Sohidin -
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SUMBER DAYA INSANI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARI’AH DANA AMANAH DITINJAU DARI STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA Istikhomah, Nurul; -, Ngadiman; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.476 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui SDI BPRS Dana Amanah, kinerja SDI BPRS Dana Amanah, dan kinerja SDI BPRS Dana Amanah ditinjau dari standar kompetensi kerja nasional Indonesia subbidang BPRS.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian berupa deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Sumber Daya Insani BPRS Dana Amanah pada umumnya dan bagian account officer pada khususnya. Sumber data berasal dari data primer berupa observasi dan wawancara, dan data sekunder berupa dokumen yang mendukung penelitian. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber, dan triangulasi metode. Analisis data dilaksanakan sesuai dengan bagan komponen model analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Prosedur penelitian dilakukan dari tahap pra lapangan, kegiatan lapangan, analisis data, dan penulisan laporan.Simpulan dari hasil penelitian menunjukan SDI BPRS Dana Amanah termasuk karyawan ahli tipe B, yaitu spesialis ilmu ekonomi yang mengenal syari’ah. Kinerja sumber daya insani Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Dana Amanah baik, pernyataan tersebut diperkuat dengan indikator kinerja menurut Henry Simanora. Kinerja SDI BPRS Dana Amanah ditinjau dari SKKNI Subbidang BPRS yang telah ditetapkan dan diatur sesuai keputusan kemenakertrans RI nomor: KEP.30/MEN/II/2008, yaitu baik sesuai dengan beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh SDI BPRS.Kata kunci: Analisis Kinerja Sumber Daya Insani, SDI BPRS, Kinerja Dilihat Dari SKKNI ABSTRACTThe objective of research was to find out HR BPRS of Dana Amanah, the  performance of HR BPRS Dana Amanah, and the performance of HR BPRS Dana Amanah viewed from BPRS subdivision of Indonesian National Work Competency Standard.This study was a qualitative research. The type of study employed was descriptive qualitative one. The subject of research was the human resource of Dana Amanah BPRS generally and in account officer division particularly. The data source derived from primary data in the form of observation, interview, and secondary data in the form of research-supporting documents. The sampling technique used in this study was purposive sampling one. Data collection was conducted using observation, interview and documentation. The data validation was conducted using source and method triangulations. The data analysis was conducted corresponding to the chart of interactive analysis model components consisting of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The procedure of research was conducted from pre-research, field study, data analysis, and report writing.The conclusion of research showed that HR BPRS Dana Amanah included type B expert employee, economists familiar with syari’ah. The performance of human resource in Dana Amanah Syariah People Leasing Bank was good; this statement was confirmed by performance indicator according to Henry Simanora. The performance of HR BPRS Dana Amanah viewed from SKKNI of BPRS Subdivision specified and governed according to RI’s transmigration and labor ministry’s decree Number: KEP.30/MEN/II/2008, had been good consistent with several competencies the HR BPRS should had.Keywords: Analysis on the Human Resource Performance, HR of BPRS, Performance Viewed from SKKNI.
PERANAN KOPERASI MITRA MANDIRI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS SEKTOR PERTANIAN DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2013 Astuti, Pipin Yanuari; Adi, Wahyu; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.718 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) peranan Koperasi Mitra Mandiri dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Mojolaban, (2) strategi penyaluran pinjaman Koperasi Mitra Mandiri agar dana dapat dimanfaatkan secara efektif, (3) kendala yang dihadapi oleh Koperasi Mitra Mandiri dalam peningkatan produktivitas sektor pertanian, dan (4) usaha yang telah dilakukan oleh Koperasi Mitra Mandiri untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Peneliti tidak menentukan sejumlah sampel, tetapi menentukan jumlah informan untuk diwawancarai. Informan yang diwawancarai yaitu pengurus Koperasi Mitra Mandiri dan petani di Kecamatan Mojolaban. Sumber data berasal dari informan, tempat, peristiwa, dan dokumen atau arsip. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data (triangulasi sumber). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian ini meliputi tahap: (1) penyusunan proposal, (2) ijin penelitian, (3) pengumpulan data, (4) analisis data, dan (5) penyusunan laporan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) biaya produksi petani meningkat setelah mendapat pinjaman dari Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri, kemudian hasil produksi juga meningkat. Dengan adanya peningkatan hasil produksi maka pendapatan yang diperoleh petani juga mengalami peningkatan dan kesejahteraan hidup para petani meningkat. (2) Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri mempunyai dua sistem pembinaan terhadap nasabah agar dana dimanfaatkan secara efektif yaitu: (a) mengadakan pembinaan cara manajemen modal, dan (b) mengadakan pengecekan secara langsung terhadap usaha nasabah. (3) Koperasi mengalami beberapa kendala selama menjalankan kegiatannya, sebagai berikut: (a) keterbatasan modal, (b) manajemen, dan (c) kredit macet. (4) Koperasi mengatasi kendala yang dihadapi dengan berbagai usaha yaitu: (a) pemenuhan kebutuhan modal, (b) peningkatan manajemen, dan (c) optimalisasi pengumpulan piutang.