Yulendasari, Rika
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT PNEUMONIA PADA BALITA Linawati, Linawati; Siahaan, Edita Revine; Warina, Elda; Yulendasari, Rika
Jurnal Kebidanan Malahayati Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.615 KB) | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1446

Abstract

ABSTRAKData dari Puskesmas Mulya Asri didapatkan bahwa tahun 2015 jumlah persentase angka kejadian Pneumonia pada balita sebesar 20.31% (50 balita), dan 3 (5.6%) diantaranya harus dirujuk ke RS, dan merupakan Puskesmas dengan kasus pneumonia tertinggi di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Tujuan penelitian ini diketahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang penyakit Pneumonia pada Balita di Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2017.Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan pra eksperimen dengan pendekatan one group pra-post test design. Populasi penelitian adalah semua ibu yang memiliki balita di Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tulang Bawang Barat sejumlah 2.922 orang dengan sampel 20 responden. Instrumen pengumpulan data  menggunakan kuesioner. Analisa statistik yang digunakan uji t-dependenHasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata berdasarkan pengetahuan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan adalah 60,2 dengan standar deviasi 10,1.  Nilai rata-rata pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan adalah 72,2 dengan standar deviasi 7,5. Ada perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang penyakit Pneumonia pada Balita di Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2017 (P value=0,000). Saran dalam penelitian diharapkan dapat melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dan pencegahan serta penanganan dan perawatan balita Pneumonia dengan menggunakan metode ceramah disertai pemutaran VCD. Kata Kunci          : Pengetahuan, Pneumonia, Pendidikan Kesehatan
Pengaruh latihan range of motion (ROM) ankle terhadap pencegahan terjadinya neuropati dan angiopati pada klien diabetes melitus Djamaludin, Djunizar; Setiawati, Setiawati; Yulendasari, Rika
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN Vol 13, No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.605 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v13i3.1941

Abstract

The effect of range motion (ROM) ankle exercise on prevention of neuropathy and angiopathy in patient with diabetes mellitusBackground: Based on data from Basic Health Research (2013) conducted by the Indonesian Ministry of Health in a way to obtain the proportion of DM at the age of 15 years and over, confirmed / checked whether or not they suffer from DM or not.It was found that Lampung Province was ranked as the 8th largest DM person from 33 provinces throughout Indonesia, with DM patients with 38,923 lives and 5,560 people. One complication that needs attention is diabetes foot injury and it can cause amputation. The most common cause of diabetes foot injury is peripheral neuropathy which includes damage to sensory, autonomic and motor nerves.Purpose: The purpose of this study was to determine the effect of Range of Motion (ROM) ankle exercise on prevention of neuropathy and angiopathy on diabetes patients.Methods: A quasi experimental pre and post- test with control group study design was employed. The purposive sampling with 26 participants (13 respondents intervention group and 13 respondents control group) were recruited. The interventions groups performed ROM ankle exercise in their own respective training programs for 4 weeks, whereas no training was done in the control group. Both groups intervention and control, before and after the exercise program were measured with monofilament test for neuropathy and Venous Doppler for angiopathy. The data analysis was using t-test.Results: In the intervention group there were a significant improvements after ROM ankle exercise on prevention of neuropathy with p Value 0.000 and for angiopathy with p Value 0.000. There were significant different between intervention group and control group for neuropathy (p: .004) and angiopathy (p: .031).Conclusion: To prevent neuropathy and angiopathy on diabetes patients a home exercise program with Range of Motion (ROM) ankle could be implementedKeywords: Range of Motion; Neuropathy; Angiopathy; Diabetes MellitusPendahuluan: Berdasarkan Riskesdas tahun 2013 oleh Kemenkes RI dengan melakukan wawan cara untuk mendapatkan proporsi DM pada usia 15 tahun keatas yaitu proporsi penduduk yang terdiagnosis menderita DM dan penduduk yang belum pernah didiagnosis menderita DM. Provinsi Lampung menduduki peringkat ke ? 8 penyandang DM terbesar dari 33 Provinsi diseluruh Indonesia, 38.923 jiwa dan 5.560 jiwa . Salah satu komplikasi yang harus mendapat perhatian yaitu luka kaki diabetes karena dapat mengakibarkan amputasi. Penyebab terbanyak dari luka kaki diabetes yaitu neuropati perifer yang meliputi kerusakan syaraf sensorik, otonom dan motorik.Tujuan: Diketahui pengaruh Range Of Motion (ROM) Ankle terhadap pencegahan terjadinya Neuropati dan Angiopati pada pasien Diabetes Melitus.Metode: Penelitian ini mengunakan desain quasi eksperimen pre post test dengan kelompok control dan intervensi..Sampel diambil dengan menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan jumlah sampel yaitu 26 responden. Instrument penelitian ini  menggunakan 10 gr semmens weinstein monofilament untuk  mendeteksi  Neuropati dan  Venous Doppler  Ultrasound untuk  mendeteksi angiopati. Hasil: Menunjukkan adanya pengaruh latihan Range of Motion (ROM) Ankle terhadap pencegahan neuropati dengan p Value 0.000 dan angiopati dengan p Value 0.000. Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan control untuk neuropati (p: .004) dan  angiopati  (p: .031).Simpulan: Untuk mencegah terjadinya neuropati dan angiopati pada penderita DM untuk dapat melakukan latihan Range of Motion (ROM) Ankle  dirumah
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIARE DI PANTI ASUHAN BUSSAINA BANDAR LAMPUNG Yulendasari, Rika; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah; Keswara, Umi Romayati; Chrisanto, Eka Yudha
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Vol 2, No 2 Oktober 2019
Publisher : Diploma III Keperawatan Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.358 KB) | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.2078

