Sutardji -
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

Sistem Informasi Perencanaan Pola Hidup Sehat melalui Keseimbangan Aktivitas dan Asupan Makanan A.P., Ranu Baskora; -, Sutardji; Woro, Oktia
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang penting dalam pengaturan Pola hidup yang sehat adalah ketersediaan informasi tentang kesehatan yang cepat, baik dan akurat. Kajian ini menghasilkan sistem informasi berbasis komputer yang cepat mengenai kebutuhan kalori tubuh kita sehari-hari sekaligus kita diajak untuk mengurai pola aktivitas  kita setiap hari dalam menit.Sehingga prakiraan keseimbangan kebutuhan energi aktiftas dengan konsumsi makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat kita lakukan. Asupan makanan sehari-hari kitapun dapat direncanakan melalui produk sistem informasi  ini, Perencanaan pola hidup sehat, selaras dan seimbangpun dapat dirancang. Dengan produk ini kita dapat  memprediksi seberapa besar sebenarnya kebutuhan kalori tubuh kita, zat makanan berupa karbohidrat , lemak dan protein yang kita butuhkan dalam satu hari.Kata Kunci:  pola hidup; kalori; pola aktivitas tubuh; asupan makananAbstract One of factor which is of important deep arrangement Pattern to live that healthy is information accessibility about fast one health, well and accurate. This study result fasts one computer-based information system hit body calorie requirement our everyday at a swoop we are asked out to decompose our activity pattern everyday in minute. So balance  energy activity requirement by consumes food that our consumption everyday gets we do. consumption is our knockabout food even gets to be plotted through this information system product, Planning patterns to live healthy, harmony and even handed even gets to be designed. With this product we can predict how big actually body calorie requirement us, alimentary substance as carbohydrate, fat and protein that we needs deep one days.Keywords: living pattern; calorie;  activity pattern; food consumption
EFEK PEMBERIAN LATIHAN KESEIMBANGAN DALAM MEMPERTAHANKAN KEMAMPUAN KESEIMBANGAN MANULA PANTI WREDHA RINDANG ASIH 1 UNGARAN Sudrajat, Wahyu Adhi; -, Sutardji
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manula adalah masa dimana mereka mengalami kondisi fisiologis dan anatomis yang semakin menurun. Yang mengakibatkan mereka sering terjatuh dan menyebabkan patah tulang. Penelitian ini dilakukan di Panti Wredha Rindang Asih 1 Ungaran, bertujuan untuk mengetahui efek pemberian latihan keseimbangan dalam meningkatkan kemampuan keseimbangan manula. Dengan diberikannya treatment berupa latihan keseimbangan (balance exercise) yang berjumlah 16 item dan pengukuran dilakukan dengan Berg Balance Scale (BBS). Berdasarkan hasil BBS pretest diperoleh rata-rata 41,9 nilai BBS, dengan klasifikasi 40% atau 4 orang dalam keadaan keseimbangan cukup dan 60% atau 6 orang dalam keseimbangan baik dan posttest rata-rata 44,3 nilai BBS, dengan klasifikasi  20% atau 2 orang dalam keadaan keseimbangan cukup, 50% atau 5 orang dalam keseimbangan yang baik dan 30% atau 3 orang dalam keseimbangan yang sangat baik. Dan berdasarkan uji t-test dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan t hitung sebesar -2,491 dan t tabel sebesar 2,101. Sehingga t hitung > t tabel, dan mean posstest > pretest, menunjukkan ada perbedaan dan peningkatan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian latihan keseimbangan mampu meningkatkan kemampuan keseimbangan pada manulaElderly is a period where they undergo physiological and anatomical conditions of diminishing . Which resulted in their frequent falls and causes fractures . This research was conducted in nursing homes Rindang Asih 1 Unggaran , aimed to determine the effect of balance training in elderly people improve balance . With the treatment given in the form of balance training ( balance exercises ) , amounting to 16 items and measurements done with the Berg Balance Scale ( BBS ) . Based on the results obtained BBS pretest average of 41.9 BBS value , the classification of 40 % or 4 people in a state of balance enough and 60 % or 6 people in a good balance and a posttest average of 44.3 BBS value , the classification of 20 % or 2 people in a state of balance enough , 50 % or 5 people in a good balance and a 30 % or 3 people in a very good balance . And based on t-test with a significance level of 5 % indicates t of -2.491 and t table is 2.101 . So t count > t table , and the mean posstest > pretest , showed no significant difference and improvement between pretest to posttest . So the results of this study it can be concluded that the provision of balance exercises can improve balance ability in the elderly.
PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN HIGH IMPACT TERHADAP KESEGARAN JASMANI Alex, M. Sukron; Subiyono, Hadi Setyo; -, Sutardji
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 1 No 1
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact dan high impact terhadap hasil kesegaran jasmani, dan perbedaan pengaruh latihan kesegaran jasmani. Populasi dalam penelitian ini adalah member yang masih aktif di sanggar senam Sehat Bersemi Kabupaten Pemalang tahun 2011 sebanyak 20 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah instrumen Harvard step test, dan data dianalisis menggunakan rumus t-test. Berdasarkan hasil uji t data pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen 1 diperoleh nilai thitung = 5,00 > ttabel(2,26), hasil uji t data pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen 2 diperoleh nilai thitung = 9,53 > ttabel(2,26), dan hasil uji t data post-test pada kelompok eksperimen 1 dan eksperimen 2 diperoleh nilai thitung = 3,36 > ttabel(2,26). Rata-rata hasil post-test kesegaran jasmani dari latihan senam aerobik low impact mencapai 70,48, dan high impact mencapai 75,74. Simpulan penelitian adalah ada pengaruh yang signifikan latihan senam aerobik low impact dan high impact terhadap hasil kesegaran jasmani, dan latihan senam aerobik high impact memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan low impact terhadap hasil kesegaran jasmani.Purpose of this Research to know influence practice gymnastic aerobik low impact and high impact to result of physical freshness, and different of influence practice of physical freshness. Population of this research were member which still be active in gallery of Healthy gymnastic Sehat Bersemi in Pemalang of year 2011 as much 20 people. Sampel used with total sampling. Instrument were used to collecting data is Harvard step test. Furthermore, to analysis of data used formula t-test. Result t-test of pre-test and post-test group of experiment 1 obtained value tcount = 5,00 > ttable(2,26); result t-test of pre-test and post-test group of experiment 2 obtained value tcount= 9,53 > ttable(2,26); and result t-test of post-test group of experiment 1 and experiment 2 obtained value tcount = 3,36 > ttable(2,26). Mean of post-test of physical freshness which practice gymnastic aerobik low impact reach 70,48 and high impact reach 75,74. Based on the research can be concluded that there was influence practice gymnastic aerobik low impact and high impact to physical freshness, and practice gymnastic aerobik high impact give better result compared to a practice gymnastic aerobik low impact to result of physical freshness.
HUBUNGAN KUALITAS TARI DENGAN KEBUGARAN JASMANI, PERSEN LEMAK DAN INDEKS MASA TUBUH afiathudin, Erick Kurnia; -, Sutardji; Junaidi, Said
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak tari yang lincah dan memiliki intensitas latihan yang tinggi di duga akan mempengaruhi pada kebugaran jasmani, lemak tubuh, dan indeks masa tubuh.Peneliti bertujuan mengetahui hubungan kualitas tari dengan  kebugaran jasmani, persen lemak dan indeks masa tubuh. Jenis penelitian ini adalah survey test yang meneliti hubungan kualitas tari dengan kebugaran kasmani, persen lemak dan indeks masa tubuh. Sampel penelitian berjumlah 20 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik purporsive sampling. Penelitian ini memiliki 4 variabel yaiitu: 1) kualitas tari 2) kebugaran jasmani 3) persen lemak 4) indeks masa tubuh. Teknik pengumpulan data untuk kualitas tari dengan penilaian dari pelatih tari ternama di Karawang, tes kebugaran jasmani menggunakan TKJI, persen lemak menggunakan Skinfold Caliper dan indeks masa tubuh menggunakan timbangan dan meteran tinggi badan.Pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji normalitas dan uji hubungan menggunakan uji regresi sederhana.Hasil penelitian adalah: 1) data kebugaran jasmani bernilai 0.802 sehingga berhubungan. 2) data persen lemak bernilai 0.771 sehingga berhubungan. 3) data indeks masa tubuh bernilai 0.796 sehingga berhubungan. Nilai hubungan yang mendekati angka 1 maka variable berhubungan erat. Kesimpulan penelitian ini adalah: terdapat hubungan yang positif antara kualitas jasmani dengan kebungaran jasmani, persen lemak, dan indeks masa tubuh.An energatic and high intensity rehearsal dance is assumed willinfluence physical fitness, fat, and body mass index. The researcher aimed to determine the relationship of dance quality with physical fitness, fat percentage and body mass index. This research is using survey test that examines the relationship dancequality with fitness, fat percentage and body mass index. The study has 20 people for the sample. The researcher uses purporsive sampling to get the sampling. This study has 4 variables: 1) the quality of the dance 2) physical fitness 3) fatpercentage4) body mass index. The data collection techniques of dancequalitybased on famous Karawang dance coach assessment, physical fitness using TKJI test, fat persentage using Skinfold Caliper and for body mass index using weights and height meter. The researcher uses normality regression. The results of the study are: 1) the physical fitness data is 0.802 so they are related. 2) The fat persentage data is 0771 so they are related. 3) The body mass index data is 0796 so they are related. If the variable data is close to 1, the variables are related. The conclusion is: There is a positive relationship between the physical qualities with physical fitness, fat percentageand body mass index
LATIHAN SPLIT JUMPS DAN ALTERNATE LEG BOUNDS UNTUK MENINGKATKAN POWER TENDANGAN JEJAG PADA PENCAK SILAT Nugraha, Hadi; -, Sutardji; Junaidi, Said
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: 1) Perbedaan pengaruhlatihan split jumps dan alternate leg bounds terhadap power tendangan jejag pada ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota Semarang, 2) Pengaruh latihan split jumps terhadap power tendangan jejag pada ekstrakurikuler pencak silat kota Semarang, 3) Mengetahui yang lebih efektif antara latihan split jumps dan alternate leg bounds terhadap power tendangan jejag ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota Semarang. Metode: Populasi penelitian ini adalah ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota semarang. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 siswa dan siswi. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini ada dua variabel yaitu latihan dengan split jumps, latihan dengan alternate leg bounds sebagai variabel bebas serta hasil power tendangan jejag sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan eksperimen. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis data statistik T-test. Hasil: latihan split jumps dan latihan alternate leg bounds memberikan pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan power tendangan jejag Ekstrakurikuler Pencak Silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang. Latihan split jumps (10.74%) lebih baik pengaruhnya dari pada latihan alternate leg bounds (10.35%) terhadap peningkatan power tendangan jejag Ekstrakurikuler Pencak Silat MTS Al- Khoiriyah Kota Semarang. Simpulan: Latihan split jumps dan latihan alternate leg bounds memberikan pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan power tendangan jejag ekstrakurikuler pencak silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang. latihan dengan split jumpdan alternate leg bounds sama-sama meningkatkan hasil power tendangan jejag, namun latihan dengan split jumps lebih efektif meningkatkan hasil power tendangan jejagekstrakurikuler pencak silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang.Purpose: 1) Differences training effect split the alternate leg jumps and bounds to the power kick in extra curricular martial arts jejag MTS Al-Khoiriyah Semarang, 2) Effect of split exercise power jumps to kick in extra curricular martial arts jejag Semarang, 3) Knowing more effective among training split jumps and alternate leg bounds to the power of martial arts kicks jejag extracurricular MTS Al-Khoiriyah Semarang. Methods: The population was martial arts extracurricular MTS Al-Khoiriyah Semarang City. The sample in the study were 30 male and female students . Sampling using total sampling. This study there are two variables, exercise with split jumps, exercises with alternate leg bounds as the independent variable and the results of a power kick jejag as the dependent variable. Research using experimental methods. Methods of analysis of research data using statistical data analysis T-test. Results: Split exercise exercises alternate leg jumps and bounds give a different effect on the increase in power kick jejag Extracurricular Pencak Silat MTS. Al-Khoiriyah Semarang. Exercise split jumps (10.74 %) better effect on the exercise of the alternate leg bounds (10:35 %) of the increase in power kick jejag Extracurricular Pencak Silat Al-Khoiriyah MTS Semarang. Conclusion: Split exercise exercises alternate leg jumps and bounds give a different effect on the increase in the power of martial arts kicks jejag extracurricular MTS. Al-Khoiriyah Semarang. exercise with a split jump and alternate leg bounds both improve outcomes jejag power kick, but exercise is more effective with split jumps increase the results of a power kick martial arts extracurricular jejag MTS. Al-Khoiriyah Semarang.
