Dyah Kusuma, Farida Halis
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN DIET RENDAH GARAM DI POSYANDU LANSIA WILAYAH PUSKESMAS WAGIR KABUPATEN MALANG Maghfiroh, Dewi; Dyah Kusuma, Farida Halis; Adi W., Ragil Catur
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam arteri secara terus ? menerus lebih dari suatu periode. Hipertensi sering terjadi pada usia lanjut (lansia). Salah satu penyebab hipertensi adalah riwayat dari konsumsi makanan tinggi garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan diet rendah garam pada lansia di Wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini semua penderita hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Puskesmas Wagir sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel 30 orang lansia dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data yang digunakan menggunakan Uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil diet kurang, bisa disebabkan karena dukungan keluarga yang kurang dengan nilai 6,246 yang lebih besar dari ?2 tabel dengan df=2, yaitu sebesar 5,991, dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,044 yang lebih kecil dari alpha 0,05, sehingga tolak Ho dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan (bermakna) antara dukungan keluarga dengan diet pada lansia penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Wagir Kabupaten Malang. Direkomendasikan bagi keluarga lansia untuk memberikan dukungan keluarga terhadap diet rendah garam guna mengubah pola hidup lansia.
HUBUNGAN KEGIATAN PERAWAT MEMPERTAHANKAN SKOR KOMISI AKREDITASI DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT RUMAH SAKITPANTI NIRMALA MALANG Historyana, Ita; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.332 KB)

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan proses upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dengan membangun sistem dan budaya mutu yang dilakukan oleh lembaga independen melalui instrumen skor KARS versi 2012. Hal ini merupakan salah satu beban kerja dan stressor bagi perawat yang bekerja di RS Panti Nirmala Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa korelasi antara kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di RS Panti Nirmala Malang. Desain penelitian ini dengan Cross Sectional, populasi diambil dengan sampling jenuh yaitu seluruh perawat unit 3 lantai 4 RS Panti Nirmala Malang sebanyak 38 orang. Data mengenai kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres kerja dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan Correlation Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Dari hasil uji korelasi didapatkan hubungan yang bermakna dengan arah korelasi negatif artinya semakin baik pencapaian skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna maka tingkat stres perawat cenderung semakin ringan, demikian sebaliknya. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan kegiatan perawat mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di lantai 4 unit 3 RS Panti Nirmala Malang. Semakin baik skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres perawat ringan maka akan semakin meningkatkan mutu dan kualitas asuhan pelayanan di RS Panti Nirmala Malang. Kata Kunci : Skor Komisi Akreditasi rumah Sakit, Tingkat Stres Kerja Perawat.
HUBUNGAN ANTARA CITRA RAGA DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA AWAL DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 01 MALANG Hamidea, Kitri Nour; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.232 KB)

Abstract

Pertumbuhan anggota tubuh tidak seimbang dapat menimbulkan penghargaan diri negatif pada remaja dan berpengaruh pada cara interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang. Desain penelitian menggunakan study corelasional dengan tehnik cross sectional. Populasinya seluruh kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Sampel penelitian ini adalah 36 remaja awal yang berada di kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, data diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-square (x²). Hasil uji statistik penelitian sebagian besar citra raga remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif sebanyak 24 (66,6%) orang, dan sebagian besar harga diri remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif yaitu sebanyak 24 (66,6%) orang. Hasil analisis uji Chi-square di dapatkan nilai p value atau Asymp. Sig. (2 sided) sebesar 0,015 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Nilai korelasi chi-square (X²) sebesar 0,971 menunjukkan adanya korelasi kuat. Kata kunci : Citra raga, harga diri remaja awal.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS WISATA DAU MALANG Astri, Astri; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.965 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit sistem kardiovaskuler yang paling banyak ditemui dibandingkan dengan penyakit sistem kardiovaskuler lainnya. Data World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari satu dari setiap tiga orang dewasa atau satu miliar orang di dunia mengidap hipertensi. Diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan meningkat menjadi 1,6 milyar menjelang tahun 2025. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stres pada pasien hipertensi di Puskesmas Wisata Dau Malang. Desain penelitian bersifat korelasional menggunakan pendekatan scross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien hipertensi yang mengalami stres di Puskesmas Wisata Dau Malang sebanyak 102 orang dimana data di ambil dari data pasien yang berkunjung pada bulan Maret 2016. Sampel penelitian menggunakan teknik accidental sampling yaitu sebanyak 31 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Teknik analisa data menggunakan analisis spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh faktor kepribadian, faktor kognitif dan faktor lingkungan terhadap stres pada pasien hipertensi di Puskesmas Wisata Dau Malang, dan faktor lingkungan lebih dominan berpengaruh terhadap stres sebesar 74,9% serta terdapat pengaruh faktor lingkungan terhadap stres pada pasien hipertensi didapatkan nilai sig ?0,006 (< 0,050) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima, artinya ada pengaruh faktor lingkungan terhadap stres pada pasien hipertensi di Puskesmas Wisata Dau Malang.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN HUBUNGAN SOSIAL REMAJA DI SMK MA’ARIF NU 04 PAKIS KABUPATEN MALANG Imelda, Imelda; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.001 KB)

Abstract

Hubungan sosial memiliki peran yang sangat penting bagi remaja. Remaja mulai memperluas pergaulan sosialnya dengan teman teman sebayanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Ma?arif NU 04 Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 remaja dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa obesitas pada remaja, sebagaian besar yaitu 25 (86,2%) remaja yang memiliki obesitas derajat 1 dan hubungan sosial remaja sebagaian besar yaitu 14 (48,3%) remaja memiliki hubungan sosial kurang, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,003 < ? (0,05) yang berarti ada "hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Maarif NU 04 Pakis Kabupaten Malang". Dengan demikian yang perlu dilakukan oleh remaja untuk menurunkan obesitas yaitu perlu mengontrol pola makan dan melakukan aktivitas fisik olahraga sehingga mampu meningkatkan hubungan sosial yang baik pada remaja. Kata kunci : Obesitas, hubungan sosial remaja
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI OSTEOARTRITIS DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Putra, Ridho; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.374 KB)

