Siregar, Rohanta
POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Asupan Medium Chain Fatty Acids (Mcfa) Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Rusnelly,, Rusnelly,; Siregar, Rohanta; Mardiana, Mardiana
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 2 No 14 (2014): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.027 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect of the intake of Medium Chain  Fatty Acids (MCFA) on blood pressure. This research was designed in quasiexperimental with two groups. They were 30 people as treatment group and a comparison group of 30 people.Treatment group have to drunk of coconut oil 50 ml a day for 3 days and nutritional counseling, and the ather group was only given nutritional counseling. This research has been done on Ocktober 2013 until December 2013 at Puskesmas Sosial in Palembang South Sumatera Province. Data were analyzed by T test Paired to knew a diferent blood pressure after consumed Medium Chain Fatty Acids (MCFA) in three days and T test independent to knew different blood pressure betwen treatment group and comparison group. The results of this study found that was a significant effectof MCFA feeding on blood pressure in the treatment group (P<0.05) and significant differences (P <0.05) blood pressure after treatment between the treatment group and the comparison group were found.
Pengaruh Pemberian Penyuluhan Higiene dan Sanitasi Makanan pada Penjamah Makanan Terhadap Angka Kuman Makanan yang Disajikan di Instalasi Gizi RS Dr. Ernaldi Bahar Palembang Siregar, Rohanta; Hartati, Yuli
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69301.805 KB)

Abstract

Penyelenggaraan makanan yang tidak saniter dan higien dapat menimbulkan gangguan kesehaten pada pasien yang sedang dirawat. Karena pesien sangat rentan terhadep penyakit deri kumen-kumen pada makanan. Tujuan panelitian ini untuk mengetahui  pengaroh  pamberian penyu/uhan higiene dan sanitasi makanan pada penjamah makanan terhadap angka kuman makanan yang disejikan di insta/asigizi RS Dr. Ems/di Bahar Palembang. Rancangan penelitian ini adafah kuasi eksperimen. Popufasidalam penelitian ini sefuruh penjamah makanan di RS Dr. Ema/di Bahar Palembang, dan yang menjadisampel sebanyak  12 panjamah makanan. Data angka kuman dipero/eh dengan cara melihathasiluji/aboratorium~lama3 hari bertun.Jt-turutsebelum penyu/uhan, dan 3 hari  berturut-turot sete/ah penyufuhan,  data higien  dan sanitasi  diperoleh  dengan cara memberikan pre test sebelum penyuluhandan post test sete/ahpenyuluhan.Hasi/penelitan diketahui higien sanitasi sampel sebelumpenyuluhan 16,7%, setelahpenyuluhan 50%, kelompok pembanding sebelum penyuluhan 33,3%. sebelum dilakukan penyuluhan, rata-rata angka kuman pada ke/ompok sampel 1588,33 atau 1,6x1a'lgram makanan, pada kelompok pembanding 4538,33 atau 4,5x1a'lgram makanan. Setelah dilakukan penyuluhan pada ke/ompok sampel, rats-rata angka kuman pada kelompok sampel sebanyak1188,33 atau 1,2x1a'!gram  makanan. Sehingga rata-rata angka kuman sebelum dan sesudahpenyuluhanpade kelompok sampel menunjukkan bahwa angka kuman mengalamipenurunan sebesar400 atau 4x1cf per gr makanan. Hasi/ uji statistik (run test) didapat angka kuman pada ka/ompok sempe! p>0,05.  Sedangkan pada kelompok pembanding menunjukkan rata-rata penurunan angka kumen sebesar 771,66 atau 7,716 x 1<:f pergrmakanan. Hasil uji statistik(run test) didapatangka kuman pads ke/ompok pembanding p > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan angka  kuman yang  bermakna pada kelompok sampel dan pembanding pada makanan yang disajikan namun  belum bermakna secara signifikan atau tidak berbeda nyata. Artinya menu kela.s Ill masih terdapat angka kuman yang harus diminimalisir.