Marmawi .
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP UNTAN Pontianak

Published : 31 Documents
Articles

Found 31 Documents
Search

Persamaan ”Gender” Dalam Pengembangan Diri ., Marmawi
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.933 KB)

Abstract

Persoalan ”gender” akhir-akhir ini sedang menjadi wacana publik yang aktual dibicarakan oleh banyak kalangan. Isu ini bergulir tidak hanya terbatas pada masalah kesetaraan kaum perempuan semata, tetapi juga menyangkut upaya perubahan-perubahan sosial politik dan budaya masyarakat Indonesia secara umum. Pada bidang politik yang menyangkut ketatanegaraan, perhatian terhadap kaum pe-rempuan sudah sangat jelas dengan memberikan kesempatan (kuota) sebesar 30% untuk wakil rakyat di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, bahkan susunan kabinet pemerintahan mendekati jumlah yang ditetapkan. Kata-kata Kunci: Gender, Pengembangan Diri, Diskriminasi
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN MENCARI URUTAN LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210041), Nurmalasari; ., Marmawi; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.75 KB)

Abstract

This research is a form of action research with descriptive methods . Subjects were 1 teacher and children , amounting to 15 children . Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data that : 1 ) Planning for meningatkan learning cognitive skills through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " excellent " , while the teachers planning has been done include: formulating learning goals , choosing a theme , selecting play materials , teaching methods , assessing learning outcomes . 2 ) Implementation of learning to improve skills through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " excellent " , while the implementation has been done , among others : the teacher pre- learning activity , the teacher opened the lesson , the teacher core activities of learning , teacher close the learning . 3 ) Improvement of cognitive abilities through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " developed in line with expectations " with activities including: a) the child can sort the symbol numbers 1-10. b ) children 1-10 numbers mentioned symbol. c ) and connecting the child match numbers with symbol numbers 1-10 .   Keywords: Cognitive, Games Looking Sequence Numbers Symbol Abstrak: Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru 1 orang dan anak yang berjumlah 15 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran untuk meningatkan kemampuan kognitif melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan “baik sekali”, adapun perencanaan yang telah dilakukan guru antara lain: merumuskan tujuan pembelajaran, memilih tema, memilih bahan main, menggunakan metode pembelajaran, menilai hasil belajar. 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan “baik sekali”,adapun pelaksanaan yang telah dilakukan antara lain: guru melakukan kegiatan pra pembelajaran, guru membuka pembelajaran, guru melakukan kegiatan inti pembelajaran, guru menutup pembelajaran. 3) Peningkatan kemampuan kognitif melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan “berkembang sesuai dengan harapan” dengan kegiatan antara lain: a) anak dapat mengurutkan lambang bilangan 1-10 b) anak menyebutkan lambang bilangan 1-10 c) anak mencocokkan dan menghubungkan bilangan dengan lambang bilangan 1-10. Kata Kunci :  Kognitif, Permainan Mencari Urutan Lambang Bilangan
PEMBELAJARAN PROYEK DALAM MENGEMBANGKAN KERJA SAMA MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Widianingsih, Suci; ., Marmawi; Lestari, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.42 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran proyek, bentuk kerja sama kerukunan dan respon anak terhadap pembelajaran proyek dalam mengembangkan kerja sama melalui permainan balok. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif menggunakan pendekatan penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 1 orang guru dan 28 anak yang terdapat di kelas B. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran proyek dalam mengembangkan kerja sama melalui permainan balok membuat anak belajar mengembangkan kerja sama sesama anggota kelompoknya. Bentuk kerja sama yang dilihat peneliti saat anak-anak menyusun balok bersama anggota kelompoknya adalah bentuk kerja sama kerukunan yang mencakup tolong menolong dan gotong royong. Respon anak senang ketika menyusun balok menjadi bangunan yang mereka sukai, namun dari 6 kelompok terdapat 2 kelompok yang belum dapat bekerja sama sesama anggota kelompoknya dengan hasil persentase 67% dari 100%.   Kata Kunci: Pembelajaran proyek, Kerja sama, Permainan balok Abstract: This study aims to determine the project learning activities, forms of cooperation and harmony response to the childs learning in a project to develop cooperation through game blocks. This research was conducted using qualitative research using descriptive research approach. The sample was 1 teacher and 28 children who are in class B. Results of data analysis showed that the learning projects in developing cooperation through game beams make children learn to develop cooperation fellow group members. Forms of cooperation are seen when researchers kids the block with the rest of the group is a form of cooperation that includes helping each harmony and mutual cooperation. Response of children to be happy when putting together the building blocks they like, but there are 2 groups of 6 groups who have not been able to work together with other members of his group the percentage 67% from 100%. Keywords: Learningp project, Cooperation, Game block
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (F54210070), Agustina; ., Marmawi; ., Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.801 KB)

