Articles

Found 2 Documents
Search

AKTOR PENGHAMBAT DAN PENDUKUNG BADAN USAHA MILIK DESA PADA KAWASAN PERTAMBANGAN EMAS DI SUMBAWA BARAT Ibrahim, Ibrahim; Sutarna, Iwan Tanjung; Abdullah, Ibrahim; Kamaluddin, Kamaluddin; Mas'ad, Mas'ad
Sosiohumaniora Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.103 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i3.23464

Abstract

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada perdesaan kawasan pertambangan emas memiliki nilai tambah dalam mengembangkan usaha. Namun pada kenyataannya program BUMDes belum mampu berbuat banyak dalam menanggulangi kemiskinan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada kawasan pertambangan emas di Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada perdesaan kawasan pertambangan emas Kabupaten Sumbawa Barat. Kecamatan yang termasuk dalam kawasan pertambangan emas yaitu: Kecamatan Jereweh, Maluk dan Sekongkang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi dengan subyek penelitian dari pihak desa, pengelola BUMDES, masyarakat penerima manfaat program dan instansi terkait. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan reduksi, display, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa factor penghambat BUMDes pada kawasan pertambangan emas adalah 1) faktor anggaran, 2) factor Sumberdaya Manusia pengelola, dan 3) Terbatasnya dukungan dari pihak swasta,. Factor pendukung sebagai penguat adalah 1) komitmen pemerintah, dan 2) tersedianya potensi Sumber Daya Alam. Keberadaan factor penghambat karena banyak program pemerintah yang dibiayai. Diperlukan kerja keras pengelola BUMDes dalam mengembangkan usaha melalui program-program kreatif dan inovatif untuk dapat berdaya saing. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI JAWA TENGAH DENGAN METODE GEOGRAPHICALLY WEIGHTED PRINCIPAL COMPONENTS ANALYSIS (GWPCA) ADAPTIVE BANDWIDTH Mas'ad, Mas'ad; Yasin, Hasbi; Maruddani, Di Asih I
Jurnal Gaussian Vol 5, No 3 (2016): Wisuda periode Agustus 2016
Publisher : Departemen Statistika FSM Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.602 KB)

Abstract

Poverty is one of the fundamental problems that is faced by developing country such as Indonesia. One of provinces with high poverty in Java is Central Java. The factors affecting poverty in the districts/cities in Central Java are Human Development Index, pre-prosperous family, population density, Labor Force Participation Rate, and Regional Minimum Wage. Variables which is affecting poverty percentage are multivariate data that have spatial effect and are correlated to each other. Therefore, Geographically Weighted Principal Components Analysis (GWPCA) Adaptive Bandwidth is suitable to analyze what dominant factor that effects poverty percentage in the districts/cities in Central Java. GWPCA Adaptive Bandwidth is a multivariate analysis method that is used to remove the correlation in multivariate data that have spatial effects with the distance weighting measure and the extent of location influence relative to each other location conforming to the variance size of data density. The result of this research the variables affecting poverty percentage each region can be replaced by new variables called principal components which can explain 82% of the original variables. This research also found five regional groups that have different poverty-percentage-affecting characterics. Keywords      : poverty, multivariate, correlation, spatial effect, GWPCA adaptive bandwidth.