Sayono -
PPNY BATAN Yogyakarta, Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 YKBB Yogyakarta 55281 Indonesia

Published : 21 Documents
Articles

Found 21 Documents
Search

SITUASI TERKINI VEKTOR DENGUE [AEDES AEGYPTI LIN] DI JAWA TENGAH, INDONESIA -, Sayono; Nurullita, Ulfa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue viruses infection spread widely around the world causing 3,97 milliard people at risk, including Indonesian. Anti-dengue virus medicine and vaccine have not been available so that the prevention efforts were focused on controlling of Aedes population. This research was focused on recent situation of Aedes aegypti mosquitoes: population density, productive habitat and insecticide susceptibility. Dengue vector survey involved 20 houses around the Dengue patient?s house in six districts in Central Java Province, and the domestic water containers as object. The measured variables are type, material, color, place, and water pH of containers, and mosquito larvae existence. Larvae were reared to become mosquito stadia, and subjected to species identification morphologically and WHO-standard susceptibility test with Permethrin-0,75%, Deltamethrin-0,05% and Malathion-5% insecticide compounds. Result shows that the Aedes aegypti population indices (House index, Container index and Breteau index) ranged 27.3-55.2, 19.1-53.8, and 44.8-72.7 percents. Mosquito larvae were found in seven types of container, respectively. Wall color and water pH of containers were significantly correlated to Aedes aegypti larvae existence (p<0.05). Mortality rate of mosquitoes in bioassay test were 17%, 67% and 100% based on permethrin-0.75%, Deltamethrin-0.05% and Malathion-5% compounds.Keywords: Aedes aegypti, Dengue endemic area, Central Java
PERANCANGAN SISTEM PELAPORAN UNTUK PEMANTAUAN KASUS PENYAKIT MENULAR POTENSIAL WABAH BERBASIS JARINGAN DENGAN SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) Wardani, Ratih Sari; -, Sayono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan yang terdapat dalam pelaksanaan pemantauan penyakit menular potensial wabah antara lain : a) Keterlambatan data yang berasal dari Puskesmas, meskipun DKK sudah mengembangkan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) akan tetapi belum dikembangkan sistem komunikasi data lokal atau Local Area Network (LAN) sehingga data/informasi dari Puskesmas tidak bisa on-line dengan sistem yang ada di DKK Semarang. b). Keterlambatan data yang bersumber dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah seperti Rumah Sakit, Poliklinik, Praktek Dokter swasta dan lain-lain disebabkan karena data.informasi belum on-line dengan sistem di DKK. c).Kesulitan dalam proses penggabungan data yang berasal dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah disebabkan perbedaan di dalam format maupun penyimpanan data serta tidak semua pelayanan kesehatan sudah terkomputerisasi sehingga pembuatan laporan menjadi tidak lengkap dan membutuhkan waktu lama. Sehingga diperlukansistem pelaporan berbasis jaringan dengan SMS yang dapat menyajikan informasi dengan cepat, tepat dan akuratagar dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.Tujuan Merancang model sistem pelaporan untuk pemantauan kasus penyakit menular potensial wabah berbasis jaringan dengan SMS.Metode Penelitian Jenis Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan System Development Life Cycle/SDLC yang terdiri studi pendahuluan, analisi masalah, analisis kebutuhan, analisis keputusan dan, desai. Obyek yang diteliti adalah proses - proses informasi yaitu struktur informasi dan prosedur informasi di subdin P2P. Subyek Penelitian staf subdin P2P, Rumah-Sakit dan Puskesmas di lingkungan Dinas KesehatanKota Semarang sebanyak 12 orang. Pengumpulan data melalui observasi,wawancara/focus Grup Diskusi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan metode content anakisisHasil penelitian adalah spesifikasi sistem yang akan dikembangkan, yang dimodelkan dalam diagram konteks dan data flow diagram sehingga dapat diperoleh basis data, rancangan input, output dan interface.Kesimpulan 1). Kendala sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah tidak tepat waktu, tidak lengkap dan tidak akurat, 2).Kebutuhan informasi untuk sistem pelaporan terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi minimal yang ditetapkan, 3).Memperoleh basis data yang terdiri dari 10 tabel yaitu tabel kecamatan, tabel kelurahan, tabel puskesmas, tabel rumah Sakit, tabel penyakit, tabel sensus, tabel kasus, tabel kejadian, tabel pejabat dan tabel SMS dan 4).Memperoleh rancangan sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah terdiri dari rancangan antarmuka, rancanganinput dan rancangan outputKata Kunci : Sistem pelaporan, Penyakit Menular, SMS
