Alfiah .
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS MELALUI METODE PENUGASAN DI KELAS V SD INPRES MATANTIMALI KEC. MARAWOLA BARAT

Elementary School of Education Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Elementary School of Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.209 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa. Rumusan masalah penelitian adalah apakah penerapan metode penugasan dapat  menigkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V  SDN  Inpres  Matantimali Kec. Marawola Barat?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui metode  penugasan di kelas  V SDN Inpres Matantimali  Kec. Marawola Barat. Jumlah siswa sebanyak 15 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar, dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian yaitu tes hasil belajar dan hasil observasi.   Hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada siklus I, yakni siswa yang tuntas 11 dari 15 siswa atau persentase ketuntasan klasikal sebesar 73,3% dan daya serap klasikal 72,7%, serta aktivitas siswa dalam kategori baik. Pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 100% dan dan daya serap klasikal sebesar 78%, serta aktivitas siswa berada dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penugasan dapat  menigkatkan  hasil belajar  siswa  pada  pembelajaran  IPS  di  kelas  V  SDN  Inpres  Matantimali Kec. Marawola Barat    Kata  Kunci:  Hasil  Belajar Siswa, Metode Penugasan

PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA PAUD MELALUI TEMBANG DOLANAN KELURAHAN METESEH, KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG

E-DIMAS Vol 6, No 01 MARET (2015): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pendidikan  anak  usia  dini  dilakukan  dengan  tujuan  memberikan  konsep  yang bermakna bagi  anak melalui pengalaman nyata dan bermakna. Hanya melalui pengalaman nyata dan bermaknalah anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal  Upaya pembentukan konsep yang bermakna dalam pendidikan anak usia dini, erat sekali dengan pembentukan karakter pada diri peserta didik. Pendidikan karakter adalah pendidikan   budi   pekerti   plus,   yaitu   pendidikan   yang   melibatkan   aspek   pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Dengan pendidikan karakter, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi adalah bekal terpenting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan karena dengannya seseorang akan dapat berhasil dalam menghadapi segala macam tantangan yang akan dihadapi kelak. Salah  satu  warisan  budaya  yang  dahulu  digemari  oleh  anak-anak  (Jawa)  adalah tembang dolanan. Tembang dolanan ini bukan hanya berfungsi sebagai lagu yang biasanya     dinyanyikan oleh anak-anak ketika bermain dan bersosialisasi dengan lingkungannya, atau lagu    sekedar hiburan semata-mata. Lebih    dari    itu tembang    dolanan merupakan    karya seni yang  sangat menarik karena di dalamnya terkandung makna yang tersirat, berisi pesan- pesan moral yang penting sebagai pembentuk karakter yang baik bagi anak bangsa Program Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini bertujuan untuk membentuk karakteristik anak usia dini melalui tembang dolanan. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan pembelajaran karakter anak usia dini melalui tembang dolanan. Peserta pelatihan adalah para tutor PAUD dan kader Tutor PAUD di lingkungan kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang.   Kata kunci: Pendidikan anak usia dini, pembentukan karakter, dan tembang dolanan

PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA PAUD MELALUI TEMBANG DOLANAN KELURAHAN METESEH, KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2015): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.05 KB)

Abstract

Abstrak ?é?á Pendidikan?é?á anak?é?á usia ?é?ádini ?é?ádilakukan?é?á dengan ?é?átujuan?é?á memberikan?é?á konsep ?é?áyang bermakna bagi ?é?áanak melalui pengalaman nyata dan bermakna. Hanya melalui pengalaman nyata dan bermaknalah anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal ?é?áUpaya pembentukan konsep yang bermakna dalam pendidikan anak usia dini, erat sekali dengan pembentukan karakter pada diri peserta didik. Pendidikan karakter adalah pendidikan?é?á ?é?ábudi?é?á ?é?ápekerti?é?á ?é?áplus,?é?á ?é?áyaitu?é?á ?é?ápendidikan?é?á ?é?áyang?é?á ?é?ámelibatkan?é?á ?é?áaspek?é?á?é?á pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Dengan pendidikan karakter, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi adalah bekal terpenting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan karena dengannya seseorang akan dapat berhasil dalam menghadapi segala macam tantangan yang akan dihadapi kelak. Salah ?é?ásatu ?é?áwarisan ?é?ábudaya ?é?áyang ?é?ádahulu ?é?ádigemari ?é?áoleh ?é?áanak-anak ?é?á(Jawa) ?é?áadalah tembang dolanan. Tembang dolanan ini bukan hanya berfungsi sebagai lagu yang biasanya ?é?á ?é?á dinyanyikan oleh anak-anak ketika bermain dan bersosialisasi dengan lingkungannya, atau lagu?é?á?é?á ?é?ásekedar hiburan semata-mata. Lebih?é?á?é?á ?é?ádari?é?á?é?á ?é?áitu tembang?é?á?é?á ?é?ádolanan merupakan?é?á?é?á ?é?ákarya seni yang?é?á sangat menarik karena di dalamnya terkandung makna yang tersirat, berisi pesan- pesan moral yang penting sebagai pembentuk karakter yang baik bagi anak bangsa Program Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini bertujuan untuk membentuk karakteristik anak usia dini melalui tembang dolanan. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan pembelajaran karakter anak usia dini melalui tembang dolanan. Peserta pelatihan adalah para tutor PAUD dan kader Tutor PAUD di lingkungan kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. ?é?á Kata kunci: Pendidikan anak usia dini, pembentukan karakter, dan tembang dolanan