p-Index From 2015 - 2020
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Panggung Manuskripta
Ediyono, Suryo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Makna Seni dalam Pencak Silat Ediyono, Suryo; Widodo, Sahid Teguh
PANGGUNG Vol 29, No 3 (2019): Transformasi Bentuk dan Nilai dalam Seni Budaya Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v29i3.1014

Abstract

ABSTRACTThe martial art or pencak silat is a combating method that philosophically teaches both spiritual and physical education helping the enthusiasts to live with the noble moral values in their society. The material object of this study is pencak silat and the formal object is the philosophy of arts or aesthetics of the pencak silat. This study aims to examine (1) norms or manners of pencak silat, (2) pencak silat style, (3)  pencak silat categories and pencak silat equipments. This research employs factual-historical method by means of description, analysis, and synthesis. The results are (1) norms of pencak silat are conceptually found in the attitude of performance, steps (gerak langkah), attack (serangan), and defense (belaan), (2) martial arts style consists of the mental-spiritual aspects, martial arts, arts, and sport, (3) arts in martial arts are subdivided into wiraga, wirama, and wirasa, and the martial arts equipments include specific use of costumes, weapons, and traditional music acompaniments. Keywords: martial arts style, pencak silat, philosophical values, wiraga-wirama-wirasa ABSTRAK Seni bela diri pencak silat sebagai metode bertarung secara filosofis mengajarkan pendidikan spiritual dan fisik untuk membantu para peminatnya dalam menghayati nilai-nilai moral yang luhur di dalamnya. Objek material dari penelitian ini adalah pencak silat dan objek formal adalah filsafat seni atau estetika dari pencak silat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) norma atau perilaku pencak silat, (2) gaya pencak silat, (3) kategori pencak silat dan peralatannya. Penelitian ini menggunakan metode faktual-historis melalui deskripsi, analisis, dan sintesis. Hasilnya adalah (1) norma pencak silat yang secara konseptual ditemukan dalam sikap kinerja, gerak langkah, serangan, dan pertahanan (belaan), (2) gaya seni bela diri (aliran gaya) yang terdiri dari aspek mental-spiritual, bela diri, seni, dan olahraga, (3) seni dalam seni bela diri dibagi menjadi wiraga, wirama, dan wirasa serta peralatan seni bela diri termasuk penggunaan kostum, senjata khusus, dan pengiring musik tradisional.Kata kunci: gaya seni bela diri, pencak silat, nilai filosofis, wiraga-wirama-wirasa
Upaya Rekonstruksi Naskah Kuno Lombok Koleksi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat Ediyono, Suryo; Hidayati, Triyanti Nurul; Ridwan, Muhammad
Manuskripta Vol 9 No 1 (2019): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara (The Indonesian Association for Nusantara Manuscripts, Manassa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33656/manuskripta.v9i1.136

Abstract

This paper discusses efforts to save ancient manuscripts in Lombok, Nusa Tenggara Barat. The object of this research is the manuscripts of Lombok from the collection of the West Nusa Tenggara State Museum which was found, inventoried, and described in Central Lombok Regency, NTB. This research uses a descriptive-qualitative approach. The large number of manuscripts found in Lombok indicates that the written tradition has developed well since the Sasak people were familiar with writing. Some of the writings (scripts) used in the manuscripts in Lombok are the Jejawen, Arabic, Balinese and Buginese characters. Regarding the documentation of local Lombok scripts, the implementation of digitizing scripts in the field experienced a lot of delays due to several factors, the most inhibiting of them was the digitalization process which was quite complicated, besides the constraints on the internet and media networks after the earthquake in Lombok. --- Tulisan ini mendiskusikan tentang upaya-upaya penyelamatan naskah kuno di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Adapun objek penelitian ini adalah naskah klasik Lombok koleksi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat yang berhasil ditemukan, diinventarisir, dan dideskripsikan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, Banyaknya naskah yang ditemukan di Lombok dalam jumlah besar mengindikasikan bahwa tradisi tulis telah berkembang dengan baik sejak masyarakat Sasak mengenal tulisan. Beberapa tulisan (aksara) yang digunakan dalam naskah-naskah di Lombok adalah aksara Jejawen, Arab, Bali, dan Bugis. Terkait pendokumentasian naskah-naskah lokal Lombok, pelaksanaan digitalisasi naskah di lapangan cukup banyak mengalami keterlambatan yang dikarenakan beberapa faktor, yang paling menghambat diantaranya adalah proses digitalisasi yang cukup rumit, disamping kendala pada jaringan internet dan media pasca kejadian gempa bumi di tanah Lombok.