Maulana, Fajar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Supplementation of astaxanthin and vitamin E in feed on the development of gonads white shrimp broodstock Litopenaeus vannamei Boone 1931 Maulana, Fajar; Arfah, Harton; Istifarini, Mita; Setiawati, Mia
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : ISSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.16.2.124-135

Abstract

ABSTRACT The quality of white shrimp Litopenaeus vannamei broodstock can be improved through the addition of astaxanthin and vitamin E in the diet. This study aimed to determine the effect of administration of astaxanthin and vitamin E with different doses in the feed on the maturity gonad of prospective Pacific white shrimp broodstock. Supplementation of 0 mg/kg feed astaxanthin + 0 mg/kg feed vitamin E (control/A),  500 mg/kg feed astaxanthin (B),  350 mg/kg  feed vitamin E (C), 500 mg/kg feed astaxanthin and 350 mg/kg feed vitamin E (D), and  250 mg/kg feed astaxanthin and 175 mg/kg feed vitamin E (E) were applied in feed formulation. Shrimp was fed 2% of body weight three times daily at 06.00 am, 13.00 pm, and 20.00 pm. The result showed that the optimum dose for survival, specific growth rate and maturity level of Pacific white shrimp broodstock was obtained in the combination of 175 mg/kg vitamin E and 250 mg/kg astaxanthin. The  survival of shrimp by that treatment was 100.00±0.00%, specific growth rate 1.07±0.26%/day, the first level of gonad maturity growth was reached at day 14 (19.45±4.81%), the fourth level of gonad maturity was obtained at day 41, spawning rate 33.33±8.33%, fecundity 87,000±2,000 eggs, and hatching rate reached 49.00±1.53%. Keywords: astaxanthin, Litopenaeus vannamei, vitamin E  ABSTRAK Peningkatan kualitas induk udang vaname Litopenaeus vannamei dapat dilakukan dengan penambahan vitamin E dan astaxanthin pada pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian astaxanthin dan vitamin E dengan dosis berbeda dalam pakan terhadap tingkat kematangan gonad calon induk udang vaname. Dosis yang digunakan adalah 0 mg/kg pakan astaxanthin + 0 mg/kg pakan vitamin E (kontrol/A),  500 mg/kg pakan astaxanthin (B),  350 mg/kg  pakan vitamin E (C), 500 mg/kg pakan astaxanthin and 350 mg/kg pakan vitamin E (D), and  250 mg/kg pakan astaxanthin and 175 mg/kg pakan vitamin E (E). Pemberian pakan dengan penambahan vitamin E dan astaxanthin dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu jam 06.00, 13.00, dan 20.00 WIB sebanyak 2% dari bobot udang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum untuk sintasan, laju pertumbuhan spesifik, dan tingkat kematangan induk udang vaname diperoleh dengan kombinasi 175 mg/kg vitamin E dan 250 mg/kg astaxanthin. Kelangsungan hidup udang dengan perlakuan tersebut adalah 100,00±0,00%, laju pertumbuhan spesifik 1,07±0,26%/hari, tingkat kematangan gonad pertama dicapai pada hari ke 14 (19,45±4,81%), tingkat kematangan gonad keempat diperoleh pada hari ke 41, tingkat pemijahan 33,33±8,33%, fekunditas 87.000±2.000 telur, dan tingkat penetasan mencapai 49,00±1,53%.  Kata kunci: astaxanthin, udang vaname Litopenaeus vannamei, vitamin E
RELEVANSI MATERI PEMBELAJARAN PADA PAKET KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN PADA KURIKULUM 2013 TERHADAP KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI KONSULTAN PERENCANA MAULANA, FAJAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3/JKPTB/16 (2016): Wisuda ke-87 Periode 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kejuruan dituntut untuk mampu selaras dengan perkembangan dalam dunia usaha dan industri. Oleh karena itu kompetensi yang diajarkan harus melihat pada realitas kebutuhan masyarakat dan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menemukan tingkat relevansi antara Kompetensi Dasar pada Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan dengan kebutuhan tenaga kerja di kantor konsultan perencana, (2) Menemukan materi yang perlu ditambahkan agar kualitas dari siswa lulusan SMK dapat memenuhi kualifikasi di dunia kerja. Penelitian ini dilakukan di Kota Surabaya dengan sasaran kantor konsultan perencanaan bangunan. Sebagai subjek penelitian adalah 30 orang lulusan SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan yang bekerja sebagai drafter di kantor konsultan perencana. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Kompetensi Dasar yang terdapat dalam Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan 38,89% relevan dan 61,11% kurang relevan dengan kebutuhan kerja di kantor konsultan perencana. (2) Usulan untuk materi yang perlu ditambahkan pada Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan Kelas XI SMK Jurusan Teknik Gambar Bangunan yaitu 53,57% untuk materi tentang media perangkat lunak untuk menggambar tiga dimensi, 17,85% untuk materi mencetak gambar, 14,28% untuk materi gambar instalasi listrik, 10,71% untuk materi gambar saluran atau drainase, dan 3,57% untuk gambar pipa air bersih dan air limbah Kata Kunci: Relevansi, Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan, Kurikulun 2013, Konsultan Perencana. Vocational education is required to be able in line with developments in the world of bussines and industry. Therefore competencies taught must look at the reality of people’s need and the technology developed at this time. The purpose of this study are: (1) Find the degree of relevance between the Basic Competence at Building Drawing Engineering Skill Package for XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department with the labor needs in the planning consultant office, (2) Finding material that needs to be added that the quality of Vocational High School graduates to qualify in the world of work. This research conducted in Surabaya with target planning consultant office. Subject of the study were 30 graduates of Vocational High School Building Drawing Engineering Department who worked as a drafter at planning consultant office. Data was collected using questionnaires and use descriptive analysis. The results obtained are: (1) Basic competence that contained in Building Drawing Engineering Skills Package of the XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department 38,89% relevant and 61,11% is less relevant with planning consultants office employment needs. (2) Suggestions for material that needs to be added to the Building Sketch Engineering Skills Package of the XI grade Vocational High School Building Drawing Engineering Department is 53,57% for the three dimensional drawing software materials, 17,85% for the material to print pictures, 14,28% for the electrical instalation drawing materials, 10,71% for drainage channels drawing materials, and 3,57% for water pipes and waste water drawing materials. Keywords: Relevance, Building Drawing Engineering Skill Package, Curriculum 2013, planning consultant office.