Guntur .
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Untan

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE GUIDED DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI PLANTAE DI SMAN 9 PONTIANAK ., Guntur; Ariyati, Eka; ., Titin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.035 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode guided discovery terhadap hasil belajar siswa pada materi plantae di kelas X SMAN 9 Pontianak. Bentuk penelitian adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan rancangan nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas XF sebagai kelas eksperimen (yang diajar menggunakan metode guided discovery) dan kelas XB sebagai kelas kontrol (yang diajar menggunakan metode ceramah dan tanya jawab). Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda berjumlah 20 butir. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh skor rata-rata hasil belajarsiswa pada kelas eksperimen adalah 13.79 dan kelas kontrol sebesar 10.94. Berdasarkan analisis uji U Mann Whitney menunjukkan bahwa Zhit(-4.91)< Ztabel(-1.96) sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode guided discovery dengan yang diajarkan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Nilai effect size yang diperoleh sebesar 1.87 termasuk dalam kategori tinggi sehingga metode guided discovery memberikan kontribusi sebesar 43.57% terhadap hasil belajar siswa pada materi plantae. Kata kunci: Efektivitas, Guided Discovery,  hasil belajar,  plantae Abstract: This research aims to know effectiveness of guided discovery teaching method to students’ learning result on learning Plantae. This research is a Quasi Experimental research with Non-equivalent Control Group Design. Students taken as research subjects are tenth grader students in SMAN 9 Pontianak (Senior High School 9 Pontianak), particularly students in XF as experiment class (class which is taught with guided discovery teaching method) and XB as control class (class which is taught with lecturing and discussion). Sample was taken with intact group method. Instruments used in this research are multiple choice questions as many as 20 questions. Based on data analysis result, the students’ average score in experiment class is 13.79, and the student’s average score in control class is 10.94. U Mann Whitney test analysis result shows that Zhit(-4.91)< Ztable(-1.96), and thus, it can be inferred that there is a difference in learning result between the students who are taught with guided discovery teaching method and the students who are taught with lecturing and discussion. Effect size value acquired is as much as 1.87 (categorized as high) and guided discovery teaching method contributes as much as 43.57% to students learning result on learning plantae. Keywords:effectiveness, guided discovery, learning result, plantae
Upaya Profesionalisme Kerja Waiter Untuk Peningkatan Pelayanan Tamu Di The Grand Palace Hotelyogyakarta ., Guntur; - AKPAR BSI Yogyakarta, Yulianto
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.869 KB)

Abstract

ABSTRAK Hotel merupakan suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, menyediakan bagi tamu memperoleh pelayanan penginapan berupa makanan dan minuman. Profesionalisme waiter di The Grand Palace Hotel masih perlu ditingkatkan dengan berbagai masih ada beberapa permasalahan yang biasanya terjadi pada saat peak sesion. Standar pelayanan di Grand Palace Hotel perlu ditingkatkan dari segi ramah, cepat serta tepat. Metode yang digunakan untuk penelitian yakni menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang dijelaskan bahwa penelitian kualitatif dimaksudkan sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya melainkan mengumpulkan data melalui wawancara dan pengamatan dua teknik yang biasa dikaitkan dengan metode kualitatif. Adapun upaya peningkatan kinerja waiter untuk pelayanan tamu yaitu melalui pelatihan yang diadakan rutin setiap satu bulan sekali, penguasaan product knowledge, pemberian penghargaan terhadap karyawan terbaik setiap tiga bulan serta satu tahun sekali, dan melakukan perbandingan dengan hotel lain yang lebih baik. Pada saat peak sesion waiter mempersiapkan segala sesuatu yang akan digunakan tamu unutk makan, restoran yang menyajikan dan menyediakan makanan yang cukup untuk para tamu rombongan kemudian yang terpenting koordinasi dengan bagian kitchen sebagai penyedia makanan, pembagian tugas secara tepat bertindak sesuai perintah dari captain atau F & B koordinator Kata Kunci: Hotel, Profesionalisme Waiter, Peak sesion
SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN PADA MESIN PENDINGIN RUANGAN DENGAN METODE FORWARD CHAINING ., Guntur; Merlina, Nita
Jurnal Pilar Nusa Mandiri Vol 12, No 1 (2016): PILAR Periode Maret
Publisher : STMIK Nusa Mandiri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/pilar.v12i1.91

Abstract

At this time. Air conditioner have been obviously a very basic need to many people. Hence the use of air conditioner likely require regular maintenance, this  is what drives development of an expert system to identify air conditioner damage. Expert system is a branch of artificial intelligence that makes extension use of specialized knowledge to solve problems at the level of a human expert. An expert is a person who has expertise in a certain area. This expert system can help find solutions quickly and can save time. Inference method used is a forward chaining , the inference process that initiate search of the premises or in the form of input data lead to the conclusion that symptoms of the damage conclusions and provide solutions on air conditioner damage. The test results are made based on the questionnaire showed that, the program quite useful in providing information about damage to the air conditioner, made consultation more efficient with result that equally same with air conditioner technician.
APLIKASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MAKASSAR BERBASIS ANDROID ., Guntur; Indraswari, Ririn
JURNAL IT: Media Infromasi STMIK Handayani Makassar Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Agustus 2018 IT JURNAL
Publisher : LPPM- STMIK HANDAYANI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.433 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Merancang sebuah aplikasi pembelajaran seni budaya Makassar berbasis android. (2) Mengimplementasikan aplikasi seni budaya Makassar berbasis android. aplikasi seni budaya Makassar berbasis android dirancang menggunakan Unified Modelling Language (UML). Metode yang digunakan untuk merancang aplikasi seni budaya adalah metode LCM.Dalam penelitian ini penggumpulan data  diperoleh berdasarakan  dua teknik penggumpulan data yaitu melalui Observasi, Interview dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi seni budaya Makassar berbasis android adalah aplikasi yang menghasilkan output berupa gambar dan teks