Abstract

ABSTRAKBadan Kesehatan Dunia (Who) Diare Membunuh Dua Juta Anak Di Dunia Setiap Tahunnya Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian hampir dseluruh daerah geografis di dunia dan semua kelompok usia dapat terserang. Diare menjadi salah satu penyebab utama mordibitas dan mortalitas pada anak di negara berkembang. SetiapTahun Di Indonesia Diare Merupakan Salah Satu Penyebab Kematian Kedua Terbesar Pada Balita Dan Urutan Ketiga Bagi Bayi Serta Urutan Ke Lima Untuk Semua Umur. Tujuan Setelah Penyuluhan, Diharapkan Dapat Meningkatkan Pengetahuan Anak-Anak  Panti Asuhan Bussaina Bandar Lampung Tentang Penyakit Diare. Adapun Kegiatan Yang Dilakukan Berupa Penyuluhan Menggunakan Leaflet Dan Lembar Balik. Terdapat Peningkatan Pengetahuan Pada Anak-Anak Panti Asuhan Bussaina Bandar Lampung Terhadap Pencegahan Serta Perawatannya. Dengan Demikian, Pemberian Penyuluhan Pada Siswa Tentang Pencegahan Serta Perawatan Penyakit Diare Sangat Efektif. Kata Kunci : Diare, Anak-Anak, Penyuluhan  ABSTRACTWorld Health Organization (WHO) Diarrhea Kills Two Million Children in the World Each Year Diarrhea is one of the main causes of morbidity and mortality in almost all geographical regions of the world and all age groups can be attacked. Diarrhea is one of the main causes of mordibitas and mortality in children in developing countries. Every Year In Indonesia Diarrhea Is One Of The Biggest Causes Of Second Death In Toddlers And Third Order For Infants And Fifth Order For All Ages. Purpose After Counseling, It Is Expected To Increase Knowledge Of Children Of Bussaina Bandar Lampung Orphanage About Diarrhea. As for the activities carried out in the form of counseling using leaflets and flip sheets, there is an increase in knowledge in children of the Bussaina Bandar Lampung orphanage against prevention and care. Thus, the provision of counseling for children about prevention and treatment of diarrhea is very effective. Keywords: Diarrhea, Children, Extension