PENGARUH LATIHANPLIOMETRIKDEPTH JUMP DAN KNEE TUCK JUMP TERHADAP HASIL TENDANGAN KERASATLIT SEPAKBOLA DI TIM JUNIOR “GHEZANG”SIMO Nugroho, Muhammad Budi; -, Sutardji; Nugroho, Prapto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atlit sepakbola eropa mempunyai tendangan lebih keras dari pada atlit sepakbola Indonesia, begitu pula para altit sepakbola GHEZANG Simo. Upaya untuk meningkatkan tendangan keras pada atlit GHEZANG peneliti mencoba memberikan latihan pliometrik depth jump dan knee tuck jump. Bertujuan untuk mendapatkan pengalaman lapangan tentang latihan depth jump dan knee tuck jump. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, metode latihan depth jump memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan knee tuck jump. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 anak atlit sepakbola di tim junior “GHEZANG” Simo. Dengan memberikan tes awal (Pre Test) dengan hasil yang kemudian di matching dengan metode A-B – B-A. Setelah di matching akan didapatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen I yang diberi latihan depth jump dan kelompok eksperimen II yang diberi latihan knee tuck jump. Kedua kelompok ini diberi perlakuan selama 20 kali pertemuan diakhiri dengan tes akhir (Post Test). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola M-S, pengolahan data menggunakan statistik dengan rumus t-test pendek dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db) 14.Hasil perhitungan statistik diperoleh mean tes awal kelompok eksperimen I = 18,67; mean tes awal kelompok eksperimen II = 18,53;  mean tes akhir kelompok eksperimen I = 22,33; mean tes akhir kelompok eksperimen II = 21,33; t hitung lebih besar daripada t tabel (2,646  2,145), dan data perbedaan mean kelompok eksperimen I ternyata lebih besar daripada mean kelompok eksperimen II yaitu 22,33  21,33. European football athletes have more hard kick from the Indonesian football athletes, so did the GHEZANG Simo athlete football. as an attempt to increase the hard kick on GHEZANG athletes, researchers tried to give depth jump and knee tuck jump plyometric training. This training aimed to the get experience of depth jump and knee tuck jump training. Based on the research that has been done, depth jump training methods give better results than knee tuck jump. This research used purposive sampling technique with a total sample of 30 young athletes on the football team junior "GHEZANG" Simo. By providing early testing (Pre Test) with matching results later in the method by AB - BA. After the matching can be obtained by two groups namely experimental group I given depth jump training and experimental group II provided training knee tuck jump. Both groups were treated for 20 times the meeting concluded with a final test (Post Test). This research using experimental methods with MS pattern, data processing using statistical t-test formula short with 5% significance level and degrees of freedom (db) 14. Statistical calculation result obtained mean early testing experimental group I = 18.67; mean early testing experimental group II = 18.53; mean final test experimental group I = 22.33; mean final test experimental group II = 21.33; t count greater than t table (2.646 2.145), and mean group difference data of experiment I turned out larger than the mean experimental group ie 22.33 21.33 II.