PERANCANGAN SISTEM PELAPORAN UNTUK PEMANTAUAN KASUS PENYAKIT MENULAR POTENSIAL WABAH BERBASIS JARINGAN DENGAN SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) Wardani, Ratih Sari; -, Sayono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan yang terdapat dalam pelaksanaan pemantauan penyakit menular potensial wabah antara lain : a) Keterlambatan data yang berasal dari Puskesmas, meskipun DKK sudah mengembangkan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) akan tetapi belum dikembangkan sistem komunikasi data lokal atau Local Area Network (LAN) sehingga data/informasi dari Puskesmas tidak bisa on-line dengan sistem yang ada di DKK Semarang. b). Keterlambatan data yang bersumber dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah seperti Rumah Sakit, Poliklinik, Praktek Dokter swasta dan lain-lain disebabkan karena data.informasi belum on-line dengan sistem di DKK. c). Kesulitan dalam proses penggabungan data yang berasal dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah disebabkan perbedaan di dalam format maupun penyimpanan data serta tidak semua pelayanan kesehatan sudah terkomputerisasi sehingga pembuatan laporan menjadi tidak lengkap dan membutuhkan waktu lama.  Sehingga diperlukan sistem pelaporan berbasis jaringan dengan SMS yang dapat menyajikan informasi dengan cepat, tepat dan akuratagar dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan. Tujuan Merancang model sistem pelaporan untuk pemantauan kasus penyakit menular potensial wabah berbasis jaringan dengan SMS. Metode Penelitian Jenis Penelitian deskriptif kualitatif  dengan pendekatan System Development Life Cycle/SDLC yang terdiri studi pendahuluan, analisi masalah, analisis kebutuhan, analisis keputusan dan, desai. Obyek yang diteliti adalah proses - proses informasi yaitu  struktur informasi  dan prosedur informasi di subdin P2P. Subyek Penelitian staf subdin P2P, Rumah-Sakit dan Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebanyak 12 orang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara/focus Grup Diskusi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan metode content anakisis Hasil penelitian adalah spesifikasi sistem yang akan dikembangkan, yang dimodelkan dalam diagram konteks dan data flow diagram sehingga dapat diperoleh  basis data, rancangan  input, output dan interface. Kesimpulan 1). Kendala sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah  tidak tepat waktu, tidak lengkap dan tidak akurat, 2).Kebutuhan informasi untuk sistem pelaporan terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi minimal yang ditetapkan, 3).Memperoleh basis data  yang terdiri dari 10 tabel yaitu tabel kecamatan, tabel kelurahan, tabel puskesmas, tabel rumah Sakit, tabel penyakit, tabel sensus, tabel kasus, tabel kejadian, tabel pejabat dan tabel SMS dan 4).Memperoleh  rancangan  sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah terdiri dari rancangan antarmuka, rancangan input dan rancangan output Kata Kunci :  Sistem pelaporan, Penyakit Menular, SMS
RIWAYAT PAJANAN PESTISIDA SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN ABORTUS SPONTAN (STUDI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SIDAMULYA KABUPATEN BREBES) Rahayu, Ayu; Astuti, Rahayu; -, Sayono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The prevalence of abortion in Iran in 2014 reached 45.7% of the 2,470 pregnant women. Abortion among farmers exposed to pesticides as much as 9%. Pesticide exposure in pregnant women can cause thyroid dysfunction that causes hypothyroidism causing abortion. Methods: This case-control study involving 30 cases and 30 control in Puskesmas Sidamulya. The variables studied were history of pesticide exposure (duration of exposure, long exposure every day, duration of exposure every week, engaging in agricultural activity). And the incidence of spontaneous abortion, among the variables that cholinesterase levels. Analysis using Chi-square test. Results: There was a relationship with the exposure period the incidence of spontaneous abortion (p=0.001,OR=14.00 CI 95%), There is a relationship between duration of exposure every day with spontaneous abortion (p=0.001,OR=12.250 CI 95%), there is a relationship long exposure every week with Spontaneous abortion (p=0.000,OR=25.375 CI 95%), there is a relationship of involvement in farming activities with the incidence of spontaneous abortion (p=0.004,OR=7.875 95% CI) Conclusion: There is a relationship between the length of exposure with spontaneous abortion (p=0.001, OR=14.00 CI 95%), There is a relationship between duration of exposure every day with spontaneous abortion (p=0.001,OR=12.250 CI 95%), There is a relationship Exposure every week with spontaneous abortion (p=0.000,OR=25.375 CI 95%), There is a relationship of involvement in agricultural activities with spontaneous abortion (p=0.004, OR=7.875 95% CI)Keywords: incidence of spontaneous abortion, history of exposure to pesticides
