Paris, Puteri Padjriani
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ETNIK BUGIS DAN ETNIK MANDAR DALAM INTERAKSI PERDAGANGAN DI PASAR SENGGOL KOTA PAREPARE Paris, Puteri Padjriani; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6868

Abstract

ABSTRACT The aims of the research were to determine (1) to describe the pattern of interaction of ethnic communication of bugis and ethnic mandar, (2) to analyze the effectiveness of intercultural communication between seller and buyer, (3) to know the factors that hamper the effectiveness of intercultural communication of ethnic bugis and ethnic mandar in Senggol City Market Parepare.This research uses qualitative method with descriptive approach. Data collection techniques through in-depth interviews, documentation and literature study The results showed that the form of communication on ethnic Bugis sellers and buyers of ethnic Mandar use two ways: verbal and non verbal. The use of verbal in this case is the use of Indonesian language and Bugis, because the average of mandar tribes have been passive using Bugis language, but to avoid misunderstanding they prefer to use Bahasa Indonesia. The use of Indonesian by sellers and buyers in the trade process is considered most effective, so there is no misunderstanding between them. Factors that support and hamper the communication process between ethnic bugis sellers and buyers of ethnic mandar are increasingly realized by them so that the barriers during the communication process between them increasingly thinning over time, each ethnic is able to understand each other's culture. Keywords: Intercultural Communication Effectiveness, Verbal and Non Verbal Communication, ethnic.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk menggambarkan pola interaksi komunikasi etnik bugis dan etnik mandar, (2) Untuk menganalisis efektivitas komunikasi antarbudaya antara penjual dan pembeli, (3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat efektivitas komunikasi antarbudaya etnik bugis dan etnik mandar di Pasar Senggol Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  bentuk komunikasi pada penjual etnik Bugis dan pembeli etnik Mandar menggunakan dua cara yaitu verbal dan non verbal. Penggunaan verbal dalam hal ini adalah penggunaan bahasa Indonesia dan Bugis, dikarenakan rata-rata orang beretnik mandar telah pasif menggunakan bahasa Bugis, namun untuk menghindari kesalahpahaman mereka lebih memilih untuk menggunakan Bahasa Indonesia. Penggunaan Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh penjual dan pembeli dalam proses perdagangan dianggap paling efektif, sehingga tidak ada kesalahpahaman yang terjadi diantara mereka. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses komunikasi antara penjual etnik bugis dan pembeli etnik mandar ini semakin disadari oleh mereka sehingga hambatan saat proses komunikasi diantara mereka semakin menipis seiring berjalannya waktu, masing-masing etnik sudah mampu memahami budaya masing-masing. Kata Kunci : Efektifitas Komunikasi Antarbudaya, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, etnik.