Radite Praeko A. Setiawan
IPB

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Disain dan Pengujian Metering Device untuk Alat Penjatah Pupuk Granular Laju Variabel (Variable Rate Granular Fertilizer Applicator) Azis. S, Abdul; A. Setiawan, Radite Praeko; Subrata, I Dewa Made
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 25, No 2 (2011): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Uniform Rate of fertilizer Application (URA) practice is disregarding the productive potential of the various areas within the field. Thus, some area is less fertilized and other is over fertilized. It is also an important issue recently that nitrogen from fertilizers may be subjected to lost into atmosphere or enters streams  through surface or subsurface drainage (leaching). The place with over-fertilization will be a potential source of pollution in the form of ammonia (NH3), nitrite (NO2) and nitrate (NO3) which may hazard people health. Variable rate of fertilizer applicator is a solution to overcame the negative impact of URA. It can control the appropriate of fertilizer dosage and location of application in the field. The objective of this research is to design a metering device for variable rate granular fertilizer applicator. The result of variable rate fertilizer testing with single metering device with single rotor indicated that the rate of urea, SP-36 and NPK are 0.84, 0.96  and 1.2 g/rotation respectively. The testing with double rotor indicated that the rate of urea, SP-36 and NPK are 1.14, 2.22 and 2.1 g/rotation respectively. The all of the testing result indicated that metering device which designed can be applied with urea, SP-36 and NPK fertilizer. Keywords: granular applicator, metering device, PID controller, variable rate Abstrak Praktik penerapan pupuk laju seragan (URA) umumnya dilakukan tanpa  memperhitungkan potensi hasil pada berbagai lokasi lahan. Dengan demikian, sebagian luasan akan mendapatkan pupuk yang kurang sedangkan yang lainnya berlebihan. Selain itu belakangan ini ada isu yang menyatakan bahwa terjadi kehilangan unsur nitrogen dari pupuk akibat  penguapan  ke atmosfer atau mengalir bersama aliran air drainase permukaan atau bawah permukaan. Tempat yang dosis pupuknya berlebihan akan berpotensi menjadi sumber polusi dalam bentuk ammonia (NH3), nitrit (NO2) dan nitrat (NO3) yang akan mempengaruhi kesehatan manusia.  Aplikator pupuk laju berubah (variable) adalah solusi untuk mengatasi dampak negative dari URA tersebut. Mekanisme ini dapat mengatur dosis dan lokasi pemberian pupuk secara tepat pada lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang matering device untuk aplikator pupuk butiran laju berubah. Hasil pengujian alat pemberi pupuk laju berubah  dengan matering device tunggal dan rotor tunggal menunjukkan laju pemberian pupuk urea, SP-36 dan NPK adalah berturut-turut sebesar 0.84, 0.96 dan 1.2 gr/ putaran. Pengujian dengan rotor ganda menunjukkan bahwa laju pemberian pupuk urea, SP-36 dan NPK secara berurutan sebesar 1.14, 2.22, dan 2.1 gr/ putaran. Hasil dari keseluruhan pengujian menunjukkan bahwa matering device yang dirancang dapat dipergunakan untuk penerapan pupuk urea, SP-36 dan NPK. Kata Kunci: Aplikator butiran, matering device, Kontroler PID, dan laju berubah. Diterima: 03 Maret 2011; Disetujui: 05 Juli 2011 
Disain dan Pengujian Metering Device untuk Alat Penjatah Pupuk Granular Laju Variabel (Variable Rate Granular Fertilizer Applicator) Azis. S, Abdul; A. Setiawan, Radite Praeko; Subrata, I Dewa Made
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 25, No 2 (2011): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Uniform Rate of fertilizer Application (URA) practice is disregarding the productive potential of the various areas within the field. Thus, some area is less fertilized and other is over fertilized. It is also an important issue recently that nitrogen from fertilizers may be subjected to lost into atmosphere or enters streams  through surface or subsurface drainage (leaching). The place with over-fertilization will be a potential source of pollution in the form of ammonia (NH3), nitrite (NO2) and nitrate (NO3) which may hazard people health. Variable rate of fertilizer applicator is a solution to overcame the negative impact of URA. It can control the appropriate of fertilizer dosage and location of application in the field. The objective of this research is to design a metering device for variable rate granular fertilizer applicator. The result of variable rate fertilizer testing with single metering device with single rotor indicated that the rate of urea, SP-36 and NPK are 0.84, 0.96  and 1.2 g/rotation respectively. The testing with double rotor indicated that the rate of urea, SP-36 and NPK are 1.14, 2.22 and 2.1 g/rotation respectively. The all of the testing result indicated that metering device which designed can be applied with urea, SP-36 and NPK fertilizer. Keywords: granular applicator, metering device, PID controller, variable rate Abstrak Praktik penerapan pupuk laju seragan (URA) umumnya dilakukan tanpa  memperhitungkan potensi hasil pada berbagai lokasi lahan. Dengan demikian, sebagian luasan akan mendapatkan pupuk yang kurang sedangkan yang lainnya berlebihan. Selain itu belakangan ini ada isu yang menyatakan bahwa terjadi kehilangan unsur nitrogen dari pupuk akibat  penguapan  ke atmosfer atau mengalir bersama aliran air drainase permukaan atau bawah permukaan. Tempat yang dosis pupuknya berlebihan akan berpotensi menjadi sumber polusi dalam bentuk ammonia (NH3), nitrit (NO2) dan nitrat (NO3) yang akan mempengaruhi kesehatan manusia.  Aplikator pupuk laju berubah (variable) adalah solusi untuk mengatasi dampak negative dari URA tersebut. Mekanisme ini dapat mengatur dosis dan lokasi pemberian pupuk secara tepat pada lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang matering device untuk aplikator pupuk butiran laju berubah. Hasil pengujian alat pemberi pupuk laju berubah  dengan matering device tunggal dan rotor tunggal menunjukkan laju pemberian pupuk urea, SP-36 dan NPK adalah berturut-turut sebesar 0.84, 0.96 dan 1.2 gr/ putaran. Pengujian dengan rotor ganda menunjukkan bahwa laju pemberian pupuk urea, SP-36 dan NPK secara berurutan sebesar 1.14, 2.22, dan 2.1 gr/ putaran. Hasil dari keseluruhan pengujian menunjukkan bahwa matering device yang dirancang dapat dipergunakan untuk penerapan pupuk urea, SP-36 dan NPK. Kata Kunci: Aplikator butiran, matering device, Kontroler PID, dan laju berubah. Diterima: 03 Maret 2011; Disetujui: 05 Juli 2011