Setianingrum, Novie Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGURANGAN ZAT WARNA REMAZOL RED RB MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI SECARA BATCH Setianingrum, Novie Putri; Prasetya, Agus; Sarto, Sarto
Jurnal Rekayasa Proses Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.232 KB) | DOI: 10.22146/jrekpros.26900

Abstract

Batik is one of the distinctive cultural chacteristic of the Indonesian national that has gained recognition from UNESCO. Batik industries have grown rapidly. However, the activity  industry produces liquid, especially from batik?s dyeing processes.. The conventional method which is used for processing wastewater still has limitation so that an innovation method wastewater treatment is need for example electrocoagulation. Electrocoagulation is  a process of coagulation using unidirectional electrics current through electro-chemical process. In this work, electrocoagulation was employed to treat wastewater (synthetic dyes remazol red (Rb) as wastewater model). The method was carried out by varying the distance between electrode distance and electrical voltage. Variation of distance between electrode range were  2 cm and 3 cm while variation of electrical voltage range were 10 volt and 15 volt. To determine the effect of electrode distance and electrical voltage on treatsment performances the chemical oxygen demand(COD), total suspended solid (TSS) and waste color. The samples were taken at 10 minutes, 20 minutes, 40 minutes and 60 minutes during the process. The results showed that the distance of the electrode and the voltage affected  to thr reduction of COD, TSS and waste color. The optimum elecrode distance and voltage in this research were 2 cm and 10 volt. The research showed the decrease in COD concentration from 428 mg/L to 54 mg/L, TSS concentration from 850 mg/L to 277 mg/L and the decrease in waste color from 2733 PtCo to 75,5 PtCo. ABSTRAKBatik merupakan salah satu ciri budaya khas bangsa Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Industri batik mengalami pertumbuhan cukup pesat. Aktivitas produksi dalam industri semakin meningkat menyebabkan limbah cair terutama dari proses pewarnaan semakin banyak. Metode konvensional untuk pengolahan limbah cair masih memiliki kekurangan sehingga memerluka metode pengolahan limbah alternatif, yaitu metode elektrokoagulasi. Proses elektrokoagulasi merupakan suatu proses koagulasi  dengan menggunakan arus listrik searah melalui proses elektrokimia. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan memvariasikan tegangan listrik dan jarak antar elektroda yaitu 10 volt dan 15 volt serta 2 cm dan 3 cm. Untuk mengetahui pengaruh tegangan listrik dan jarak antar elektroda maka dilakukan pengukuran COD, TSS dan Warna dimana sampel diambil setiap 10 menit, 20 menit, 40 menit dan 60 menit lalu dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan listrik dan jarak antar elektroda memberikan pengaruh terhadap penurunan COD, TSS dan Warna pada limbah cair sintetis Remazol Red RB. Jarak antar elektroda dan tegangan listrik yang optimum pada penelitian ini yaitu 2 cm dan 10 volt dengan penurunan konsentrasi COD yang pada awalnya 428 mg/L menjadi 54 mg/L, penurunan TSS yang pada awalnya 850 mg/L menjadi 277 mg/L dan penurunan Warna yang pada awalnya sebesar 2733 PtCo menjadi 75,5 PtCo.
PENGARUH TEGANGAN DAN JARAK ANTAR ELEKTRODA TERHADAP PEWARNA REMAZOL RED RB DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI Setianingrum, Novie Putri; Prasetya, Agus; Sarto, Sarto
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v1i2.1655

Abstract

?Batik merupakan salah satu ciri budaya khas bangsa Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO serta ditetapkan sebagai Warisan Kemanusian untuk Budaya Lisan dan Non bendawi. Perkembangan industri batik naik sangat pesat setiap tahunnya menyebabkan buangan air limbah cair industri batik meningkat. Elektrokoagulasi adalah metode koagulasi dengan menggunakan arus listrik searah melalui peristiwa elektrokimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tegangan dan jarak antar elektroda yang optimal yang dapat digunakan pada industri skala kecil. Percobaan ini menggunakan limbah sintetis pewarna Remazol Red RB dengan parameter yang diamati adalah perubahan COD, Warna, dan TSS. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium secara batch dengan menggunakan 2 lempeng aluminium berukuran 6cmx8cmx0,1cm sebagai anoda dan katoda.Elekroda yang digunakan pada penelitian ini adalah Aluminium (Al).Variasi dilakukan pada tegangan dan jarak antar elektroda. Variasi tegangan listrik yang digunakan adalah 10 dan 15 volt. Jarak antar elektroda yang digunakan adalah 2 dan 3 cm. Volume sampel yang digunakan 0,5 L. Sampel diambil pada 0, 20, 40 dan 60 menit sejak elektroda mulai dialirin arus listrik. Analisa laboratorium mengacu pada pada SNI 06-6989.2-2004 untuk parameter COD,SNI M-03-1989-F untuk parameter warna, SK SNI M-03-1989-F untuk parameter TSS. Hasil analisa menunjukkan adanya presentasi penurunan kadar konsentrasi COD mencapai 99,18% terjadi pada menit ke 60, tegangan 10 volt dengan jarak antar elektroda sebesar 3 cm. Parameter warna juga mengalami penurunan mencapai 97,23% terjadi pada menit ke 60, tegangan 10 volt dengan jarak antar elektroda sebesar 3 cm. Untuk TSS mengalami penurunan mencapai 68% pada menit ke 20, tegangan 15 volt dengan jarak antar elektroda 3cm. Kata kunci: elektrokoagulasi,COD, TSS, warna