Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS RESPON PENAWARAN PETANI KENTANG DI KECAMATAN KAYU ARO KABUPATEN KERINCI

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 15, No 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supply Response Analysis of Potato Farmers in the Kayu Aro Subdistrict, Kerinci Regency. In Otonomi Daerah (OTDA) era, Regional government efforts to look for regional potency in order to increaseRegional Income. Potato in Kerinci Regency has given a significant contribution in Kerinci’s PDRB. Supply response and input demand by potatoes’farmers in Kayu Aro District Kerinci Regency was estimated by using profit function. The objective of this study is to analyze supply response on potatoes’farmers. Research was conducted in Kayu Aro District Kerinci Regency from August to December 2007. About 65 potato farmers were collected by simple random sampling in three villages Kayu Aro District. The result showed that farmers do maximize their profit in short term and response to price changing efficiently. Potato’s supply elasticity with considering its price was closed to one (Sbi = 0,983)Pada masa Otonomi Daerah (OTDA), Pemerintah Daerah berupaya untuk mencari potensi daerah dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kentang di Kabupaten Kerinci telah memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan PDRB daerah Kerinci. Respon penawaran dan permintaan input oleh petani yang mengusahakan kentang di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci diestimasi menggunakan analisis fungsi keuntungan. Tujuan studi ini untuk menganalisis respon penawaran petani kentang. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2007. Sebanyak 65 petani kentang diambil secara acak di tiga desa Kecamatan Kayu Aro. Hasil memperlihatkan bahwa petani benar-benar memaksimumkan keuntungannya dalam jangka pendek dan respon terhadap perubahan harga secara efisien. Elastisitas penawaran kentang dengan mempertimbangkan harganya sendiri mendekati satu (Sbi = 0,983).

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DENGAN PROSES PENYEMBUHAN PADA PENDERITA KUSTA DI KABUPATEN BENGKALIS RIAU

JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Vol 12, No 23 (2014): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Leprosy is a contagious disease which causes a very complex problem. Such a problem is not only a medical aspect but also it spreads to social, economic and cultural problem and comfort. Leprosy, up till now, is still frightened by all levels of society, families and including partly paramedics and medical officials. This matter is caused by the lack of  knowledge and disbelief toward leprosy. This research has a purpose to learn the relationship between the knowledge and the families’ responses with the healing process to the leprosy patients in the regency of Bengkalis Riau 2010. This kind of research has an analytic characteristic with the approach of cross sectional. The population in this research is all the family members of leprosy sufferers with the sample of 40 persons out of 97 persons. The method of sample selection is the cluster sample and uses chi-square analysis. The result of the research indicates that the respondents’ knowledge is in the medium category (67.5%), the good category attitude (52.5%) and recovery process of medium category (77.5%). It is found out that there is a significant correlation between the level of knowledge and the curative process toward the leprosy sufferers (P=0.007) and there is no significant correlation between the level of attitudes and the curative process upon leprosy sufferers (P=1.000).                It is suggested that health officials increase the supervision and health promotion to the family members of leprosy sufferers toward leprosy, contagion, therapy and the side effects of medication and it is also expected that families will pay more attention and give moral support to the leprosy sufferers in order that they will have more self confidence and perseverance in undergoing medical treatment. Kata Kunci : Keluarga, penyembuhan penyakit kusta.

PEMAHAMAN BUDAYA SERUMPUN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

SASINDO Vol 1, No 2/september (2013): sasindo
Publisher : SASINDO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidikan dalam membangun martabat umat manusia bangsa-bangsaserumpun Melayu, tentu yang kita perlukan adalah guru yang memiliki jatidiri kuat danorganisasi profesi guru yang berorientasi budaya. Guru dan organisasi profesi guruhendaknya senantiasa sadar akan bahaya disorientasi budaya bangsa-bangsaserumpun Melayu. Apakah guru telah menyadari posisinya yang strategis dalammembangun martabat umat manusia ini, dan secara terus-menerus memperbaharuidiri dalam menghadapi pergeseran budaya? Makalah ini membahas (1) peran bahasa,sastra dan budaya bangsa-bangsa serumpun, (2) pendidikan sebagai kunci perubahan,dan (3) peran strategis guru bangsa-bangsa serumpun Melayu dalam meningkatkankualitas pendidikan.Kata Kunci; Budaya, serumpun, pendidikan

