Aminuyati .
Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Untan Pontianak

Published : 43 Documents
Articles

PEMBINAAN KERAJINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PRODUK LOKAL OLEH BIDANG INDUSTRI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.399 KB)

Abstract

Judul penelitian Pembinaan Kerajinan Dalam Meningkatkan Mutu Produk Lokal Oleh Bidang Industri Kabupaten Pontianak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pembinaan kerajinan oleh Bidang Industri. Menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Data penelitian yaitu perajin di Kabupaten Pontianak. Sumber data adalah Kepala Bidang Industri dan perajin. Teknik dan alat pengumpulan data yaitu teknik komunikasi langsung berupa pedoman wawancara, studi dokumenter berupa lembar catatan. Pengolahan data terdiri dari pengumpulan, reduksi dan penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk pembinaan kerajinan yaitu monitoring pembinaan kegiatan; pembinaan dalam memperkuat jaringan klaster industri; pembinaan kemampuan teknologi; pengembangan pelayanan teknologi; penyediaan sarana dan prasarana; pengembangan kapasitas pranata, pengukuran, standarisasi, pengujian kualitas; pengembangan promosi dan informasi produk. Kebijakan program pembinaan memperhatikan situasi dan kondisi serta aspirasi masyarakat. Faktor pendukung yaitu adanya anggaran pendanaan dalam APBD. Faktor penghambatnya yaitu belum dimilikinya tenaga fungsional penyuluh industri, terbatasnya sarana dan prasarana, terbatasnya anggaran dalam APBD. Kata Kunci : Pembinaan, Kerajinan, Mutu Produk Abstract: The research title "Assistance of Handicrafts Industry in Improving Quality Local Products By Industry Sector of Pontianak Regency". This study aims to describe and analize the development of crafts by Industry Sector. Methods used is descriptive research. The subjects are craftsmen in Pontianak regency. The data source is the Head of Industrial and crafters. Data collection techniques used is direct communication techniques such as interview, documentary studies in form of record sheet. Data processing consists of collection, reduction, presentation data and conclusions. Result of this research are the shape of the craft coaching development is monitoring activities; strengthening network of industrial clusters; building technological capabilities; developing technology services; providing facilities and infrastructure; extending institutions, measuring, standardization, quality testing; developing promotional and product information. Policy development programs concern on peoples aspirations. Supporting factors are existence of funding. Factors inhibiting the extension are functional power industry, limited facilities, infrastructure and budget. Key Word: Coaching, Crafts, Quality Products

PENERAPAN PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.802 KB)

Abstract

Abstract : Applied the Picture and Picture in increase the student study result class VII B SMP YPN Pemangkat Sambas. Applied the Picture and Picture in increase the student study result class VII B SMP YPN. The purpose of this research to know the lesson type applied the picture and picture so what able to increase the student lesson result at IPS Economic class VII B SMP YPN Pemangkat. To solving the problem the research with fellow worker applies the lesson type picture and picture. At the first siclus the lesson activity from 65% increase tobe 90% and the increase of the second siclus is 35%. The study result at the first siclus is 70% while for the second siclus is 90% the increase of study result from first siclus to the second siclud is 20%. So that the increase of the lesson type picture and picture at IPS Economic able to increase the activity and the study reslut class VII B SMP YPN Pemangkat. Keyword : Applied, Picture and Picture. Abstrak : Penerapan Picture And Picture dalam  meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas VII B SMP Yayasan Pembangunan Nasional (YPN)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Picture And Picture sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Ekonomi kelas VII B SMP Yayasan Pembangunan Nasional (YPN) Pemangkat. Untuk mengatasi masalah permasalahan diatas, peneliti bersama teman sejawat menerapkan model pembelajaran Picture And Picture. Pada siklus 1 aktivitas belajar dari 65% meningkat 90% pada siklus 2 ada peningkatan 35%. Hasil belajar pada siklus 1 70% sedangkan pada siklus 2 hasil belajar 90% peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2 sebanyak 20%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Picture And Picture, pada mata pelajaran IPS Ekonomi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Yayasan Pembangunan Nasional (YPN) Pemangkat. Kata kunci : Penerapan,  Picture and Picture.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII A SMP NEGERI 3 SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.921 KB)

