Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA HUBUNGAN ANTARA KUNJUNGAN RAWAT JALAN PASIEN KEBIDANAN DAN KUNJUNGAN PONEK DENGAN PENURUNAN ANGKA BOR DI TAHUN 2017 PADA RUMAH SAKIT ANNA MEDIKA BEKASI Tomanyira, Ridwan Meito; Djadjang A, R.H; Tjatur Rahardjo, Dicky Dewanto
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.335 KB)

Abstract

Latar belakang: Jumlah BOR ruang rawat inap kebidanan Rumah Sakit Anna Medika mengalami penurunan sehingga berdampak pula pada penurunan angka BOR Rumah Sakit secara keseluruhan mulai dari tahun 2015 hingga tahun 2017. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan  antara kunjungan rawat jalan pasien kebidanan dan kunjungan pasien di PONEK dengan penurunan angka BOR di Tahun 2017 pada Rumah Sakit Anna Medika. Metode: Jenis Penelitian yang digunakan adalah analitik  kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitiannya adalah staff medis dan paramedis yang bekerja di unit rawat jalan, rawat inap, dan PONEK pada Rumah Sakit Anna Medika. Jumlah populasi 40 orang. Pengukuran kunjungan rawat jalan pasien kebidanan dan kunjungan PONEK yang diadopsi dari penelitian Benson Nababan (2012). Kuesioner ini terdiri dari tujuh indikator dengan 15 item pertanyaan dan satu pertanyaan hasil observasi. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS, dimana menghasilkan  signifikansi > 0,05 yang artinya terima H0 dan tolak H1 atau dengan kata lain tidak ada hubungan antara kunjungan pasien rawat jalan kebidanan dan kunjungan PONEK dengan penurunan angka BOR di Tahun 2017 pada Rumah Sakit Anna Medika Bekasi. Hal ini sesuai Harold Koening HFZ & Kleinsorge IK ( 1994 ), bahwa faktor proses pelayanan yang mempengaruhi BOR meliputi sikap dokter dalam memberikan pelayanan, sikap petugas dalam memberikan pelayanan, dan komunikasi pelayanan. Dan berdasarkan wawancara yang mendalam bahwasannya terdapat faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan penurunan angka BOR di tahun 2017 pada Rumah Sakit Anana Medika Bekasi yaitu: faktor internal disebabkan oleh performa dari dokter kebidanan dan faktor eksternal disebabkan oleh kebijakan BPJS berkenaan pasien thalassemia yang direncanakan transfusi darah serta pasien  rencana pasang alat cimino shunt yang tadinya dapat diklaim rawat inap menjadi rawat jalan. Simpulan dan Saran: Antara kunjungan pasien rawat jalan kebidanan dan kunjungan PONEK dengan penurunan Angka BOR ditahun 2017 pada Rumah Sakit Anna Medika Bekasi tidak memberikan hubungan yang signifikan. Sehingga perlu diadakan penelitian lebih lanjut terhadap faktor-faktor lain yang mempengaruhi penurunan angka BOR pada Rumah Sakit Anna Medika
Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Anna Medika Tahun 2018 Djadjang, Djadjang; Helninafiawati, Permina; Tjatur Rahardjo, Dicky Dewanto
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.776 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) rumah sakit bidang farmasi yang meliputi: waktu tunggu pelayanan resep obat jadi dan obat racikan mulai dari penerimaan resep obat sampai dengan penyerahan obat kepada pasien atau keluarganya, untuk mengetahui ada tidaknya kejadian kesalahan pemberian obat, untuk mengetahui persentase kepuasan pelanggan yang tercapai, untuk mengetahui persentase kesesuaian penulisan resep dengan daftar formularium obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Anna Medika. Penelitian ini bersifat analisis data secara kualitatif dilakukan untuk menelaah input, proses pelayanan resep, sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis output yang berupa kesesuaian pelaksanaan SPM pelayanan farmasi Rumah Sakit Anna Medika dengan SPM RS Kepmenkes RI No 129 tahun 2008. Sampel yang diambil adalah sampel untuk estimasi rata-rata pada sampel acak stratifikasi sebanyak 54 resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep jadi tunai 12,41 menit dan jadi jaminan 20,44 menit, racikan tunai 26,31 menit, racikan jaminan 30,95 menit, tidak ada kejadian kesalahan pemberian obat 100%, kepuasan pelanggan 87,77%, dan penulisan resep sesuai formularium yaitu 90,75%. .Kata kunci: Pelayanan Farmasi, SPM, Resep, RS Anna Medika