Andreas .
Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

KECELAKAAN KERJA DAN ANALISIS PENERAPAN PERATURAN KESELAMATAN KERJA PEKERJAAN GALIAN TANAH PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA ., Yonathan; ., Andreas; ., Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari permasalahan pekerjaan galian tanah yang rawan terjadi kecelakaan kerja, maka pihak kontraktor perlu memberikan perhatian khusus terhadap penerapan peraturan keselamatan kerja untuk menjamin keselamatan para pekerja. Penelitian ini membahas mengenai jenis kecelakaan kerja yang paling sering terjadi beserta dengan faktor penyebabnya. Selain itu, dalam penelitian ini juga dilakukan observasi guna menganalisis dan mengevaluasi penerapan peraturan keselamatan kerja oleh para kontraktor di Surabaya. Dari hasil penyebaran kuisioner diperoleh bahwa jenis kecelakaan kerja pada pekerjaan galian tanah adalah terperosok ke dalam galian dengan jumlah frekuensi sebesar 74 responden, dengan faktor penyebab utamanya adalah penerangan yang kurang dalam galian dengan jumlah frekuensi sebesar 32 responden. Dari hasil observasi lapangan yang dilakukan di lima proyek konstruksi di Surabaya, diperoleh bahwa peraturan yang paling sering tidak diterapkan adalah peraturan mengenai adanya penghalang atau lampu sinyal untuk membatasi pekerja, jarak kendaraan dan galian dengan persentase sebesar 40% dan peraturan mengenai penggunaan safety tool untuk para pekerja dengan persentase sebesar 40%. Namun bila dilihat secara keseluruhan, dapat dilihat bahwa semua proyek yang diobservasi sebagian besar telah menerapkan peraturan yang ada pada checklist. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan peraturan keselamatan kerja pekerjaan galian tanah dalam proyek konstruksi di Surabaya dinilai sudah cukup baik.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Mekanisme Pengendali Otomatis Pedal Rem dan Tuas Transmisi Maju-Mundur pada Traktor Roda Empat Subrata, I Dewa Made; Setiawan, Radite Praeko Agus; Permana, Setya; Gunawan, Muhammad Sigit; ., Andreas
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 1, No 1 (2013): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMost of the four wheeled tractors were operated manually for many agricultural applications. Therefore the operator’s fatigue during operating tractor can’t be avoided. To decrease operator’s fatigue it was necessary to operate tractor automatically for forward and backward motion. This research focus on the automatic backward motion and decrease turning radius by modify the brake pedal and forward-backward transmission mechanisms, which were controlled using DC motor with H-bridge actuator. Functional test was done by lifting up the tractor so that it was not move sideways while the tires were rotated. Performance test was done on the field to know the ability of the tractor to move forward and backward automatically and to know the turning radius when the left or right brake pedal was pushed down automatically. Experimental result showed that the time required to push the brake was about 0.47 s for left brake and 0.61 s for right brake. Field test result showed that the tractor was able to control automatically for forward motion with average speed of 0.62 m/s, backward motion with average speed of 0.63 m/s, to turn left with average turning radius of 2.2 m, and turn right with average turning radius of 2.4 m.Keyword: automation, forward-backward transmission, brake pedal.AbstrakSampai saat ini sebagian besar traktor roda empat masih dioperasikan secara manual untuk penerapan di bidang pertanian. Dengan demikian kelelahan operator dalam mengoperasikan traktor tersebut tidak dapatdihindari. Untuk menurunkan tingkat kelelahan operator maka perlu diupayakan mengoperasikan traktor secara otomatis untuk gerakan maju maupun mundur. Otomatisasi gerakan maju telah dilakukan padapenelitian sebelumnya. Penelitian ini lebih difokuskan pada otomatisasi gerakan mundur dan memperkecil radius belok dengan memodifikasi mekanisme pengendali rem dan mekanisme pengendali transmisi majumundur. Kedua mekanisme tersebut dikendalikan menggunakan motor DC dengan aktuator H-bridge. Uji fungsional dilakukan di laboratoriun dengan cara mengangkat traktor sehingga roda tidak menapak dan traktor tidak bergerak meskipun rodanya berputar. Pengujian kinerja mekanisme juga dilakukan di atas lahan kering untuk mengetahui kemampuan bergerak maju dan mundur secara otomatis dan berputar balik melalui penekanan pedal rem secara otomatis. Hasil pengujian fungsional menunjukkan mekanisme bekerja dengan baik dengan waktu penekanan rem 0.47 s untuk rem kiri dan 0.61 s untuk rem kanan. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa traktor dapat dikendalikan secara otomatis untuk bergerak maju dengan kecepatan rata-tara 0.62 m/s, bergerak mundur dengan kecepatan rata-rata 0.63 m/s, berputar dengan jari-jari 2.2 m untuk rem kiri dan 2.4 m untuk rem kanan.Kata Kunci: otomatisasi, transmisi maju-mundur, pedal rem.Diterima: 11 Maret 2013; Disetujui: 18 Juni 2013
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Mekanisme Pengendali Otomatis Pedal Rem dan Tuas Transmisi Maju-Mundur pada Traktor Roda Empat Subrata, I Dewa Made; Setiawan, Radite Praeko Agus; Permana, Setya; Gunawan, Muhammad Sigit; ., Andreas
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMost of the four wheeled tractors were operated manually for many agricultural applications. Therefore the operator’s fatigue during operating tractor can’t be avoided. To decrease operator’s fatigue it was necessary to operate tractor automatically for forward and backward motion. This research focus on the automatic backward motion and decrease turning radius by modify the brake pedal and forward-backward transmission mechanisms, which were controlled using DC motor with H-bridge actuator. Functional test was done by lifting up the tractor so that it was not move sideways while the tires were rotated. Performance test was done on the field to know the ability of the tractor to move forward and backward automatically and to know the turning radius when the left or right brake pedal was pushed down automatically. Experimental result showed that the time required to push the brake was about 0.47 s for left brake and 0.61 s for right brake. Field test result showed that the tractor was able to control automatically for forward motion with average speed of 0.62 m/s, backward motion with average speed of 0.63 m/s, to turn left with average turning radius of 2.2 m, and turn right with average turning radius of 2.4 m.Keyword: automation, forward-backward transmission, brake pedal.AbstrakSampai saat ini sebagian besar traktor roda empat masih dioperasikan secara manual untuk penerapan di bidang pertanian. Dengan demikian kelelahan operator dalam mengoperasikan traktor tersebut tidak dapatdihindari. Untuk menurunkan tingkat kelelahan operator maka perlu diupayakan mengoperasikan traktor secara otomatis untuk gerakan maju maupun mundur. Otomatisasi gerakan maju telah dilakukan padapenelitian sebelumnya. Penelitian ini lebih difokuskan pada otomatisasi gerakan mundur dan memperkecil radius belok dengan memodifikasi mekanisme pengendali rem dan mekanisme pengendali transmisi majumundur. Kedua mekanisme tersebut dikendalikan menggunakan motor DC dengan aktuator H-bridge. Uji fungsional dilakukan di laboratoriun dengan cara mengangkat traktor sehingga roda tidak menapak dan traktor tidak bergerak meskipun rodanya berputar. Pengujian kinerja mekanisme juga dilakukan di atas lahan kering untuk mengetahui kemampuan bergerak maju dan mundur secara otomatis dan berputar balik melalui penekanan pedal rem secara otomatis. Hasil pengujian fungsional menunjukkan mekanisme bekerja dengan baik dengan waktu penekanan rem 0.47 s untuk rem kiri dan 0.61 s untuk rem kanan. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa traktor dapat dikendalikan secara otomatis untuk bergerak maju dengan kecepatan rata-tara 0.62 m/s, bergerak mundur dengan kecepatan rata-rata 0.63 m/s, berputar dengan jari-jari 2.2 m untuk rem kiri dan 2.4 m untuk rem kanan.Kata Kunci: otomatisasi, transmisi maju-mundur, pedal rem.Diterima: 11 Maret 2013; Disetujui: 18 Juni 2013
