Hamzah, Helmy
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI TRANSMIGRAN ETNIK BALI DAN LOKAL DI KECAMATAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR: SUATU PENDEKATAN DARI PERSPEKTIF KOMUNIKASI ANTARBUDAYA Hamzah, Helmy; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT               The purpose of this study is to know the integration process that has occurred and the form of social integration of Balinese and local ethnic transmigrants in Wotu Sub-district of East Luwu Regency, as well as the factors that support and hinder the occurrence of such integration.The approach used is descriptive qualitative. The study was conducted among Balinese ethnic transmigrants and local residents. Techniques used to collect data are observations and interviews with informants who deliberately considered to provide information.The results showed that Balinese ethnic transmigrants were able to adapt to the environment and interact with local communities after completing the integration process that ultimately resulted in normative social integration. This is also influenced by supporting factors such as national language. Assimilation and social relationships. In addition, this cultural integration is also influenced by inhibiting factors such as religion, ethnocentrism and stereotypes. Keywords: intercultural communication, social integration, ethnicity, transmigrants. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses integrasi yang terjadi dan bentuk integrasi sosial transmigran etnik Bali dan Lokal di Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya integrasi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap transmigran etnik Bali dan warga lokal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan pemilihan informan secara sengaja dianggap dapat memberikan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmigran etnik Bali mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan berinteraksi dengan masyarakat lokal setelah melalui proses-proses integrasi yang akhirnya menghasilkan integrasi sosial yang bersifat normatif. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti bahasa nasional. Asimilasi, dan hubungan sosial. Selain itu integrasi budaya ini juga dipengaruhi oleh faktor penghambat seperti agama, etnosentrisme, dan stereotipe. Kata Kunci : komunikasi antarbudaya, integrasi sosial, etnik, transmigran.