Articles

Found 6 Documents
Search

PENGGUNAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA SISWA DOWN SYNDROME Rahayu, Siti; Rasmitadila, Rasmitadila; Makarim, Helwiyah
DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.947 KB) | DOI: 10.30997/dt.v5i2.1173

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan salah satu syarat utama yang menentukan keberhasilan individu untuk terampil berbahasa semakin kaya kosakata individu semakin besar kemungkinan individu untuk terampil berbahasa termasuk siswa down syndrome yang masih memiliki kosa kata yang sedikit. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata siswa down syndrome kelas IV melalui metode kartu kata bergambar. Subyek penelitian adalah siswa down syndrome yang berjumlah satu orang kelas IV SLB-C Dharma Wanita Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh setelah menggunakan media kartu kata bergambar pada awal pertemuan sampai akhir pertemuan terdapat peningkatan kosakata. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui pembelajaran dengan menggunakan media kartu kata bergambar dapat meingkatkan kosakata siswa down syndrome.Kata kunci: kosakata, media kartu kata bergambar, siswa down syndrome THE USE OF PICTURE WORD CARD MEDIA TO IMPROVE VOCABULARY OF DOWN SYNDROME STUDENT AbstractMastery of vocabulary is one of the main requirements that determine the success of individuals to skilled speak the more rich the vocabulary of the individual the greater the likelihood of individuals to skill in the language including students down syndrome who still have a little vocabulary. This case study research aims to increase the vocabulary of grade IV down syndrome students through the method of pictorial word cards. The subjects of the study were down syndrome student, which amounted to one person of grade IV SLB-C Dharma Wanita Kota Bogor. Data were collected through observation, interview and documentation. The results obtained after using the pictorial word card at the beginning of the meeting until the end of the meeting there is an increase in vocabulary. The conclusion from this research that through learning by using word card of pictorial can increase vocabulary of down syndrome students.
PENGGUNAAN METODE KERJA KELOMPOK DALAM INTERAKSI SOSIAL BAGI SISWA AUTISME Rahmayanti, Dian; Rasmitadila, Rasmitadila; Prasetyo, Teguh
DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.306 KB) | DOI: 10.30997/dt.v4i2.896

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Tujuan utama di dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi sosial yang dilakukan siswa autis terhadap siswa non autis melaui penggunaan metode pembelajaran kerja kelompok. Pengumpulan data dilakukan melalui cara observasi (kepada siswa autis), wawancara (kepada siswa autis, siswa non autis, dan guru), dan dokumentasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Interaksi sosial diantara siswa autis dan non autis pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan metode kerja kelompok dapat memberikan rangsangan bagi interaksi siswa autis. Interaksi sosial yang dilakukan oleh siswa autis dan non autis pada saat proses pembelajaran tidak berlangsung menunjukkan siswa autis mampu berkomunikasi dan berbaur dengan siswa non autis. Pengunaan metode kerja kelompok kepada siswa autis dan non autis dapat menciptakan situasi di dalam kelas menjadi lebih menyenangkan sehingga dapat memtotivasi siswa khususnnya siswa autis. Secara umum, interaksi sosial diantara siswa autis dengan siswa non autis memberikan dampak yang baik dalam mencapai tujuan akademik dan sosial siswa autis.Kata Kunci: Metode keja Kelompok, Interaksi Sosial, Siswa Autis  EMPLOYING GROUP WORK METHOD IN SOCIAL INTERACTION FOR AUTISTIC STUDENTABSTRACTThis research uses qualitative approach with case study type. The main objective in this research is to know how social interaction done by autistic students to non autistic students through the use of group work learning method. The data collection is done by observing the skill of auis students, interviews to autistic students, non autistic students, and teachers, and documentation. The results showed that social interaction among autistic and non autistic students during the learning process took place by using group work method can provide stimulation for the interaction of autistic students. The social interaction performed by the autistic and non autistic students during the learning process did not take place showed that autistic students were able to communicate and mix with non autistic students. The use of group work methods to autistic and non-autistic students can create the situation in the classroom to be more enjoyable so as to motivate students particular autistic students. In general, social interaction among autistic students with non-autistic students provides a good impact in achieving the academic and social goals of autistic students. 
DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN MATA KULIAH PSIKOLOGI PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK PADA PROGRAM STUDI S-1 PGSD Rasmitadila, Rasmitadila; Ichsan, Muhammad
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.541 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i1.498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah desain sistem pembelajaran pada psikologi perkembangan peserta didik pada S1-PGSD efektif, efisien, memiliki kualitas yang baik, dan dapat digunakan sebagai salah satu desain pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah sangat efektif sebagai desain pembelajaran untuk meningkatkan materi psikologi perkembangan peserta didik ini menunjukkan peningkatan dari sebelum dan sesudah dalam hal penguasaan materi pelajaran psikologi perkembangan peserta didik dengan rata-rata 59,52 nilai pretest naik menjadi 77,86 sehingga terdapat 18,33 kenaikan, hasil pendapat mahasiswa setelah menggunakan desain pembelajaran dan bahan ajar dengan menggunakan Skala Likert menunjukkan 99% berada di kategori baik.  
IMPLEMENTASI USULAN STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF BERDASARKAN SISTEM PEMBELAJARAN ALAMIAH OTAK (BRAIN BASED TEACHING) UNTUK PESERTA DIDIK KELAS SD PADA PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 Rasmitadila, Rasmitadila
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.303 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i1.531

