dan menerapkan kompetensi guru profesional adalah pembelajaran diskusi kelas berbasis proses berpikir intuitif. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru profesional pada pembelajaran diskusi kelas berbasis diskusi kelompok intuitif mata kuliah sistem geometri.Penelitian ini dilakukan dengan Lesson Study sebanyak empat siklus. Subyek Penelitian meliputi 40 orang mahasiswa kelas III G Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun, seorang dosen model, dan tiga orang pengamat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya kemampuan guru profesional yang belum terlaksana dengan baik pada Do I, Do II, dan Do III di pembelajaran diskusi kelas berbasis diskusi kelompok intuitif secara berturut-turut adalah dua, tiga, dan empat kemampuan dari delapan kemampuan guru profesional yang diamati. Sedangkan pada Do IV, semua kemampuan guru profesional yang diamati bisa dilakukan dengan baik oleh mahasiswa.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS INFORMASI BERMAKNA MATERI PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE DUA UNTUK MELATIHKAN KOMPETENSI GURU PROFESIONAL

JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.433 KB)

Abstract

Karena belum ada perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua, maka dilakukan penelitian pengembangan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua. Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang telah dimodifikasi. Tahap model 4-D yang telah dimodifikasi terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil penelitian adalah perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua yang baik telah didapatkan karena tim validator (ahli atau praktisi) menyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid (berdasarkan pada rasional teoritik yang kuat dan terdapat konsistensi di antara komponen-komponen perangkat), dan dalam pelaksanaan uji coba, perangkat memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu: kemampuan dosen dalam mengelola pembelajaran baik, aktivitas mahasiswa selama pembelajaran sesuai dengan batas toleransi waktu ideal, mahasiswa memberi respon positif terhadap komponen-komponen perangkat pembelajaran, dan tes hasil belajar reliabel, valid dan sensitif, serta kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru profesional baik. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis informasi bermakna materi persamaan diferensial ordo dua yang dikembangkan: Satuan Acara Perkuliahan, Lembar Kegiatan Mahasiswa, dan Tes Hasil Belajar.

PROFIL PENALARAN SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN KUADRAT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.205 KB)

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh mulai dari tingkat dasar hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika adalah terletak pada penalaran dalam menyelesaikan masalah bentuk soal cerita termasuk didalamnya pada materi persamaan kuadrat. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penalaran siswa kelas X SMA dalam menyelesaikan masalah persamaan kuadrat ditinjau dari kemampuan awal siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes tulis dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) Siswa dengan kategori kemampuan awal tinggi memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan baik. Siswa dapat memecahkan masalah persamaan kuadrat dalam bentuk soal cerita dengan baik sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian masalah. (2) Siswa dengan kategori kemampuan awal sedang memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan cukup baik. Siswa dapat memecahkan masalah persamaan kuadrat dengan baik tetapi kurang mampu dalam menentukan cara lain untuk mencari jawaban. (3) Siswa dengan kategori kemampuan awal rendah memiliki kecenderungan menggunakan unsur-unsur penalaran induktif dan deduktif dengan kurang baik. Siswa kurang mampu dalam memecahkan masalah persamaan kuadrat sesuai langkah-langkah pemecahan masalah dan tidak mampu dalam menentukan cara lain untuk mencari jawaban.