Articles

Found 3 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN ENKRIPSI DAN DEKRIPSI FILE TEKS DENGAN MENGGUNAKAN RC4 Manurung, Hotler; Ginting, Rahel Br
Jurnal Informatika Kaputama Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2 No. 2 Juli 2018
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.879 KB) | DOI: 10.1234/jik.v2i2.111

Abstract

Salah satu Kriptografi modern yang dikembangkan saat ini adalah Algoritma RC4, RC4 menggunakan teknik enkripsi dan dekripsi yang bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga kerahasiaan data, pesan, ataupun informasi sehingga terbebas dari pembajakan dan pembobolan dari pihak yang tidak berkepentingan selain pemilik pesan, data, ataupun informasi itu. Metode yang digunakan dalam RC4 adalah metode pembelajaran CAI (Computer aided Instruction), CAI adalah metode belajar dengan memanfaatkan media komputer sebagai alat bantu untuk mempermudah pemahaman materi pembelajaran.
ALGORITMA VIGENERE CIPHER DAN HILL CIPHER DALAM APLIKASI KEAMANAN DATA PADA FILE DOKUMEN Padede, Akim Manaor Hara; Manurung, Hotler; Filina, Dina
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.586 KB)

Abstract

Perkembangan kriptografi terus berlanjut walaupun algoritma yang terkemuka dan dinilai kompleks sudah mulaibisa dipecahkan. Algoritma- algoritma kriptografi klasik seperti Hill Cipher dan Vigenere Cipher pin memilikikelemahan akan kriptanalisis. Algoritma hill cipher dan vigenere cipher merupakan salah satu metode daribeberapa metode yang digunakan untuk melakukan kerahasian data, hill cipher adalah algoritma keamanan datamenggunakan perhitungan perkalian matriks, sedangkan vigenere cipher adalah algoritma yang melakukanenkripsi sekaligus sebuah teks yang terdiri dari beberapa huruf. Jika kedua algoritma diatas dikombinasikandalam sebuah aplikasi keamanan data, maka akan lebih sulit memecahkan sandinya bila dibandingkan denganhanya menggunakan satu algoritma saja. Penggabungan antara dua algoritma tersebut menjadi sebuah solusiuntuk memperkuat algoritma menjadi lebih sulit untuk dapat dipecahkan dan untuk mengecoh kriptanalisis. Fileteks yang telah diamankan menggunakan Algoritma Vigenere Cipher akan diamankan lagi menggunakanAlgoritma Hill Cipher. Implementasi sistem menggunakan perangkat lunak Visual Basic.Net 2010. Hasil darisistem ini berupa file yang ter-enkripsi (cipherfile) yang tidak bisa dimengerti. Kemudian fileteks kembalinormal setelah di-dekripsi.
ALGORITMA VIGENERE CIPHER DAN HILL CIPHER DALAM APLIKASI KEAMANAN DATA PADA FILE DOKUMEN Padede, Akim Manaor Hara; Manurung, Hotler; Filina, Dina
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.802 KB)

Abstract

Perkembangan kriptografi terus berlanjut walaupun algoritma yang terkemuka dan dinilai kompleks sudah mulaibisa dipecahkan. Algoritma- algoritma kriptografi klasik seperti Hill Cipher dan Vigenere Cipher pin memilikikelemahan akan kriptanalisis. Algoritma hill cipher dan vigenere cipher merupakan salah satu metode daribeberapa metode yang digunakan untuk melakukan kerahasian data, hill cipher adalah algoritma keamanan datamenggunakan perhitungan perkalian matriks, sedangkan vigenere cipher adalah algoritma yang melakukanenkripsi sekaligus sebuah teks yang terdiri dari beberapa huruf. Jika kedua algoritma diatas dikombinasikandalam sebuah aplikasi keamanan data, maka akan lebih sulit memecahkan sandinya bila dibandingkan denganhanya menggunakan satu algoritma saja. Penggabungan antara dua algoritma tersebut menjadi sebuah solusiuntuk memperkuat algoritma menjadi lebih sulit untuk dapat dipecahkan dan untuk mengecoh kriptanalisis. Fileteks yang telah diamankan menggunakan Algoritma Vigenere Cipher akan diamankan lagi menggunakanAlgoritma Hill Cipher. Implementasi sistem menggunakan perangkat lunak Visual Basic.Net 2010. Hasil darisistem ini berupa file yang ter-enkripsi (cipherfile) yang tidak bisa dimengerti. Kemudian fileteks kembalinormal setelah di-dekripsi.