KEKUATAN GENGGAMAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DALAM PUKULAN JARAK JAUH WOODBALL Amin, Anas Kholikul; -, Sutardji; Rahayu, Setya
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 1 No 1
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SUMBANGAN KECEPATAN, BERAT BADAN, DAYA LEDAK TERHADAP LOMPAT JAUH Huda, Khoirul; Subiyono, Hadi Setyo; -, Sutardji
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 1 No 1
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SUMBANGAN HIPEREKSTENSI TOGOK, KEKUATAN OTOT PERUT, DAN LEHER TERHADAP KEMAMPUAN HEADING Rismoko, Afri; Waluyo, Musyafari; -, Sutardji
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar sumbangan secara parsial maupun simultan hiperekstensi togok, kekuatan otot perut, dan leher terhadap kemampuan heading pada pemain sepakbola SSB UNNES. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemain sepakbola SSB UNNES yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu sebanyak 20 sampel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah hiperekstensi togok, kekuatan otot perut, dan leher sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan heading. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial hiperekstensi togok, kekuatan otot perut, dan leher memberikan sumbangan yang sedang terhadap kemampuan heading pada pemain sepakbola SSB UNNES. Secara simultan hiperekstensi togok, kekuatan otot perut, dan leher memberikan sumbangan yang besar terhadap kemampuan heading . Target of this research to know how big contribution by parsial and also veterbra hyperextension simultan, strength of stomach muscle, and neck to ability of heading at player of football of SSB UNNES. this Population Research is entire/all player of football of SSB UNNES amounting to 20 people. Technique intake of sampel use total technique of sampling, that is counted 20 sampel. Free variable in this research is veterbra hyperextension, strength of stomach muscle, and neck while variable tied in this research is ability of heading. Hereinafter obtained to be data to be analysed by using analysis of regresi doubled. Result of this research indicate that by parsial veterbra hyperextension, strength of stomach muscle, and neck give contribution which is to ability of heading at player of football of SSB UNNES. By simultan veterbra hyperextension, strength of stomach muscle, and neck give big contribution to ability of heading .
SURVEY DAMPAK LATIHAN OLAHRAGA YANG DILAKUKAN PARA PENDERITA PASCA STROKE DI RUMAH SAKIT Afifi, Mohamad Aditya Ainun; -, Soegiyanto; -, Sutardji
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak latihan olahraga yang dilakukan para penderita pasca stroke di rumah sakit se-kabupaten Pati. Penelitian dilaksanakan ditempat fisioterapi Keluarga Sehat Hospital Pati dan RSUD Soewondo Pati. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan keseluruhan berjumlah 30 pasien pasca penderita stroke. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dampak latihan olahraga yang digunakan pada pasien penderita pasca stroke. Varibel latihan olahraga terdapat unsur kesungguhan latihan dan unsur intensitas latihan. variabel dampak ke penyembuhan penderita stroke terdapat efek psikis dan peningkatan yang didapat akibat latihan olahraga. Dengan hasil pengolahan data dari program SPSS, koefisien korelasi kesungguhan latihan dengan efek psikis adalah 0,513 dan p; 0,004, koefisien korelasi kesungguhan latihan dengan peningkatan didapat adalah 0,251 dan p; 0,182, koefisien korelasi intensitas latihan dengan efek psikis adalah 0,248 dan p; 0,187, dan koefisien korelasi intensitas latihan dengan peningkatan didapat adalah 0,246 dan p; 0,190. Para penderita pasca stroke lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam memperoleh penyembuhan melalui program latihan olahraga.This study aims to determine impact exercise that is performed post stroke patients in the all hospital district Pati. The study which held in place physiotherapy Keluarga Sehat Hospital Pati and General Hospital Soewondo Pati. This research is a quantitative study. The samples used were 30 patients post stroke. Data collection techniques performed in this study using a questionnaire, interview and documentation. Analysis using bivariate product moment correlation. The results showed the impact of exercise used in patients with post stroke. There is an element of variable exercise training seriousness and intensity of the exercise element. variable impact on stroke survivors healing and psychic effects are obtained as a result of an increase in exercise training. With the results of the data processing program SPSS, correlation coefficient seriousness psychological effects of exercise with is 0,513 and p; 0,004, with a correlation coefficient of seriousness exercise enhancement obtained was 0,251 and p; 0,182, the correlation coefficient with the psychological effects of exercise intensity was 0,248 and p; 0,187, and the correlation coefficient with the exercise intensity improvement obtained is 0,246 and p; 0,190. The post stroke patients is more eager and sincere in obtaining healing through exercise programs.