Abstract

Abstract: This thesis is titled, "Analysis of Factors Learning Difficulties Students At IPS Integrated Lesson In Class VIII A Junior High School 3Sekayam the District", with, a common problem "What are the factors that cause learning difficulties of students in integrated social studies ".The method used is descriptive survey form. Population of 22 students. The factors that lead to student learning difficulties are internal factors consist of the students interest at 46.67%, 53.33% motivation, attitude of 16.67%, and 13.33% health. External factors derived from the family way parents educate 26.67%, the relationship of parents with children 40%, family atmosphere / home rate of 13.33%, and 43.33% family economic circumstances. External factors of the school environment consists of factors that come from teachers teaching teachers include 26.66%, 73.33% delivery methods, attendance of teachers 40%. External factors of the society include 53.33% of mass media, friends hang out 50%, and is active in community activities 10%. Keywords: Factors Student Learning Difficulties. Abstrak: Skripsi ini berjudul, “Analisis Faktor-faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Di Kelas VIII A SMP Negeri 3Sekayam  Kabupaten Sanggau”, dengan, masalah umum “Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu”. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk survei. Populasi berjumlah 22 siswa. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa yaitu faktor internal terdiri dari minat siswa sebesar 46,67%, motivasi 53,33%, sikap 16,67%, dan kesehatan 13,33%. Faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga cara orang tua mendidik sebesar 26,67%, hubungan orang tua dengan anak 40%, suasana keluarga/rumah sebesar 13,33%, dan keadaan ekonomi keluarga 43,33%. Faktor eksternal dari lingkungan sekolah terdiri dari faktor yang berasal dari guru mencakup cara mengajar guru 26,66%, metode penyampaian materi 73,33%, kehadiran guru 40%. Faktor eksternal dari lingkungan masyarakat mencakup media massa 53,33%, teman bergaul 50%, dan aktif dalam kegiatan masyarakat 10%. Kata Kunci : Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Siswa.

PENGGUNAAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN EKONOMI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.508 KB)

Abstract

Abstract : This study aims to determine the learning outcomes of students of class XI Accountancy 4 SMK Negri 3 Pontianak in social studies learning model economy using Student Teams-Achievement Divisions (STAD). Forms of research was classroom action research (CAR) conducted in two cycles, each cycle consisting of the planning, implementation, observation and reflection. To obtain data on student learning outcomes drawn from the data daily tests in cycle I and cycle II. While the learning process data taken with the teacher and student teacher and student observation sheet. Furthermore, to compare the number of values ​​in the first cycle of 2999 ​​and the second cycle of 3294, while the average value of the acquisition cycle of 74.97 and 82.37 the second cycle. The conclusions in this study that the use of models of learning Student Teams Achievement Divisions (STAD) can improve student learning outcomes XI Accounting 4 SMK Negri 3 Pontianak.   Keywords : learning models Student Teams-Achievement Divisions (STAD)   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 4 SMK Negri 3 Pontianak pada mata pelajaran IPS ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD). Bentuk penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, yang setiap siklusnya terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data tentang hasil belajar siswa diambil dari data ulangan harian di siklus I dan siklus II. Sedangkan data proses pembelajaran guru dan siswa diambil dengan lembar observasi guru dan siswa.  Selanjutnya untuk membandingkan jumlah nilai pada siklus I sebesar 2999 dan siklus II sebesar 3294 sedangkan perolehan rata-rata nilai siklus I sebesar 74,97 dan siklus II 82,37. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa penggunaan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 4 SMK Negri 3 Pontianak.   Kata kunci : Model pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD).

PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI SMA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.669 KB)

Abstract

Abstract : This research aims to improve learning outcomes through the application of learning models accounting Group Investigation in class XI IPS 5 SMA Negeri 1 Sungai Raya Kubu Raya district. The subjects were students of class XI IPS 5 SMA Negeri 1 Sungai Raya school year 2012/2013, totaling 35 students consisted of 21 male students and 14 female students. Data was collected through: (a) observation, (b) achievement test, and (c) documentation. Research procedure includes the step of: (a) action planning, (b) action, (c) observation, and (d) analysis and reflection. The results in the first cycle of students who achieved mastery criterion of at least 74.3%. In the second cycle the number of students who achieve a minimum passing grade criteria as many as 31 students or 88.6%. It can be concluded that with the implementation of cooperative learning model type Group Investigation (GI) can improve the learning outcomes of accounting students.   Keywords : Learning Outcomes, Model Group Investigation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar akuntansi melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation pada siswa kelas XI IPS 5 SMA Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 5 SMA Negeri 1 Sungai Raya tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 35 siswa terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui : (a) observasi, (b) tes hasil belajar, dan (c) dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi  dan (d) analisis dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebesar 74,3%. Pada siklus II jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 31 siswa atau 88,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa.   Kata kunci : Hasil belajar, model Group Investigation

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP KEAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI HASIL BELAJAR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.304 KB)

