Articles

Found 8 Documents
Search

PERANCANGAN MODEL SISTEM PEMBELIAN TIKET KERETA API BERBASIS KOMPUTER Harlianto T, Harlianto T; Johan K.W., Johan K.W.; Sofian, Sofian
TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR Vol 8, No 1 (2006): MARET 2006
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.597 KB)

Abstract

This paper discusses the design and implementation of ticketing train system use magnetic card as medium transaction base on computer network. System controlled by computer programming. This device consist of five modules, that is computer, barcode reader, magnetic card reader, printer and electronic door. So it can help the process purchasing ticket in the train stations area for the future.
THE USE OFGUIDED QUESTIONS FOR TEACHING WRITING DESCRIPTIVE TEXTS Atiqiah, Atikah Al; Sofian, Sofian; Riyanti, Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract                                                          This research was conducted to find out whether guided questions affect students? writing descriptive text significantly. The population of this research was all of Year ? 7 students of SMP Mujahidin Pontianak in Academic Year 2018/2019. The sample of the research consisted of 11 students who were chosen by using total population sampling. The research was pre- experimental research with pretest, posttest and three times of treatments. The data were collected by using measurement technique and the tool of data collection was written test. The finding of the research showed that the mean score of the students? pre-test was 52.72 while the post-test was 66.36. There is an increase of students? achievement by the different score 13.64. It showed that the ability of the students increased after the treatment was conducted. The tratiowas higher than the tcritical (8.97 > 2.228). The result of the effect size (ES) was 2.69 which was categorized as a strong effect (ES > 1.00). It showed that null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. It also proved that teaching writing descriptive texts using guided question gives significant effect to increase students? writing achievement.Keywords: Descriptive Texts, Guided Question, Writing
INDEKS PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA IKAN BOTIA (Chromobotia macracanthus ) DI SUMATERA SELATAN Ariyanto, Erik; Anwar, Syaeful; sofian, sofian
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.139 KB)

Abstract

Ikan Botia (Chromobotia macracanthus) merupakan salah satu ikan hias air tawar asli dari provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan yang paling banyak di ekspor keluar negeri. Serangan penyakit ikan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan usaha sebagai ekspotir ikan hias Botia.Salah satu jenis penyakit yang menyerang yaitu parasit. Parasit dapat didefinisikan sebagai organisme yang hidup pada organisme lain yang disebut inang dan mendapat keuntungan dari inang yang ditempatinya hidup, sedangkan inang menderita kerugian. Penelitian tentang indeks prevalensi dan intensitas ektoparasit pada ikan Botia di Sumatera Selatan, telah dilaksanakan pada bulan Maret - April 2018. Bertempat di penampungan ikan hias eksportir di provinsi Sumatera Selatan, sedangkan untuk pengamatan ektoparasit dilakukan di Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palembang. Tujuan penelitian mengidentifikasijenis ektoparasit, menentukan nilai prevalensi dan nilai intensitas  yang menyerang ikan Botia siap ekspor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif. Untuk penentuan pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling.sebanyak 3 stasiun yaituKelurahan 18 Ilir, Kelurahan Sukabangun dan Kelurahan Sukajadi  Banyuasin. Hasil pengamatan selama penelitian mengenai indeks prevalensi dan intensitas ektoparasit pada ikan Botia di Sumatera Selatan yang siap untuk di ekspor hanya ditemukan satu jenis ektoparasit yaitu Trichodina sp.Nilai prevalensi parasit pada ikan Botia di Stasiun I  18 Ilir adalah 100 %, staSiun II Sukabangun adalah 100 % dan Stasiun III Sukajadi adalah 100 %.  Sedangkan nilai intensitas serangan parasit pada masing-masing lokasi adalah stasiun I 18 Ilir 152,13 ind/ekor, stasiun I Sukabangun 33,1 ind/ekor dan stasiun III Sukajadi112 ind/ekor.Kata Kunci: Ektoparasit, Ikan Botia, Intensitas, Prevalensi.
PEMBENTUKAN PROGRAM LEGISLASI NASIONAL BERLANDASKAN PANCASILA Sofian, Sofian; Riskiyono, Joko
TANJUNGPURA LAW JOURNAL Vol 3, No 1 (2019): VOLUME 3 ISSUE 1, JANUARY 2019
Publisher : Faculty of Law, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.21 KB) | DOI: 10.26418/tlj.v3i1.34499

