Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDULAIZATION (TAI) DILENGKAPI PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Rejeki, Guyup Sri; ., Haryono; Dwi Ariani, Sri Retno
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.964 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) diengkapi peta konsep pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan di SMAN 5 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran TAI dilengkapi peta konsep dapat meningkatkan aktivitas (50% pada siklus I menjadi 71,42% pada siklus II) dan prestasi belajar siswa (aspek kognitif 46,43% menjadi 100% pada siklus II) pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan. Dari aspek afektif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase dari 60,71% pada siklus I dan 71,42% pada siklus II. Pada aspek psikomotor mencapai 75%. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi peta konsep dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 4 SMA Negeri 5 Surakarta. Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, team assisted individualization, peta konsep, aktivitas belajar, prestasi belajar
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DILENGKAPI MEDIA POWER POINT PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI KELAS X SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ghufroni, M. Yahya; ., Haryono; Hastuti, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi Stoikiometri dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Posing dilengkapi media power point. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Batik 2 Surakarta yang berjumlah 35 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem posing dilengkapi media power point dapat meningkatkan prestasi belajar dan interaksi sosial siswa pada materi pokok Stoikiometri. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil tes kognitif dan tes afektif. Untuk peningkatan interaksi sosial dapat dilihat dari observasi langsung dan angket interaksi sosial. Persentase hasil tes kognitif, afektif, observasi langsung dan angket interaksi sosial siswa pada siklus I berturut-turut 37,14%; 67,91%; 64,36%; 64,93%. Untuk hasil yang diperoleh pada siklus II secara berturut-turut yaitu 71, 43%; 72,83%; 70,79%; dan 74,40%.Kata kunci: Problem Posing, Power Point, Prestasi Belajar, interaksi Sosial, dan SMA Batik 2 Surakarta
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EFEKTIF DI PERGURUAN TINGGI ., Haryono
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI PACITAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A lecturer quality is one of the keys to be succeed in teaching process. The phenomenon says that a qualified lecturer will give good impacts to the graduation of students. Effective teaching strategy is the important part in the teaching and learning process. To get a qualified teaching, a lecturer must use the effective teaching strategy. Key words: teaching strategy, quality of lecturer, and the effective teaching development.
Pengaruh Pembelajaran Organisasi, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Pegawai Kecamatan Karimun Untuk Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai ., Haryono; Muhardin, Raden Richky Dwi; ., Permana Tedjo
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.253 KB) | DOI: 10.28932/jmm.v11i1.44

Abstract

This research want to understand the influence of learning organization, leadership, a work environment against motivation clerk subdistricts karimun for an increase discipline of work employees. This research uses the approach of quantitative. The data used is data a primer that obtained from 65 of the respondents. The technique of the analysis that used is the path of analysis. There are the influence of being significant and markedly between variables of learning organization (X1), leadership (X2) and a work environment (X3) impact on motivation (Y1), Twhere obtained that the value of Tstatistic on each of exogen variable > Ttable of 1.99897. There are the influence of being significant and markedly between variables of learning organization (X1), leadership (X2), a work environment (X3) and motivation (Y1) have an effect upon discipline of work (Y2), where obtained that the value of Tstatistic on each of exogenous variable > Ttable of 1.99897. There are influences of being significant and markedly between variables exogenous with a variable endogenous, where the magnitude of the influence of obtained amounting to, 6629 or 66.29%. It is notice the magnitude of the influence of a whole exogenous variable against a variable endogenous amounting to 67.97% and the rest amounting to 32.13% caused by other variables.Keywords: Learning Organization, Leadership, A Work Environment, Motivation Work, Employees Work Employees Discipline
Pola Pertumbuhan dan Nisbah Kelamin Ikan Brek (Barbonymus balleroides Vall. 1842) pada Habitat yang Terfragmentasi di Sungai Serayu Jawa Tengah ., Haryono; Rahardjo, MF.; ., Mulyadi; Affandi, Ridwan
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Biologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1987.405 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v10i2.2108

Abstract

A total of 2466 fish were sampled from Serayu River in Banjarnegara, Central Java. The aims of study are to assessthe relationships among length weight, growth, condition factors and sex ratio of of the brek fish (Barbonymusballeroides) with fragmented habitat. The study started from June 2012 to May 2013 using survey mehods. Thestudy sites consist of six stations which were into three segments based on the reservoir position, i.e lower segment(St.1-St.2), middle segment (St.3-St.4), and upper segment (St.5-St.6). The results show length weight relationshipwere W= W= 7.10 -7*L3.084 (r2= 0.97) for all specimens, W = 8.10-6 *L3.061 (r2= 0.96) for males, and W= 7.10-7*L3.089(r2= 0.98) for females; growth pattern were allometric over all condition factor were almost the both males andfemales, i.e. 1.0234 and 1.0275 respectively. Based on the segment, males were the highest in March at the middlesegment i.e 1.2105 (n= 49) and the lowest at was the upper segment i.e. 0.8952 (n = 29). In females, the highestwas also in March at the upper i.e. 1.1895 (n = 19) and the lowest in April at the lower segment i.e. 0.9478 (n=35); sex ratio consists of 1073 males and 1393 females or 1: 1.29.Key words: growth, length-weight relationship, condition factor, and sex ratio
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TENTANG PERENCANAAN JARINGAN PADA MATA PELAJARAN RANCANG BANGUN JARINGAN DI KELAS XI TIB SMK NEGERI 2 KOTA BOGOR ., Haryono
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.355 KB)

Abstract

Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di kelas bahwa rendahnya pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan (RBJ)tentang Perencanaan Jaringan.Oleh karena itu seorang guru perlu mempertimbangkan strategi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui metode pembelajaran brainstormingdapat meningkatkan hasil belajar peserta didik tentang Perencanaan Jaringan Pada Mata Pelajaran Rancang Bangun Jaringan Di Kelas XI TIB SMK Negeri 2 Kota Bogor; (2) Untuk mendeskripsikanproses peningkatan hasil belajar peserta didik tentang Perencanaan Jaringan Pada Mata Pelajaran Rancang Bangun Jaringan sebelum dan sesudah menggunakan metode pembelajaran brainstorming di Kelas XI TIB SMK Negeri 2 Kota Bogor; dan (3) Untuk mengukur besarnyapeningatan hasil belajar peserta didik tentang Perencanaan Jaringan Pada Mata Pelajaran Rancang Bangun Jaringan sesudah menggunakan metode pembelajaran brainstorming di Kelas XI TIB SMK Negeri 2 Kota Bogor.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran brainstorming dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI TIB SMK Negeri 2 kota Bogor. Sebelum menggunakan metode pembelajaran brainstorminghasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata 66,72 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan metode pembelajaran brainstorming menjadi 74,78 pada siklus 1 dan 79,08. pada siklus 2Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran brainstorming yang disesuaikan dengan materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar penggunaan metode pembelajaran brainstorming disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor.