Yokhebed .
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Untan, Pontianak

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA NEGERI 4 PONTIANAK Yeni, Laili Fitri; ., Yokhebed; Kalsum, Umi
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 8, No 2 (2012): Volume 8 Nomor 2 Edisi Mei 2012
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.722 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar siswa pada sub materi pencemaran lingkungan yang dilihat dari hasil postest siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian quasi eksperimental design dan menggunakan rancangan percobaan control group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Pontianak tahun ajaran 2009/2010. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian yakni kelas XB sebagai kelas eksperimen dan XF sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk essai yang berjumlah lima soal. Dari hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor hasil belajar siswa dengan model CIRC sebesar 11,61 lebih tinggi dibanding dengan model pembelajaran konvensional yaitu sebesar 10,89. Berdasarkan hasil uji U-mann Whitney diketahui bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kontrol yaitu Z tabel ≥ - Zhitung atau 1,96 ≥ -2,20. Berdasarkan perhitungan Effect size model pembelajaran CIRC diperoleh nilai sebesar 0,44 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci : Efektivitas, Model CIRC, Hasil belajar, Pencemaran lingkungan.
PENGEMBANGAN MODUL METODE ILMIAH MELALUI PENGUJIAN PEMBERIAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) TERHADAP PERFORMA BURUNG PUYUH (Coturnix coturnix japonica) BETINA Ikhtiarika, Wulan; Putri Panjaitan, Ruqiah Ganda; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.156 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul metode ilmiah melalui pengujian pemberian tepung kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap performa burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) betina. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Pengembangan modul metode ilmiah dilakukan melalui tahap analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain modul, validasi modul, dan revisi modul. Analisis validasi modul metode ilmiah dilakukan menggunakan metode deskriptif melalui angket.  Hasil validasi modul metode ilmiah diperoleh rata-rata nilai 3,40 dengan kategori valid. Dapat disimpulkan bahwa modul metode ilmiah layak digunakan dalam proses pembelajaran pada sub materi metode ilmiah. Kata kunci: modul, metode ilmiah, penelitian dan pengembangan.  Abstract: This study aims to develop a scientific method module of the provision testing of turmeric flour (Curcuma domestica Val.) on performance of female quail (Coturnix coturnix japonica). The method used is the research and development method. Development of scientific method modules is done through analysis phase potential and problems, collecting data, designing module, validating module, and revising the module. Analysis of the scientific method validation module is done using the descriptive method through questionnaires. The results of the scientific method validation module obtained an average value of 3.40 with a valid category. It was concluded that the scientific method module was proper to be used in the learning process at the sub material scientific method. Keywords: module, the scientific method, research and development.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SMP Siregar, Moncot; Ningsih, Kurnia; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.804 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP ETHIKA Pontianak pada materi sistem pencernaan pada manusia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan 2 siklus  masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 16 orang dan siswa perempuan 14 orang. Dalam penelitian ini  digunakan lembar pengamatan aktivitas siswa untuk mengamati aktivitas siswa  dan soal tes berbentuk pilihan ganda di akhir setiap siklus untuk mengetahui hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase jumlah siswa yang aktif sebesar 40 %, sedangkan pada siklus II persentase jumlah siswa yang  aktif sebasar 63,33%. Pada siklus I persentase ketuntasan siswa sebesar 63,33%, sedangkan pada siklus II ketuntasan siswa sebesar 100%. Dengan demikian  pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan pada manusia di kelas VIII SMP ETHIKA  Pontianak. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, sistem pencernaan, aktivitas dan hasil belajar   Abstract: The aim of this research is to increase activities and students achievement in grade  VIII at SMP Ethika Pontianak on the material of digestive system on human by using cooperative learning model. This classroom action research has been done with two cycles and each cycle consisted of step, planning, action, observation and reflection. The subject of this research consist of 30 students  with  male students as much as 16 and female as much 14. In this research using observed student’s activity worksheet to observe student’s activity and give them test by using multiple choices in the end of cycles to know the result of student achievement. In the first cycles the percentage of active student is 40% and the second cycles the percentage of active students is 63,33%. At the first cycle the persentage of completeness of students is 63,33% and the second cycles completeness of students is 100%. Thus, cooperative learning can increase student activities and students achievement in the human digestive system material in grade VIII SMP Ethika  Pontianak. Keyword: Cooperative learning, Digestive system, Activity and Students’ achievement