Abstract

Abstract The national legislation program makes Pancasila the source of all sources of law and as the basis of the state based on the philosophy and values of Pancasila animates and influences the process of legislation formation. In the research, the author using normative legal research method. But the fact that legislation generated through the process of formulating legislation has not provided a guarantee of justice and welfare for the people, so that the resulting law is still far from the goal of realizing  prosperity for all Indonesian people.  Abstrak Program legislasi nasional menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum  dan sebagai dasar negara yang berpedoman Pada falsafah dan nilai-nilai pancasila menjiwai dan     mempengaruhi proses pembentukan legislasi. Di dalam penelitian ini menggunakan metode          penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  kenyataannya legislasi yang   dihasilkan melalui proses pembentukan peraturan perundang-undangan belum memberikan jaminan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat, sehingga undang-undang yang dihasilkan masih jauh dari cita-cita yaitu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat indonesia. 
Identifikasi Karakteristik Gejala Serangan Banana Bunchy Top Virus (BBTV) dan Intensitasnya pada Tanaman Pisang di Beberapa Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara Irwansyah, Irwansyah; Sofian, Sofian; Akhsan, Ni'matuljannah
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 2, No 1 (2019): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 2 No 1 Agustus 2019
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jatl.2.1.2019.2536.%p

Abstract

Banana is one of the fruit commodities that are consumed by many people. Banana dwarf disease is an important disease in Indonesia.This study aims to identify the characteristics of BBTV attack symptoms on banana plants and the physical characteristics of banana plants which are attacked by different planting patterns, sanitation and weed control.This research was carried out in several sub-districts in Kutai Kartanegara District, namely Samboja sub-district, Muara Jawa sub-district, Loa Janan sub-district, Muara Badak sub-district, Loa Kulu sub-district. The method used is the survey method, which is direct observation in the field using a modified score based on the appearance of the sick morphology of the plant (Brooks, 1999).Data obtained from each plot was processed to determine the intensity of each-plot disease using the formula for calculating disease severity (Agrios, 1997). Disease intensity data are compared based on sampling land conditions. Based on the results of a survey conducted at several observation points spread across 5 sub-districts, it can be concluded that the symptom severity is higher in mixed-crop, uses sanitation and weed control compared to monoculture, without sanitation and weed control. The average score of the assessment is a score of 3 with characteristics: (1) the edges of the leaves turn yellow quite severe, (2) the narrowing of the leaves or twisting (3) the occurrence of distortion, dwarf and necrosis (4) found more than four infected banana stems in clump.
Respons Pertumbuhan dan Hasil Jagung Semi (Zea mays L.) Dengan 1 Penambahan Berbagai Dosis Pupuk Eceng Gondok dengan Aktivator 2 Trichoderma sp. pujowati, penny; Ridwan, Muhammad; rusdiansyah, rusdiansyah; sofian, sofian
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 2, No 1 (2019): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 2 No 1 Agustus 2019
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jatl.2.1.2019.2469.%p