Abstract

Accompanied presents the results of research on improving creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years . This study in kindergarten State Middle Singkawang involving one teacher and 20 children . A common problem with being in this study is: How can increase creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang?The method used is the method of action research kelas.Secara detailed specific problems outlined in the form of the following research questions: 1 )How does learning plan to enhance creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang? 2)How does the implementation of learning methods to enhance creativity through the provision of duty in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Singkawang ? 3 ) Is the task via the method of administration may increase in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang?To answer these questions used data on the implementation of learning through methods of enhancing creativity task is already underway . The data collected through interviews , observation and documentation .This study used a qualitative descriptive method. Keywords : Creativity , Method of Providing Duty.   Abstrak: Disertai ini menyajikan hasil penelitian tentang meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini di TK Negeri Singkawang Tengah dengan melibatkan  satu orang guru dan 20 anak. Masalah umum yang menjadi kajian dalam disertai ini adalah: Bagaimanakah meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah? Metode yang di gunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas.Secara rinci masalah khusus ini dijabarkan dalam bentuk pertanyaan penelitian sebagai berikut:1)Bagaimanakah perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah?2) Bagaimanakah pelaksaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang?3) Apakah melalui metode pemberian tugas dapat meningkatkan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut digunakan data tentang pelaksanaan pembelajaran meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas yang sudah berlangsung. Data dikumpul melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kata Kunci :  Kreativitas, Metode Pemberian Tugas.
MENANAMKAN KEJUJURAN MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54009022), Merpina; ., Marmawi; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.492 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menanamkan kejujuran melalui permainan congklak pada anak usia 5-6 tahun sangatlah penting untuk kehidupan anak dimasa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dalam perencanaan pembelajaran menanamkan kejujuran guru menanamkan disetiap poses pembelajaran dikelas, guru menggunakan media seperti menonton filem, membaca cerita dan bermain. Permainan yang digunakan dikelas yaitu permainan congklak. Selama proses permainan guru membimbing anak disertai dengan memberikan pujian, guru membimbing untuk berkata jujur dan bersikap jujur selama permainan. Mengelola kelas dengan baik agar anak tidak merasa bosan, serta melakukan evaluasi dan menyusun rangkuman dengan anak ketika akhir pembelajaran.   Kata kunci: kejujuran, permainan congklak   Abstract: The purpose of the study through the game congklak in still honesty in children aged 5-6 yearsis critical to a childs life in the future. The method used in this study is qualitative and descriptive approach. The result showed that the teachers lesson plans honesty embed embed learning poses every class, teachers use media such as watching films, reading stories and playing. Games that use the class that congklak game. During the game the teacher guides the child is accompanied by giving compliments, teachers guide to telling the truth and being honest during the game. Manage classes well so that children do not get bored, as well as to evaluate and prepare a summary of the child when the end of the lesson. Key words: honesty, congklak game  
PELAKSANAAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 4 -5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI SELIMBAU A, Juliana; ., Marmawi; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.5 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untukuntuk mengetahui pelaksanaan toilet training pada anak usia 4-5 tahun. Di Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau. Metode yang digunakanadalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian adalalah pendekatan kualitatifbahwa metode deskriptif dapat  diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga masyarakat dan lain-lain)  pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala Taman Kanak-Kanak, guru taman Kanak-Kanak 1 orang dan 33 orang anak Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau yang terdiri 15 orang anak laki-laki dan 18 orang anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan toilet training pada anak usia 4-5 tahun Di Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau memberikan pengaruh positif pada anak untuk menjaga kebersihan tubuh dan kebersihan lingkungan sekolah. Kata kunci: Pelaksanaan, Toilet Training, dan Anak Usia Dini   Abstract: purposely, the research is conducted to know the implementation of toilet training to the children at the age of 4 to 5 in the local kindergarden, Selimbau. The used method in this research ware descriptive method with qualitative research approach that descriptive method can be interpreted as trouble-shooting procedure investigated by depicting / defining situation of subyek / research obyek ( someone, society institute and others) at the (time) of now pursuant to visible facts or as it is. Subject in this study were the head of kindarden, kingarden teacher 1 and 33 kingarden children selimbau state comprising 15 boys and 18 girls. The result indicated that the implementation of toilet training at the age of 4 to 5 brought a positive influence for children either to keep the cleaness of their body or cleaness of the school environment. Keywords: Implementation, Toilet Training, Early Childhood
PENINGKATAN PERHATIAN BELAJAR MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA ANAK TK Artika, Tri; ., Marmawi; Ali, Muhamad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian belajar anak TK     dengan menggunakan alat peraga dalam bentuk media audio visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 20 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang tertuang dalam RKH dengan menggunakan media audio visual untuk peningkatan perhatian belajar anak TK seperti dalam IPKG 1 Siklus 1 diperoleh 2,87 dan IPKG 2 Siklus 2 diperoleh 3,1. Hal ini menunjukkan bahwa guru dapat merancang perbaikan perencanaan pembelajaran, dan melakukan proses pembelajaran dengan baik sehingga perbaikan pada siklus kedua dapat terlaksana dengan baik sehingga menjadi 10%. Sedangkan dalam tahap langkah-langkah pembelajaran siklus 1 diperoleh 64,5% dan siklus 2 diperoleh 74,5% sama dengan hasil pada peningkatan IPKG namun peningkatan semakin tinggi menjadi 10%. Kata kunci: Perhatian Belajar, MediaAudioVisual   Abstract: This research study aims to improve the care of children TK. Slash using props in the form of audio visual media. The method used in this research is descriptive method. The sample was 20 children. The results showed that the lesson plans contained in RKH using audio-visual media attention for improvement of  Slash TK  district as obtained IPKG 1 Cycle 12,87 and IPKG 2 Cycle 2 was obtained3,1 .This suggests that teachers ameliorationcan designing lesson plans, and make the learning process so well that improvement in the second cycle can be done well so that it becomes 10% . While in the stage of learning steps acquired 64,5% of cycle 1 and cycle 2 was obtained 74,5 % , corresponding to the increase in excelsiorIPKG but an increase to 10%. Keywords : Attention Learning , Media Audio Visual
PENINGKATAN HASIL BELAJAR OPERASI PERKALIAN DENGAN METODE JARIMATIKA F34210302, Alipin; ., Kaswari; ., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.638 KB)