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri berperan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Mojolaban dengan pemberian pinjaman modal kepada para petani. Kata kunci: koperasi simpan pinjam, peningkatan produktivitas, pertanian ABSTRACTPipin Yanuari Astuti. THE ROLE OF KOPERASI MITRA MANDIRI TO IMPROVE AGRICULTURE SECTOR PRODUCTIVITY IN MOJOLABAN SUKOHARJO YEAR 2013. Thesis, Teacher Training and Education Faculty Sebelas Maret University Surakarta. June 2014.This research aims to know: (1) the role of Koperasi Mitra Mandiri to improve agriculture sector productivity in Mojolaban district, (2) the loan strategy Koperasi Mitra Mandiri in order to make the fund effective, (3) the constrain which faced by Koperasi Mitra Mandiri in improving agriculture sector productivity, and (4) the effort of Koperasi Mitra Mandiri to solve its constrains.This research used descriptive qualitative. The technique sampling used purposive sampling. The researcher did not decide total sample but decided the total informants to be interviewed. The informants were the board of Koperasi Mitra Mandiri and farmers in Mojolaban. The source of data was informants, places, events and document. The technique of collecting data was interview, observation, and documents. To valid the data used data triangulation. The technique of analyzing data used analysis interactive, which was data collection, data reduction, data display, and conclusion. The research procedure was (1) proposal arrangement, (2) research legalization, (3) data collection, (4) data analysis, and (5) report.The result of this research shows, (1) the increases of farmer production cost after got loan from Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri, then production result also increasing. Because production result is increasing so farmers’ income and welfare are increasing too. (2) Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri has two guiding systems to clients so they can use the loan effectively, that are: (a) management financial guidance, and (b) direct monitoring to the clients’ field of work. (3) The constrains faced by the clients during the activity are (a) the limitation of fund, (b) management, (c) credit stop. (4) Koperasi solved the constraints with various efforts, that are: (a) fund need fulfillment, (b) management improvement, and (c) credit collecting optimization.Based on the research result can be concluded that Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri has role to improve agriculture sector productivity in Mojolaban district trough loan which given to farmers.Keyword: koperasi simpan pinjam, productivity improvement, agriculture.
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK-ETAP) PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) PERAJIN MEBEL DESA GONDANGSARI KECAMATAN JUWIRING KABUPATEN KLATEN Alfitri, Arri; -, Ngadiman; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.503 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana pemahaman Perajin mebel di UMKM Desa Gondangsari tentang SAK-ETAP (2) Bagaimana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan Perajin mebel Desa Gondangsari, dan untuk mengetahui apakah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sudah mengacu pada SAK-ETAP (3) Kendala-kendala yang dihadapi Perajin mebel dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada SAK-ETAP.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pemahaman perajin mebel tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) masih rendah (2a) Pencatatan keuangan yang dilakukan perajin mebel hanya sebatas laporan bisnis yang dibuat sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan masing-masing perajin mebel. (2b) Perajin mebel tidak menerapkan SAK-ETAP dalam menyusun laporan keuangan, karena perajin mebel kurang memahami SAK-ETAP. (3) Kendala-kendala perajin mebel dalam menerapkan SAK-ETAP, sebagai berikut: kurangnya pengetahuan perajin mebel tentang SAK-ETAP, belum adanya tenaga akuntansi yang profesional pada perajin mebel, perajin mebel kurang memahami pentingnya pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, dan kurang efektifnya sosialisasi dari pihak yang berkompeten tentang SAK-ETAP.Kata kunci : Akuntansi Keuangan, SAK-ETAP, UMKM Abstract This research aimed to find out (1) How the understanding of UMKM Furniture craftsmen in Gondangsari village about SAK - ETAP (2) How the recording and the arranging of financial reports conducted by furniture craftsmen, and to find out whether the recording and the arranging of financial reports has been referring to the SAK - ETAP (3) The obstacles faced by furniture craftsmen in the recording and the arranging of financial reports which refers to the SAK – ETAP.This research uses qualitative descriptive method. The sampling technique that is used is purposive sampling and snowball sampling, where the samples were taken were not emphasized in the amount of information, but the depth of the sample as a data source. the data collection techniques that was used were interviews, observation, and documentation. The data validity technique which were source triangulation and method triangulation. The data analysis used interactive model.The results of the research showed: (1) The understanding of the furniture craftsman Financial Accounting Standards Entities Without Public Accountability (SAK - ETAP) is still low (2a) The recording that is conducted by furniture craftsmen is only limited to the  business report which is appropriate with the understanding and the requirement of each of furniture craftsmen. The recording that was conducted by the furniture craftsman is not appropriate with the accounting cycle (2b) the furniture craftsman did not apply SAK-ETAP in arranging financial report, because the furniture craftsman less in understanding SAK-ETAP. (3) The obstacles for the furniture craftsman in applying SAK-ETAP are: lack of furniture craftsman’s knowledge about SAK-ETAP, there is no accountant staff on craftsman furniture, lack of understanding the importance of the recording the arranging financial report, and the socialization was not effective enough to improve of the competent authoritiesof about SAK-ETAP.Keyword: Financial Accounting, SAK-ETAP, UMKM