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK MAHKLUK HIDUP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI Kusdinarti, Ibnu; Ningsih, Kurnia; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.139 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri 22 Kota Pontianak pada materi gerak makhluk hidup melalui model pembelajaran inkuiri. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 22 Kota Pontianak tahun pelajaran 2014/2015, dengan jumlah 40 siswa yang terdiri dari 23 laki-laki dan 17 perempuan. Penelitian  tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian diperoleh: 1) Pembelajaran materi gerak makhluk hidup menggunakan model pembelajaran inkuiri di kelas VIII A SMP Negeri 22 Kota Pontianak pada siklus I terlaksana baik dengan penilaian keterlaksanaan 87,50%. Pada siklus II terlaksana baik dan mengalami peningkatan dengan penilaian keterlaksanaan 97,50, 2) Hasil belajar siswa pada materi gerak makhluk hidup melalui model pembelajaran inkuiri di kelas VIIIA SMP Negeri 22 Kota Pontianak pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 79,50 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 31 siswa (77,50%). Sedangkan hasil penelitian pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 86,00 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 38 siswa (95%).   Kata Kunci: pembelajaran inkuiri, gerak makhluk hidup Abstract: This study aims to improve student learning outcomes of class VIIIA SMP Negeri 22 of Pontianak on the motion of material living beings through inquiry learning model. This research is a form of action research. Subjects in the study of this class action is VIIIA grade students of SMP Negeri 22 Pontianak City 2014/2015 school year, the number of 40 students consisting of 23 male and 17 female. Classroom action research was conducted in two cycles. The results were obtained: 1) Learning material living beings motion using inquiry learning model in class VIII A of SMP Negeri 22 Pontianak City in the first cycle feasibility assessment done well with 87.50%. In the second cycle executed well and has increased by 97.50% feasibility assessment, 2) The results of students in the material movement through the living creatures in the classroom inquiry learning model VIIIA SMP Negeri 22 of Pontianak on cycle I gained an average of 79.50 with the learning outcomes of students who completed the number as many as 31 students (77.50%). While research on the second cycle gained an average of 86.00 with the learning outcomes of students who completed the number as many as 38 students (95%).   Keywords: inquiry learning, the motion of matter living things  
PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DISERTAI OUTDOOR LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI EKOSISTEM DI SMA ., Sartika; Hardigaluh, Basuki; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.26 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan keterampilan proses sains disertai metode  outdoor learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem di kelas X SMAN 2 Teluk Keramat. Bentuk penelitian adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental Design) dengan rancangan nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas X MIA A (kelas eksperimen) dan kelas X MIA B (kelas kontrol), adapun teknik pengambilan sampel dengan cara intact group. Dari hasil analisis data, diperoleh skor rata-rata hasil post-test siswa pada kelas eksperimen  sebesar 18.76, sedangkan kelas kontrol sebesar 15.53. Berdasarkan hasil analisis uji U Mann-Whitney menunjukkan bahwa Zhitung < Ztabel (-5.40 < -1.96). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan keterampilan proses sains disertai metode  outdoor learning dengan yang diajarkan menggunakan pendekatan keterampilan proses sains. Kata kunci: keterampilan proses sains, outdoor learning, ekosistem, hasil belajar  Abstract: This study was aimed to know the application science process skill approach accompanied by outdoor learning methods toward study result of ecosystem material in class X of SMAN 2 Teluk Keramat. The form of this research was a quasy experimental design with pattern in nonequivalent control group design. The sample of this research are X MIA A as a experiment class and X MIA B as a control class. Intact group was used in the sampling technique. From the result of data analysis, the average score post-test of the student’s result on experiment class is 18.76, whereas on control class is 15.53. Based on the analysis U- Mann Whitney test showed that Zcount < Ztable (-5.40 < -1.96). It can be concluded there is a difference of study result between student’s that taught by  science process skill approach accompanied by outdoor learning methods with that taught by science process skill approach. Key word: science process skill, outdoor learning, ecosystem, study result
