TRI-PANJI, .
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Karakterisasi gen penyandi lipase dari kapang Rhizopus oryzae dan Absidia corymbifera Characterization of gene encoding lipase from fungus Rhizopus oryzae and Absidia corymbifera PUTRANTO, Riza A; SANTOSO, Djoko; TRI-PANJI, .; SUHARYANTO, .; BUDIANI, Asmini
E-Journal Menara Perkebunan Vol 74, No 1: Juni 2006
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v74i1.118

Abstract

SummaryLipase is a group of enzymes which catalyze fat hydrolysis. Lipase is recently used to produce diacylglycerol (DAG) from triacylglycerol (TAG). Lipase  can be used to produce healthy oil. Having a rich biodiversity, Indonesia has the opportunity to produce lipase using indigenous microbes, such as molds. This research aimed to detect  LIPASE  gene on several strains of molds employing PCR technique. Genomic DNAs were isolated from four strains of molds (M. sitophila, R. oryzae, R. microsporus, and A. corymbifera). Heterologous primers for LIPASE  were designed based on the conserved region of 12 LIPASE  sequences accessed from GenBank and used to amplify the genomic DNA resulted in a 466 bp fragmen. BLAST analysis showed that the bands of DNAs have high homology with common lipase protein in several strains of  Rhizopus.Ringkasan Lipase merupakan kelompok enzim yang berfungsi sebagai biokatalis hidrolisis lemak. Lipase banyak digunakan untuk konversi triasilgliserol (TAG) menjadi diasilgliserol (DAG). Penggunaan lipase penting untuk produksi minyak sehat (healthy oil). Indonesia dengan keanekaragaman hayati tinggi berpeluang besar   mengembangkan   produksi   lipase   dari mikroba lokal, salah satunya adalah kapang. Deteksi gen merupakan langkah awal dalam upaya peningkatan produksi lipase melalui rekayasa genetika. DNA genomik empat galur kapang (M. sitophila, R. oryzae, R. microsporus, dan A. corymbifera) telah berhasil diisolasi. Sepasang primer heterologous telah berhasil dirancang berdasarkan daerah terkonservasi 12 sekuen gen LIPASE dari GenBank. Amplikon DNA yang diperoleh pada PCR menggunakan pasangan primer RLP memiliki panjang 466 bp. Analisis BLAST memperlihatkan bahwa amplikon PCR memiliki homologi yang tinggi dengan protein LIPASE  beberapa galur Rhizopus. 
Produksi dan kualitas jamur tiram (Pleurotus ostreatus) pada beberapa konsentrasi limbah sludge pabrik kertas Production and quality of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) on selected concentration of sludge of paper industry WIDIASTUTI, Happy; TRI-PANJI, .
E-Journal Menara Perkebunan Vol 76, No 2: Desember 2008
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v76i2.86

Abstract

Summary An experiment has been conducted to study the effect of sludge concentration,  waste of paper industry using raw material of recycled paper, as media on oyster mushroom production and quality. Twelve treatment tested are combination of two oyster mushroom strains are oyster mushroom of Bogor (JTB) and oyster mushroom of Taiwan (JTT), three media composition (sawdust, sludge, and sawdust+ sludge (50/50, v/v), and two levels of supplement addition (with rice bran+gypsum+ lime and without) with 10 replications. The production of the  mushroom was conducted  in bag log capacity of 1 kg fresh weight (water content 50%). The result showed that sludge can be used as mixture of oyster mushroom production with the composition 50:50 v/v of sawdust and sludge. Since the higher number of contamination, addition of supplement reduce oyster mushroom production as well as biological efficiency, but increased protein content of fruiting body. The content of Cd, and Pb were below the permissible limits, Cu was higher than the limits but still in the range. The Fe content of mushroom fruit body was higher both in sawdust (147.92 ? 149.56 ppm) and sawdust+sludge (295.82 ? 335.12 ppm) as media. However, the uptake of Fe of JTT was less (49.08-59.64 ppm) compared to that of JTB (147.92-335.12 ppm).Ringkasan Penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi sludge limbah pabrik kertas berbahan baku karton bekas sebagai medium terhadap produksi dan kualitas jamur tiram. Dua belas perlakuan yang diuji merupakan kombinasi dua galur jamur tiram, yaitu Jamur Tiram Bogor (JTB) dan Jamur Tiram Taiwan (JTT), tiga jenis komposisi medium (serbuk gergaji, sludge, dan sludge+ serbuk gergaji), dan dua tingkat suplemen (dengan dan tanpa) yang diulang 10 kali untuk masing-masing perlakuan. Produksi jamur tiram dilakukan menggunakan bag log  berkapasitas 1 kg basah (kadar air 50%). Hasil percobaan menunjukkan bahwa sludge dapat digunakan sebagai campuran serbuk gergaji dalam produksi jamur tiram dengan per-bandingan 50:50 (v/v). Pemberian suplemen menurunkan produksi jamur tiram demikian pula efisiensi biologi namun meningkatkan kadar protein tubuh buah. Di dalam tubuh buah JTB, kandungan logam Cd, dan Pb berada di bawah batas yang diijinkan, sedangkan kandungan Cu di atas ambang walaupun masih dalam kisaran. Kandungan  Fe dalam tubuh buah jamur relatif tinggi baik yang ditumbuhkan pada serbuk gergaji sebagai medium standar (147,92 - 149,56 ppm) maupun yang ditumbuhkan pada medium campuran sludge+serbuk gergaji (295,82 - 335,12 ppm). Serapan Fe tubuh buah JTT jauh lebih rendah (49,08- 59,64 ppm) dibandingkan dengan serapan Fe JTB (147,92-335,12 ppm).  
Biokonversi CPO dengan desaturase amobil sistem kontinu pada skala semipilot untuk produksi minyak mengandung GLA Bioconversion of CPO using immobilized desaturase in continuous system at semipilot scale to produce oil containing GLA SUHARYANTO, .; TRI-PANJI, .; ABDULLAH, M Irfani; SYAMSU, Khaswar
E-Journal Menara Perkebunan Vol 74, No 2: Desember 2006
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v74i2.111

