Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN VALUE DISCIPLINE STRATEGY PADA BANK KALTIM CABANG TANA PASER Wahyuni, Wahyuni; Nurjaman, Jajang
Sebatik Vol 18 No 1 (2017): JUNI
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank Daerah saat ini diharapkan mampu bersaing dengan bank-bank swasta dalam meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat, selain untuk dapat menghimpun dana masyarakat di daerah tersebut. Bank Kaltim Cabang Tana Paser yang merupakan bank daerah di Kabupaten Tana Paser terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya dalam bentuk pelayanan produk dan jasa. Sesuai dengan visinya ?Menjadi The True Regional Champion yang Kuat, Kompetitif dan Kontributif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas?, Bank Kaltim Cabang Tana Paser membutuhkan suatu strategi bisnis untuk mencapai visi tersebut yaitu dengan menggunakan Value Discipline Strategy. Value discipline strategy atau bisa disebut disiplin nilai pertama kali dikemukakan oleh seorang presiden dari perusahaan Treacy yaitu Michael Treacy dan Fred Wierseam. Pada dasarnya, teori ini menekankan pentingnya identifikasi terhadap segmen pasar (market segment). Menurut pand angan ini, ada tiga segmen generik, diantaranya adalah Operational Excellence,Product Leadership,Customer Intimacy. Untuk dapat menentukan jenis strategi yang tepat, maka dibutuhkan suatu analisis baik dari faktor eksternal dan internal. Setelah dilakukan analisis dapat disimpulkan bahwa jenis strategi yang tepat untuk diterapkan adalah Customer Intimacy dimana pada jenis strategi ini Bank Kaltim Cabang Tana Paserdifokuskan pada pendekatan terhadap nasabah.
PENGAWETAN KAYU TISUK (Hibiscus macrophyllus Roxb.) DAN SUKUN (Artocarpus horridus Jarret.) SECARA SEL PENUH DENGAN BAHAN PENGAWET CCB DAN BORON Abdurrohim, Sasa; Nurjaman, Jajang; Hadiane, Anne
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 21, No 1 (2003): Buletin Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2003.21.1.83-90

Abstract

Tisuk (Hibiscus macrophyllus Roxb.) and sukun (Artocarpus  horridus Jarret.) trees are numerously planted by the rural community in Ciamis regency. The wood  portion of  tisuk  has been much in use for constructions material and furniture, while sukun is intended as multipurpose  plants. Due  to poor or low durability of  the wood portion in both species,  prior  to  its uses, it should be preserved or treated. Preservation  scheme for both wood species     with   particular preservatives, unfortunately, has not yet been available.  Therefore. a through   investigation is urgently required to work  out such a proper  scheme.Inherent  with  such, ninety  pieces or wood  samples, measuring of 5 by 5 by 30 cm, were  prepared from each  of both  species for the treating  trial. After being dried, the samples  pieces  were treated with CCB (copper-chrome-boron) and boron preservatives by the full-cell process. The preservatives (CCB and boron)  were each  used  in solution at  three varying  concentrations, i.e. 2, 3, and  4 percent. Initial and  final vacuums were  maintained at 600  mmHg  for 30  and 15  minutes respectively. On  the other  hand, the treating phase was employed at  three  variable pressures i.e. 4, 6, and  8 hours, for one hour.The  results revealed  that both  tisuk and  sukun were  satisfactorily treatable with CCB  solution  at 4 and  2 percent concentrations, respectively. For both CCB  treated   wood  species    used under roof and exposed to the open air without ground contact the recommended     pressures were 4 and 8 atmospheres. A schedule treatment 4 and 2 percent boron with 4 atmospheres pressure is respectively recommended  for tisuk and sukun used under roof without ground  contact.
PENGARUH KREATIVITAS TERHADAP DAYA SAING USAHA S, B Lena Nuryanti; Nurjaman, Jajang
AdBispreneur Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.619 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i3.16493

