Rahmadiah, Sari
Fakultas Geografi UGM

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Kualitas Air Berdasarkan Parameter Fisik Total Suspended Solid Dan Suhu Permukaan Laut Sebagian Perairan Teluk Jakarta Menggunakan Citra Landsat 8 Oli/Tirs Rahmadiah, Sari; Hartono, Hartono
Jurnal Bumi Indonesia Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teluk Jakarta dikenal sebagai salah satu perairan di Indonesia yang memiliki aktivitas manusia yang tinggi. Aktivitas ini menimbulkan permasalahan berupa limbah yang mencemari perairan sehingga kualitas airnya menurun. Citra Landsat 8 OLI/TIRS dapat dimanfaatkan untuk pemantauan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan band visible dan band thermal pada citra Landsat 8 dalam mengestimasi dan menganalisis kualitas air berdasarkan parameter fisik pada perairan Teluk Jakarta secara spasial. Parameter fisik yang digunakan adalah muatan padatan tersuspensi (TSS) dan suhu permukaan laut . Estimasi nilai TSS menggunakan persamaan Normalized Difference Suspended Sediment Index (NDSSI) sedangkan suhu menggunakan persamaan band 10. Hasil persamaan NDSSI memiliki hasil akurasi yang kecil sehingga dibuat persamaan baru. Pembuatan model baru dilakukan dengan membuat regresi antara nilai reflektan band visible, band ratio (BR) serta persamaan Normalized Suspended Material Index (NSMI) dengan nilai TSS dilapangan. Hasil nilai determinansi (R2) atau R Square tertinggi terdapat pada persamaan band 5 sebesar 0.0382 dengan uji akurasi Standard Error of Estimate (SE) adalah 111.76 mg/L. Hasil ekstraksi suhu pada band 10 memiliki nilai determinansi sebesar 0.0625 dangan hasil uji akurasi SE sebesar 1.18 0C. Kedua hasil tersebut menunjukkan akurasi yang sangat kecil. Kualitas air pada Teluk Jakarta didominasi oleh kualitas air tercemar sedang. Distribusi kualitas air yang rendah terpusat pada wilayah yang dekat dengan daratan dan kualitas air semakin tinggi mendekati perairan lepas