Abstract

Brain based teaching adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan pada strategi pembelajaranberdasarkan sistem pembelajaran alamiah otak (sistem pembelajaran emosional, sistempembelajaran fisik, sistem pembelajaran kognitif, sistem pembelajaran sosial, dan sistempembelajaran reflektif) yang dapat diimplementasikan pada kurikulum 2013. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi pembelajarn efektif berdasarkan sistem pembelajaran alamiah otak(Brain based teaching) dapat diimplementasikan dan sesuai dengan pencapaian ketuntasan belajar(mastery learning) pada kurikulum 2013. Guru dapat lebih kreatif merancang suatu pembelajaransesuai dengan subtema menggunakan metode media pembelajaran berdasarkan sistempembelajaran alamiah otak sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
STRATEGI INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS IT (INFORMATION TECHNOLOGY) UNTUK PESERTA DIDIK Abdurakhman, Omon; Rasmitadila, Rasmitadila
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.141 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v7i2.490

Abstract

Kenyataan yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan aplikasi informasi dan teknologi (IT) berbasis jaringan, para peserta didik yang melakukan penelurusan berita tanpa memiliki bekal yang cukup seperti etika, logika, dan estetika akan menimbulkan dampak negatif terhadap karakter peserta didik. Pembentukan karakter peserta didik dapat dilakukan secara preventif di Sekolah Menengah Kejuruan. Pada masa tersebut, peserta didik memasuki dunia baru dalam pendidikan yang berdampak terhadap perkembangan karakter individu sebagai bagian dari masyarakat. Penelitian ini difokuskan dalam pengintegrasian pendidikan karakter pada mata pelajaran yang menggunakan sarana komputer, khususnya IT melalui pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan memperhatikan etika salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas penggunaan IT diharapkan siswa yang mengikuti program ini mendapatkan bekal yang progresif dalam menggapai masa depannya. Model penelitian tindakan kelas (PTK) adalah model yang dapat digunakan secara aplikatif dan sederhana dalam pembentukan peserta didik secara behavioristik sehingga dengan PTK hasil penelitian dapat diukur secara nyata dan applicable.
Outstanding Teachers: The Steps In Acquiring Them Aliyyah, Rusi Rusmiati; Widyasari, Widyasari; Rasmitadila, Rasmitadila; Humaira, Megan Asri; Ulfah, Sri Wahyuni; Mulyadi, Didi
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 1, No 5 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i5.1528

Abstract

Teachers are professional educators with the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, evaluating, and evaluating students. So that it is expected to be able to produce graduates who are intelligent, qualified, competitive, noble and have noble character. The era of globalization requires high-quality teachers and is ready to compete, both at national, regional and international levels. The study aims to determine the criteria for outstanding teacher competitions in elementary schools by using a multi-site approach through schools that get national-level exceptional teachers in 2017 and 2018 in West Java, Banten and DKI Jakarta. Data collection techniques are carried out through interviews, documentation and observation, while data analysis techniques are used through data reduction, data display and conclusion drawing. The results of the study stated that the selection of outstanding elementary school teachers was intended to increase motivation, dedication, loyalty and professionalism of teachers who were expected to have a positive effect on improving performance and achievement. Criteria for selecting outstanding teachers consist of portfolio assessment, learning videos and teacher performance assessments, written tests consisting of teacher competencies and educational insights, scientific papers and scientific writing presentations.