Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pengelolaan Kinerja Rantai Pasok Dengan Pendekatan Scor Model Pada Swalayan Asiamart Lhokseumawe Muhammad, Muhammad; Amri, Amri; Yuslidar, Cut Eli
Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika dilihat secara lebih mendalam, inti dari persaingan perusahaan-perusahaan sekarang ini terletak pada bagaimana sebuah perusahaan mampu menciptakan produk atau jasa yang lebih murah, lebih berkualitas, dan lebih cepat dibandingkan dengan pesaing bisnisnya. Untuk dapat meningkatkan kinerjanya, sebuah perusahaan harus mampu menjalin kerjasama dengan para mitra bisnisnya, dalam hal ini pihak-pihak yang memberikan pasokan kebutuhan perusahaan dalam berbagai bentuk. Pengintegrasian ini akan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas internal semata, selain itu lebih jauh lagi menciptakan keunggulan kompetitif tertentu bagi perusahaan terkait. Kesadaran akan pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan produk yang murah, berkualitas, dan cepat inilah yang kemudian melahirkan konsep baru yaitu Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management) yang merupakan konsep baru dalam melihat persoalan logistik. Hasil Penilaian kinerja rantai pasok dengan fokus pada tujuan bisnis Asiamart dinilai kurang efesien. Nilai dari keempat metrik yang mewakili tujuan bisni berada di bawah parity atau media di antara perusahaan-perusahaan dalam industri Industrial Equipment secara global. Keempat matrik tersebut berserta nilai nya adalah : Perfeck Order Fulfillment (86,89%), Order Fulfillment Cycle Time (60 hari), Cost Of Good Sold (perkiraan 81%) dan Cast To Cast Cycle Time (90 hari). Opportunity pada gap analisis, peningkatan pendapatan yang dapat diraih apabila POF dan COGS mampu mencapai target yang ditetapkan adalah sebesar Rp. 1.011.033/ tahun atau sekitar 2,6 % dari total pendapatan perusahaan.