PROTOTIPE ALAT PENGEKSTRAK PATI SAGU TIPE MIXER ROTARY BLADE BERTENAGA MOTOR BAKAR Prototype of Mixer Rotary Blade of Sago Starch Extractor Powered by Internal Combustion Engine ., Darma; ., Istalaksana; ., Andreas
Jurnal Agritech Vol 30, No 04 (2010)
Publisher : Jurnal Agritech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papua and West Papua Province have a large potential of sago. Approximately 994,000 hectares, mostly natural sago forest was existed in this area. Sago starch has long been an important source of nutrition troughout Papua. Product of sago palm is not only starch as source of carbohydrate for food stuff, but also for basic material of industries such as paper, plywood, hardboard, and food indutries. Traditional methods are used for starch extraction in almost all part of Papu, which is not efficient and production capacity is very low. The effort to increase sago starch production could be carry out by introducing mechanical equipment (traditional to mechanized processing). The objective of this research was to design mixer rotary blade of sago starch extraction powered by internal combustion engine. The result was prototype of mechanical sago starch extractor. The prototype has high performance with extraction capacity 160 kg of disintegrated pith per hour or equal to 33 kg of wet starch per hour, extractable starch more than 99 % while starch losses in hampas less lhan 1 %. Hopefully, application of this machine to the sago farmer will transform agricultural system from subsistence to commercial. It means that increasing of economic income. In conclusion, technically and economically this prototype was feasible.ABSTRAKProvinsi Papua dan Papua Barat memiliki potensi sagu yang sangat besar. Sekitar 994.000 hektar yang sebagian besar merupakan hutan sagu alam terdapat di kedua provinsi ini. Pati sagu telah lama digunakan sebagai sumber nutrisi bagi penduduk asli papua. Pati sagu tidak hanya digunakan sebagai sumber karbohidrat, namun juga digunakan seba- gai bahan dasar industri kertas, plywood, hardbord, dan pangan. Pengolahan sagu secara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat tidak efisien dan kapasitas produksinya sangat rendah. Peningkatan produksi dapat dilakukan dengan mengintroduksi peralatan pengolahan mekanis untuk merubah metode pengolahan tradisional ke pengolahan meka- nis. Tujuan penelitian ini adalah merancang alat ekstraksi pati sagu tipe mixer rotary blade bertenaga motor bakar. Hasilnya adalah prototipe alat ekstraksi pati dengan performansi bagus. Kapasitas ekstraksi adalah 160 kg hancuran empulur per jam, atau setara dengan 33 kg pati segar per jam, jumlah pati yang dapat diekstrak lebih dari 99 % sedan- gkan kehilangan pati yang terikut ke ampas kurang dari 1%. Aplikasi alat ini ke masyarakat petani sagu diharapkan akan merubah sistim pertanian yang bersifat subsistence ke sistim komersial. Sebagai kesimpulan, alat ekstraksi pati sagu yang telah dihasilkan layak secara teknis maupun ekonomis.
TONGKAT BANTU TUNANETRA PENDETEKSI HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO ., Andreas; Wendanto, Wisnu
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 22, No 1 (2016): Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.692 KB)

Abstract

The development of electronic technology, especially in the field of microcontroller very rapidly. Has a lot of application and utilization of the microcontroller that are useful in everyday life as well as in research in the laboratory. In the health sector, influential electronic technology in the manufacture of medical devices. Therefore, the authors make Sticks help the visually impaired to take advantage of technological advances.In this scheme the ultrasonic sensor is used to detect an obstacle or object,in detecting an obstacle, there are two conditions that obstacle distance near and far distances hitch, hitch the closest distance of less than 50 cm and the distance is much hindrance between 50 cm to 150 cm. Arduino microcontroller will then process the data detection results from the sensor, if there is an obstacle or object and then Buzzer DC motor vibrator will be lit as a warning sign.Keywords: Arduino microcontroller, SRF04 Ultrasonic Sensors