DOSENMENUMBUHKAN SIKAP MENCINTAI KEARIFAN LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH MENULIS KARYA ILMIAH UNTUK MAHASISWA PBSI TAHUN AKADEMIK 2014/2015

Media Penelitian Pendidikan Vol 9, No 1 juni (2015): mpp
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instructional materials to write scientific papers in the Indonesian language and literature curriculum perluh developed based on the needs of students. In the development of teaching materials for students to write scientific papers should be adapted to the context of the students who have character values ​​by integrating the values ​​of character education. So that students not only get the Indonesian language and literature materials, but students gain experience that attitudes and provision of useful characters in his life. Character education can be loaded in the teaching materials is one of them is wisdom. In this study the development of teaching materials produced products to accommodate the needs of the teaching material to write scientific papers and the introduction of local wisdom. In the approach used in this study is research and development (R & D). The data sources of this study consisted of students and faculty. Product research results are validated by experts, limited tested. Keywords: teaching materials, scientific papers, character education

Perilaku Politik Elit Keagamaan dalam Politik Lokal

-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.23 KB)

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the variants of Muhammadiyah elite behavior associated with the PoliticalElection of Banyuwangi. There are two questions which should be answered in this study. Firstly, what is the backgroundof the political elite variants of Muhammadiyah in the local political elections? Secondly, what is the meaningof that behavior. The object of this study is position leader of Muhammadiyah. This study found that Muhammadiyah,in effort to consider the political situation, made reference to the Kepribadian Muhammadiyah document, which wascontained the ideological guide for its followers. Yet, the elites of Muhammadiyah had pragmatic interest and politicalchoice each one. However, every differentiation in political agenda must be guidance by rationality and moral valuesof Muhammadiyah.Keywords: Political behavior, Muhammadiyah, ElitABSTRAK Kajian ini bertujuan mengungkap varian perilaku elit Muhammadiyah terkait dengan pemilihan kepaladaerah yang diselenggarakan di Banyuwangi. Terdapat dua pertanyaan yang ingin dijawab dalam kajian ini. Pertama, apayang melatarbelakangi beragam varian elit politik Muhammadiyah dalam pemilihan kepala daerah? Kedua, apa maknadi balik perilaku elit Muhammadiyah tersebut. Unit analisis pada kajian ini adalah individu yakni anggota Muhammadiyahyang memiliki posisi sebagai pemimpin Muhammadiyah. Dari penelitian ini ditemukan bahwa, Muhammadiyahdalam membaca persoalan politik lokal, berpijak pada dokumen Kepribadian Muhammadiyah yang di dalamnyaterdapat panduan ideologis dalam menghadapi situasi politik. Kendati demikian, para elit Muhammadiyah terkadangmemiliki kepentingan pragmatis masing-masing. Karena itu, di antara elit yang satu dengan yang lain, memiliki pilihanpolitik yang berbeda. Namun, perbedaan politik itu jelas, dalam koridor etis pilihan rasional dan nilai-nilai moralMuhammadiyah.Kata Kunci: Perilaku politik, Muhammadiyah, Elit

DOSENMENUMBUHKAN SIKAP MENCINTAI KEARIFAN LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH MENULIS KARYA ILMIAH UNTUK MAHASISWA PBSI TAHUN AKADEMIK 2014/2015