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA MELALUI MEDIA BIOCARD DI SMP Butar Butar, Risma; Fitri Yeni, Laili; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.792 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media biocard pada materi sistem gerak manusia kelas VIII SMP Negeri 2 Terentang Kubu Raya. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian siswa kelas VIII dengan jumlah 29 orang, 12 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, instrumen penelitian siklus I dan II berupa soal tes dan terdiri dari 15 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 77,5 dengan ketuntasan 72 % dan siklus II sebesar 79,13 dengan ketuntasan 96,0 % (KKM ≥ 65). Persentase pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dan siklus II sebesar 100 %. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model biocard, dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia.  Kata Kunci : Sistem Gerak Manusia, Media Biocard   Abstract: The aim of this research is to improve the students’ learning outcomes of their learning process by using biocard method with the main material human movement system in SMP 2 Terentang Kubu Raya. This was a classroom action research. The subject of this research were 29 students of VIII Grade in which 12 male students and 17 female students. This research was conducted in two cycles. The instrument of the both cycles was a test with 15 multiple choice questions. Based on the result, the range of the students’ score result in the first cycle was 77.5 with the percentage 72%, and the second cycle was 79.13 with the percentage 96.0% (the criteria of the minimum score was 65). The percentage of the teaching and learning process in both cycles was 100%. It can be concluded that biocard method could improve students’ learning outcomes in understanding human movement system material.  Keywords: Human Movement System, Biocard Media
PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SUB MATERI SPERMATOPHYTA DI SMA Listiani, Endang; ,, Syamswisna; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.801 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains (KPS) siswa pada sub materi Spermatophyta di kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Experimental Design, dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas X MIA 2 (kelas eksperimen) dan kelas X MIA 4 (kelas kontrol) tahun ajaran 2015/2016. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 30 soal. Hasil analisis menunjukkan rata-rata KPS siswa yang diajar menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 22,42, lebih tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata KPS yang diajar menggunakan pembelajaran langsung sebesar 19,37. Dari uji U Mann Whitney, diperoleh -Zhitung < -Ztabel yaitu -2,92 < -1,96 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara KPS yang diajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan yang diajarkan menggunakan pembelajaran langsung pada sub materi Spermatophyta di kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Spermatophyta Abstract: This research was aimed at knowing the effects of the model of guided-inquiry towards students’ science process skills in the sub-material of Spermatophyte in grade X at SMA Negeri 8 Pontianak. The research method was quasy-experimental with non-equivalent control group design. Samples were class X MIA 2 (experimental group) and class X MIA 4 (control group) the school year 2015/2016. The instruments was thirty multiple choice tests. After given the treatment of guided-inquiry, the mean scores of students’ science process skills tests reached 22, 42 while after given the treatment direct instruction was 19,37. Based on U Mann Whitney test, obtained -Zcount < -Ztable i.e -2,92 < -1,96 which means that there were significant distinction of students’ science process skills between students who were taught using guided-inquiry and direct instruction in the sub-material of Spermatophyte in grade X at SMA Negeri 8 Pontianak. Keywords: Guided Inquiry, Science Process Skills, Spermatophyte
