Suprapti -
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN (Studi pada WUS di Rw IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang) Rohmawati, Ely; -, Suprapti; Damayanti, Fitriani Nur
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Keluarga Berencana merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita. Berdasarkan laporan pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana Provinsi Jawa Tengah, minat wanita menggunakan kontrasepsi implan belum sesuai harapan. Penyebabnya sebagian masyarakat masih merasa takut memakai implan, terutama yang berada di desa.Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan WUS tentang kontrasepsi implan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2011 sebelum dan sesudah penyuluhan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (eksperimen quasi) dan menggunakan pendekatan “one group pretest-posttest”. Populasi yang diteliti adalah wanita usia subur yang mempunyai pasangan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Semarang yang berjumlah 88 orang. Sampel yang diambil berjumlah 31 orang sesuai kriteria inklusi danekslusi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah sampling jenuh. Temuan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan tentang kontrasepsi implant sebelum dan sesudah penyuluhan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG BENDUNGAN ASI DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN BENDUNGAN ASI (BREAST CARE) DI RB NUR HIKMAH KWARON GUBUG Murniati, Ratna; -, Suprapti; Kusumawati, Erna
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Grobogan pada tahun 2010 hanya 65(52%). Padahal, target pencapaian pemberian ASI eksklusif adalah 80%. Pemberian ASI eksklusif tidak dapat dicapai karena bendungan ASI, sehingga pengetahuan ibu tentang praktik pencegahan bendungan ASI diperlukan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Ada 32 responden sebagai sampel penelitian yang diambil dengan metode saturasi sampling. Variabel bebas adalah tingkat pengetahuan ibu postpartum tentang bendungan ASI, sedangkan variabel terikat adalah praktik pencegahan bendungan ASI. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan checklist sebagai instrumen penelitian. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat digunakan dengan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Dan menggunakan uji Rank Spearman Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 (53,1%) responden mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup tentang bendungan ASI, sementara ada 21 (65,6%) responden memiliki praktik yang kurang tentang praktik pencegahan bendungan ASI. Ada hubungan yang signifikan hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas dengan praktik pencegahan bendungan ASI (breast care) dengan nilai p = 0,001. Kata kunci: Tingkat pengetahuan, Pembengkakan, Perawatan payudara
PEMERTAHANAN UNGKAPAN DALAM BAHASA JAWA YANG MEMUAT KEARIFAN LOKAL SEBAGAI BENTUK IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT SAMIN DI KABUPATEN BLORA -, Suprapti
Lingua Vol 9, No 1 (2013): January 2013
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian budaya lokal yang dimiliki masyarakat di Indonesia sampai saat ini tetap merupakan kajian yang menarik, apalagi dalam era globalisasi seperti saat ini. Pemertahanan budaya lokal sering dibenturkan dengan pengaruh budaya global. Salah satu masyarakat yang sampai saat ini masih mempertahankan budaya lokal adalah masyarakat Samin. Penelitian ini bertujuan untuk mrngungkap (1) wujud kearifan lokal masyarakat Samin dan (2) bentuk pemertahanan kearifan lokal masyarakat Samin. Idiom dan ungkapan yang memuat kearifan lokal/ajaran masyarakat Samin sampai saat ini masih tetap ada dan menjadi pegangan hidup masyarakat Samin. Bentuk idiom dan ungapan tersebut berupa kata, kalimat, dan wacana. Selain itu, supaya ajaran tersebut masih tetap dijadikan pegangan hidup, para sesepuh berusaha mempertahankan ajaran tersebut dengan cara sesorah, memasukkan dalam tembang, dan dengan perbuatan/tindakan konkret. Local cultures that belong to Indonesian society is still interesting to be studied, even in the era of globalization. Maintaining local culture is often influenced with global culture. The current study aimed to discover: (1) forms of the local wisdom of Samin society, and (2) forms of the maintenance efforts of the local wisdom of Samin society. Idioms and expressions that contain local wisdom or local lessons of Samin society exist until now and become the way of life of Samin society. The forms of the idioms and the expresions are in words, sentences, and discourse. In addition, Samin elders have been maintaining the local wisdom through sesorah including in tembang  and everyday practices.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG TABLET FE (STUDI DI PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG TAHUN 2013) Puspitasari, Rahmah Noor Putri; -, Suprapti; Istiana, Siti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Latar belakang : Studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti di Puskesmas Bangetayu Semarang terdapat 36 ibu hamil trimester 1. Hasil studi pendahuluan dari 10 responden diperoleh 3 responden menunjukkan pengetahuan baik dan 7 responden berpengetahuan rendah tentang tablet fe. Pengetahuan rendah disebabkan informasi yang kurang dipahami oleh responden tentang tablet fe. Tujuan : untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester 1 tentang tablet fe sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di Puskesmas Bangetayu Semarang. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan rancangan pengamatan awal dan pengamatan akhir dengan 36 responden ibu hamil trimester 1. Hasil : dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan adalah berpengetahuan baik 4 responden (11,1%), berpengetahuan cukup 20 responden (55,6%) dan berpengetahuan kurang 12 responden (33,3%). Setelah dilakukan penyuluhan, tingkat pengetahuan responden menjadi baik ada 15 responden (41,7%), pengetahuan cukup 18 responden (50,0%), pengetahuan kurang (8,3%). Simpulan : ada perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan setelah penyuluhan tentang tablet fe.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG METODE AMENOREA LAKTASI (MAL) SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG Malinda, Puspa Desy; -, Suprapti; Kusumawati, Erna
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Latar belakang : Metode amenorea laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Keuntungan MAL diantaranya efektivitas tinggi 98% dan tanpa biaya. Keuntungan untuk bayi yaitu bayi mendapatkan antibodi melalui ASI dan sebagai sumber asupan gizi untuk tumbuh kembang bayi Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Bangetayu, diperoleh hasil bahwa sebanyak 10 dari 12 ibu hamil trimester III belum pernah mendapatkan penyuluhan atau informasi tentang metode amenorea laktasi (MAL). Tujuan : untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu, dan teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan leaflet. Hasil : menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebagian besar berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 19 responden (54,3%). Sedangkan pengetahuan ibu hamil trimester III sesudah penyuluhan mengalami peningkatan menjadi baik yaitu sebanyak 35 responden (100%). Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan (p-value=0,0001). Simpulan : Ada perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN MINAT PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) Ny. D DESA SUKOMULYO KECAMATAN KALIWUNGU SELATAN KABUPATEN KENDAL Rossyanna, Enggar; -, Suprapti; Nurjanah, Siti
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2014): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Latar belakang : Gerakan Keluarga Berencana Nasional yaitu mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera yang menjadi dasar bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pertumbuhan penduduk Indonesia. Jumlah peserta KB aktif di Jawa Tengah yaitu sebanyak 5.080.926 orang atau sebesar 78,37% dari jumlah PUS sebanyak 6.483.189 orang yang menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim hanya sebanyak 445.718 orang atau sebesar 8,77%. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Ibu postpartum dengan minat pemakaian Alat Kontasepsi Dalam Rahim di BPM Ny. D Desa Sukomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal. Metode : Jenis penelitian adalah analitik dengan rancangan cross sectional ini menggunakan sampel 39 ibu postpartum dari bulan April-Juni 2011. Data diperoleh dari kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis univariat Ibu yang berpengetahuan cukup sebanyak 19 orang (48,8%), yang berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (25,6%) dan yang berpengetahuan baik sebanyak 10 orang (25,6%). Ibu yang tidak minat memakai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim sebanyak 20 orang (51,3%), yang minat sebanyak 19 orang (48,7%). Dari hasil Fisher exact menunjukkan hasil bahwa nilai p-value = 0,000 (< a=0,05). Simpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan minat pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim.
PEMERTAHANAN UNGKAPAN DALAM BAHASA JAWA YANG MEMUAT KEARIFAN LOKAL SEBAGAI BENTUK IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT SAMIN DI KABUPATEN BLORA -, Suprapti
Lingua Vol 9, No 1 (2013): January 2013
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian budaya lokal yang dimiliki masyarakat di Indonesia sampai saat ini tetap merupakan kajian yang menarik, apalagi dalam era globalisasi seperti saat ini. Pemertahanan budaya lokal sering dibenturkan dengan pengaruh budaya global. Salah satu masyarakat yang sampai saat ini masih mempertahankan budaya lokal adalah masyarakat Samin. Penelitian ini bertujuan untuk mrngungkap (1) wujud kearifan lokal masyarakat Samin dan (2) bentuk pemertahanan kearifan lokal masyarakat Samin. Idiom dan ungkapan yang memuat kearifan lokal/ajaran masyarakat Samin sampai saat ini masih tetap ada dan menjadi pegangan hidup masyarakat Samin. Bentuk idiom dan ungapan tersebut berupa kata, kalimat, dan wacana. Selain itu, supaya ajaran tersebut masih tetap dijadikan pegangan hidup, para sesepuh berusaha mempertahankan ajaran tersebut dengan cara sesorah, memasukkan dalam tembang, dan dengan perbuatan/tindakan konkret. Local cultures that belong to Indonesian society is still interesting to be studied, even in the era of globalization. Maintaining local culture is often influenced with global culture. The current study aimed to discover: (1) forms of the local wisdom of Samin society, and (2) forms of the maintenance efforts of the local wisdom of Samin society. Idioms and expressions that contain local wisdom or local lessons of Samin society exist until now and become the way of life of Samin society. The forms of the idioms and the expresions are in words, sentences, and discourse. In addition, Samin elders have been maintaining the local wisdom through sesorah including in tembang  and everyday practices.