Abstract

Abstract : This study aimed to obtain information about the presence or absence of improving student learning outcomes in mathematics at Immanuel Christian Elementary School third grade Nanga Pinoh Melawi Jarimatika associated with the application of the method . Forms of research such as this study is action research conducted in two cycles , and each cycle consists of four stages , namely planning , action , observation and reflection . To obtain data on student learning outcomes learning outcomes data is taken from the first and second cycles . While data on teacher learning and student activities taken from APKG 1 and II as well as the observation of student activity sheets . Indicator of the success of this research is that if students obtain an average result of learning achieve ? 70 . Average learning outcomes in the first cycle of 67.20 , while in the second cycle of 84.00 . The conclusions of this research are improving student learning outcomes after the implementation of the method with significant Jarimatika math multiplication on the material at Immanuel Christian Elementary School Nanga Pinoh Melawi which is equal to 32.00. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang ada tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SD Kristen Imanuel Nanga Pinoh Kabupaten Melawi terkait dengan penerapan metode jarimatika. Bentuk penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan tiap siklus  terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data tentang hasil belajar siswa diambil dari data hasil belajar siklus I dan II. Sedangkan data pada proses pembelajaran guru dan aktivitas siswa diambil dari APKG 1 dan II serta lembar observasi aktivitas siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah apabila siswa memperoleh rata-rata hasil belajar mencapai  ? 70. Rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 67.20, sedangkan pada siklus II sebesar 84.00. Simpulan dalam penelitian ini terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang siknifikan  setelah diterapkannya metode jarimatika pada materi berhitung perkalian di SD Kristen Imanuel Nanga Pinoh Kabupaten Melawi yakni sebesar 32.00 Kata Kunci : Hasil Belajar, Operasi Perkalian, Metode Jarimatika
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA MELALUI KEGIATAN BERNYANYIPADA ANAK 5-6 TAHUN (F54210015), Gustiana; Syukri, M.; ., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.233 KB)