Abstract

Fenomena osteoatritis yang dialami oleh lansia terkadang membuat lansia mengalami kecemasan karena berbagai penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh bahkan semakin memburuk, sehingga harapan untuk sembuh menjadi sangat tipis. Fenomena ini terlebih lagi rasa pesimistis dari osteoatritis yang menjadian penderita tersebut merasa cemas dan menyerah dengan keadaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri osteoartritis dengan tingkat kecemasan pada lansia di Puskesmas Dinoyo Malang. Metode penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 30 orang dan sampel berjumlah 23 orang. Pengambilan sampel dengan accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar (52,2%) responden mengalami rasa nyeri mengganggu aktifitas sebanyak 12 orang. Sebagian besar (47,8%) tingkat kecemasan responden masuk kategori kecemasan sedang sebanyak 11 orang. Sedangkan hasil uji hipotesis didapatkan nilai p value = 0,000< ? (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan. Artinya ada hubungan intensitas nyeri osteoartritis dengan tingkat kecemasan pada lanjut usia di Puskesmas Dinoyo Malang. Saran yang dapat direkomendasikan kepada Peneliti selanjutnya diharapkan memberikan penyuluhan cara mengurangi rasa nyeri dan cara penanganannya agar rasa nyeri yang menjadi berkurang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA KRISTEN SETIA BUDI MALANG Usfinit, Maria Resti; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.433 KB)

Abstract

Tingkat pengetahuan remaja tentang seks adalah kemampuan siswa dalam memahami tentang seks secara terbuka dan untuk mengurangi atau mencegah dampak negatif perilaku seks. Pengetahuan remaja tentang seks di lingkungan sangat penting sebagai salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk memperbaiki pemahaman dan perilaku deksual remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang seks dengan perilaku seksual pada remaja di SMA Kristen Setia Budi Malang. Pelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah Spearman Rank. Populasi adalah semua siswa SMA Kristen Setia Budi Malang dan mengambil sampel sebanyak 58 orang. Pengambilan sampel secara total sampling. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan seks tergolong baik (94,83?) sedangkan perilaku seksual juga tergolong baik (58,62?). Berdasarkan hasil uji Spearman Rank didapatkan nilai sig (2- tailed)sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan seks dengan perilaku seksual, koefisien korelasi r = 0,606 yang memiliki hubungan yang kuat.Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka tingkat pengetahuan seks dapat mengurangi perilaku seksual pada remaja. Diharapkan para remaja untuk lebih terbuka dengan orangtuanya dalam menghadapi masalah sehingga memperoleh peningkatan pengetahuan dan penerangan tentang masalah remaja. Kata Kunci : Pengetahuan, perilaku seks, remaja.
HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Hasanah, Revatul; Dyah Kusuma, Farida Halis
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.594 KB)

Abstract

Meningkatnya pengetahuan dan tingkat sosial ekonomi masyarakat, serta kemajuan di bidang pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap kenaikan angka usia harapan hidup. Usia lanjut ditandai dengan menurunnya produktivitas kerja, memasuki masa pensiun atau berhentinya pekerjaan utama. Hal ini berakibat pada menurunnya pendapatan yang kemudian terkait dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, rekreasi dan antara status sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status sosial dengan tingkat depresi pada lanjut usia di posyandu Lansia Permadi RW 01 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya berjumlah 50 orang dan sampel berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearmen rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan Pvalue = 0,03
DUKUNGAN KELUARGA MEMPENGARUHI KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA Santoso, Kristiani Bayu; Dyah Kusuma, Farida Halis; Candrawati, Erlisa
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.832 KB)

Abstract

Skizofrenia dalam proses pengobatannya tidak dapat terlepas dari adanya dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia.Rancangan penelitian cross sectional, sampel sebanyak72 orang yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling.Penelitian dilakukan di Poli Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wedioningrat Lawang dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga terhadap pasien skizofrenia yang sedang menjalani rawat jalan tergolong baik (58,3%). Kepatuhan minum obat tergolong patuh (91,7%). Uji statistik Spearman rank dengan nilai p= 0,002< ?= 0,05. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia, dengan kriteria hubungan sangat erat r= 0,750. Keluarga dan rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan motivasi untuk mempertahankan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia. Kata kunci: dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, skizofrenia
PENYAKIT HEPATITIS DENGAN PERILAKU MENCEGAH PENULARAN PENYAKIT HEPATITIS DI RUANG DEWASA RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Wulandari, Maria Fransiska; Dyah Kusuma, Farida Halis; Widiani, Esti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.758 KB)

Abstract

Pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan indra. Pengalaman muncul ketika seseorang menggunakan alat indra atau akalnya untuk mengendalikan benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat, didengar, dirasakan sebelumnya. Dalam tindakan pencegahan terhadap penyakit Hepatitis diperlukan kemampuan perawat sebagai pelaksana, ditunjang oleh sarana dan prasarana. Perilaku dan tindakan perawat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang penyakit hepatitis dengan perilaku mencegah penularan penyakit Hepatitis. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat karyawan di Ruang Dewasa RS. Panti Waluya Malang. Uji korelasi spearman ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku responden. Karena nilai signifikansi lebih besar dari ? (0.823 > 0.050) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan (tidak nyata) antara tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku responden. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0.040, yang berarti hubungan searah antara tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku responden dan termasuk dalam korelasi kategori sangat rendah. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyakit Hepatitis, Perilaku mencegah penularan