Articles

PENERAPAN TEORI BRUNER BERBANTUAN KARTU SAPURA PADA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT DI SMP

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.184 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Penerapan Teori Bruner Berbantuan Kartu Sapura Pada Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di SMP”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 1 Tekarang Kab.Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one shot case study. Sampel penelitian ini adalah 28 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 25%. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa dengan menerapkan teori Bruner berbantuan kartu Sapura pada penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat tidak mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Sedangkan  motivasi belajar siswa tergolong tinggi dengan skor rata-rata yaitu 2,63. Kata kunci : Teori Bruner, Kartu Sapura, ketuntasan hasil belajar, motivasi belajar Abstract : The title of this research is “Application of Bruner’s Theory assisted Sapura card of  the addition and subtraction of integer in junior high school”. This research aims to determine mastery of learning result and learning motivation of students in addition and subtraction of integer in grade VII  SMP Negeri 1 Tekarang Kab.Sambas West Borneo Province. The research method that used is a quasi-experimental and the research design that used is a one shot case study. The study sample is 28 students. The results of data analysis showed that the mastery learning students only reach 25% . It caused the student’s result that was applying with the Bruner’s Theory assisted Sapura card in addition and subtraction of integer not achieve mastery in the classical learning while learning motivation of student’s was high with the average score is 2.63. Keywords: Bruner’s Theory, Sapura Cards, Mastery of Learning Result, Learning Motivation

Pengaruh Produk,Harga,Dan Distribusi Terhadap Keputusan Pedagang Eceran Membeli Keripik Usus Ayam Pada Perusahaan Bintang Bersinar Di Samarinda

Publikasi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): Publikasi Ilmiah
Publisher : Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hamdani, Pengaruh faktor produk,harga,dan distribusi terhadap keputusan pedagang eceran membeli keripik usus ayam pada perusahaan Bintang Bersinar di Samarinda, dibawah bimbingan Prof.DR.Hj.Rusmilawati,IM.,M.Si selaku pembimbing I dan Dr.J.Kuleh, S.E,. M.Si selaku pembimbing II. Sampel penelitian adalah para pelanggan (pedagang eceran) diperusahaan Bintang Bersinar sebanyak 70 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu apakah faktor produk,harga dan distribusi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian pedagang eceran dan untuk mengetahui faktor manakah yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pedagang eceran membeli produk keripik usus pada perusahaan Bintang Bersinar di Samarinda. Adapun alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan uji F diketahui bahwa nilai Fhitung 90,582 > Ftabel 2,744 hal ini menunjukkan bahwa faktor produk (X1), harga (X2) dan distribusi (X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pedagang eceran membeli keripik usus ayam pada perusahaan Bintang bersinar sehingga hipotesis diterima. Dari ketiga faktor tersebut, maka diketahui faktor produk (X1) berpengaruh dominan dibandingkan dengan faktor harga (X2) dan distribusi (X3). Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung , dimana nilai thitung untuk faktor produk adalah 5,893 lebih besar daripada nilai thitung untuk faktor harga (X2) dan distribusi (X3) berturut-turut adalah 3,719 dan 3,459.

Implementasi Lesson Study untuk Meningkatkan Kualitas Perkuliahan Fisika Inti

Jurnal PMIPA Vol 2, No 1 (2011): Januari 2011
Publisher : Jurnal PMIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.471 KB)

Abstract

Lesson Study ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil dan proses perkuliahan Fisika Inti pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Tanjungpura. Lesson Study merupakan suatu model untuk meningkatkan profesionalitas guru atau dosen dalam melaksanakan tugasnya melalui kegiatan pengkajian proses pembelajaran secara kolaboratif. Pelaksanaan Lesson Study memiliki tiga tahap yaitu : Plan (merencanakan kegiatan perkuliahan); Do (pelaksanaan perkuliahan dengan dihadiri observer); dan See (diskusi dan refleksi proses  perkuliahan). Penelitian ini menerapkan perkuliahan multimodel dengan pendekatan kontekstual. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan dan refleksi perkuliahan dapat meningkatkan kualitas hasil dan proses perkuliahan. Hasil perkuliahan mahasiswa meningkat dari rata-rata 49,25 % menjadi 78,75 %. Jadi secara umum pelaksanaan Lesson Study dapat meningkatkan kualitas perkuliahan Fisika Inti pada program studi Pendidikan Fisika.   Kata kunci : lesson study, físika inti

PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI LINGKARAN DI SMP

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.809 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode mind mapping terhadap hasil belajar siswa materi lingkaran di kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Posttest-Only Control Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Analisis data dengan uji U Mann-Whitney menunjukkan bahwa Zhitung=-0,88 sedangkan pada taraf signifikansi diperoleh Ztabel=1,96 dengan demikian H1 ditolak atau H0 diterima, artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara siswa yang diberi pembelajaran dengan metode mind mapping dan siswa yang diberi pembelajaran dengan metode mencatat tradisional pada materi lingkaran. Hal ini sesuai dengan hasil perhitungan effect size -0,1779 artinya  metode mind mapping memberikan pengaruh yang rendah terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Mind Mapping, Hasil Belajar, Lingkaran Abstract: The purpose of this research was to determine the result of mind mapping method of student learning outcomes in the circle  materials of eighth grade students in SMP Kemala Bhyangkari 1 Kubu Raya. The research methods used in this research is an experiment with the design of the research programm used is the Posttest-Only Control Design. The sample in this research was 29 students in class VIII B as an experiment class and 30 students in class VIII D as a control class. Data analysis by Mann-Whitney U test show that Zcount =-0.88 while the significance level is obtained Ztable=1.96 thus H1 is rejected or H0 accepted, meaning that there was no difference in average a significant learning outcome among the students who were given the learning mind mapping method and the students who were given traditional methods of learning the material recorded on the circle. This is consistent with the results of the calculation of effect size -0.1779 meaning mind mapping method gives a low influence on student learning outcomes. Keywords: Mind Mapping, Learning Outcomes, Circle

PERCEPTION OF THE COOPERATIVE UNIT MANAGEMENT AGAINST THE UNDERSTANDING ABOUT THE FINANCIAL REPORT OF THE COOPERATIVE UNIT IN TANGERANG

The Accounting Journal of Binaniaga Vol 3, No 02 (2018): December 2018
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.852 KB)

Abstract

This research is to find out the effect of the perception upon the understanding about the financial report of the cooperative unit in Tangerang.  The research has been done at the cooperative units in Tangerang, and the samples of the research is 53 respondents who are the management of the cooperative.  Variables of this research are independent variable which is the perception of the cooperative management (PPK) and dependent variable which is the understanding about the financial report (PALK) Data collection method is field survey using questionnaires, direct interview and library study.  Analysis unit is the people (cooperative unit management). Method of data analysis has applied simple linear regression. Analysis equipment is applying SPSS 24.0. The perception of the cooperative unit management has positively and significantly affected the understanding about the financial report based on SAK, ETAP at the cooperative units in Tangerang. The better perception of the cooperative unit management has improved the understanding of the financial report.Key words:  perception of the management of cooperative unit, understanding about the financial report. 

DESKRIPSI MISKONSEPSI SISWA TENTANG KONSEP-KONSEP DALAM RANGKAIAN LISTRIK

Jurnal PMIPA Vol 4, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal PMIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.07 KB)

Abstract

The aim of this research were investigated misconception about electric circuit. Diagnostic tests and Certainly of Response Index used to survey 68 students in Pontianak. That misconceptions are current have been consumed by its closed circuit components; the more battery in the circuits, the more brightness of the bulb; the more of resistance in series circuits, the more current; battery to be seen as stationary source of current; if a circuit element changed in a circuit, student analyse circuit in terms before and after current passes that place; if the number of resistance increase in a circuit, equivalent resistance also increases as independent from their connection type. Keywords: misconception, electric circuit, CRI, diagnostic tests.

MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LOMPAT TINGGI GAYA STRADLLE MODIFIKASI BERMAIN LOMPAT TALI SDN 06 SEMAYANG

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.424 KB)

Abstract

Abstrak: Permasalahan dibahas adalah pengaruh lompat tinggi gaya stradlle denganmengunakan alat modifikasi bermain menggunakan alat bantu lompat tali pada siswakelas V SDN 06 Semayang. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana upayameningkatkan kemampuan lompat tinggi gaya stradlle. Metode Penelitian deskriptifkuantitatif menggunakan teknik persentase, desain penelitian Peneltian Tindakan Kelas.Subjek penelitian siswa kelas V berjumlah 32 orang. Teknik penelitian menggunakantes dan pengukuran, yaitu tes dengan kisi-kisi instrumen pengukuran hasil belajarlompat tinggi. Analisis data menggunakan rumus ketuntasan belajar dan prosentase.Hasil penilaian siklus 1: 46,88%, siklus 2 meningkat 75%. Data dapat disimpulkanbahwa hasil penilaian melampaui kreteria ketuntasan secara klasikal 75%, maka tidakada lagi tindakan lanjutan dan penelitian dinyatakan berhasil dengan kreteria baik.Terjadi peningkatan cukup signifikan pada siswa setelah diberi pembelajaran lompattinggi dengan modifikasi bermain lompat tali SDN 06 Semayang telah tercapai.Kata Kunci: Modifikasi, Media pembelajaran, Gaya stradlle.Abstract: The problem addressed is the influence of the high jump style stradlle usingthe tool modification using tools playing jump rope on fifth grade students of SDN 06Semayang. The study aims to find out how to increase the skills stradlle style highjump. Descriptive quantitative research methods using techniques percentage, ClassActions The research study design. Fifth grade students study subjects numbered 32people. Research techniques using test and measurement, ie a test with the gratinginstruments measuring the outcomes of learning the high jump. Analysis of data usingformulas and percentages of mastery learning. 1 cycle assessment results: 46.88%, cycle2 increased 75%. Data can be concluded that the results of the assessment criteria ofcompleteness in classical exceed 75%, then no further action and research declaredsuccessful with both criteria. An increase significantly in the students after learninggiven the high jump with a jump rope modification SDN 06 Semayang has beenreached.Keywords: Modification, Learning Media, Style stradlle

