Articles

Found 3 Documents
Search

LENGTH-WEIGHT RELATIONSHIP AND CONDITION FACTOR OF YELLOWSTRIPE SCADS SELAROIDES LEPTOLEPIS IN SUNDA STRAIT Ibrahim, Putri Sapira; Setyobudiandi, Isdradjad; Sulistiono, .
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.649 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v9i2.19292

Abstract

Yellowstripe scad Selaroides leptolepis is important product of small pelagic fishery resources in Java Sea. This fish also has high economic value and mostly captured by fisherman. The purpose of this study was to determine length weight relationship and condition factor of yellowstripe scads Selaroides leptolepis in Sunda Strait. Sampling was conducted from April to August 2015 with stratified random sampling method from catch landed at Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuan, Banten. The results showed that 757 fish captured consists of 337 females and 420 males. The length weight relationship was W= 0.00004L2.7176 for female and W= 0.00003L2.7871 for male. The results indicated that the length weight relationship was highly correlated (r > 95%). the relative condition factors of fish varied from 1.0061-1.1926, of which females were generally in better condition than the males. Keywords: condition factor, length-weight relationship, yellowstripe scads, Sunda Strait
OKSIGEN TERLARUT DAN APPARENT OXYGEN UTILIZATION DI PERAIRAN WAIGEO BARAT, RAJA AMPAT Patty, Simon I; Ibrahim, Putri Sapira; Yalindua, Fione Yukita
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 7 No 2 (2019): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : Jurnal Technopreneur Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.047 KB) | DOI: 10.30869/jtech.v7i2.379

Abstract

Pengamatan kadar oksigen terlarut telah dilaksanakan di perairan Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi oksigen terlarut dan Apparent Oxygen Utilization (AOU).  Hasil analisa menunjukkan bahwa kadar oksigen terlarut di lapisan permukaan, 5 meter dan dekat dasar masing-masing berkisar antara 5.90-8.48 mg/l; 6.06-8.04 mg/l dan 6.12-7.98 mg/l. Berdasarkan nilai suhu dan salinitas yang diperoleh dari penelitian ini telah dihitung daya larut, derajat kejenuhan oksigen dan nilai AOU. Di lapisan permukaan nilai AOU berkisar antara (-0.01)-2.77 mg/l, di kedalaman 5 meter dan dekat dasar nilai AOU positif masing-masing berkisar antara 0.10-2.06 mg/l dan (0.16)-1.99 mg/l. Konsentrasi oksigen terlarut di perairan Waigeo Barat, Raja Ampat, belum menunjukkan dampak negatif terhadap lingkungan perairan dan masih sesuai dengan baku mutu air laut untuk biota laut. Kata kunci: Oksigen terlarut, AOU, Salinitas, Waigeo Barat, Raja Ampat
Pelatihan Pembuatan VCO Untuk Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Ibrahim, Putri Sapira; Azis, Rosdiani; Akolo, Ingka Rizkyani
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3429

Abstract

           Di Desa Posso belum ada pengrajin VCO,  padahal desa ini memiliki potensi kelapa yang besar. Oleh karena itu membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat cara pengolahan kelapa menjadi VCO. Tujuan kegiatan  ini adalah untuk meningkatkan penghasilan mitra yakni masyarakat di Desa Posso, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktek mengolak  diversifikasi produk berbahan dasar kelapa. Adapun metode pembuatan VCO yang digunakan adalah dengan menggunakan enzim yang berasal dari alam yakni enzim papain yang berfungsi untuk memisahkan antara krim santan dan minyak VCO yang dihasilkan. Hasil yang diperoleh adalah mitra mampu memproduksi VCO secara mandiri, mitra memiliki pengetahuan tentang potensi alam yang dapat dimanfaatkan untuk membuat VCO. Setelah pengabdian ini dilakukan, mitra mulai menyadari  pentingnya pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan pendapatan dan  memasarkan produknya di sekitaran daerah Gorontalo Utara.