Articles

Found 11 Documents
Search

KEEFEKTIFAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING DENGAN SETTING KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Shanti, Widha Nur; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 1: Mei 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.707 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan pembelajaran (problem solving dengan setting kooperatif dan problem posing dengan setting kooperatif) dan membandingkan keefektifan pendekatan problem posing dengan setting kooperatif dan pendekatan problem solving dengan setting kooperatif pada pembelajaran matematika ditinjau dari ketercapaian standar kompeten-si, kemampuan berpikir kritis, dan kecerdasan emosional siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent comparison-group design. Populasi sampelnya adalah siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pengasih dan siswa Kelas X2 dan X3.Untuk menguji keefektifan pendekatan pembelajaran (problem solving dengan setting kooperatif dan problem posing dengan setting kooperatif), data dianalisis menggunakan uji one sample t-test. Untuk menguji bahwa pendekatan problem posing dengan setting kooperatif lebih efektif daripada pendekatan problem solving dengan setting kooperatif, data dianalisis menggunakan MANOVA yang dilanjutkan dengan uji t-Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran (problem solving dengan setting kooperatif dan problem posing dengan setting kooperatif) efektif dan pendekatan problem posing dengan setting kooperatif lebih efektif daripada pendekatan problem solving dengan setting kooperatif pada pembelajaran matematika ditinjau dari ketercapaian standar kompetensi, kemampuan berpikir kritis, dan kecerdasan emosional siswa. Kata Kunci: pendekatan problem solving dengan setting kooperatif, pendekatan problem posing dengan setting kooperatif, ketercapaian standar kompetensi, kemampuan berpikir kritis, kecerdasan emosional.   THE EFFECTIVENESS OF COOPERATIVE PROBLEM SOLVING AND COOPERATIVE PROBLEM POSING APPROACHES IN MATHEMATICS LEARNING Abstract This study aims to describe the effectiveness of the cooperative problem solving and cooperative problem posing approaches and the more effectiveness of the cooperative problem posing approach than cooperative problem solving approach in in mathematics learning viewed from the achievement of competency, critical thinking ability, and student’s emotional intelligence. This study was a quasi experimental study using the pretest-posttest nonequivalent comparison-group design. The research population comprised all Year X students, consisting of 6 classes of SMA Negeri 1 Pengasih. From the population, two classes, Class X2 and Class X3, were selected randomly as the research sample. To test the effectiveness of the cooperative problem solving and cooperative problem posing approach, the one sample t-test was carried out. Then, to compare the effectiveness of the cooperative problem posing approach with the cooperative problem solving approach, the MANOVA was carried out and then continued by the t-Bonferroni test. The results of the study show that the cooperative problem solving and cooperative problem posing approaches are effective and the cooperative problem posing approach is more effective than the cooperative problem solving approach in mathematics learning viewed from the achievement of competency, critical thinking ability, and student’s emotional intelligence. Keywords: the cooperative problem solving approach, the cooperative problem posing approach, achievement of competency, critical thinking ability, emotional intelligence.
PENGARUH MOTIVASI, SELF-EFFICACY DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI MATEMATIKA MAHASISWA PGSD STKIP-H DAN PGMI IAIH Hamdi, Syukrul; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.158 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. (2) perbedaan pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Rata-rata prestasi belajar matematika mahasiswa PGSD 57,95 (cukup) dan PGMI 50,93 (rendah); rata-rata motivasi mahasiswa PGSD 110 (tinggi) dan PGMI 99,57 (sedang); rata-rata self-efficacy mahasiswa PGSD 86,61 (tinggi) dan PGMI 81,55 (tinggi). (2) Motivasi, self-efficacy dan latar belakang pendidikan secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Berdasarkan hasil uji-t, motivasi dan self-efficacy masing-masing berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI sedangkan latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap prestasi matematika mereka. (3) Uji kesamaan menunjukkan ada perbedaan pengaruh motivasi dan self-efficacy terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Kata kunci: motivasi, self-efficacy, latar belakang pendidikan, prestasi matematika
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE STAD DAN TYPE TPS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISWA SMP Wahyuni, Astri; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.34 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran cooperative learning (type student team achiement division dan type think-pair-share) dan keefektifan pembelajaran coope-rative learning type student team achiement division dibandingkan dengan pembelajaran cooperative lerning type think-pair-share ditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dan sampelnya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Yogyakarta dan siswa Kelas VIII A dan VIII B.Untuk menguji keefektifan metode (type student team achiement division dan type think-pair-share), data dianalisis menggunakan uji one sample t-test. Untuk menguji bahwa metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode think-pair-share, data dianalisis menggunakan MANOVA yang dilanjutkan dengan uji t-Benferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran (type student team achiement division dan type think-pair-share) efektif dan metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode type think-pair-share ditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP. Kata kunci: Pembelajaran Cooperative Learning Type STAD, Cooperative Learning Type TPS, Ketercapaian Standar Kompetensi, Kemampuan Komunikasi Matematika, Berpikir matematis
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN JIGSAW DAN TAI DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN DAN SIKAP BELAJAR MATEMATIKA SISWA Astuti, Rini Dwi; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2: November 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.931 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika, (2) keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TAI ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika, (3) model pembelajaran yang lebih efektif antara tipe Jigsaw dibandingkan dengan tipe TAI ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang menggunakan dua kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: (1) one sample t-test yang digunakan untuk mendeskripsikan keefektifan Jigsaw dan TAI pada masing-masing variabel; (2) analisis multivariat yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keefektifan Jigsaw dan TAI secara simultan; (3) uji lanjut dengan prosedur Bonferroni, yang digunakan untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih efektif antara Jigsaw dan TAI ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika; (2) pembelajaran kooperatif tipe TAI efektif ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika; (3) tidak terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe TAI ditinjau dari kemampuan penalaran dan sikap belajar matematika. Kata kunci: Jigsaw, TAI, kemampuan penalaran matematika, sikap belajar matematika   THE EFFECTIVENESS OF JIGSAW AND TAI LEARNING IN TERMS OF  STUDENTS’ REASONING COMPETENCE AND MATHEMATICS LEARNING ATTITUDE Abstract This research aims to describe: (1) the effectiveness of cooperative learning model of Jigsaw type seen from the students’ reasoning competence and mathematics learning attitude, (2) the effectiveness of cooperative learning model of TAI type seen from the students’ reasoning competence and mathematics learning attitude, (3) the more effective learning model between the Jigsaw type or TAI type, in terms of students’ reasoning competence and mathematics learning attitude. This research was a quasi-experimental study using two experimental groups. The data analysis techniques consisted of: (1) the one sample t-test carried out to investigate the effectiveness of the Jigsaw-type and the TAI-type in each variable; (2) the multivariate analysis carried out to investigate the difference in the effectiveness of the Jigsaw-type and the TAI-type on two dependent variables simultaneously; (3) the post-hoc test involving the Bonferroni procedure carried out to analyze which one was more effective between the Jigsaw-type and the TAI-type in terms of students’ reasoning competence and mathematics learning attitude. The results of the research show that: (1) the cooperative learning model of Jigsaw is effective seen from the reasoning competence and mathematics learning attitudes; (2) the cooperative learning model of TAI is effective seen from the reasoning competence and mathematics learning attitudes; (3) there is no difference in the effectiveness, between the Jigsaw type and TAI type cooperative learning models in terms of reasoning competence and mathematics learning attitudes. Keywords: Jigsaw, TAI, mathematical reasoning competence, mathematic learning attitude
PRELIMINARY STUDY ON APPLICATION OF MAX PLUS ALGEBRA IN DISTRIBUTED STORAGE SYSTEM THROUGH NETWORK CODING Abadi, Agus Maman; Musthofa, Musthofa; Emut, Emut
Jurnal Sains Dasar Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Sains Dasar
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.393 KB)