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA MENGGUNAKAN MULTIMETER ANALOG PADA MATERI ALAT UKUR LISTRIK DI SMA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.603 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan oleh 33 orang siswa kelas X SMA Negeri 1 Pemangkat dalam melakukan pengukuran menggunakan multimeter analog. Penelitian survai ini menggunakan alat pengumpul data berupa tes dan lembar penilaian kinerja siswa mengukur tegangan catudaya, arus dalam rangkaian dan hambatan resistor. Hasil analisis data memperlihatkan, rata-rata persentase jumlah siswa yang salah tiap pengukuran: (1) tegangan AC sebesar 29,7 % (2) tegangan DC sebesar 37,46 % (3) arus sebesar 51,2% (4) hambatan sebesar 41,07 %. Hasil temuan dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan kajian untuk membantu guru fisika mengatasi kesalahan-kesalahan siswa menggunakan multimeter analog. Kata kunci : Deskripsi, kesalahan, multimeter analog Abstract: This research aimed to describe the forms of errors made by 33 students of class X SMA Negeri 1 Pemangkat when they do measurement using analog multimeter. This survey research use data collection tools in the form of test and students performance assessment sheet power measuring supply voltage, current and resistance in a series resistor. The results of the analysis data show, that the  average percentage of students who did error measurement: (1) AC voltage of 29.7% (2) DC voltage of 37.46% (3) current of 51.2% (4) barriers of 41.07%. The result of this research is expected can be used to help physic teachers overcome the errors of the student by using analog multimeter. Keywords: Description, error, analog multimeter

REMEDIASI KESALAHAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL GAS IDEAL MELALUI METODE LEARNING TOGETHER DI SMA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.847 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to remediate students’ errors in solving ideal gas problems using Learning Together method assisted by Student Worksheet among students in Junior High School 1 Sekayam. Pre-experimental desing was choosen as the method in this research, using intact group method, 28 students from class XI IPA 2 academic year 2013/2014 was chosen to participate in the one group pretest-posttest design. McNemar and Chi Quadrat test showed that there was a significant decline in the number of students who experience mathematical errors (36,42%), physics errors (31,42%) and conception errors (21,42%). It is sugested for further study to conduct an alternative remediation activity in order to improve these results. Keywords: errors in solving problems, Learning Together Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meremediasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal gas ideal dengan menggunakan metode Learning Together berbantuan LKS. Pre-experimental design merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan rancangan one-group pretest-posttest melibatkan 28 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sekayam tahun ajaran 2013/2014 yang dipilih menggunakan teknik intact group. Hasil penelitian menunjukan terjadi penurunan jumlah siswa yang mengalami kesalahan matematis sebesar 36,42%, kesalahan fisis sebesar 31,42% dan kesalahan memahami konsep sebesar 21,42%. Hasil uji McNemar dan uji   Chi Kuadrat memperlihatkan adanya perubahan yang signifikan terhadap jumlah siswa yang mengalami kesalahan dalam  menyelesaikan soal gas ideal. Kata kunci : kesalahan menyelesaikan soal, Learning Togerher

WAWANCARA KLINIS BERBASIS KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI SISWA PADA OPERASI PECAHAN BENTUK ALJABAR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.403 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah wawancara klinis berbasis konflik kognitif dapat mengatasi miskonsepsi siswa pada materi operasi pecahan bentuk aljabar di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah empat siswa kelas VIII D SMP Negeri 11 Pontianak yang mengalami miskonsepsi pada operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan bentuk aljabar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa miskonsepsi yang dialami siswa setelah diberikan wawancara klinis berbasis konflik kognitif mengalami penurunan. Adapun rata-rata persentase penurunan miskonsepsi per siswa adalah . Dari hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa wawancara klinis berbasis konflik kognitif dapat mengatasi miskonsepsi siswa pada materi operasi pecahan bentuk aljabar di kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak.   Kata kunci : Wawancara klinis, konflik kognitif, miskonsepsi Abstract: This research aims to investigate whether or not clinical interview based on cognitive conflict can solve students’ misconception on fraction operation in algebraic expression in Junior High School. The method used is decriptive method by case study. The research subjects are four students of eighth grade of SMP Negeri 11 Pontianak which undergo misconception on fraction operation in algebraic expression which include addition and subtraction operation. The result of data analysis shows that misconception which is undergone by students after they are given clinical interview based on cognitive conflict undergo reduction. In addition, the average percentage of  students’ misconception reduction is 97.22%. It can be conclude that clinical interview based on cognitive conflict can solve students’ misconception on fraction operation in algebraic expression in eighth grade students of SMP Negeri 11 Pontianak.   Keywords: Clinical interview, cognitive conflict, misconception