Media Penelitian Pendidikan Vol 9, No 1 juni (2015): mpp
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instructional materials to write scientific papers in the Indonesian language and literature curriculum perluh developed based on the needs of students. In the development of teaching materials for students to write scientific papers should be adapted to the context of the students who have character values ​​by integrating the values ​​of character education. So that students not only get the Indonesian language and literature materials, but students gain experience that attitudes and provision of useful characters in his life. Character education can be loaded in the teaching materials is one of them is wisdom. In this study the development of teaching materials produced products to accommodate the needs of the teaching material to write scientific papers and the introduction of local wisdom. In the approach used in this study is research and development (R & D). The data sources of this study consisted of students and faculty. Product research results are validated by experts, limited tested. Keywords: teaching materials, scientific papers, character education

PEMAHAMAN BUDAYA SERUMPUN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

SASINDO Vol 1, No 2/september (2013): sasindo
Publisher : SASINDO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidikan dalam membangun martabat umat manusia bangsa-bangsaserumpun Melayu, tentu yang kita perlukan adalah guru yang memiliki jatidiri kuat danorganisasi profesi guru yang berorientasi budaya. Guru dan organisasi profesi guruhendaknya senantiasa sadar akan bahaya disorientasi budaya bangsa-bangsaserumpun Melayu. Apakah guru telah menyadari posisinya yang strategis dalammembangun martabat umat manusia ini, dan secara terus-menerus memperbaharuidiri dalam menghadapi pergeseran budaya? Makalah ini membahas (1) peran bahasa,sastra dan budaya bangsa-bangsa serumpun, (2) pendidikan sebagai kunci perubahan,dan (3) peran strategis guru bangsa-bangsa serumpun Melayu dalam meningkatkankualitas pendidikan.Kata Kunci; Budaya, serumpun, pendidikan

ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTORS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG

Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.955 KB)

Abstract

Keberhasilan proyek adalah tujuan akhir yang utama dari setiap proyek. Perbedaan faktor keberhasilan (critical success factors) proyek disebabkan tiap proyek mempunyai faktor-faktor pengaruh yang berbedabeda. Oleh karena itu,setiap pihak yang terlibat harus memiliki strategi tertentu terhadap kesuksesanproyek yaitu dengan mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan (keberhasilan) pelaksanaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung kesuksesan (critical success factors) proyek konstruksi di Kota Padang.Metode Penelitian yang digunakan analisis deskriptif menggunakan quisioner dengan data proyek konstruksi yang sedang atau sudah dikerjakan. Adapun respondennya adalah direktur utama, proyek manager, site manager, pelaksana, staf teknik, quantity dan quality control. Dari quisioner yang kembali, dilakukan pengujian data dengan menggunakan SPSS. Quisioner yang disebarkan sebanyak 30 quisioner. Response rate 100%. Dari data penelitian terdapat 8 faktor dengan 59 sub faktor/variabel. 8 faktor tersebut adalah faktor manajemen proyek, pengelolaan proyek, pengadaan, rencana tenaga kerja, bahan/material, peralatan, eksternal dan cuaca. Hasil uji validasi, didapatkan 8 faktor dan 52 variabel yang valid. Hasil uji reliabilitas, semua faktor yang valid juga reliable. Dari analisa data dengan SPSS versi 2.4 didapatkan faktoe yang paling dominan terhadap critical success proyek konstruksi adalah : untuk manajemen proyek adalah Rencana dan Jadwal yang digunakan, mempengaruhi sebesar 4,1667%. Faktor pengelolaan proyek, sub faktor yang paling dominan adalah Jadwal Pelaksanaan tidka sesuai Schedule yaitu sebesar 4,3667%. Faktor pengadaan proyek, sub faktor yang paling dominan adalah Metode Penawaran Proyek yaitu sebesar 3,8333%. Faktor Rencana Tenaga Kerja, sub faktor yang paling dominan adalah Jumlah Tenaga Kerja yang direncanakan yaitu sebesar 4,1000%. Faktor Bahan/Material, sub faktor yang paling dominan adalah Spesifikasi Teknis Bahan/Material yang digunakan yaitu sebesar 4,6333%. Faktor Peralatan, sub faktor yang paling dominan adalah Kapasitas Peralatan yang digunakan yaitu sebesar 4,3333%. Faktor Eksternal, sub faktor yang paling dominan adalah Komitmen semua pihak terhadap Proyek yaitu sebesar 4,6000%. Dan faktor Cuaaca, sub faktor yang paling dominan adalah Intensitas Curah Hujan yaitu sebesar 4,5667%. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat sebagai bahan pertimbangan untuk semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi agar tercapai keberha silan proyek. 