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN DI PT SARI WARNA ASLI GARMENT-SURAKARTA Anugrah, Mukti; -, Ngadiman; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.138 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasional karyawan di PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta. Secara rinci tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan : (1) kepuasan kerja karyawan bagian produksi di PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta; (2) komitmen organisasional karyawan bagian produksi di PT Sari Warna Aali Garment-Surakarta; dan (3) hubungan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasional karyawan bagian produksi di PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta.Penelitian ini digunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan bagian produksi PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta, karyawan bagian produksi ini berjumlah 475 karyawan. Sampel penelitian ini adalah 100 karyawan. Pengambilan sampel digunakan metode random sampling. Data untuk kepuasan kerja dan komitmen organisasional diperoleh dari hasil kuisioner. Uji validitas dan reabilitas dilakukan langsung pada 100 karyawan yang digunakan sebagai sampel penelitian, hal ini dilakukan karena terbatasnya jumlah populasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis korelasi/ analasis sederhana. Hal yang perlu dilakukan saat melakukan analisis data ini dalam pengambilan kesimpulan adalah uji normalitas dan uji linearitas.Hasil dari penelitian yang saya dapat adalah : (1) adanya hubungan positif antara kepuasan kerja dan komitmen organisasional di PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta. Hal ini ditunjukkan pada hasil uji hipotesis dengan menggunakan korelasi product moment dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai tersebut lebih kecil dari nilai signifikansi yang sudah ditentukan yaitu 0,05. (2) sebesar 79,3% pengaruh komitmen organisasional pada karyawan PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta dapat di jelaskan oleh kepuasan kerja. Hal ini menunjukan variabel kepuasan kerja memiliki hubungan positif dengan variabel komitmen organisasional sebesar 79,3%. Sisanya sebesar 20,7% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel atau faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.Kata kunci : Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organsisasional ABSTRACTThis research purposed to find out the relation between work satisfaction and employees integrity in PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta. Object of this research are: 1. Division of production employees work satisfaction at PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta; 2. Integrity of employees of production division at PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta; and 3. The relation between work satisfaction and production division employess work integrity.This research uses quantitative method. Subject of this research is production division employees of PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta, ammount of production division employees is 475 employees. Sample for this research uses random sampling method. The number of this research sample is 100 employees. The data for work satisfaction and employees integrity is taken from from questionnaire. Validity test is conducted directly to 100 employees as research sample. The data from this research analyzed using correlation analysis/simplyfied analysis. The things that should counted in conducting data analysis is normality test and linier test.Result of this research are: 1. There is positive relation between work satisfaction and employees integrity at PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta. It is shown by hypothesis test using product moment correlation with significant point 0.000. That point is much lower from significance point that had been defined at 0,05. 2. 79,3% of employees integrity at PT Sari Warna Asli Garment-Surakarta could be defined by work satisfaction. It shows that employees work satisfaction bind positive relation with employees integrity at 79,3%. The rest of the percentage point is influenced by any other factor exclude this research.Keywords: Work Satisfaction, and Employees Integrity
PENGARUH PENGUASAAN MATERI MATA KULIAH DASAR KEPENDIDIKAN (MKDK) DAN PRAKTIK PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU Murtiningsih, Yanita Janti; -, Susilaningsih; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.473 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh penguasaan materi mata kuliah Belajar & Pembelajaran 2 terhadap kesiapan menjadi guru; 2) pengaruh penguasaan materi mata kuliah Evaluasi Pengajaran terhadap kesiapan menjadi guru; 3) pengaruh penguasaan praktik PPL terhadap kesiapan menjadi guru; dan (4) pengaruh penguasaan materi mata kuliah Belajar & Pembelajaran 2, Evaluasi Pengajaran dan praktik PPL secara bersama-sama terhadap kesiapan menjadi guru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan kausal-komparatif yang bersifat ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi BKK Pendidikan Akuntansi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dengan skala Likert. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment (PPM) dan uji reliabilitas menggunakan Koefisien Alpha. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan materi mata kuliah Belajar & Pembelajaran 2 terhadap kesiapan menjadi guru; 2) Terdapat pengaruh positif tetapi tidak signifikan penguasaan materi mata kuliah Evaluasi Pengajaran terhadap kesiapan menjadi guru; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan praktik PPL terhadap kesiapan menjadi guru; dan 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan materi mata kuliah Belajar & Pembelajaran 2, Evaluasi Pengajaran dan praktik PPL secara bersama-sama terhadap kesiapan menjadi guru.Kata Kunci: Kesiapan Menjadi Guru, Penguasaan Materi Mata Kuliah Dasar Kependidikan. ABSTRACTThe objectives of this research are to investigate: 1) the effect of mastery of the course of Learning and Instruction 2 on the preparedness to be a teacher; 2) the effect of mastery of the course of Instructional Evaluation on the preparedness to be a teacher; 3) the effect of mastery of the course of Field Experience Practice on the preparedness to be a teacher; and 4) the simultaneous effect of mastery of the basic courses of education of Learning and Instruction 2, Instructional Evaluation, and Field Experience Practice on the preparedness to be a teacher. This research used the quantitative correlational research method with the causal-comparative approach with the ex-post facto in nature. The population of the research was all of the students of the Study Program of Economics BKK, Accounting Education, theFaculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Surakarta. The samples of the research were taken by using the purposive sampling technique. The data of the research were gathered through questionnaire with Likert scale. The validity of the instrument was tested by using the correlational formula of Pearson Product Moment, the reliability of the instrument was tested by using Alpha Coefficient formula. The prerequisite tests of analysis consisted of normality test, linearity test, multicolinearity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test. The hypotheses of the research were verified by using the simple regression analysis and the multiple regression analysis. The results of the research are as follows: 1) there is a positive and significant effect of mastery of the course of Learning and Instruction 2 on the preparedness to be a teacher; 2) there is a positive but not significant effect of mastery of the course of Instructional Evaluation on the preparedness to be a teacher; 3) there is a positive and significant effect of mastery of the course of Field Experience Practice on the preparedness to be a teacher; and 4) there is simultaneously positive and significant effect of mastery of the basic courses of education of Learning and Instruction 2, Instructional Evaluation, and Field Experience Practice on the preparedness to be a teacher.Keywords: Preparedness to be a teacher, mastery of the basic courses of education
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REALISASI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PADA KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA Handayani, Witiya Tri; Santoso, Sigit; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.838 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (A) faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Jebres Kota Surakarta; dan (B) untuk mengetahui hubungan faktor-faktor tersebut dengan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada Kecamatan Jebres Kota Surakarta.Sesuai dengan tujuan penelitian maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling dan Snow Ball Sampling, sampel ditekankan pada kualitas pemahaman sampel terhadap masalah yang diteliti bukan banyaknya sampel. Sampel penelitian diambil berdasarkan pertimbangan informan dapat memberikan data secara maksimal dan informan dapat berkembang sesuai dengan kedalaman masalah yang berguna dalam penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (A) faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada Kecamatan Jebres Kota Surakarta, yaitu: (1) SPPT tidak tersampai kepada Wajib Pajak dikarenakan Wajib Pajak tidak berdomisili pada Objek Pajak, pemilik baru tidak mau menerima SPPT atas nama pemilik lama, tanah warisan yang sudah dibagi dan ganti nama dalam sertifikat tetapi nama dalam PBB belum diganti, tanah warisan yang belum dibagi dan ditempati secara bersama-sama, Wajib Pajak mengontrak atau hanya sementara menempati Objek Pajak, Wajib Pajak tidak dikenal, tanah relokasi, SPPT nama Wajib Pajak No Name (NN), tanah kuburan terbit SPPT, dobel SPPT, kesalahan nama Wajib Pajak pada SPPT, alamat objek pajak tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. (2) Wajib Pajak lupa membayar PBB karena faktor kesibukan, (3) isu pajak, (4) tingkat pengetahuan, (5) kesadaran rendah dalam membayar PBB, (6) topografi wilayah, (7) data belum dientry, (8) tingkat pendapatan Wajib Pajak. (B) Hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan pada Kecamatan Jebres Kota Surakarta memiliki persentase yang berbeda-beda antara satu faktor dengan faktor lainnya. (1) Faktor tidak tersampainya SPPT selalu dialami oleh semua kelurahan yang ada di Kecamatan Jebres dan DPPKA. Hanya saja jumlah SPPT yang kembali setiap wilayah berbeda-beda, jelas faktor tidak tersampainya SPPT mempengaruhi realisasi karena dengan tidak tersampainya SPPT pajak tersebut menjadi tunggakan pada tahun yang bersangkutan. (2) Faktor Wajib Pajak lupa, tingkat pengetahuan, kesadaran Wajib Pajak rendah serta isu pajak dapat dijadikan satu pola karena untuk sampai pada suatu tindakan membayar pajak, Wajib Pajak harus mengetahui mengenai PBB, dari pengetahuan tersebut menimbulkan kesadaran, kesadaran dapat menjadi suatu tindakan apabila