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to explore the influence of creativity on the Knitting industry business owners Binong Jati Bandung and its effect on the competitiveness of businesses. This type of research is descriptive and the method used as the explanatory survey with saturated sample technique, with the number of samples as many as 76 people are business owners. Data analysis technique used is simple with linear regression tools computer software SPSS 22.0 for windows. The results of this research in the form of findings that creativity has a considerable influence on innovation conducted business owners for the progress of his efforts. Innovations made by entrepreneurs to result in profits for the company, one of which improves the competitiveness that is owned by the company. The company's strategy, structure and rivalry, the condition factor of production, demand, condition and related industries become a tool to determine competitiveness. The originality of this research is the development of an innovative business enterprise for its contents to contribute to the improvement of power competitive efforts. Keywords : creativity, innovation, competitiveness, entrepreneurship, the knitting industry                    Bandung   ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi pengaruh kreativitas pada para pemilik usaha di Industri Rajut Binong Jati Bandung dan efeknya pada daya saing usaha yang dimiliki.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, verifikatif, dan metode yang digunakan yaitu explanatory survey dengan teknik sampel jenuh, Dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang pemilik usaha. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi liniear sederhana dengan alat bantu software komputer SPSS 22.0 for windows.Hasil dari penelitian ini berupa temuan bahwa kreativitas memiliki pengaruh yang cukup besar pada inovasi yang dilakukan para pemilik usaha untuk kemajuan usahanya. Inovasi yang dilakukan oleh para pengusaha mengakibatkan keuntungan bagi perusahan, salah satunya meningkatkan kemampuan daya saing yang dimiliki oleh perusahaan. Strategi perusahaan, struktur dan persaingan, kondisi faktor produksi, kondisi permintaan, dan industri terkait menjadi alat untuk menentukan daya saing.. Orisinalitas dari penelitian ini membicarakan tentang kreativitas yang dilakukan oleh seorang pelaku usaha yang terintegrasi untuk meningkatkan inovasi yang dilakukan pelaku usaha bagi perusahaannya untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing usahanya. Kata kunci :  Kreativitas, inovasi, daya saing, wirausaha, industri rajut Bandung 
RANCANG BANGUN ALAT UKUR PM10 RENDAH BIAYA MENGGUNAKAN SENSOR DEBU GP2Y1010AU0F Purbakawaca, Rady; Sawitri, Kania Nur; Rido, Muhammad; Irvan, Aris; Kumala, Oky Lidya; Nurjaman, Jajang; Zebua, Helni Kurniawati; Andini, Eka Fitri; Amalia, Lia
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Fisika Vol 3 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.387 KB) | DOI: 10.22437/jop.v3i1.4390

Abstract

Bahan partikulat dengan ukuran lebih kecil dari 10 ?m (PM10) telah dikaji dalam berbagai penelitian sebagai salah satu polutan utama di udara. Monitoring PM10 dibuthkan untuk mengevaluasi kualitas udara pada area spesifik. Propinsi Jambi hanya memiliki tiga stasiun pengukuran kualitas udara, dan satu diantaranya tidak aktif. Informasi polusi PM10 yang didapatkan dari kedua stasiun lainnya hanya tersedia di situs Kementrian Lingkungan Hidup dan data diakumulasi sekali tiap hari. Batasan-batasan tersebut merupakan latar belakang dari penelitian ini untuk merancang alat pengukur PM10 yang portabel, mudah digunakan, rendah biaya, dan simultan. Sensor debu GP2Y1010AU0F digunakan sebagai penghitung PM10 dengan metode optik dan frekuensi 280ms. Data keluaran dari sensor diproses oleh mikrokontroler menggunakan formula kalibrasi yang disediakan oleh pabrik sensor tersebut. Informasi konsentrasi PM10 ditampilkan di layar LCD dan disimpan dalam mikroSD. Uji performa dilaksanakan di Mendalo, Universitas Jambi pada 7 Maret (16.00-18.00), 8 Maret (12.00-14.00), dan 11 Maret 2017 (08.00-10.00). Hasil masing-masing pengukuran menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 adalah 145.6 ?g/m3, 149.5 ?g/m3, dan 157.7 ?g/m3. Merujuk pada PP No. 41 (1990), hasil yang didapatkan pada tanggal 11 Maret 2017 melebihi standar kualitas partikulat (150 ?g/m3). Alat ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai instrumen monitoring kualitas udara.