Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan

PENGARUH FAKTOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK TERHADAP INSIDEN PASIEN JATUH DI RUMAH SAKIT PGI CIKINI Trigono, Ahdun; ., Winner
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.781 KB)

Abstract

ABSTRAKPasien jatuh merupakan insiden keselamatan pasien yang terbanyak menimbulkan cedera pada pasien Rumah Sakit PGI Cikini. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor intrinsik dan ekstrinsik yang berpengaruh terhadap insiden jatuh di Rumah Sakit PGI Cikini.Penelitian cross sectional terhadap data sekunder dari berkas rekam medis 85 pasien yang menjalani rawat inap pada periode 01 Januari 2016 hingga 31 Desember 2017. Variabel-variabel intrinsik seperti usia, riwayat jatuh, diagnosis lebih dari satu, kebutuhan bantuan berjalan, gangguan keseimbangan, dan kondisi mental; serta variabel-variabel ekstrinsik seperti terpasang jalur intravena, terpasang alat kesehatan berbentuk selang, dan alur masuk pasien ke rawat inap; diteliti mengenai pengaruhnya terhadap insiden jatuh.Pada model akhir uji multivariat, didapatkan bahwa insiden jatuh di Rumah Sakit PGI Cikini dipengaruhi oleh kondisi mental pasien yang tidak menyadari keterbatasan fisiknya, sebagai faktor yang paling dominan (p = 0,001; OR = 45,50; 95% CI: 5,098 - 406,050) dan alur masuk pasien melalui Instalasi Rawat Jalan (p = 0,038; OR = 3,21; 95%CI: 1,067 - 9,657). Variabel-variabel lainnya didapatkan tidak bermakna secara statistik, bukan menunjukkan bahwa tidak berpengaruh terhadap insiden jatuh, namun oleh karena variabel-variabel tersebut sudah diintervensi pencegahan risiko jatuh sebagai bagian dari prosedur pelayanan yang diberlakukan di Rumah Sakit PGI Cikini.Di Rumah Sakit PGI Cikini, intervensi yang dapat dilakukan untuk pencegahan insiden jatuh adalah edukasi untuk memastikan pasien dan/atau keluarganya menyadari keterbatasan fisiknya sehingga dapat bekerjasama dengan staf rumah sakit dalam upaya pencegahan jatuh serta pemberlakuan pengkajian risiko jatuh bagi pasien yang berasal dari Instalasi Rawat Jalan sebelum pasien masuk rawat inap. Kata kunci: faktor intrinsik, faktor ekstrinsik, insiden jatuh, keselamatan pasien
DETERMINAN KUALITAS PELAYANAN PENYAJIAN MAKANAN PASIEN RAWAT INAP PADA UNIT GIZI RSUD KABUPATEN BEKASI TAHUN 2015 Agustin, M.; Trigono, Ahdun
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.864 KB)

Abstract

Pelayanan gizi rumah sakit adalah kegiatan pelayanan gizi di rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat rumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan, untuk keperluan metabolism tubuh dan peningkatan kesehatan dalam rangka upaya preventif, kuratif, rehabilitative dan promotif. Berdasarkan hasil survey kualitas pasien terhadap penyelenggaraan makanan yang dilakukan pada tahun 2014 di RSUD Kabupaten Bekasi, didapatkan bahwa ketepatan waktu distribusi makanan 70% dan makanan tersisa yang tidak dimakan sebanyak 40%, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Determinan kualitas pelayanan penyajian makan pasien rawat inap pada unit gizi RSUD Kab Bekasi tahun 2015. Design penelitian cross sectional, dilakukan di RSUD Kabupaten Bekasi ruang perawatan dewasa yang merupakan ruang perawatan yang meliputi kelas II, kelas III. Waktu penelitian pada bulan Juli 2015, sampel sebanyak 86 responden, analisis univariat,bivariat dengan chi square.Hasil analis univariat sebanyak 36 responden (41,9%) dengan kualitas pelayanan baik dan sebanyak 50 responden (58,1%) dengan kualias pelayanan kurang baik. Determinan yang berhubungan dengan kualitas pelayanan adalah ketepatan waktu dengan OR 2,794 , 95%CI OR 1.153-6.766 nilai p 0.037 dan citarasa makanan OR 3.181, 95% CI OR 1.350-1.948, nilai p 0.021. Faktor yang tidak berhubungan variasi menu, kebersihan alat, dan penampilan petugas. Simpulan cita rasa makanan kurang baik mempunyai risiko tiga kali lipat lebih terhadap kualitas pelayanan yang kurang baik dan waktu makan tidak tepat mempunyai risiko tiga kali lipat terhadap kualitas pelayan yg kurang baik. Saran perbaikan citarasa makanan dan tepat waktu. Kata Kunci           :   Kualitas Pelayanan , citarasa makanan, ketepatan waktu.