adanya kemauan, kemampuan, keyakinan serta emosi, apabila keempat hal tersebut tidak mendukung tidak akan timbul suatu tindakan nyata. (3) Topografi wilayah berpengaruh karena ketersediaan fasilitas akan menjadi pertimbangan Wajib Pajak untuk melakukan tindakan nyata. (4) Data belum dientry sangat berpengaruh karena ketika Wajib Pajak sudah membayar pajak terutang tetapi data belum dientry, tidak akan ada perubahan status pajak terutang menjadi lunas. (5) Tingkat pendapatan tidak akan berpengaruh ketika Wajib Pajak memiliki kemampuan membeli Objek Pajak sendiri bukan atas warisan dari orang tua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setiap faktor yang disebutkan diatas memiliki pengaruh terhadap realisasi penerimaan PBB pada Kecamatan Jebres Kota Surakarta tetapi setiap wilayah kelurahan memiliki faktor dominan yang berbeda-beda.Kata Kunci: pajak, Pajak Bumi dan Bangunan, realisasi penerimaan PBB, kesadaran Wajib Pajak, partisipasi Wajib Pajak, perilaku Wajib Pajak. ABSTRACT            The objectives of this research are to investigate: (A) the factors which influence the realization of revenue on the land and building taxes in Jebres sub-district of Surakarta city; and (B) the correlation between the aforementioned factors and the realization of revenue on the land and building taxes in Jebres sub-district of Surakarta city.            This research used the descriptive qualitative research method. The samples of the research were taken by using the purposive sampling technique and the snow ball sampling technique. The samples were based on the consideration that the informants could give the data maximally, and they could develop in accordance with the depth of the problems of the research, which was useful for conclusion drawing. The data of the research were gathered through in-depth interview and documentation. They were then analyzed by using the interactive model of analysis.            The results of the research are as follows: A) The factors which influence the realization of revenue on land and building taxes in Jebres sub-district of Surakarta city are the following: 1) The Notification of Tax Due (L&B Tax) does not reach the taxpayers because they are not domiciled in the tax objects; the current owners do not want to receive the Notification of Tax Due which is still on behalf the former owners; the inherited lands have been shared to the heirs and the names of the owners have been changed in the land certificates but not in the land and building tax documents; the inherited lands have not been shared but occupied together by the heirs; the taxpayers only hire the lands or temporarily occupy the tax objects; the taxpayers are not known; the lands are relocation ones; the Notification of Tax Due contains the names of the taxpayers of No Name (NN), cemeteries have the Notification of Tax Due; the Notification of Tax Due are double; the names of the taxpayers in the Notification of Tax Due are incorrectly written; and the addresses of the tax objects are not in compliance with the real conditions. 2) The taxpayers forget to pay the land and building taxes because they are very busy. 3) There exist tax issues. 4) The knowledge level of taxpayers is low. 5) The taxpayers have a low awareness to pay their land and building taxes. 6) The regional topography does not support the tax settlement. 7) The land and building tax transaction-related data have not been entered into the database. 8) The income level of the taxpayers is low. B) The correlation between the aforementioned factors and the realization of revenue on the land and building tax in Jebres sub-district of Surakarta city has a different percentage one to another as follows: 1) The factor that the Notification of Tax Due does not reach the taxpayers is always experienced by all of the wards in Jebres sub-district and the Office for Management of Regional Revenue, Finance and Assets. Yet, the number of the Notification of Tax Due returned is different from one region to another region. Thus, the Notification of Tax Due which does not reach the taxpayers influences the realization of revenue on the land and building taxes, and this will make delinquent taxes in the related taxation year. 2) The factors that the taxpayers forget to settle their tax and have low knowledge and awareness on the taxes, and there exist tax issues can become one pattern because in order to come to an action to pay the taxes, the taxpayers must know the land and building taxes very well. Such knowledge will lead to awareness, and the awareness can become an action when there is a will, faith, and emotion. However, when the four aspects do not support, there are not any real actions. 3) Regional topography is influential because the availability of facilities will become a consideration for the taxpayers to do real actions. 4) The factor of the land and building tax transaction-related data which have not been entered into the database is very influential because when the taxpayers have paid their land and building taxes, but the data have not been entered into the database, the status of their tax payment does not change. 5) The level of income will not be influential if the taxpayers have the ability to buy the tax objects on their own, not inheriting the tax objects from their parents.            Based on the results of the research, a conclusion is drawn that every factor mentioned above influences the realization of revenue on the land and building tax in Jebres sub-district of Surakarta city, but every region of the wards has different dominant factors. Keywords:       Taxes, land and building taxes, the realization of revenue on land and building taxes, awareness of taxpayers, participation of taxpayers, and behavior of taxpayers.
