This Author published in this journals
All Journal e-Farmaka
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS ANTINOSISEPTIF FRAKSI N-HEKSAN DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa Korth.) RUTE ORAL PADA MENCIT JANTAN SWISS Tiaravista, Amanda Gita; Robiyanto, Robiyanto; Luliana, Sri
Farmaka Vol 17, No 1 (2019): Farmaka (Februari)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.692 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i1.18839

Abstract

Daun Kratom (Mitragyna speciosa Korth.) diketahui memiliki aktivitas antinosiseptif. Alkaloid mitraginin bertindak melalui reseptor opioid pada reseptor ยต-opioid dan ?-opioid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antinosiseptif fraksi n-heksan daun kratom serta dosis yang dapat memberikan efek antinosiseptif pada mencit jantan Swiss. Metode yang digunakan adalah metode hot plate test. Mencit dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 0,5%), Kontrol positif (Morfin 5,46 mg/kgBB), dosis I (70 mg/kgBB), dosis II (140 mg/kgBB), dan dosis III (280 mg/kgBB). Pengamatan dilakukan tiap 15 menit selama 2 jam degan mencatat waktu latensi yang dilihat dari respon mencit berupa menarik kaki belakang dan melompat. Data rata-rata waktu latensi dianalisis menggunakan One Way ANOVA, menunjukkan bahwa fraksi n-heksan pada dosis III memiliki hasil (p<0,05) dan pada dosis II memiliki hasil (p>0,05) terhadap kontrol positif. Hasil rata-rata AUC pada dosis II sebanding dengan kontrol positif. Hasil persen daya antinosiseptif paling besar dimiliki oleh dosis III yaitu 90%, diikuti oleh dosis II dan dosis I masing-masing sebesar 86% dan 82%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu fraksi n-heksan daun kratom memiliki aktivitas antinosiseptif pada ketiga dosis. Dosis II memilki aktivitas yang sebanding dengan kontrol posisitf serta semakin meningkatnya dosis maka aktivitas antinosiseptifnya juga akan semakin besar.