PENGEMBANGAN VIRTUAL LABORATORY BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PENANAMAN DAN PENGECATAN BAKTERI DI SMA Yuniarti, Anisyah; Yeni, Laili Fitri; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.342 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Virtual Laboratory berbasis multimedia interaktif pada sub materi penanaman dan pengecatan bakteri, mengetahui kelayakan media tersebut, dan mengetahui respon siswa kelas X SMA Negeri 1 Pontianak yang diajarkan dengan menggunakan Virtual Laboratory. Metode penelitian yang digunakan adalah Development Research (penelitian pengembangan). Development Research terdiri atas dua tahapan yaitu preliminary (persiapan dan desain) dan formative evaluation (self evaluation, expert reviews, small group, dan fields test). Subjek penelitian ini adalah 37 orang siswa. Berdasarkan hasil validasi oleh validator ahli media dan materi, Virtual Laboratory dikategorikan valid dengan RTVTK 3,55. Sedangkan persentase respon positif siswa sebesar 84,15%, sehingga dapat disimpulkan bahwa Virtual Laboratory layak digunakan sebagai media pembelajaran.   Kata Kunci: Virtual Laboratory, Multimedia Interaktif, Respon   Abstract: This research aims to produce Virtual Laboratory as interactive multimedia on sub material the cultivation and staining of bacteria, knowing about adisability of Virtual Laboratory, and knowing about student responses grade X SMA Negeri 1 Pontianak whom get be taught with Virtual Laboratory. The research method that used is a Development Research. This method  includes two stages: a preliminary (the preparation and design) and formative evaluation (self-evaluation, expert reviews, small group, and test fields). The study subject is 37 students. Be based on result of validation by validator of media and matter, Virtual Laboratory get catagorized as valid with the RTVTK is 3,55. Meanwhile the percentage of student responses at 84.15%. So it can be concluded that the Virtual Laboratory is fit for use as a media of learning.   Keywords: Virtual Laboratory, Interactive Multimedia, Responses  
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN DENGAN MODEL DISCOVERY Umi Triyati, Utin Sri; ., Syamswisna; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 54, No 2 (2016): Februari 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.368 KB)

Abstract

Absrak: Penelitian dengan  model discovery learning bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 2 Sungai Kunyit pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan,  observasi, dan refleksi. Alat pengumpul data meliputi lembar observasi pembelajaran dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning pada siklus 1 dengan persentase 87,50% dan pada siklus II dengan persentase 97,50%. Pembelajaran dengan menggunakan  model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus 1 sebesar 70,58% dan pada siklus II sebesar 88,24%. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model  Discovery. Absract: Research by discovery learning model aiming to know about learning process and improving student learning outcomes in VIII grade of SMP Negeri 2 Sungai Kunyit with material of structure and function of plant tissue. This research is a class action research (PTK) conducted in two cycles with II meetings. Each cycles consist of four phases planning, action, observation and reflection. Data instruments sheets of observation learning and questions of learning outcomes. The research result showed that learning process which used discovery learning model at first cycles with percentages about 87,50%. And at second cycles with percentages about 97,50%. It showed, there were enhancement about 10%. Learning by using discovery learning model could incresed the student learning result. At first cycles with completeness percentages about 70,58% and at second cycles with completeness percentages about 88,24%. Keyword : learning Result, , Discovery Methods
KELAYAKAN FLIPBOOK TUMBUHAN OBAT DI DESA PENYUGUK SEBAGAI MEDIA PADA SUB MATERI MANFAAT KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X SMA Lia, Fransiska; Daningsih, Entin; ., Yokhebed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.969 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kelayakan flipbook tumbuhan obat di Desa Penyuguk Kabupaten Melawi sebagai media pembelajaran pada sub materi manfaat keanekaragaman hayati di kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Media flipbook divalidasi oleh dua orang dosen program studi pendidikan Biologi FKIP Untan dan tiga orang guru Biologi kelas X SMA di tiga sekolah yang ada di Kabupaten Melawi. Penilaian lembar validasi menggunakan skala likert dan perhitungan berdasarkan rumus Yamasari. Berdasarkan penilaian validator, media flipbook termasuk ke dalam kategori valid dengan nilai rata-ratatotal validasi 3,52 dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada sub materi manfaat keanekaragaman hayati. Kata kunci: kelayakan, flipbook, keanekaragaman hayati, minat, kepentingan, keuntungan, ragam faedah.  Abstract: The research aimed to measure feasibility of medicinal plant flipbook in Penyuguk Village Melawi Regency for learning media in the submaterial of biodiversity in Senior High School Class Grade X. It was quantitative research with descriptive method. Flipbook validated by two lecturers of Biology Education Program, FKIP, Tanjungpura University and three Biology teachers of SMA clss X in there schools in the Melawi Regency. Validation sheet used a likert scale and calculation was based on Yamasari formulae. Based on validation test, flipbook was categorized valid with the score average was 3,52 and it was feasible as learning media in submaterial of biodiversity. Keywords: feasibility, flipbook, biodiversity