Abstract

Summary Gamma linolenic acid (GLA) is a polyunsaturated fatty acid having high economic value as healthy oil. Research at laboratory scale showed that Absidia corymbifera and Rhizopus sp. fungi have the ability to increase unsaturation level of crude palm oil (CPO) and GLA formation through enzymatic bioconversion.  Stability of desatu-rase enzyme, especially ?6 and ?12 having significant role in this process could be enhanced by applying immobilization technique. The current research objective was to determine optimum process of CPO bio-conversion using immobilized desaturase enzyme using continuous system at semipilot scale to produce CPO containing GLA.  Crude  desaturase enzyme of A. corymbifera biomass was immobilized with zeolite particles and used for optimization of CPO bioconversion in continuous system at semipilot scale (15,000 mL per day). Optimization of bio-conversion conditions included flow rate of substrate, size of zeolite for immobilization, and enzyme stability during process.  The result showed that desaturase immobilized in small size particles of zeolite (1-3 mm) gave higher increase unsaturation level with average desaturase activity of 7.84 U, compared to that immobilized in larger zeolite  particles (8-10 mm), which reached average desaturase activity of 4.67 U.  However, the use of small zeolite particles often caused plugging substrate flow. The activity of immobilized desaturase in continuous  system was stable for 9-18 hours. Optimum flow rate of substrate using small zeolite particles (1-3 mm) was  850 mL/min, while that of using larger zeolite particles (8-10 mm) was 875 mL/min.  The bioconversion of CPO at optimum condition yielding 1.58% (w/w) GLA from initial concentration of linolenic acid 0.29%. RingkasanAsam ?-linolenat (GLA) merupakan asam lemak takjenuh majemuk yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai minyak kesehatan. Penelitian pada skala laboratorium me-nunjukkan bahwa Absidia corymbifera dan Rhizopus sp. memiliki kemampuan untuk me-ningkatkan ketidak-jenuhan minyak sawit mentah (CPO) dan menghasilkan GLA melalui biokonversi enzimatis. Stabilitas enzim desaturase, khususnya ?6 dan ?12yang berperan pada proses ini dapat ditingkatkan antara lain melalui teknik amobilisasi. Penelitian lanjutan ini bertujuan menetapkan kondisi optimum biokonversi CPO untuk menghasilkan minyak yang kaya akan asam lemak takjenuh majemuk, khususnya GLA menggunakan enzim desaturase amobil sistem kontinu pada skala semipilot.  Ekstrak kasar enzim desaturase asal biomassa fungi             A. corymbifera diamobilisasi dengan butiran zeolit dan selanjutnya digunakan untuk optimasi proses biokonversi secara kontinu pada skala semipilot (15.000 mL per hari). Optimasi proses kontinu meliputi laju alir substrat, ukuran butiran zeolit, dan stabilitas enzim selama proses. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa desaturase yang diamobilisasi pada zeolit berukuran kecil (1-3 mm) memberikan peningkatan ketidakjenuhan yang lebih tinggi dengan aktivitas rata-rata 7,84 U, dibandingkan dengan yang diamobilisasi pada zeolit berukuran besar (8-10 mm) dengan aktivitas rata-rata 4,67 U. Namun, penggunaan zeolit berukuran kecil sering menimbulkan sumbatan aliran substrat. Aktivitas desaturase amobil pada proses kontinu dapat bertahan selama 9-18 jam. Laju alir optimum substrat pada penggunaan zeolit berukuran kecil (1-3 mm) adalah 850 mL/menit, sedangkan pada penggunaan zeolit besar (8-10 mm) adalah 875 mL/menit. Biokonversi CPO pada kondisi optimum menghasilkan GLA 1,58% (b/b) dari kandungan asam linolenat awal 0,29%tration of linolenic acid 0.29%.
Optimasi produksi diasilgliserol dari crude palm oil menggunakan lipase spesifik 1,3-gliserida dari Rhizopus oryzae TP-2 Optimation of diacylglycerol production from crude palm oil using specific lipase of 1,3-glyceride from Rhizopus oryzae TP-2 SUHARYANTO, .; TRI-PANJI, .; PERWITASARI, Urip
E-Journal Menara Perkebunan Vol 79, No 1: Juni 2011
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v79i1.69