MOLECULAR SURVEILLANCE OF PYRETHROID RESISTANCE OF DENGUE VECTOR [AEDESAEGYPTI] AND ITS IMPLICATION TO PUBLIC HEALTH -, Sayono; Nurullita, Ulfa; Chakim, Irfanul
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.Resistance of Aedesaegypti mosquito to pyrehtoid compounds have been a common problem in controlling thisdisease among the tropical countries, including Indonesia. Knockdown resistance alleles of voltage-gated sodium channel gene have been proposed as an effective marker for early detection of this problem. This study aimed to understand the pyrethroid resistance status of Aedesaegypti population among Dengue endemic areas in Central Java Province. The house hold larval surveys were conducted in Temanggung, Kendal and Jepara districts and Semarang municipal based on the Dengue cases. Mosquito larvae were reared to be 3-5 days old imago stage in entomologic laboratory, and then subjected to molecular experiment for detection of kdr alleles of domain II VGSC gene. This study found two single nucleotide polymorphisms, namely S989P and V1016G. These SNPs indicated that Aedesaegypti population has developed resistant to pyrethroid compounds. Generally, we found the high percentage of those SNPs, namely 26 and 93 percents. It is an important data input for public health officer in planning of Dengue prevention.
PERANCANGAN SISTEM PELAPORAN UNTUK PEMANTAUAN KASUS PENYAKIT MENULAR POTENSIAL WABAH BERBASIS JARINGAN DENGAN SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) Wardani, Ratih Sari; -, Sayono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan yang terdapat dalam pelaksanaan pemantauan penyakit menular potensial wabah antara lain : a) Keterlambatan data yang berasal dari Puskesmas, meskipun DKK sudah mengembangkan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) akan tetapi belum dikembangkan sistem komunikasi data lokal atau Local Area Network (LAN) sehingga data/informasi dari Puskesmas tidak bisa on-line dengan sistem yang ada di DKK Semarang. b). Keterlambatan data yang bersumber dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah seperti Rumah Sakit, Poliklinik, Praktek Dokter swasta dan lain-lain disebabkan karena data.informasi belum on-line dengan sistem di DKK. c). Kesulitan dalam proses penggabungan data yang berasal dari pelayanan kesehatan swasta maupun pemerintah disebabkan perbedaan di dalam format maupun penyimpanan data serta tidak semua pelayanan kesehatan sudah terkomputerisasi sehingga pembuatan laporan menjadi tidak lengkap dan membutuhkan waktu lama.  Sehingga diperlukan sistem pelaporan berbasis jaringan dengan SMS yang dapat menyajikan informasi dengan cepat, tepat dan akuratagar dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan. Tujuan Merancang model sistem pelaporan untuk pemantauan kasus penyakit menular potensial wabah berbasis jaringan dengan SMS. Metode Penelitian Jenis Penelitian deskriptif kualitatif  dengan pendekatan System Development Life Cycle/SDLC yang terdiri studi pendahuluan, analisi masalah, analisis kebutuhan, analisis keputusan dan, desai. Obyek yang diteliti adalah proses - proses informasi yaitu  struktur informasi  dan prosedur informasi di subdin P2P. Subyek Penelitian staf subdin P2P, Rumah-Sakit dan Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebanyak 12 orang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara/focus Grup Diskusi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan metode content anakisis Hasil penelitian adalah spesifikasi sistem yang akan dikembangkan, yang dimodelkan dalam diagram konteks dan data flow diagram sehingga dapat diperoleh  basis data, rancangan  input, output dan interface. Kesimpulan 1). Kendala sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah  tidak tepat waktu, tidak lengkap dan tidak akurat, 2).Kebutuhan informasi untuk sistem pelaporan terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi minimal yang ditetapkan, 3).Memperoleh basis data  yang terdiri dari 10 tabel yaitu tabel kecamatan, tabel kelurahan, tabel puskesmas, tabel rumah Sakit, tabel penyakit, tabel sensus, tabel kasus, tabel kejadian, tabel pejabat dan tabel SMS dan 4).Memperoleh  rancangan  sistem pelaporan penyakit menular potensial wabah terdiri dari rancangan antarmuka, rancangan input dan rancangan output Kata Kunci :  Sistem pelaporan, Penyakit Menular, SMS
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HYGIENE SAAT MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN REMAJA PUTRI DALAM MERAWAT PERINEUM SAAT MENSTRUASI Sari, Ervina; Kristiyawati, Eko Jemi; -, Sayono