Abstract

Pemanfaatan lahan di Kalimantan Timur sebagai lahan pertanian dihadapkan pada kendala tingkat kesuburannya, terutama 13 dalam mendukung pertumbuhan tanaman jagung semi. Upaya perbaikan tingkat kesuburan tanah dapat dilakukan dengan penambahan 14 bahan organik berupa pupuk eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) yang diolah dengan aktivator Trichoderma sp. 15 Trichoderma sp merupakan aktivator dan biodekomposer yang dapat mengubah eceng gondok menjadi kompos yang lebih bermutu, 16 sehingga tanaman jagung yang ditambahkan pupuk eceng gondok ini dapat menghasilkan produksi yang optimal. Tujuan penelitian 17 adalah mengetahui respons pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi terhadap penambahan berbagai dosis pupuk eceng gondok 18 dengan aktivator Tricoderma sp. dan dosis terbaik pupuk eceng gondok dengan aktivator Tricoderma sp. yang dapat menghasilkan 19 pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi terbaik. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor perlakuan 20 dosis pupuk eceng gondok, yang terdiri atas 5 taraf, yaitu: 0; 3,5; 7; 10,5; dan 14 kg per-petak pupuk eceng gondok. Data dianalisis 21 dengan Uji F. Data yang menunjukkan perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%. Respons 22 tanaman jagung semi dengan perlakuan berbagai macam dosis pupuk eceng gondok dengan aktivator Trichoderma sp. 23 ditunjukkan melalui pengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman umur 30 hari setelah tanam (HST) dan pada saat panen, diameter 24 batang umur 30 HST dan pada saat panen, berat tongkol tanpa kelobot, dan panjang tongkol tanpa kelobot. Dosis pupuk eceng gondok 25 dengan aktivator Trichoderma sp. sebesar 14 kg per-petak atau setara dengan 20 Mg per-hektar mampu menghasilkan berat tongkol 26 tanpa kelobot sebesar 17,95 g per-tanaman.
Diversitas Jamur Endofit Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) dan Potensinya Sebagai Pengendali Hama Sopialena, Sopialena; Sofian, Sofian; Allita, Lusyana Dwi
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 2, No 1 (2019): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 2 No 1 Agustus 2019
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jatl.2.1.2019.2462.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jamur endofit yang terdapat pada tanaman padi serta potensinya sebagai pengendali hama atau entomopatogen. Jamur endofit merupakan mikroorganisme yang terdapat didalam jaringan tanaman yang mengandung senyawa yang dapat memberikan ketahanan pada tanaman inang dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan. Penelitian dilakukan dalam dua kegiatan, yaitu kegiatan lapangan dan kegiatan laboratorium. Kegiatan lapangan yaitu pengambilan sampel tanaman padi yang sehat. Kegiatan di Laboratorium meliputi isolasi, identifikasi dan uji entomopatogen. Hasil penelitian menunjukan bahwa jamur endofit yang teridentifikasi pada tanaman padi dari dua lokasi penelitian yaitu di Desa Karang Tunggal, Tenggarong Seberang dan Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara terdapat 4 jenis, yaitu Metarhizium sp., Penicillium sp., Aspergillus sp., dan Trichoderma sp. Sementara itu jenis jamur endofit yang berpotensi sebagai jamur entomopatogen yang memberikan mortalitas tertinggi terhadap ulat hongkong adalah Metarhizium sp. dan Penicillium sp.
TEKNOLOGI RESIRKULASI SISTEM PADA LAHAN TERBATAS UNTUK MENIKATKAN PRODUKSI IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy Lac) Dennoh, Muhammad; Sumantriyadi, Sumantriyadi; Sofian, Sofian
JURNAL AKUAKULTURA Vol 3, No 2 (2019): JURNAL AKUAKULTURA
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v3i2.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Gurame dengan padat tebar yang berbeda dalam sistem Resirkulasi. Perlakuan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu padat tebar 10 ekor , 15 ekor dan 20 ekor serta 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peningkatan padat penebaran pada sistem resirkulasi dari 10 ekorhingga 20 ekor memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap pertumbuhan panjang dan bobot harian, pertumbuhan panjang dan bobot mutlak Ikan Gurami. Namun penambahan padat tebar tidak berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup Ikan Gurami hasil penelitian menunjukkan, bahwa peningkatan padat penebaran dari 10 hingga 20 ekor memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadapa pertumbuhan panjang dan berat mutlak 3,93(cm), 3,34(cm), 3,09(cm) dan 8,44(g), 7,54(g), 6,78(g), efisiensi pakan 59,89(%), 53,41(%), 38,42(%) namun tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup 86,67(%), 82,22(%), 78,33(%).