Articles

Found 5 Documents
Search

TRIMER RESVERATROL DARI KULIT BATANG SHOREA PARVIFOLIA DYER. Rosyidah, Kholifatu; Juliawati, Lia D.; Syah, Yana M.; Hakim, Euis H.; Achmad, Sjamsul A.; Makmur, Lukman; Din, Laily Bin; Latip, Jalifah; Said, Ikram M.
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shorea atau yang dikenal sebagai meranti merupakan genus utama famili Dipterocarpaceae. Masyarakat banyak menggunakan tumbuhan ini sebagai bahan bangunan. Senyawa oligomer resveratrol banyak ditemukan dalam tumbuhan ini berupa dimer, trimer, dan tetramer resveratrol. Beberapa senyawa oligomer resveratrol yang berhasil diisolasi menunjukkan aktivitas biologi yang penting seperti anti-HIV, sitotoksik, anti-jamur, anti-inflamasi, dan anti-bakteri. Pada penelitian ini telah berhasil diisolasi senyawa trimer resveratrol dari ekstrak aseton kulit batang Shorea parvifolia Dyer. Struktur senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan berdasarkan data spektroskopi UV, IR, and 1H-NMR.Kata kunci: trimer resveratrol, Shorea parvifolia Dyer., Dipterocarpaceae.
SENYAWA DIMER DAN TRIMER RESVERATROL DARI KULIT BATANG DIPTEROCARPUS INTRICATUS (DIPTEROCARPACEAE) DAN AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL MURIN LEUKIMIA P-388 Muhtadi, Muhtadi; Hakim, Euis H.; Syah, Yana M.; Juliawaty, Lia D.; Achmad, Sjamsul A.; Latip, Jalifah
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua senyawa oligomer resveratrol, (-)-?-viniferin (2) dan (-)-?-viniferin (3), bersama-sama satu senyawa turunan asam fenolat, bergenin (1) telah berhasil diisolasi untuk pertama kalinya dari ekstrak aseton kulit batang Dipterocarpus intricatus. Struktur molekul senyawa-senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan data spektroskopi UV, IR, 1H-NMR dan 13C-NMR serta perbandingan dengan data sejenis yang telah dilaporkan. Senyawa (-)-?-viniferin (2) dan (-)-?-viniferin (3)menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel murin leukemia P-388 dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 7,8 dan 17,5 ?g/mL.
AMPELOPSIN A DAN α-VINIFERINDARI KULIT BATANG SHOREA GIBBOSA BRANDIS (DIPTEROCARPACEAE) Saroyobudiyono, Haryanto; Hakim, Euis H.; Syah, Yana M.; Achmad, Sjamsul A.; Juliawaty, Lia D.; Latip, Jalifah
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua senyawa oligomer resveratrol yaitu (-)-ampelopsin A dan (-)-?-viniferin, telah berhasil diisolasi untuk pertama kalinya dari ekstrak aseton kulit batang Shorea gibbosa. Struktur senyawa ini telah ditetapkan berdasarkan data spektroskopi UV,IR, 1H NMR, 13C NMR serta melalui perbandingan terhadap data senyawa sama yang telah dilaporkan. Pengujian sifat sitotoksikbterhadap dua senyawa oligomer resveratrol tersebut menunjukkan hasil IC50 berturut-turur adalah 17,0 µg.mL-1 ,dan 18,2 µg.mL-1.
Three resveratrol’s oligomers from the stem bark of H. gregaria (dipterocarpaceae) and their toxicity and citotoxicity ., Sahidin; Hakim, Euis H.; Syah, Yana M.; Juliawaty, Lia D.; Achmad, Sjamsul A.; Latip, Jalifah
INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Vol 17 No 3, 2006
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.948 KB)

Abstract

Three resveratrol oligomers have been isolated from the stem bark of H. gregaria including a resveratrol trimer i.e. α-viniferin (1), and two resveratrol tetramers i.e. vaticanol B (2) and hopeaphenol (3). These structures were determined by spectroscopic evidence including UV, IR, 1H , 13C NMR and compared with that of the reported data in the literatures. Activities of the compounds were determined toward brine shrimp Artemia salina (toxicity) and murine leukemia P-388 cells (cytotoxicity). The compound 1 is the most active against A. salina (LC50 = 49,0 ± 5,8 μg/mL), and the compound 3 has very active level toward murine leukemia P-388 cells (LC50 = 5,7 ± 0,3 μM).Key words : Resveratrol oligomers, H. gregaria, toxicity, and cytotoxicity.
KAJIAN FITOKIMIA Hopea mengarawan DAN IMPLIKASINYA PADA KEMOTAKSONOMI HOPEA Sahidin, Sahidin; Hakini, EuisH; Syah, Yana M; Juliawaty, Lia D; Achmad, Sjamsul A.; Din, Laily Bin; Latip, Jalifah
BERITA BIOLOGI Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1360.734 KB)

Abstract

Nine resveratrol oligomers have been isolated from the stem bark of Hopea mengarawan i.e. diptoindonesin D (1), balanocarpol (2), ampelopsin A (3), hopeaphuran (4), heimiol A (5), parviflorol (6), a-viniferin (7), isohopeaphenol (8), and vaticanol B (9).The structures of these compounds were determined based on spectroscopic evidence such as UV, IR, 1-D, 2-D NMR and comparison with the reported data. Those compounds implied that Hopea tends to produce resveratrol dimers. Moreover, in subgenus level, besides ampelopsin A (3) and isohopeaphenol (9), resveratrol oligomers in H. mengarawan the same as in H.dryobalanoides. It indicated that H. mengarawan and H. dryobalanoid.es came from the same subgenus.