Abstract

This research is motivated children low language skills as the child is not yet clear to speak with correct pronunciation and sounds, children may not be able to formulate a good word to reveal the contents of the song about favorite foods,children may not be able to answer more questions about the food kesukaan.Bentuk this study is action research. The method used in this research is descriptive method. Subjects were 1 teacher and 15 anak.Berdasarkan results of the research data showed that: 1) Planning learning in enhancing the development of the ability to speak the Indonesian language through beryanyi.2) Implementation of learning in improving the ability to speak the Indonesian language through singing.3) Increased ability to speak the Indonesian through bernyanyi.Hasil research can be concluded that learning in enhancing the development of speech through singing activities can be categorized baik.Tujuannya implemented to carry out learning,especially in improving the speech of children aged 5-6 years with the implementation of beryanyi activities, teachers can design approach should be useful in motivating children to learn in order to speak the child s ability to thrive as it should . Keywords:Speech,SingingEvents Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan berbahasa anak rendah seperti anak belum jelas untuk berbicara dengan lafal dan bunyi yang benar, anak belum dapat menyusun kata yang baik dalam mengungkapkan isi lagu tentang makanan kesukaan, anak belum dapat menjawab pértanyaan lebih lengkap tentang makanan kesukaan.Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Subjek penelitian adalah 1 orang guru dan  15 orang anak.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan pengembangan kemampuan berbicara menggunakan bahasaIndonesia melalui kegiatan beryanyi. 2) Pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan bahasa Indonesia melalui kegiatan bernyanyi.3) Peningkatan kemampuan berbicara menggunakan bahasa Indonesia melalui kegiatan bernyanyi.Hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran dalammeningkatkan pengembangan kemampuan berbicara melalui kegiatan bernyanyi dapat dikategorikan terlaksana dengan baik.Tujuannya untuk melaksanakan pembelajaran khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan penerapan kegiatan beryanyi, hendaknya guru dapat merancang pendekatan yang berguna dalam memotivasi anak dalam belajar agar kemampuan berbicara anak dapat berkembang sebagaimana mestinya. Kata Kunci :  Kemampuan Berbicara, Kegiatan Bernyanyi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN FRUIT DOMINOS PADA ANAK 5-6 TAHUN (F54210042), Nurseh; ., Fadillah; ., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.061 KB)

Abstract

This research is motivated poor childrens ability to understand the concept of numbers, among others, the child has not been able to raise the figure to the right, children may not be able to write numbers correctly,the child has not been able to pair the object based on the numbers, children can not pair. Destination to improve childrens ability to understand the concept of numbers and quality of learning in schools.The methods used in this research is descriptive method. Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data, the general conclusion that can be drawn:1) teachers planning their lessons through the game dominos fruit in improving the ability to understand the concept of numbers in children kindergarten school.2) Implementation of learning through play dominos fruit in improving the ability to understand the concept of numbers in children kindergarten school.3) From the introduction of learning numbers with fruit dominos game result that the ability to understand the concept of numbers in children kindergarten school year.But after the act is done in improving childrens ability to understand the concept of numbers there are still children who are categorized in the process as much as three to four children each assessment indicators.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan anak dalam memahami konsep bilangan antara lain anak belum mampu menyebutkan angka dengan benar, anak belum mampu menuliskan angka dengan benar.Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam memahami konsep bilangan hendaknya dan kualitas pembelajaran di sekolah. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa:1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru melalui permainan fruit dominos dalam meningkatkan kemampuan memahami konsep bilangan pada anak.2) Pelaksanaan pembelajaran melalui permainan fruit dominos dalam meningkatkan kemampuan memahami konsep bilangan pada anak.3) Dari pembelajaran pengenalan bilangan dengan permainan fruit dominos diperoleh hasil bahwa kemampuan memahami konsep bilangan pada anak usia. Dari hasil pembelajaran pengenalan bilangan dengan permainan fruit dominos diperoleh hasil bahwa kemampuan memahami konsep bilangan pada anak antara lain: sebagain besar anak dapat menyebutkan bilangan yang tertera pada kartu fruit dominos, anak dapat menuliskan bilangan yang tertera pada kartu fruit domino, dapat memasangkan bilangan sesuai dengan kartu fruit dominos, anak dapat mencari kartu fruit dominos berdasarkan bilangan yang diinstruksikan guru, anak dapat memesangkan kartu fruit dominos berdasarkan jumlah gambarnya. Kata Kunci :  Konsep Bilangan, Fruit Dominos.