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa ini sangat rentan terhadap masalah kesehatan. Banyak faktor yang mempengaruhi status kesehatan pada remaja putri, salah satunya adalah hygiene menstruasi. Informasi mengenai hygiene menstruasi sangat penting diberikan pada remaja putri supaya terhindar dari infeksi pada alat reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hygiene saat menstruasi terhadap pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam merawat perineum saat menstruasi pada remaja putri kelas 2 di SMP Negeri 4 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimental Design. Subjek penelitian sebanyak 32 orang, diambil dengan menggunakan teknik Systematic Sampling. Subjek dialokasikan dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan secara signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tentang hygiene saat menstruasi dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan dan keterampilan siswi remaja putri.   Kata kunci : Menstruasi, Vulva Hygiene, Pengetahuan, Keterampilan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG BAHAYA ROKOK -, Puryanto; Santoso, Eko Jemi; -, Sayono
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Merokok merupakan masalah yang masih sulit diselesaikan hingga saat ini. Banyak faktor anak-anak SD N 02 di Kelurahan Tawang Mas yang mencoba merokok, salah satunya yang mempengaruhi perilaku tersebut adalah pengetahuan dan sikap terhadap rokok itu sendiri. Pengetahuan dan sikap ini dapat diubah dengan pemberian penyuluhan dan bimbingan melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh  pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggunakan rancangan  pre-test post-test control group design. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel penelitian ini terdiri 32 responden yang dialokasikan menjadi 2 kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dengan nilai (p = 0,000,) dari hasil penelitian  sebagian anak belum mengetahui dampak rokok bagi kesehatan dan ada berapa anak yang sudah mengetahui bagaimana dampak rokok bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat mengganggu pernafasan. Kata kunci        : bahaya rokok, pendidikan kesehatan, pengetahuan, sikap
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN VULVA HIGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA IBU RUMAH TANGGA (STUDI DI DESA SAWAHJOHO WARUNGASEM BATANG) Melati, Rika; Santoso, Eko Jemi; -, Sayono
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keputihan merupakan keluarnya cairan dari mulut vagina. Keputihan dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Sebanyak 75% wanita mengalami keputihan minimal 1 kali seumur hidup dan 45% mengalami 2 kali atau lebih. Vulva hygiene terkait dengan kejadian keputihan, namun pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene belum diketahui hubungannya dengan kejadian keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada ibu rumah tangga di Desa Sawahjoho Warungasem Batang. Desain penelitian ini adalah Crossectional dengan umlah sampel 90 responden dengan tehnik Systematic Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik dan deskriptif dengan uji korelasi Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebayak 43,3%, keterampilan cukup sebanyak 51,1% dan kejadian keputihan mencapai 38,8%. Hasil uji statistic membuktikan ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan vulva hygiene (p=0,000) dengan kejadian keputihan. Wanita usia dewasa disarankan untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilannya untuk mengurangi resiko kejadian keputihan.   Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Keputihan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN VULVA HIGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA IBU RUMAH TANGGA (STUDI DI DESA SAWAHJOHO WARUNGASEM BATANG) Melati, Rika; Jemi Santoso, Eko; -, Sayono
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari mulut vagina. Keputihan dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Sebanyak 75% wanita mengalami keputihan minimal 1 kali seumur hidup dan 45% mengalami 2 kali atau lebih. Vulva hygiene terkait dengan kejadian keputihan, namun pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene belum diketahui hubungannya dengan kejadian keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada ibu rumah tangga di Desa Sawahjoho Warungasem Batang. Desain penelitian ini adalah Crossectional dengan umlah sampel 90 responden dengan tehnik Systematic Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik dan deskriptif dengan uji korelasi Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebayak 43,3%, keterampilan cukup sebanyak 51,1% dan kejadian keputihan mencapai 38,8%. Hasil uji statistic membuktikan ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan vulva hygiene (p=0,000) dengan kejadian keputihan. Wanita usia dewasa disarankan untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilannya untuk mengurangi resiko kejadian keputihan.   Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Keputihan