Abstract

AbstractModern lifestyle caused the increasing prevalence ofobesity that precedes degenerative disease such as coronarycardiovascular disease, hypercholesterolemia, stroke, anddiabetes mellitus. Use of healthy oil in the daily food diet couldreduce the risk of the disease. One of healthy oils that proved tobe useful for human health is diacylglycerol (DAG).Unfortunately, production of DAG in Indonesia is hampered bythe relatively high price of the lipase enzyme. To overcome theprovision of costly imported lipase in producing DAG, aresearch was conducted by employing crude extract of lipaseenzyme from an indigenous mold namely Rhizopus oryzaeTP-2. Crude extract of lipase enzyme from mycelium culturefiltrate was freeze dryed and used for crude palm oil (CPO)bioconversion through glycerolysis at various processcondition. The objective of this research was to determineoptimum variable of temperature, incubation time, amount ofsubstrate and pH in producing DAG from CPO using lipase ofR. oryzae TP-2. The reseach result showed that lipase fromR. oryzae TP-2 was proved to be specific at position of 1,3-glyceride as indicated by glycerolysis products i.e DAG/TAGratio 0.48 higher than that of FFA/TAG ratio 0.06. Optimumconditions for glycerolysis were at temperature 37 o C, pH 7,3 g of CPO substrate, and 18 hours of incubation time. DAGyield by this optimum condition reach as much as 20.76 % w/w.The lipase derived from this experiment produced DAG betterthan that of using imported commercially lipase enzyme ofRhizomucor meihei.AbstrakGaya hidup modern telah menyebabkan meningkatnyakasus kegemukan yang berdampak timbulnya berbagaipenyakit degeneratif seperti jantung koroner, hiper-kolesterolemia, stroke dan diabetes mellitus. Penggunaanminyak sehat (healthy oil) sebagai menu diet sehari-hari dapatmengurangi faktor risiko penyakit tersebut. Salah satu jenisminyak sehat yang terbukti berdampak positif pada kesehatanmanusia adalah diasilgliserol (DAG). Sayangnya, produksiDAG di Indonesia terkendala oleh mahalnya enzim lipasespesifik 1,3-gliserida yang masih harus diimpor. Untukmengatasi mahalnya enzim lipase impor dalam produksi DAGdari CPO, penelitian penggunaan ekstrak kasar lipase darikapang lokal Rhizopus oryzae TP-2 telah dilakukan. Ekstrakkasar lipase dari filtrat kultur miselium R. oryzae TP-2dikeringbekukan dan digunakan untuk biokonversi CPOmelalui proses gliserolisis pada berbagai kondisi reaksi.Penelitian bertujuan menetapkan peubah suhu, waktu, jumlahsubstrat dan pH optimum dalam produksi DAG menggunakanlipase dari R. oryzae TP-2. Hasil penelitian menunjukkanbahwa enzim lipase R. oryzae TP-2 bersifat spesifik1,3-gliserida yang ditunjukkan oleh nisbah DAG/TAG, yaitu0,48 lebih besar dari nisbah ALB/TAG yaitu sebesar 0,06.Kondisi optimum untuk gliserolisis CPO adalah waktu inkubasiselama 18 jam, suhu reaksi 37°C, jumlah substrat CPO 3 g, danpH reaksi 7. Hasil DAG pada kondisi optimum gliserolisisadalah 20,76 %. (b/b). Lipase R. oryzae TP-2 yang digunakandalam penelitian ini menghasilkan DAG lebih tinggi dari padalipase impor asal Rhizomucor meihei.