PEMAHAMAN BUDAYA SERUMPUN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

SASINDO Vol 1, No 2/septembe (2013): sasindo
Publisher : SASINDO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.393 KB)

Abstract

Peran pendidikan dalam membangun martabat umat manusia bangsa-bangsaserumpun Melayu, tentu yang kita perlukan adalah guru yang memiliki jatidiri kuat danorganisasi profesi guru yang berorientasi budaya. Guru dan organisasi profesi guruhendaknya senantiasa sadar akan bahaya disorientasi budaya bangsa-bangsaserumpun Melayu. Apakah guru telah menyadari posisinya yang strategis dalammembangun martabat umat manusia ini, dan secara terus-menerus memperbaharuidiri dalam menghadapi pergeseran budaya? Makalah ini membahas (1) peran bahasa,sastra dan budaya bangsa-bangsa serumpun, (2) pendidikan sebagai kunci perubahan,dan (3) peran strategis guru bangsa-bangsa serumpun Melayu dalam meningkatkankualitas pendidikan.Kata Kunci; Budaya, serumpun, pendidikan

Eksplorasi Daun Jati Sebagai Zat Pewarna Alami Pada Produk Pashmina Berbahan Katun Dengan Teknik Ecoprint

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 3 (2018): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan bahan alam yang melimpah di Indonesia sangat mendukung perkembangan produk tekstil salah satunya adalah pewarnaan alami. Perkembangan teknologi tekstil menyebabkan penggunaan pewarna alami semakin berkurang. Mengingat dampak yang diakibatkan dari pewarna sintetis sangat berbahaya, peneliti melakukan sebuah penelitian yang berjudul Eksplorasi Daun Jati Sebagai Zat Pewarna Alami pada Kain Katun Sebagai Produk Pashmina dengan Teknik Ecoprint. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengetahui zat warna alami yang dihasilkan serta ketahanan warna daun jati pada kain katun sebagai produk pashmina dengan teknik ecoprint. Metode  yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif.  Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Keluarga dan Laboratorium Tata Busana Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga FKIP Unsyiah, dimulai dari tanggal 20 Juni 2018 sampai dengan tanggal 15 Juli 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah daun jati yang ada di daerah Darussalam, sedangkan  dan sampel penelitian adalah daun jati muda yang diambil dari populasi secara acak sebanyak 250 gram. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan teknik ecoprint, dengan tahapan penelitian meliputi proses mordanting, pentransferan warna, fiksasi dan pengujian ketahanan warna. Proses pentransferan warna dengan teknik ecoprint dapat dilakukan dengan metode ketuk, rebus dan kukus dengan menggunakan fiksator tunjung, kapur dan tawas. Ketahanan warna dari ketiga metode tersebut diuji dengan pencucian dan penjemuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ketuk menghasilkan warna merah kecoklatan dan kuning kecoklatan, metode rebus dan kukus menghasilkan warna merah muda keunguan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun jati dapat dieksplorasi zat pewarna alami pada kain katun sebagai produk pashmina, warna yang dihasilkan adalah warna kecoklatan, kuning kecoklatan, dan merah muda keungunguan. Pewarnaan menggunakan teknik ecoprint dengan metode rebus dan kukus setelah difiksasi menggunakan tawas menunjukkan ketahanan warna yang paling baik. Kata Kunci: eksplorasi warna, daun jati, pewarna alami, kain katun, pashmina, ecoprint