Ardansyah -
Jl. ZA. Pagar Alam No. 26, Labuhan Ratu – Bandar Lampung 35142

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFITABILITAS USAHA SENTRA KERIPIK PISANG -, Ardansyah; Tjioener, Olivia
Jurnal Dinamika Manajemen Vol 3, No 2 (2012): September 2012 (DOAJ Indexed)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Semarang State University, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.459 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profitabilitas usaha sentra keripik pisang di daerah Bandar lampung. Usaha Mikro adalah usaha produktif milik perorang dan/atau badan usaha perseorangan yang pada umumnya berupa sektor informal. Selanjutnya dalam penelitian ini disebut dengan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Penelitian ini dilakukan pada UMK berupa sentra keripik pisang yang berada di Jalan Pagar Alam Desa Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat Kotamadya Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi awal diketahui bahwa sebagian besar usaha di sentra keripik (47%) menghasilkan keripik antara 12 s.d. 199 kg per minggu, 44% menghasilkan keripik antara 200 s.d. 414 kg per minggu, dan hanya 9% atau 3 unit usaha saja yang menghasilkan keripik antara 415 s.d. 3.036 kg per minggu. Berdasarkan hasil analisis tersebut, peneliti menyarankan agar Pemerintah Kota Bandar Lampung perlu mengupayakan untuk meningkatkan pembinaannya terhadap para pengusaha UMK, khususnya pada sentra keripik pisang.The aims of this study is to determine the business profitability of centers MSE Banana chips located in Bandar Lampung. Micro is a productive enterprise belonging to individual and /or individual entity that is generally in the form of the informal sector. Furthermore, in this study referred to the Micro and Small Enterprises (MSEs). The research was conducted in the form of centers MSE banana chips located in Jalan Desa All mider strapless Pagar Alam, District Municipality of West Tanjung Karang Bandar Lampung. Based on the preliminary observations in mind that most of the businesses in the center of crisps (47%) yield of chips between 12 sd 199 kg per week, 44% yield of chips between 200 sd 414 kg per week, and only 9% or 3 business unit that produces between 415 sd chips 3036 kg per week. Based on the analysis, the researchers suggested that the Government should seek Bandar Lampung to increase fostering the MSE entrepreneurs, especially in the center of banana chips.
Profitabilitas Usaha Sentra Keripik Pisang -, Ardansyah; Tjioener, Olivia
Jurnal Dinamika Manajemen Vol 3, No 2 (2012): September 2012 (DOAJ Indexed)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.459 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profitabilitas usaha sentra keripik pisang di daerah Bandar lampung. Usaha Mikro adalah usaha produktif milik perorang dan/atau badan usaha perseorangan yang pada umumnya berupa sektor informal. Selanjutnya dalam penelitian ini disebut dengan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Penelitian ini dilakukan pada UMK berupa sentra keripik pisang yang berada di Jalan Pagar Alam Desa Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat Kotamadya Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi awal diketahui bahwa sebagian besar usaha di sentra keripik (47%) menghasilkan keripik antara 12 s.d. 199 kg per minggu, 44% menghasilkan keripik antara 200 s.d. 414 kg per minggu, dan hanya 9% atau 3 unit usaha saja yang menghasilkan keripik antara 415 s.d. 3.036 kg per minggu. Berdasarkan hasil analisis tersebut, peneliti menyarankan agar Pemerintah Kota Bandar Lampung perlu mengupayakan untuk meningkatkan pembinaannya terhadap para pengusaha UMK, khususnya pada sentra keripik pisang.The aims of this study is to determine the business profitability of centers MSE Banana chips located in Bandar Lampung. Micro is a productive enterprise belonging to individual and /or individual entity that is generally in the form of the informal sector. Furthermore, in this study referred to the Micro and Small Enterprises (MSEs). The research was conducted in the form of centers MSE banana chips located in Jalan Desa All mider strapless Pagar Alam, District Municipality of West Tanjung Karang Bandar Lampung. Based on the preliminary observations in mind that most of the businesses in the center of crisps (47%) yield of chips between 12 sd 199 kg per week, 44% yield of chips between 200 sd 414 kg per week, and only 9% or 3 business unit that produces between 415 sd chips 3036 kg per week. Based on the analysis, the researchers suggested that the Government should seek Bandar Lampung to increase fostering the MSE entrepreneurs, especially in the center of banana chips.