Hasbullah -
Fakultas Teknik& IPAUniveristas Indraprasta PGRI

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN GAS SF6 PADA PEMUTUS TENAGA (PMT) DI GARDU INDUK CIGERELENG BANDUNG -, Yulistiawan; Hasan, Bachtiar; -, Hasbullah
ELECTRANS Vol 11, No 2 (2012): Volume 11, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan gas SF6 terhadap busur api yang terjadi akibat arus gangguan ataupun arus normal pada waktu pemutusan tenaga listrik berlangsung. Busur api yang timbul saat terjadi pemutusan PMT bersifat dapat merusak peralatan terutama PMT itu sendiri. Oleh karena itu Gas SF6 yang dipakai sebagai media isolasi pada PMT bertujuan untuk meredam terjadinya proses busur api. Analisis yang dilakukan adalah untuk mengetahui besarnya arus gangguan yang dapat terjadi pada Gardu Induk Cigereleng Bandung dan perhitungan peredaman busur api terhadap tekanan gas SF6 pada PMT. Hasil dari analisis yang didapat besarnya arus gangguan pada sisi 20 kV dengan gangguan 3 Fasa, 2 Fasa dan 1 Fasa ke tanah dengan jarak 25% dari panjang penyulang adalah sebesar 13.641,8 Ampere, 3.936,1 Ampere dan 884,9 Ampere. Kemudian menunjukkan bahwa semakin besar tekanan gas SF6 maka semakin turun laju kecepatan busur api yang terjadi pada waktu pemutusan. Berdasarkan hasil ini menunjukkan pada tekanan 6,2 bar yang tertera pada indikator tekanan gas SF6 pada PMT mampu menghentikan busur api pada jarak celah kontak sejauh 2,896 cm.
PEMANFAATAN TENAGA SURYA MENGGUNAKAN RANCANGAN PANEL SURYA BERBASIS TRANSISTOR 2N3055 DAN THERMOELECTRIC COOLER Maysha, Ima; Trisno, Bambang; -, Hasbullah
ELECTRANS Vol 12, No 2 (2013): Volume 12, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya berbasis transistor 2N3055 dan Thermoelectric Cooler (TEC) merupakan bahan dasar untuk mendesain pembangkit listrik alternatif. Dalam proses pembuatannya, panel surya ini memanfaatkan komponenkomponen bekas yang sudah tak terpakai, sehingga dapat digunakan menjadi teknologi tepat guna untuk menghasilkan suatu panel surya yang memanfaatkan energi matahari berupa cahaya matahari dan panas matahari. Dalam penelitian ini dilakukan juga eksperimen menggunakan komponen TEC dengan memanfaatkan sumber air panas. Hasil akhir dari eksperimen ini diperoleh bahwa besaran output energi listrik yang dihasilkan komponen TEC lebih besar dibandingkan solar cell pada umumnya (monocrystalline). Yaitu untuk satu keping solar cell monocrystalline dengan ukuran 118x63 mm menghasilkan energi listrik sebesar 5 volt 125 mA atau 0,625 VA, sedangkan dengan menggunakan 2 keping TEC ukuran 80x40 mm dapat menghasilkan energi listrik sebesar 5 volt dan ≈300 mA. Dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa dengan menggunakan limbah TEC dan transistor 2N3055, perangkat panel surya menjadi lebih ekonomis dan dapat dikembangkan lagi mengingat energi yang dihasilkan TEC ini masih dapat menghasilkan energi listrik yang lebih besar lagi.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Metakognitif dan Gaya Kognitif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa (Exsperimen pada Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Wanasaba Lombok Timur) -, Hasbullah
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 19 No 2 (2017): JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JTP1902.1

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of metacognitive instructional strategy and cognitive style on students’ mathematics problem solving ability in the seventh grade of Madrasah Tsanawiyah, Wanasaba district. The research method used a quasi-experimental with 3 x 2 ANOVA factorial design. The results indicate that: (1) students’ ability on mathematics problem solving who uses IDEAL metacognitive instructional strategy is higher than who uses KWL and learning portfolio. (2) the ability on mathematics problem solving of students with field independent cognitive style is higher than field dependent cognitive style. (3) There is an interaction effect between metacognitive instructional strategy and cognitive style on mathematics problem solving. (4) the ability on mathematics problem solving of students with field independent cognitive style who was taught with IDEAL metacognitive instructional strategy is higher than who was taught by KWL and learning portfolio. (5) the ability on mathematics problem solving of students with field dependent cognitive style who was taught with IDEAL and KWL metacognitive instructional strategy is lower than by learning portfolio.