RANCANGAN PENYUSUNAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PEMERINTAH DAERAH GUNA MENINGKATKAN GOOD GOVERNANCE DAN TATA PELAPORAN YANG SESUAI DENGAN STANDAR AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK (STUDI KASUS DI PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO) -, Sohidin; Witurachmi, Sri; Ariyanto, Jonet
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.087 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian ini adalah sejauhmanakan kesesuaian pengelolaan keuangan daerah dengan standar akuntansi pemerintahan,  sejauhamanakah kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan bagaimanakah implementasi sistem informasi akuntansi yang ada pada Pemkab Sukoharjo Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi dan menetapkan kesesuaian antara sistem informasi keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang telah berlaku dengan Peraturan Pemerintah dan Standar Akuntansi Sektor Publik (SAP), 2) Mengidentifikasi kebutuhan sistem informasi dalam pengelolaan keuangan daerah, 3) Menyusun sistem informasi akuntansi untuk pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Sukoharjo.Penelitian ini diawali dengan melakukan survey ke seluruh SKPD dan SKPKD pada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Survey ditujukan untuk mengidentifikasi kesesuaian sistem informasi keuangan daerah di SKPD-SKPD Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dengan Peraturan Pemerintah dan Standar Akuntansi Sektor Publik.  Selanjutnya, dilakukan pengujian atas kelayakan sistem informasi akuntansi keuangan daerah dan sistem pengendalian internnya, untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari sistem yang sudah ada. Ketiga, melakukan FGD (focus discusion group) untuk mengidentifikasi chart of account yang digunakan dalam aplikasi pencatatan dan pengelolaan keuangan daerah. Keempat, merancang prototype dan menyusun sistem informasi akuntansi berbasis database. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa hal pokok; 1) belum mengacunya praktik akuntansi sektor publik sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berbasis akrual, 2) belum cukupnya pengungkapan yang dilakukan atas penyajian laporan keuangan daerah, 3) minimnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan 4) belum terimplementasinya sistem informasi akuntansi yang bisa mempermudah penyajian pelaporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi sektor publik, dan PP No.71/2010 tentang akuntansi berbasis akrual.  ABSTRACTThe problem to be solved in this study is how suitability of financial management with government accounting standards, how compliance with the legislation in force, and how the implementation of accounting information systems that exist in Sukoharjo regency, Central Java. The purpose of this study were: 1) Identify and establish correspondence between the regional financial information system Government Sukoharjo that have been enacted by the Government Regulation and Public Sector Accounting Standards (SAP), 2) identify the needs of information systems in financial management, 3) Develop systems accounting information for financial management in Sukoharjo.This study begins with a survey to all SKPD and SKPKD in Sukoharjo district government. The survey aimed to identify the suitability of information systems in the area of financial SKPDs Sukoharjo District Government Regulation Government and Public Sector Accounting Standards. Furthermore, testing the feasibility of financial accounting information system of the region and its internal control system, to identify the weaknesses and strengths of the existing system. Third, do FGD (Focus Group Discussion) to identify the chart of accounts used in recording applications and financial management. Fourth, to design and construct a prototype-based accounting information system database. Results from this study show some basic things; 1) is not referring to public sector accounting practices in accordance with government accounting standards which accrual, 2) is not sufficient disclosure made on financial statement presentation area, 3) lack of compliance with the legislation in force and 4) have not applied accounting information system could facilitate the presentation of financial reporting in accordance with public sector accounting standards, and Regulation 71/2010 on accrual accounting. Kata Kunci:    Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Sektor Publik, Keuangan Daerah, SKPD-SKPKD, Good Governance, Standar Akuntansi Pemerintahan
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI BELAJAR AKUNTANSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS ACCELERATED INSTRUCTION BERBANTU MEDIA MODUL Sari, Leny Rosita; Witurachmi, Sri; -, Sohidin
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.602 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan kompetensi belajar akuntansi pada siswa kelas XI AK B SMK Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2014/2015 dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dan pendukung penerapan model pembelajaran TAI berbantu media modul.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI AK B SMK Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2014/2015 sebanyak 34 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, instrumen tes, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan validitas konstruk. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantu modul dapat meningkatkan kompetensi belajar akuntansi pada kelas XI AK B SMK Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Hal tersebut didukung oleh fakta-fakta sebagai berikut: (1) Nilai rata-rata kompetensi belajar siswa aspek kognitif mengalami peningkatan dari 78,32 pada siklus pertama menjadi 84,40 pada siklus kedua; (2) Nilai rata-rata kompetensi belajar siswa aspek psikomotor meningkat dari 82,35 pada siklus pertama menjadi 87,06 pada siklus kedua; (3) Nilai rata-rata kompetensi belajar siswa aspek afektif meningkat dari 79,69 pada siklus pertama menjadi 86,80 pada siklus kedua. Hambatan selama penerapan model pembelajaran TAI berbantu modul adalah: (1) Kurangnya perhatian siswa terhadap kelompok yang sedang mempresentasikan hasil diskusinya disebabkan karena hasil diskusinya hanya dibaca saja; (2) Siswa yang tidak memperhatikan ketika guru sedang mengajar, cenderung pasif dalam diskusi; (3) Masih ada siswa siswa yang mengeluh masalah pembagian kelompok, karena ada siswa yang kurang aktif dalam kelompoknya. Pendukung penerapan model pembelajaran TAI berbantu modul yaitu: (1) Dengan adanya modul siswa dapat lebih giat belajar, baik belajar sendiri di rumah, maupun di sekolah; (2) Penjelasan hasil diskusi yang dipresentasikan pada siklus kedua menggunakan alat britecam visualizer, sehingga siswa lain dapat melihat secara langsung hasil diskusi kelompok yang sedang presentasi.Kata kunci: pembelajaran kooperatif tipe TAI, kompetensi belajar, akuntansi, modul ABSTRACT The objectives of this research are to investigate whether the cooperative learning model of the TAI type can improve the learning competency in Accounting of the students in Grade XI of Accounting of State Vocational High School 3 of Sukoharjo in Academic Year 2014/ and 2015 and the inhibiting and supporting factors to the application of the cooperative learning model of the model of the module media-assisted TAI.This research used the classroom action research with two cycles. The subjects of research were the students as many as 34 in Grade XI of Accounting B of the aforementioned school. The data sources of research the Accounting subject matter teacher and students. The data of research were collected through observation sheet, test, in-depth interview, and documentation. They were validated by using the construct validity. Method analyzed by using the descriptive comparative method, descriptive quantitative method, and descriptive qualitative techniques.The cooperative learning model of the TAI type assisted with the module media can improve the learning competency in Accounting of the students in Grade XI of Accounting B of State Vocational High School 3 of Sukoharjo in Academic Year 2014/ 2015. It is supported by the the following facts: (1) the students’ average score in the cognitive domain increases from 78.32 in Cycle I to 84.40 in Cycle II; (2) the students’ average score in the psychomotor domain increases from 82.35 in Cycle I to 87.06 in Cycle II; and (3) the students’ average score in the affective domain increases from 79.69 in Cycle I to 86.80 in Cycle II. The constraints to the application of the aforementioned cooperative learning model are as follows: (1) Most students have less attention to the groups presenting the result of their discussion because it is only read; (2) the students who do not pay attention to the teacher when he or she is teaching tend to be passive in the ducssions; and (3) there are still some students who complain about the group division as there students who are less active in their groups. The supporting factors to the application of the aforementioned learning model include the following: (1) With the module media existence, the students can more dilligently study either at school or at home; and (2) the explanation of the result of discussion presented in Cycle II uses the britecam visualizer device so that the other students can directly view the result of the group discussion being presented.Keywords: The cooperative learning of the TAI type, learning competency, Accounting, Module 
PENGEMBANGAN LIVING LABORATORY PENDIDIKAN AKUNTANSI MELALUI EDUKASI AKUNTANSI PADA UMKM (Observasi dan Identifikasi pada UMKM di Kota Solo, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Sragen, Boyolali, dan Karanganyar) -, Sudiyanto; Santoso, Sigit; -, Sohidin; Ivada, Elvia
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.412 KB)

Abstract

Perkembangan praktik akuntansi sedemikian pesatnya membawa konsekuensi logis perlunya peningkatan materi pembelajarn yang disesuaikan dengan perkembangan praktik akuntansi diindustri. Oleh karena itu agar UMKM dapat menyelenggarakan pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan yang terstandar merupakan motivasi penelitian ini, yaitu dengan membangun live laboratory untuk memberikan edukasi akuntansi UMKM dan melakukan pendampingan implementasi SAK ETAP pada UMKM. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan UMKM jika dilihat dari posisi aset dan omset serta bagaimanakah kondisi administrasi dan keuangan serta bagimanakah upaya UMKM untuk menerapkan standar akuntansi keuangan sebagai sarana untuk menyiapkan informasi akuntansi dan keuangannya untuk disiapkan menjadi live laboratory bagi pendidikan akuntansi? Tujuan utama penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran berbasis industri  (Living laboratory) pada beberapa mata kuliah yang objeknya adalah industri UMKM.Sumber data berasal dari industri UMKM yang digali langsung dengan cara identifikasi, pengolahan, perancangan dan implementasi. Data diambil secara langsung dengan teknik wawancara serta didukung dengan data-data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan pada UMKM di Karesidenan Surakarta, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, dan Kota Surakarta. Data diolah dengan cara melakukan tabulasi dan menyusun gambaran umum mengenai sistem informasi akuntansi keuangan pada UMKM, serta dianalisis dengan menggunakan analisis tabel.Hasil penelitian mengacu pada tujuan khusus penelitian pada tahun pertama yakni; 1) peneliti berhasil mengidentifikasi dan menetapkan seluruh kegiatan administrasi akuntansi pada UMKM, 2) peneliti telah mengidentifikasi dan menetapkan kesesuaian antara standar akuntansi yang berlaku dengan pencatatan dan pembukuan yang terjadi di UMKM, 3) peneliti menyusun daftar perencanaan kegiatan pembenahan UMKM dari sisi administrasi usaha dan kegiatan operasinya. Kata kunci: live laboratory, SAK-ETAP, UMKM, edukasi akuntansi