Abstract

Abstract: The title of this thesis is the Effect of Cooperative Learning Model TGT Type Of Critical Thinking Ability Seen From Student Results In Class X SMA Negeri 7 Singkawang. This study aims to determine whether there are significant given through cooperative learning model TGT on critical thinking skills students learn in terms of hail. The method used in this research is descriptive quantitative method. With this form of research is a quasi experiment (Quasy experiment). From the data processing effects, through the formulation of percentages can be concluded that there is a significant effect. While the results of inferential statistical analysis of the data obtained through posttset control class and the experimental class was 59.51 65.16. Through the normality test, the average posttest control class and the experimental class were normally distributed. Then performed with two sample t test (Independent Samples Test), in line Equal variances not assumed t = 3.806 obtained value is greater than the table = 1.670. It means that the average critical thinking skills of students who assessed the results of student learning that are subjected to cooperative learning model TGT higher than the average critical thinking skills (learning outcomes) students who did not receive treatment.   Keywords: Cooperative Learning Model, TGT, Critical Thinking Ability.   Abstrak: Judul Skripsi ini adalah Pengaruh Model Pembelajaran Koperatif Tipe TGT Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Hasil Belajar Siswa Di Kelas X SMA Negeri 7 Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang diberikan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Dengan bentuk penelitiannya adalah eksperimen semu (quasy eksperiment). Dari hasil pengolahan data, melalui perumusan Persentase dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan dari hasil analisis data melalui statistik inferensial diperoleh posttset kelas kontrol adalah 59,51 dan kelas eksperimen 65,16. Melalui uji normalitas, rata-rata posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen berdistribusi normal. Kemudian dilakukan dengan uji t dua sampel (Independent Samples Test), pada baris Equal variances not assumed diperoleh nilai thitung = 3,806 lebih besar dari nilai ttabel = 1,670. Artinya bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang dinilai dari hasil belajarnya siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi dibandingkan rata-rata kemampuan berpikir kritis (hasil belajar) siswa  yang tidak mendapatkan perlakuan.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, TGT, Kemampuan Berpikir Kritis.

PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN APERSEPSI TERHADAP KESIAPAN BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII A

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1268.701 KB)

Abstract

Abstract: This study was aimed to determine the differences in the effect of giving apperception on students’ readiness in social subject of class VII A MTs Darul Ulum students Kubu Raya, West Kalimantan. The method of research of this study was a quasi experimental research design with The Static Group Comparison. The  population of this study were 32 students, in which 16 students were in the comparison group and 16 students were in the experimental group. The results of data analysis showed that there were differences in the effect of giving apperception on students’ readiness, with an average post test score in the comparison group was 64.06, while the average value of the post test experimental group was 78.44. Thus it can be concluded that giving apperception in teaching and learning process has a positive effect on students´ learning readiness and scores. Keywords: Giving Apperception, Learning Readiness. Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian apersepsi terhadap kesiapan belajar siswa mata pelajaran IPS kelas VII A MTs Darul Ulum Sungai Raya Kab. Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison. Jumlah populasi penelitian sebanyak 32 siswa, dengan 16 siswa pada kelompok pembanding dan 16 siswa pada kelompok eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh pemberian apersepsi terhadap kesiapan belajar siswa, dengan rata-rata nilai post test pada kelompok pembanding sebesar 64,06, sedangkan rata-rata nilai post test kelompok eksperimen sebesar 78,44. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian apersepsi dalam proses belajar mengajar berpengaruh positif terhadap kesiapan belajar dan nilai siswa. Kata Kunci: Pemberian Apersepsi, Kesiapan Belajar.   P roses belajar mengajar adalah kegiatan utama dalam dunia pendidikan di sekolah. Penentuan keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah banyak melibatkan beberapa faktor atau komponen yang mendukung. Keberhasilan tersebut dapat diukur melalui kegiatan evaluasi belajar yang merupakan salah satu faktor penentu prestasi belajar siswa. Belajar juga merupakan suatu proses penting bagi perubahan tingkah laku manusia mencakup segala sesuatu yang dipikirkan dan dikerjakan sehingga terbentuk pengalaman dan peningkatan kemampuan (kompetensi) serta kematangan pribadi.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.461 KB)

Abstract

Abstract : This study aimed to determine the effect of the use of visual media on student learning outcomes on economic subjects in class 2 Rivers State High School XC Kingdom Kubu Raya district. The method used is descriptive method. The population is 31 students. Results of data analysis showed that the use of visual media in both categories with value - average of 3.22 and a questionnaire answers student learning outcomes in both categories based on value - average daily test of 72.02 students are the use of visual media to influence learning outcomes amounted to 55.6%. Key Words : Visual Media, Learning Outcomes.   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media visual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas X C SMA Negeri 2 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 31 orang siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan media visual dalam kategori baik dengan nilai rata – rata jawaban angket sebesar 3,22 dan hasil belajar siswa dalam kategori baik berdasarkan nilai rata – rata ulangan harian siswa sebesar 72,02 terdapat adanya pengaruh penggunaan media visual terhadap hasil belajar sebesar 55,6%.   Kata Kunci : Media Visual, Hasil Belajar.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MATA PELAJARAN EKONOMI SMA HIDAYATUL MUHSININ KUBU RAYA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.554 KB)

Abstract

Abstract: Problem Solving Effectiveness Of Learning Model Student Results X Class High School Economics Lesson Hidayatul Muhsinin Kubu Raya. This study aims to determine the effectiveness of the learning model of problem solving for enhancing student learning outcomes. The research method used was a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. Data processing procedure starts from the data normality test post-test experimental class and the control class, based on his calculations, obtained obtained post test control classes are normally distributed, ie X2count <X2table (7.335 <7.815), and the experimental class are not normally distributed, namely X2count > X2table (19.264> 7.815). Then proceed with the Mann Whitney U test was obtained Ztable ≤ Zcount ≤  Ztable or -1.96 <-1.65 <1.96, then reject Ho and Ha accepted. Thus, it can be concluded that there is no significant difference between the post-test control class and post-test experimental class, and of the effect size calculation, obtained Δ = 0.15 (lower category). Application of problem solving learning model does not have a profound effect on student learning outcomes on economic subjects. Key Word : Effectiveness, Problem Solving, Learning Outcomes Abstrak: Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Mata Pelajaran Ekonomi SMA Hidayatul Muhsinin Kubu Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran problem solving terhadap peningkatkan hasil belajar siswa. Metode  penelitian digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan Non Equivalen Control Group Design. Prosedur pengolahan data dimulai dari menguji normalitas data post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol, berdasarkan perhitungannya, diperoleh diperoleh post test kelas kontrol berdistribusi normal, yaitu X2 hitung < X2 tabel (7,335 < 7,815), dan kelas eksperimen tidak berdistribusi normal yaitu X2 hitung > X2 tabel (19,264 >7,815). Kemudian dilanjutkan dengan  Uji U Mann Whitney diperoleh Ztabel ≤ Zhitung ≤  Ztabel atau -1,96 < -1,65 < 1,96, maka diterima Ho dan menolak Ha. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara post-test kelas kontrol dan post-test kelas eksperimen, dan dari perhitungan effect size, diperoleh Δ=0,15 (kategori rendah). Penerapan model pembelajaran problem solving tidak memberikan efek yang besar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.   Kata kunci : Efektivitas, Problem Solving, Hasil Belajar

ANALISIS MOTIVASI KERJA KARYAWAN KUD MUTIARA RAKYAT DI KUALA MEMPAWAH TIMUR

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.03 KB)

Abstract

Abstrak: Analisis Motivasi Kerja Karyawan KUD Mutiara Rakyat Di Kuala Mempawah Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dengan jelas mengenai motivasi kerja intrinsik dan motivasi kerja ekstrinsik yang selama ini dilakukan oleh karyawan KUD Mutiara Rakyat Di Kuala Mempawah Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, Alat pengumpul data yang digunakan berupa daftar check, pedoman wawancara, serta dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa jenis motivasi intrinsik yang  mempengaruhi kinerja karyawan KUD selama ini, berdasarkan tingkat kepentingannya yang paling dominan adalah tanggung jawab, yang kedua kesempatan untuk berkembang, yang ketiga adalah prestasi, dan yang terakhir yakni pengakuan diri;serta jenis motivasi ekstrinsik yang  mempengaruhi kinerja karyawan KUD selama ini, berdasarkan tingkat kepentingannya yang paling dominan adalah dasar pembayaran gaji, yang kedua hubungan antar personal, yang ketiga kondisi kerja, kemudian kebijakan organisasi, dan yang terakhir yaitu kualitas pengawasan.   Kata Kunci : motivasi, motivasi intrinsik, motivasiekstrinsik   Abstract: Analysis of Employee Motivation KUD Mutiara Kuala Mempawah People in the East. This study aims to determine clearly the intrinsic motivation and extrinsic motivation for this work is done by employees KUD People In Kuala Mempawah Pearl East.The method usedis descriptive method, data collection tools used in the form of check lists, interview guidelines, and documentation. Data processing technique used is descriptive analysis. The survey results revealed that the type of intrinsic motivation that affects the employees performance during this KUD, based on the level of importance the most dominant is the responsibility of, the latter an opportunity to evolve, the third is the achievement, and the last one that is self-recognition, as well as the type of extrinsic motivation affecting KUD employees performance over the years,based on the most dominant importance is the base salary payments, the second inter-personal relationships, the third working conditions, then policy organization, and the last one is the quality of supervision.   Keyword: motivation, intrinsic motivation, extrinsic motivation