Abstract

The increasing need in techniques of storing big data presents a new challenge. One way to address this challenge is the use of distributed storage systems. One strategy that implemented in distributed data storage systems is the use of Erasure Code which applied to network coding. The code used in this technique is based on the algebraic structure which is called as vector space. Some studies have also been carried out to create code that is based on other algebraic structures such as module.  In this study, we are going to try to set up a code based on the algebraic structure which is a generalization of the module that is semimodule by utilizing the max operations and sum operations at max plus algebra. The results of this study indicate that the max operation and the addition operation on max plus algebra cannot be used to establish a semimodule code, but by modifying the operation "+" as "min", we get a code based on semimodule. Keywords:   code, distributed storage systems, network coding, semimodule, max plus algebra
Improving students’ mathematical reasoning and self-efficacy through Missouri mathematics project and problem-solving Aprisal, Aprisal; Abadi, Agus Maman
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 11 No 2 (2018): Beta November
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v11i2.206

Abstract

[English]: This article aims to elucidate the effectiveness of Missouri mathematics project-problem solving learning (MMP-PS) toward mathematical reasoning ability and self-efficacy. We conducted quasi-experiment research which involves 132 lower secondary school students (age 14-15 years old) as the population. Of the population, 25 students respectively in two classes were selected randomly as experiment class and control class. The experiment class was taught using MMP-PS, and a control class was taught using MMP (Missouri mathematics project learning). Data were analyzed using one sample t-test to examine the effectiveness of MMP-PS and MMP toward mathematics reasoning ability and self-efficacy. The difference of students’ mathematical reasoning and self-efficacy before and after the treatment was analyzed using Manova. The comparison of the effectiveness of MMP-PS and MMP were analyzed through a t-Benferroni test.   This article shows that MMP-PS is effective on mathematical reasoning ability and self-efficacy. Meanwhile, MMP is effective on mathematical reasoning ability. The MMP-PS was better than MMP on students’ self-efficacy. Thus, MMP-PS could be utilized in mathematics learning to support students’ mathematical reasoning ability and self-efficacy. Keywords: Missouri mathematics project, Problem solving, Mathematical reasoning, self-efficacy [Bahasa]: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran missouri mathematics project dengan pendekatan problem solving (MMP-PS) terhadap kemampuan penalaran matematika dan self-efficacy. Penelitian kuasi eksperimen dilaksanakan dengan melibatkan 132 siswa SMP (kisaran umur 14-15 tahun) sebagai populasi. Dipilih secara acak dua kelas yang terdiri dari masing-masing 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diajar dengan menggunakan pembelajaran Missouri mathematics project dengan pendekatan problem solving dan kelas kontrol diajar dengan pembelajaran missouri mathematics project (MMP). Data penelitian dianalisis melalui uji satu sampel untuk mengukur keefektifan MMP-PS dan MMP terhadap kemampuan penalaran matematika dan self-efficacy. Perbedaan kemampuan penalaran matematika dan self-efficacy siswa sebelum dan sesudah pembelajaran dianalisis menggunakan uji Manova. Perbandingan keunggulan antara MMP-PS dan MMP menggunakan uji t-Benferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MMP-PS efektif ditinjau dari kemampuan penalaran matematika dan self-efficacy. Sementara itu, pembelajaran MMP efektif ditinjau kemampuan penalaran matematika. Pembelajaran MMP-PS lebih unggul dari pembelajaran MMP ditinjau dari self-efficacy siswa. Jadi, MMP-PS bisa digunakan dalam pembelajaran matematika untuk mendukung kemampuan penalaran matematika dan self-efficacy. Kata kunci: Missouri mathematics project, Penalaran matematika, Self-efficacy, Pemecahan masalah
Fuzzy sistem: estimasi harga nikel dunia Aprisal, Aprisal; Abadi, Agus Maman