PENINGKATAN KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI DENGAN PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS SIMULASI PRAKTIKUM AKUNTANSI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN INDUSTRI -, Sohidin
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.594 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penulisan artikel ilmiah ini adalah mengekslporasi dan menelaah secara ilmiah tentang pola pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan kompetensi khususnya lulusan pendidikan akuntansi. Selama ini bargaining power yang dimiliki lulusan pendidikan akuntansi dalam persaingan kerja masih relatif kecil, sementara itu pihak industri juga masih relatif kecil memperhitungkan kompetensi yang melekat pada lulusan pendidikan akuntansi. Tentu saja pilihan industri lebih banyak dijatuhkan pada para lulusan sarjana ekonomi-akuntansi dikarenakan kompetensi yang dimiliki dianggap lebih banyak dan lebih baik. Anggapan semacam ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh para lulusan pendidikan akuntansi, dan menjadi perhatian khusus bagi prodi pendidikan akuntansi.Rancangan pola pembelajaran yang dijadikan pedoman dalam pembelajaran simulasi telah disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga materi pembelajaran dalam praktik akuntansi berbasis industri, dengan beberapa keunggulan diantaranya; pembentukan kompetensi yang lebih banyak pada lulusan pendidikan akuntansi, tidak semata-mata pada materi akuntansi semata, namun juga dilengkapi dengan materi karakter teknisi akuntansi, yang mencakup ketelitian, kejujuran, kedisplinan, kepribadian, ketekunan serta kecapakan komunikasi dalam dunia kerja.Teknik pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran berbasis simulasi dengan materi praktik akuntansi industri. Mahasiswa bermain peran pada berbagai bagian yang ada dalam industri dan juga dilengkap dengan berbagai simulasi dokumen transaksi, serta kecakapan komunikasi dalam berbagai bagian di dunia kerja. Dengan demikian kecakapan yang dimiliki oleh lulusan pada akhirnya mencakup kompetensi di bidang pembelian, penjualan, kas-bank, keuangan, akuntansi, penggajian, personalia, pajak, bagian gudang serta kecakapan leadership dalam dunia kerja. Hasil semacam ini tidak akan tercapai kalau proses pembelajaran hanya berbasis kelas semata yang mengandalkan materi-materi akuntansi secara teoritis.Hasil yang diperoleh dari penerapan pola pembelajaran berdampak sangat positif, bukan semata-mata mahasiswa paham terhadap praktik akuntansi di dunia kerja, namun lebih dari itu mahasiswa paham tentang bagaimana bisa bersikap, berkarakter, dan memiliki kecakapan komunikasi dalam dunia kerja. Disamping itu mahasiswa menjadi sangat paham tentang keberadaan dokumen dalam akuntansi dan bagaimana secara teknis perlakuan dokumen tersebut dalam kegiatan akuntansi yang luas seperti halnya praktik akuntansi di industri. Kesimpulan dari kajian pola pembelajaran model simulasi ini adalah bahwa pola pembelajaran berbasis simulasi sangat bermanfaat dan mampu membentuk kecakapan dan kompetensi kerja yang besar bagi mahasiswa pendidikan akuntansi. ABSTRACT             The purpose of writing a scientific article is explore and examine scientifically about learning pattern matching to improve the competence, especially graduate accounting education. During this bargaining power possessed graduate accounting education in job competition is still relatively small, while the industry is still relatively small taking into account the competence inherent in graduate accounting education. Of course the industry more choice imposed on the economic-accounting graduates because their competence is considered more and better. Such presumption is of course could not go unpunished by the graduate accounting education, and of particular concern to the department of accounting education.            The design of the learning patterns are used as guidelines in learning simulations have been adapted to the needs of industry, so that the learning materials in industry-based accounting practice, with several advantages including; the establishment of competence more on graduate accounting education, not solely on accounting material alone, but also comes with the character of material accounting technician, which includes rigor, honesty, discipline, personality, perseverance and communication proficiency in the working world.            Learning techniques performed with the simulation-based learning materials industry accounting practices. Students play the role of the various parts that exist in the industry and also be equipped with various simulated transaction documents, as well as communication skills in various parts of the world of work. Thus the skills possessed by graduates eventually include competence in the field of purchasing, sales, cash-banking, finance, accounting, payroll, personnel, taxes, warehouse and leadership skills in the workplace. Such results would not be achieved if only the class-based learning process that relies solely material theoretically accounting.            The results obtained from the application of a very positive impact on learning, not merely familiar to students of accounting practices in the workplace, but more than that the students understand how to behave, character, and have communication skills in the workplace. Besides, the students became very aware of the existence of documents in accounting treatment and how technical the document in a broad accounting activities as well as accounting practices in the industry. Conclusions from the study of the learning pattern simulation model is that the pattern of simulation-based learning is very useful and is able to develop skills and competencies jobs for accounting education students. Kata kunci: pola pembelajaran berbasis simulasi, praktik akuntansi industri, kompetensi akuntansi, kecakapan komunikasi, dan karakter teknisi akuntansi.