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 5 No 1 (2019): Edisi Vol. 5 No. 1 Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.856 KB) | DOI: 10.33222/jumlahku.v5i1.583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi atau memprediksi harga nikel menggunakan sistem fuzzy metode Mamdani dan mendeskripsikan tingkat keakuratan sistem yang dibentuk. Data yang digunakan data harga nikel dunia 4 tahun terakhir yaitu data mulai Januari 2014 sampai Desember 2017. Sistem Fuzzy Mamdani diawali dengan pembagian data menjadi training data (TR) dan checking data (CK). TR digunakan sebagai data pembuat sistem, sedangkan CK adalah data yang akan diuji menggunakan sistem yang telah dibentuk pada TR. Selanjutnya TR dan CK dipasangkan menjadi pasangan input-output data sesuai banyaknya input yang diinginkan. Variabel input pada penelitian ini adalah data harga nike pada bulan-bulan sebelumnya yang didefinisikan sebagai  dan . Variabel output pada penelitian ini adalah data harga nikel yang didefinisikan . Selanjutnya berturut-turut proses yang dilakukan untuk memprediksi harga nikel dan menentukan tingkat keakuratan sistem yang dibangun yaitu melakukan fuzzifikasi, membentuk rule, melakukan inferensi, defuzzifikasi, dan menetapkan nilai MAPE untuk menentukan system error yang dibangun. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dibangun sudah cukup baik untuk memprediksi harga nikel dengan error sebesar 7% .
Keefektifan PBL seting kolaboratif ditinjau dari prestasi belajar aljabar, kemampuan berpikir kritis, dan kecemasan siswa Setyaningsih, Tety Dwi; Abadi, Agus Maman
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.206 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v5i2.11300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mana yang lebih efektif antara PBL setting kolaboratif kelompok dan berpasangan ditinjau dari prestasi belajar aljabar, kemampuan berpikir kritis, dan kecemasan siswa. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-postest nonequivalent comparison-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kalasan yang terdiri dari empat kelas. Kelas VII C dan VII D ditentukan sebagai sampel secara acak. Dari kedua kelas tersebut diberi instrumen pretest dan postest tentang prestasi belajar aljabar, kemampuan berpikir kritis dan angket kecemasan siswa. Untuk menguji keefektifan pembelajaran digunakan uji one sample t-test. Untuk menguji perbedaan keefektifan digunakan uji MANOVA dan untuk mengetahui pembelajaran mana yang lebih efektif digunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) PBL seting kolaboratif kelompok maupun berpasangan masing-masing efektif ditinjau dari prestasi belajar aljabar, kemampuan berpikir kritis, dan kecemasan siswa, (2) PBL seting kolaboratif kelompok lebih efektif dibandingkan PBL seting kolaboratif berpasangan ditinjau dari prestasi belajar aljabar, namun tidak terdapat perbedaan keefektifan ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan kecemasan siswa. The effectiveness of PBL with collaborative setting in terms of algebraic achievement, critical thinking ability, and math anxiety AbstractThis study aimed to describe which was more effective between PBL with grouped collaborative setting or paired collaborative setting in terms of the algebraic achievement, critical thinking ability, and mathematics anxiety. This research was quasi-experimental with the pretest-posttest nonequivalent comparison-group design. The research population included all 7th grade students of SMP Negeri 3 Kalasan which consisted of four classes. Two classes were randomly established as the sample. Before and after the treatment, these two classes were given a pretest and posttest of algebraic achievements, critical thinking ability, and and questionnaire of math anxiety. To test the effectiveness of this study, the researcher used one sample t-test; to examine differences in the effectiveness, the researcher used MANOVA; to determine which learning model was more effective, the researcher used the independent sample t-test. The results of this study show that: (1) the PBL with grouped and paired collaborative setting were effective in terms of the algebraic achievements, critical thinking ability, and mathematics anxiety, (2) the PBL with grouped collaborative setting was more effective than that using the PBL with paired collaborative setting in terms of algebraic achievement, but no difference in the effectiveness in terms of critical thinking ability and math anxiety
REGENERATING CODETECHNIQUE IN DISTRIBUTED STORAGE Abadi, Agus Maman; Karyati, Karyati; Musthofa, Musthofa; Emut, Emut
Jurnal Sains Dasar Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Sains Dasar
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.394 KB) | DOI: 10.21831/jsd.v5i1.12669

Abstract

Abstract The Increasing need of storing large amounts of data presents a new challenge. One way to address this challenge is to use distributed data storage system. One of the strategies implemented in the distributed data storage system is using the technique of regenerating code. The code used in this technique is based on the algebraic structure of fields. Some studies have also been carried out to create code that is based on the other algebraic structure namely module. In this study, we attempted to assess the implementation of the code module at regenerating technique code. The study showed there is a potential properties code based on module that can be used in regenerating code technique. Keywords: Distributed storage, regenerating code technique, module code
FORECASTING INTEREST RATE OF BANK INDONESIA CERTIFICATE BASED ON MULTIVARIATE FUZZY TIME SERIES DATA Abadi, Agus Maman; Subanar, Subanar; Widodo, Widodo; Saleh, Samsubar
Jurnal ILMU DASAR Vol 11 No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.122 KB)

Abstract

The aim of this research is to establish a model for forecasting interest rate of Bank Indonesia Certificate (BIC)based on six-factors one-order fuzzy time series data where the main factor is interest rate of BIC and thesecondary factors are interest rate of deposit, exchange rate, deposit supply, inflation rate and money supply.Steps to forecasting interest rate of BIC are based on Wang?s method. The result of this research is thatprediction of interest rate of BIC using multivariate fuzzy time series model has higher accuracy than that usingneural network method with average forecasting error 3.1256% and MSE value = 0.2699.